Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 36646 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Febrian Harry Andaru Wicaksono; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Fatma Lestari, Dadan Erwandi, Kamaruddin
Abstrak: Tesis ini membahas mengenai analisis efektifitas dari proses investigasi tradisional terhadap kecelakaan kerja yang mengakibatkan cedera pada tubuh pekerja yang memerlukan tindakan lebih lanjut dari pertolongan pertama. Analisis ini dilakukan di PT. XYZ Indonesia dengan data yang diambil untuk periode kecelakaan tercatat selama lima (5) tahun. Pendekatan yang dilakukan pada penelitian ini adalah deskriptif analisis. Sebanyak dua puluh tiga (23) kecelakaan kerja tercatat dianalisa. Berdasarkan analisa penelitian ini, PT. XYZ Indonesia disarankan untuk melakukan kombinasi proses ataupun hasil dari pelaksanaan investigasi tradisional yang merupakan implementasi dari Safety-I dan pelaksanaan learning team yang merupakan implementasi dari Safety-II.
Read More
T-5651
Depok : FKM UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hani Mairina Matan; Pembimbing: Sjahrul M. Nasri; Penguji: Hendra, Chandra Satrya, Adenan
Abstrak: Tesis ini mengkaji implementasi sistem investigasi, tipe-tipe kecelakaan kerja dan penyebabnya pada industri manufaktur sepatu dengan fokus menganalisis kecelakaan kerja yang sering terjadi beserta faktor penyebab dasar yang berkontribusi terhadap terjadinya kecelakaan kerja. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dan unit analisis yang digunakan adalah data kecelakaan kerja tercatat 2009-2012 dan hasil wawancara. Strategi yang digunakan adalah analisis hasil wawancara dan data sekunder.
Kesimpulan penelitian ini adalah angka kecelakaan kerja selama 2009-2012 menurun. Tipe kecelakaan terbanyak adalah kecelakaan tersangkut di atau pada (tertusuk jarum), di area NCVS karena mesin jahit. Penyebab dasar diketahui datang dari sisi manajemen dan kelemahan sistem investigasi terletak pada kurangnya prosedur tertulis, kurangnya kompetensi/pelatihan, kurangnya manajemen/supervisi dan kurangnya pengetahuan.
This research aim to study the implementation of accident investigation system, the type of accidents and the causes occur in shoe manufacturing industry with focus analyzing the most frequent accident happened and their contributory causes. This research character and approach is descriptive qualitative with the unit of analysis are the 2009-2012 accident reports data and interview results. The strategy being used to collect data is interview and analyzing secondary data.
The conclusion which can be pulled that the number of accident in PT ADF during 2009-2012 is declining. Type of accident mostly caught in or on (caught in needle), at NCVS area because of sewing/stitching machine. The contributory cause comes mostly from management side and for the accident investigation system weaknesses are inadequate written procedure, inadequate training/competence, inadequate management/supervision and lack of knowledge.
Read More
T-3774
Depok : FKM UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Linchon Hasiholan Simorangkir; Pembimbing: Robiana Modjo; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Bayu Suryo
S-8212
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Gama Widyaputra; Promotor: Fatma Lestari; Ko Promotor: Zulkifli Djunaidi, Mila Tejamaya; Penguji: Robiana Modjo, Mirza Mahendra, Kusnedi Soeharjo, Waluyo
Abstrak:
Truk tangki PT XYZ yang beroperasi di seluruh nusantara, merupakan angkutan Bahan Berbahaya dan Beracun atau Hazardous material yang memiliki risiko kecelakaan dan dampak terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan angka rasio dan permodelan kecelakaan truk tangki serta dampaknya terhadap lingkungan, dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Penelitian, menggunakan kuesioner untuk mendapatkan data sekunder kuantitatif dan kualitatif. Analisis data menggunakan metode Root Cause Analisys untuk mendapatkan faktor risiko penyebab kecelakaan truk tangki yang terdiri dari faktor manusia, teknis, kesisteman, prasarana, dan eksternal, analisis tindakan halangan (barrier) berupa intervensi dan mitigasi, analisis dampak dari kecelakaan berupa konsekuensi dan eskalasi, serta Road Accident Rate (RAR) untuk menghitung rasio dengan rumus jumlah kecelakaan dibagi dengan jarak tempuh. Hasil penelitian menunjukkan jumlah kejadian puncak (top event) PT XYZ dari tahun 2014 sampai tahun 2017 berjumlah 612 kejadian, terdiri dari tabrakan sebesar 70,10%, keluar jalur 20,59%, terguling 5,88% dan kebakaran 3,43%. Subfaktor risiko yang signifikan sebagai penyebab kecelakaan adalah kesalahan pihak lain (faktor eksternal) dan kesalahan manusia (faktor manusia). Kedua subfaktor penyebab kecelakaan tersebut independen dan tidak berinteraksi satu dengan lainnya. Terdapat pengaruh bermakna intervensi pada skor Sistim Manajemen Keselamatan Transportasi Darat (SMKTD), dan angka RAR. Mitigasi terhadap kejadian puncak dapat mengurangi dampak truk tangki tidak dapat beroperasi, api gagal dipadamkan, serta gangguan penyaluran bahan Bakar Minyak (BBM) ke konsumen. Kegagalan mitigasi menyebabkan eskalasi dampak terhadap truk tangki antara lain: rusak, terguling, kebakaran habis, terjadi tumpahan BBM, kerugian pihak ketiga, ledakan dan masuk jurang, korban luka berat dan korban meninggal dunia. Kejadian puncak yang direspon sebesar 97,70% dengan tingkat keberhasilan 29,15%. Penelitian menghasilkan dua permodelan yaitu permodelan risiko kecelakaan pada transportasi truk tanki pengankut BBM di PT XYZ yang menggambarkan kejadian sejak ada bahaya, intervensi, kejadian puncak, mitigasi dan konsekuensi serta eskalasi dan permodelan kejadian puncak RAR truk tangki tahun 2014- 2017 dengan menggunakan Analisis statistik multivariate. Diperoleh rumus konstanta sebesar -1,632 + (0,844 x subfaktor kesalahan pihak lain) + (0,495 x subfaktor kesalahan manusia). Secara keseluruhan permodelan kejadian puncak menunjukan penurunanan kecelakaan karena nilai konstanta yang negatif dan subfaktor pengali dibawah angka satu. Selanjutnya prediksi angka RAR 5 tahun ke depan (tahun 2018 s/d 2022), dihitung menggunakan regresi linier dengan tahun kejadian sebagai variabel independen, diperoleh akurasi prediksi sebesar 75,88% pada tahun 2018 dan 76,67% pada tahun 2019. Kesimpulan dari penelitian ini adalah RAR merupakan angka frekuensi yang dipengaruhi oleh beberapa risiko, yaitu faktor: manusia, teknis, kesisteman, prasarana, dan eksternal. Faktor risiko yang berpengaruh bermakna adalah faktor eksternal dan manusia. Hasil penelitian menyarankan untuk menurunkan angka kecelakaan, perusahaan PT XYZ dan pengelola fleet management perlu melakukan program komprehensif berupa intervensi dan mitigasi serta internalisasi, dan keterlibatan berbagai pihak diperlukan antara lain Badan otoritas dan aparat penegak hukum lalu lintas jalan raya dalam kegiatan terstruktur antara lain membuat peraturan khusus kendaraan dan jalur angkutan hazmat, membangun tim penanggulangan hazmat, melakukan kampanye berskala nasional mengenai keselamatan angkutan hazmat yang di kombinasikan ix Universitas Indonesia dengan pengawasan dan penegakan hukum yang tegas serta tidak pandang bulu dalam membangun budaya tertib berlalu lintas.
Read More
D-432
Depok : FKM-UI, 2021
S3 - Disertasi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Angga Putra; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Dadan Erwandi, Zulkifli Djunaidi, Yuni Kusminanti, Donanta Dhaneswara
T-3358
Depok : FKM UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Darius Agung Prata; Pembimbing: Ridwan Z. Sjaaf, Zulkifli Djunaidi; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Warid Nurdiansyah, Deny Rianto
Abstrak: Tesis ini membahas tentang evaluasi kegiatan investigasi kecelakaan yang dilakukan diPT. HPU pada tahun 2018. Jenis penelitian termasuk penelitian kualitatif denganpendekatan phenomology. Tujuan dari penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahuihasil implementasi metode investigasi dua level yang digunakan semenjak tahun 2015.Dari hasil penelitian diketahui bahwa secara teoritis, metode investigasi yang diterapkanmasih masuk ke dalam metode investigasi yang sesuai berdasarkan karakteristik sistempada industri tambang. Dalam proses investigasi insiden terlihat bahwa kegiataninvestigasi belum berjalan sesuai dengan tujuan implementasi investigasi kecelakaan dualevel. Investigator masih belum begitu sempurna dalam memahami penggunaan metodeinvestigasi level dua akibat pengaruh dari metode investigasi level pertama yang sudahsangat dikuasai. Dan pada komponen output, terlihat bahwa metode investigasi level duamampu secara lebih baik menghasilkan laporan yang dapat menggambarkan faktorpenyebab kecelakaan secara lebih lengkap dibandingkan metode level pertama. Dalampelaksanaan kegiatan investigasi, metode level kedua masih memerlukan adanya panduanyang lebih jelas bagi investigator untuk memudahkan dalam penggunaannya. Perlu jugadilakukan peningkatan pengetahuan bagi investigator untuk lebih memahami model yangmelandasi metode investigasi yang digunakan.
Kata kunci :Metode investigasi, model kecelakaan
This thesis discusses the evaluation of accident investigation activities conducted at PT.HPU in 2018. The type of the research is qualitative research with phenomologyapproach. The purpose of this research is to describe the result of the implementation oftwo-level investigation method used since 2015 in PT. HPU, with interview anddocument observation as a research tools. From the results of the research it is knownthat based on theoretically, the investigation methods applied still suitable withappropriate investigation method characteristics of the mining industry system. In theinvestigation process, it is showing that the investigation activities have not been run inaccordance with the purpose of the implementation of two-level accident investigation.There is lack of understanding about how to apply the second-level investigation methodsby investigator due to the influence of the already highly-trained first-level investigationmethods in the past. On the output component, it is showing that the second-levelinvestigation methods are able to better generate reports that can be illustrate the accidentcausal factors more comprehensive than the first level methods. In the investigationprocess, the second level methods still requires a guidance about how the methods shouldbe implementing in the investigation activities. It is also necessary if an investigatorhaving better understanding about the underlying model as a basic model framework forthe investigation methods.
Key word: Accident investigation method, accident causation model.
Read More
T-5204
Depok : FKM UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Cahyo Hindarto; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Fatma Lestari, Dadan Erwandi, Animan Inoe
Abstrak:

Karyawan musiman atau kontrak merupakan permasalahan dalam penerapan sistem manajemen di perusahaan. Sifatnya yang dipekerjakan dalam waktu tertentu dan merupakan pekerja kasual merupakan hambatan dalam penerapan SMK3, hal ini dibuktikan dengan kecelakaan kerja yang terjadi di perusahaan. Tesis ini mengembangkan penelitian terhadap investigasi kecelakaan untuk mencari faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan pada karyawan musiman atau kontrak. Penelitian dilakukan untuk mencari kesalahan-kesalahan aktif maupun laten sehingga tindakan yang sistemik dapat ditentukan. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan. Hasil penelitian ini menyarankan tindakan perbaikan pada elemen-elemen sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja untuk mengurangi atau menghilangkan kesalahan-kesalahan baik aktif maupun laten sehingga akan memperkuat ketahanan sistem terhadap terjadinya kecelakaan.


Temporary or contract worker has an issue on implementing safety management system in the company. The type of their employment with short term/temporary basis and as casual worker become a burdain on implementing safety management system, this shown on the safety accident that happened in the company. This Thesis developed a research on the incident investigation to find the factors of accident that caused an injury to the temporary or contract worker. The research is to identify active and latent failure, so the systemic improvement action plans could be developed. The research type is in depth analysis with descriptive qualitative as a result. The result of the research propose improvement on the safety management system elements to minimize or eliminate active or latent failure and so, develop strong defense to accident to.

Read More
T-3538
Depok : FKM UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Shaula Felicia Isma Iliyya; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Mila Tejamaya, Prameswari Novita Titanidha
Abstrak:
Pelaksanaan investigasi diatur berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 Tentang Sistem Management K3. Berdasarkan data statistik Marine Industrial Accident, Departemen Kelautan Hongkong tahun 2016 telah terjadi sebanyak 76 kasus kecelakaan kerja pada bagian pengangkatan bongkar muat pelabuhan. Kecelakaan kerja tersebut terdiri dari 60 kasus kecelakaan minor, 15 kasus kecelakaan serius dan 1 kasus kecelakaan fatal. Angka kecelakaan yang terjadi pada wilayah PT X cukup tinggi. Pelaksanaan investigasi yang baik dapat menghindarkan dari tindakan korektif yang tidak lengkap, salah arah, dan tertundanya perbaikan. Penelitian ini memberikan gambaran pelaksanaan investigasi kecelakaan pada PT X. Penelitian ini mengadaptasi model dari Benner and Rimson dengan menggunakan wawancara, telaah dokumen, dan observasi sebagai metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kekurangan pada proses input karena belum menyeluruhnya pelatihan pada investigator dan pada proses output karena data yang kurang lengkap pada penulisan deksripsi. Sedangkan dalam proses operasi dan feedback secara keseluruhan sudah berjalan baik.

The implementation of the investigation is regulated based on Government Regulation Number 50 of 2012 concerning K3 Management Systems. Based on Marine Industrial Accident statistics, the Maritime Department of Hong Kong in 2016 there were 76 cases of work accidents in the loading and unloading section of the port. The work accident consisted of 60 minor accident cases, 15 serious accident cases and 1 fatal accident case. The number of accidents that occurred in the PT X area was quite high. Implementation of a good investigation can avoid incomplete corrective action, misdirected, and delayed repairs. This study provides an overview of the implementation of accident investigations at PT X. This research adapts the Benner and Rimson model by using interviews, document review, and observation as data collection methods. The results showed that there were deficiencies in the input process due to incomplete training of investigators and in the output process due to incomplete data in writing descriptions. While the process of operation and feedback as a whole has been going well.
Read More
S-11379
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Shinta Puspita Sari; Pembimbing: Ridwan Zahdi Sjaaf; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Baiduri, Dyah Purwaning Rahayu, Widura Imam Mustopo
Abstrak: Shift kerja yang diterapkan perusahaan dapat memberikan dampak positif maupun negatif terhadap pekerja. Salah satu dampak negatif adalah timbulnya gejala kelelahan Hasil kajian shift kerja terhadap gejala kelelahan % CVL crew shift pagi ada 56 responden (100%) tidak terjadi kelelahan 22 responden (39,3%) shift malam kategori tidak terjadi kelelahan, 33 responden (58,9%) diperlukan perbaikan dan 1 responden (1,8%) kategori kerja dalam waktu singkat. Pada shift pagi hari ke-7 ada kenaikan sebesar 42,9% pada kategori hipertensi grade I, pada shift malam ada kenaikan sebesar 46,5% pada kategori hipertensi grade II. Tingkat kelelahan secara subjektif ada 49 responden shift pagi (87,5%) responden masuk dalam kategori tidak lelah dan 7 responden (12,5%) lelah ringan. Sedangkan pada shift malam ada 7 responden (12,5%) kategori tidak lelah, 29 responden (51,8%) lelah ringan dan 20 responden (35,7%) lelah sedang. Tingkat kantuk ada 56 responden (100%) kategori kantuk normal (shift pagi), sedangkan shift malam ada 32 responden (57,1%) kategori kantuk berlebih dan 24 responden (42,9%) tingkat kantuk normal.
Kata kunci : shift kerja, kelelahan, kantuk

Work shift which is applied by the company can made a good or bad effect to the employee. One of the bad affect is a presence of fatigue symptoms. Study work shift against the symptoms of fatigue from % CVL are 56 respondents (100%) are not suffering from fatigue, 22 respondents (39,3%) from night shift workers are also not suffering from fatigue, 33 respondents (58,9%) are necessary to repairs and 1 respondents (1,8%) is working in a short time. On a morning work shift day 7th there is an increase 42,9% in a Hypertension Grade I, and on a night work shift day 7th there is an increase 46,5% on a Hypertension Grade II. The level of subjective fatigue on a morning shift there is 49 respondents (87,5%) are not suffering from fatigue and 7 respondents (12,5%) in a light fatigue. On a night shift there are 7 respondents (12,5%) not suffering from fatigue, 29 respondents (51,8%) in a light fatigue and 20 respondents (35,7%) in a mild fatigue. The level of sleepiness there are 56 respondents morning work shift (100%) in a normal level, on a night shift there are 32 respondents (57,1%) in a excessive sleepiness category and 24 respondents (42,9%) in a normal level.
Keywords: work shift, fatigue, sleepiness
Read More
T-4505
Depok : FKM UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Zulkarnaen; Pembimbing: Doni Hikmat Ramdhan; Penguji: Laksita Ri Hastiti, Auliah Rahmi, Hamas Musyaddad Abdul Aziz
Abstrak: Berdasarkan data tahun 2019-2022 tercatat 17 kecelakaan kerja dilaporkan di dalam PT. XYZ, dari 17 kecelakaan, 14 terjadi di bagian produksi. Tujuan umum penelitian adalah menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kecelakaan kerja pada pekerja bagian produksi di PT. XYZ. Desain penelitian yang digunakan yaitu cross sectional. Populasi dan sampel 152 pekerja menggunakan teknik sampling jenuh. Data yang digunakan yaitu data primer berasal dari kuesioner dan observasi serta data sekunder perusahaan. Analisis data menggunakan uji chi- square. Hasil penelitian 40,1% pekerja pernah mengalami kecelakaan kerja dengan jenis kecelakaan terbanyak adalah terjepit, sebagian besar pekerja memiliki umur dewasa, laki-laki, pendidikan menengah, masa kerja ≤ 5 Tahun, pola kerja shift, memiliki sikap positif, sering/sangat sering melakukan tindakan tidak aman, kelelahan rendah/menengah, kondisi fisik baik, pengawasan kurang baik, pelatihan baik, sosialisasi baik, sering/sangat sering mendapatkan APD tidak tepat, housekeeping kondusif dan sering/sangat sering bersinggungan dengan kondisi tidak aman. Kemudian ada hubungan antara pengetahuan, tindakan tidak aman, kondisi fisik, pelatihan dan kondisi tidak aman dengan kecelakaan kerja (p value < 0,05). Maka berdasarkan hasil penelitian diharapkan PT. XYZ selalu dapat melakukan perbaikan yang berkelanjutan dalam upaya pencegahan kecelakaan kerja
Based on data for 2019-2022, 17 work accidents were reported at PT. XYZ, out of 17 accidents, 14 occurred in production. The general objective of this research is to analyze the factors related with work accidents in production workers at PT. XYZ. The research design used is cross sectional. The population and sample of 152 workers used saturated sampling technique. The data used are primary data derived from questionnaires and observations as well as secondary company data. Data analysis used the chi-square test. The results of the study 40.1% of workers had experienced work accidents with the most types of accidents being pinched, most workers were of mature age, male, secondary education, working period ≤ 5 years, shift work pattern, had a positive attitude, often/very often perform unsafe actions, low/medium fatigue, good physical condition, poor supervision, good training, good socialization, often/very often get inappropriate PPE, conducive housekeeping and often/very often intersect with unsafe conditions. Then there is a relationship between knowledge, unsafe actions, physical conditions, training and unsafe conditions with work accidents (p value <0.05). So based on the research results it is expected that PT. XYZ can always make continuous improvements in work accident prevention efforts.
Read More
T-6724
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive