Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 31217 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Meilania Regina Pasaribu; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Amal Chalik Sjaaf, Gina Febrianti
Abstrak: Skripsi ini membahas mengenai kegiatan penyusutan berkas rekam medis di RS Awal Bros Bekasi Tahun 2019. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pelaksanaan penyusutan rekam medis dan kendala yang dihadapi staf rekam medis di RS Awal Bros Bekasi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa RS Awal Bros Bekasi telah dua kali melaksanakan penyusutan rekam medis dengan data pasien yang digunakan adalah dimulai dari tahun 2015 hingga Desember 2018. Penyusutan berkas rekam medis yang dimulai dari penilaian, pemilahan, pemindahan, pengalih media (scanning), penyimpanan dan pemusnahan berkas rekam medis. Kendala yang dialami staf rekam medis terdapat pada pelaksanaan proses pemilahan, proses pemindahan, pengalih media (scan), proses penyimpanan berkas tidak bernilai guna dan tidak ada kendala pada proses penilaian dan pemusnahan. Hasil peneltian menyarankan bagi rumah sakit untuk membuat Standar Prosedur Operasional (SPO) secara tertulis tentang sistematika penyusutan berkas rekam medis, melengkapi daftar pertelaan, jadwal retensi arsip, dan berita acara serta melaksanakannya sesuai peraturan yang telah ditetapkan.
Read More
S-10215
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ikhsan Kusumah Rachmaniawan; Pembimbing: Amal Chalik Sjaaf; Penguji: Pujiyanto, Sri Sukanti
Abstrak: Indikator persentase keterlambatan pengiriman berkas rekam medis pasien rawat jalan tahun 2018 di RS Hermina Ciputat masih belum mencapai target. Hal ini ditunjukkan dengan output yang dihasilkan selama 4 triwulan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil analisis keterlambatan pengiriman berkas rekam medis pasien rawat jalan di Instalasi Rekam Medis RS Hermina Ciputat tahun 2018 dengan pendekatan sistem. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan desain penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan beberapa faktor penyebab terjadinya keterlambatan pengiriman berkas rekam medis rawat jalan yaitu pengembalian berkas rekam medis tidak tepat waktu, berkas rekam medis terletak tidak sesuai dengan nomor rekam medis, dan perangkat elektronik serta sistem yang mengalami eror. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka saran yang diberikan berupa meningkatkan pengawasan pada kinerja pekerja pelaksana, meningkatkan komunikasi efektif dalam bekerja, dan melakukan perencanaan penggunaan EMR.
Read More
S-10125
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sigma Citta Binajit; Pembimbing: Rita Damayanti; Penguji: Evi Martha, Rahmi Ruri
Abstrak: Salah satu indikator keberhasilan program KB adalah meningkatnya cakupanpenggunaan metode kontrasepsi jangka panjang. Namun, sampai saat ini cakupanpenggunaan metode kontrasepsi jangka panjang masih terbilang rendah dibandingkanpenggunaan metode kontrasepsi suntik atau pil. Peningkatan kualitas pelayanan KBmenjadi salah satu strategi dalam peningkatan cakupan metode kontrasepsi jangkapanjang di Puskesmas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitaspelayanan metode kontrasepsi jangka panjang di Puskesmas Kecamatan SukmajayaKota Depok tahun 2019 dengan menggunakan studi deskriptif kualitatif. Pengumpulandata dilakukan dengan cara wawancara mendalam dan observasi. Sampel penelitian iniadalah kepala puskesmas, bidan puskesmas dan bidan praktik, unit pengadaan sertaakseptor KB. Hasil penelitian ini menemukan bahwa beberapa komponen sangatberpengaruh dalam peningkatan cakupan metode kontrasepsi jangka panjang diPuskesmas Kecamatan Sukmajaya. Kesimpulan penelitian, secara umum kualitasprogram pelayanan KB di Puskesmas Kecamatan Sukmajaya sudah baik. Puskesmasjuga melakukan kegiatan tahunan yang bekerja sama dengan berbagai sektor untukmeningkatkan cakupan MKJP di wilayah kerjanya serta mengikuti kebijakanpemerintah Kota dalam penetapan biaya pelayanan KB.
Kata kunci: Kualitas pelaksanaan, Keluarga Berencana, MKJP, Puskesmas
One indicator of the success of family planning programs is the increasing coverage oflong-term use of contraceptive methods. But, until now the scope of the use of long-term contraceptive methods is relatively low compared to the use of injectable or pillcontraceptive methods. Improving the quality of family planning services is one of thestrategies in increasing the coverage of long-term contraceptive methods at thePuskesmas. The purpose of this study was to determine the quality of long-termcontraceptive service at the Puskesmas Sukmajaya in Depok City in 2019 using aqualitative descriptive study. Data collection is done by in-depth interviews andobservations. The sample of this study was the head of the puskesmas, the midwife ofthe puskesmas and the practice midwife, the procurement unit and the KB acceptor. Theresults of this study found that several components were very influential in increasingthe coverage of long-term contraceptive methods in the Puskesmas Sukmajaya. Theconclusion of the study, in general the quality of family planning services programs inthe Puskesmas Sukmajaya is good. The puskesmas also held annual activities withdifferent scope to increase the coverage of the MKJP in its working area and follows thepolicies of the City government in determining the cost of family planning services.
Kata kunci: Quality of implementation, family planning, long term contraceptivemethods, community health center.
Read More
S-10208
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nur Fajrina Alyani; Pembimbing: Amal Chalik Sjaaf Penguji: Wiku Bakti Bawono Adisasmito, Raissa Rifkandini Darajah
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku gizi seimbang pada mahasiswa Program Studi Gizi UI. Pada penelitian ini, perilaku gizi seimbang sebagai variabel dependen sedangkan pengetahuan gizi seimbang, status gizi, citra tubuh, pengaruh teman, tempat tinggal, dan uang saku sebagai variabel independen. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain crosssectional. Pengambilan data dilakukan pada bulan April-Mei 2019 kepada 117 mahasiswa Program Studi Gizi UI yang diambil secara random semester dua hingga semester delapan. Data dikumpulkan dengan pengisian kuesioner, wawancara dua kali 24-h food recall, dan pengukuran tinggi serta berat badan. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 28.2% responden menerapkan perilaku gizi seimbang. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara pengaruh teman dengan perilaku gizi seimbang (pvalue: 0.001), variabel ini juga muncul sebagai faktor dominan terhadap perilaku gizi seimbang mahasiswa. Untuk meningkatkan perilaku mahasiswa disarankan bagi fakultas untuk menyediakan fasilitas seperti timbangan, dan alat olahraga yang aman, mudah diakses dan gratis bagi mahasiswa. Sebagai tambahan, untuk dinas kesehatan agar mempromosikan gizi seimbang menggunakan pendekatan peer educator
Kata kunci: Perilaku gizi seimbang, mahasiswa gizi, pengaruh teman faktor individu, faktor lingkungan

This study aims to determine factors associated with balanced nutrition behavior in nutrition student of Universitas Indonesia. On this study balanced nutrition behavior was the dependent variable while balanced nutrition knowledge, nutritional status, body image, peer influences, student resident, and pocket money were independent variable. This is a quantitative study with cross-sectional design. Data were collected in April-Mei 2019 from 117 nutrition student which randomly selected from first year until fourth year. Data were collected through self-administered questionnaires, twice 24-h food recall interviews, and measuring their height and weight. The results showed that 28.2% of the students had applied balanced nutrition behavior. The result indicated that there was a significant relationship between peer influences and balanced nutrition behavior (p-value: 0.001), as this variabel had emerged as a dominant factor as well. To enhance student balanced nutrition behavior, it is recommended for the faculty to provide facilities such as scales, dan safety sport equipment which can be accessed easily and free. It is also recommended for the health office to promote balanced nutrition using the peer educator approach.
Key words: Balanced nutrition behavior, nutrition student, peer influence, individual factor, and environmental factor
Read More
S-10163
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Amalia Azhari Jannah; Pembimbing: Adik Wibowo; Penguji: Atik Nurwahyuni, Anis Sakinah Utami
Abstrak: Waktu transfer merupakan salah satu indikator kepuasaan pasien dan mutu pelayanan rumah sakit. Waktu transfer pasien adalah waktu yang dibutuhkan untuk memindahkan pasien dari satu ruangan ke ruang perawatan/ruang tindakan lain di dalam rumah sakit atau antar rumah sakit. Dalam kasus IGD, waktu transfer pasien adalah waktu yang dibutuhkan untuk memindahkan pasien dari IGD ke Ruang Rawat Inap. Diketahui waktu transfer pasien IGD ke Ruang Rawat Inap di RS Hermina Ciputat masih melebihi Standar Pelayanan Mutu RS Hermina Ciputat Tahun 2018 dimana seharusnya waktu transfer pasien adalah ≤30 menit sejak keputusan Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP) sampai pasien tiba di Ruang Rawat Inap. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor penyebab lama waktu transfer pasien IGD ke Ruang Rawat Inap di RS Hermina Ciputat sehingga dapat dirumuskan saran untuk meningkatkan mutu pelayanan IGD RS Hermina Ciputat. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan motion study. Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara mendalam, dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab lama waktu transfer pasien IGD ke Ruang Rawat Inap di RS Hermina Ciputat antara lain keterbatasan jumlah staf IGD, shifting staf IGD, keterbatasan jumlah bed Ruang Rawat Inap, access block, usia pasien, dan kegawatdaruratan pasien.
Read More
S-10071
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Annissa Fariidah Nur Ainni; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Ayuningtyas Dumilah, Rena Octora Pasuria
Abstrak: Peningkatan jumlah penyakit kronis mengakibatkan terjadinya peningkatan pada biaya kesehatan, termasuk biaya kesehatan yang harus ditanggung oleh Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. BPJS Kesehatan sejak berdirinya pada tahun 2014, menyelenggarakan Program Rujuk Balik (PRB) sebagai upaya efisiensi biaya kesehatan serta memudahkan peserta penderita penyakit kronis dalam memperoleh akses ke pelayanan kesehatan demi terwujudnya efektivitas dalam pengelolaan peserta penderita penyakit kronis. Dalam pelaksanaan PRB masih belum berjalan dengan optimal, faktor yang dapat memengaruhi diantaranya ialah kolaborasi antar profesi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kolaborasi antar profesi yang terlibat dalam pelaksanaan Program Rujuk Balik Jaminan Kesehatan Nasional di wilayah kerja BPJS Kesehatan KC Depok tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan mengunakan metode wawancara mendalam kepada beberapa informan, observasi dilapangan, dan telaah dokumen terkait pelaksanaan PRB di wilayah kerja BPJS Kesehatan KC Depok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan PRB di wilayah kerja BPJS Kesehatan KC Depok masih jauh di bawah target dimana capaian peserta yang berhasil di rujuk balik pada bulan Januari dan Februari tahun 2019 hanya mencapai 0,06% dari target peserta PRB tahun 2019. Seluruh profesi yang terlibat dalam pelaksanaan PRB menyadari bahwa kerjasama antar profesi penting untuk diterapkan demi tercapainya optimalisasi PRB. Kolaborasi antar profesi dalam pelaksanaan PRB belum berjalan dengan efektif karena adanya kendala pada faktor-faktor yang memengaruhi kolaborasi yang efektif: pertimbangan sosial, pertimbangan intrapersonal, lingkungan fisik, organisasional dan institusional, faktor perilaku, dan faktor interpersonal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kolaborasi antar profesi yang belum efektif dalam pelaksanaan PRB berdampak pada angka rujukan balik rendah sehingga tidak tercapainya target perserta PRB di tahun 2019.
Read More
S-10053
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Irasdinar Yugitama Irawan; Pembimbing: Budi Hartono; Penguji: Ema Hermawati, Iyin Listiyowati
S-10196
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Khansa Nur Fathya; Pembimbing: Anhari Achadi; Penguji: Pujianto, Lathifa Biati Suri
Abstrak: Penyimpanan obat bertujuan untuk memelihara mutu obat, menghindari penggunaan yang tidak bertanggung jawab, mengendalikan persediaan, dan memudahkan pencarian serta pengawasan. Studi ini membahas mengenai manajemen penyimpanan obat di Unit Farmasi Klinik Satelit Universitas Indonesia Makara Depok tahun 2019. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran manajemen penyimpanan obat di klinik. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain deskriptif melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan telaah dokumen. Hasil penelitian menemukan bahwa unsur input dan proses telah dijalankan dengan cukup baik, namun ditemukan beberapa ketidaksesuaian pengaturan penyimpanan obat berdasarkan ketentuan. Studi ini menyarankan untuk mengadakan pelatihan bagi SDM dan pengaturan penyimpanan obat perlu diperbaiki.
Read More
S-10088
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Elsa Manora; Pembimbing: Masyitoh; Penguji: Adik Wibowo, Dede Setyadi
Abstrak: Institusi kesehatan seperti rumah sakit didesak untuk mengevaluasi budaya keselamatan pasien mereka untuk meningkatkan keselamatan, kualitas perawatan dan kesembuhan pasien. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan gambaran budaya keselamatan pasien perspektif perawat inap Rumah Sakit Hermina Tangerang. Penelitian ini dilakukan dengan studi cross sectional dengan metode penelitian kuantitatif dan menggunakan analisis univariat menggunakan instrumen kuesioner rumah sakit tentang budaya keselamatan pasien milik AHRQ. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 4 budaya kategori kuat (handsoff dan transisi, persepsi keseluruhan terhadap keselamatan pasien, organizational learning-perbaikan berkelanjutan, umpan balik dan komunikasi tentang kesalahan), 4 budaya kategori sedang (frekuensi pelaporan insiden, dukungan manajemen terhadap keselamatan pasien, keterbukaan komunikasi, kerjasama dalam unit,) dan 1 budaya kategori lemah (staffing). Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa gambaran budaya keselamatan pasien RS Hermina Tangerang masuk ke dalam kategori budaya keselamatan pasien sedang. Saran perbaikan diperlukan pada setiap dimensi budaya keselamatan pasien terutama pada budaya lemah staffing.
Read More
S-10060
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nadia Listiani; Pembimbing: Wahyu Sulistiadi; Penguji: Pujiyanto, Yulia Astri FDH
Abstrak: Angka pelaporan insiden di rumah sakit merupakan standard keselamatan pasien yangmemerlukan kesadaran bagi perawat untuk melaporkannya. Rendahnya pelaporan insidendi IGD RSUPN Dr.Ciptomangunkusumo perlu diketahui penyebabnya agar insiden yangtidak dihrapkan dapat dicegah. Skripsi ini membahas tentang factor-faktor apa saja yangmemengaruhi rendahnya pelaporan insiden di IGD RSUPN dr.Cipto MangunkusumoJakartatujuan dari skripsi ini adalah untuk mengetahui factor apa saja yang berhubungandengan rendahnya pelaporan insiden di RSUPN Dr.Cipto Mangunkusumo serta factor apayang paling dominan. Penelitian menggunakan metode penelitian kuantitatif denganpendekatan Cross Sectional. jumlah responden dalam penelitian ini berjumlah 143perawat. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat, Bivariat dan multivariate.Analisis menggunakan program SPSS versi 22. Hasil penelitian 81 responden (56,6%)tidak melakukan pelaporan insiden selama 12 bulan terakhir, 62 responden (43,4%)melakukan pelaporan insiden selama 12 bulan terakhir.Hasil uji chi-square didapatkanhubungan yang bermakna (P<0,05) pada variabel Pengalaman kerja, lama jamkerja,Kepemilikan sertifikat pelatihan, Pengetahuan, Kepemimpinan Transformasional danBudaya Keselamatan Pasien.Hasil multivariate regresi logistic di dapatkan variabel yangberhubungan dengan rendahnya pelaporan insiden adalah kepemilikan sertifikat,Pengetahuan dan Budaya Keselamatan.
Kata Kunci : Pelaporan insiden, pengalaman kerja, jam kerja, setifikasi pelatihan, pengetahuan, kepemimpinan transformasional, Budaya keselamatan pasien
Read More
S-10199
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive