Ditemukan 32801 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Nur Rahmah Fadilah Shaumi, Engkus Kusdinar Achmad
MPPK Vol.29, No.2
Jakarta : Balitbangkes Kemenkes RI, 2019
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ratna Arista Dewi; Pembimbing: Endang L. Achadi; Penguji: Ratu Ayu Dewi Sartika, Iip Syaiful
S-7288
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
A. Yudi Kristanto; Pemnbimbing: Iwan Ariawn; Penguji: Besral, Tri Yunis Miko Wahyono, Julianti Pradono, Chita Septiawati
T-4202
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Sofia Rizki Aulia; Pembimbing: Laila Fitria; Penguji: Bambang Wispriyono, Adi Rusmiati
S-10279
Depok : FKM UI, 2020
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Martha Uli Siregar; Pemb. Robiana Modjo; Penguji: L. Meily Kurniawidjaja, Tb. Hedi Saefudin
S-5293
Depok : FKM UI, 2008
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Deby Triana Cyntia Wulandari; Pembimbing: Krisnawati Bantas; Penguji: Putri Bungsu, Punto Dewo, Maya Raiyan
Abstrak:
Hipertensi saat ini tidak hanya diderita oleh orang dewasa, akan tetapi juga diderita oleh remaja. Hipertensi pada remaja berkaitan dengan pola hidup tidak sehat yang dilakukan oleh remaja, salah satunya adalah merokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara merokok dengan hipertensi pada remaja usia 15-19 tahun di Indonesia. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional, menggunakan data Indonesian Family Life Survey 5 (IFLS 5), dan analisis statistik dengan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja yang mengalami hipertensi sebesar 14,57% dan remaja yang merokok sebesar 17,99%. Analisis multivariat menunjukkan bahwa perokok ringan memiliki risiko 0,63 kali lebih rendah untuk menderita hipertensi dibandingkan dengan bukan perokok setelah dikontrol dengan variabel jenis kelamin, sedangkan pada perokok berat tidak ditemukan hubungan yang bermakna. Screening hipertensi diperlukan untuk mengetahui status hipertensi pada remaja, sehingga penatalaksanaan hipertensi dapat dilakukan dengan tepat
Kata kunci : Hipertensi, Merokok, Remaja, Indonesian Family Life Survey 5
Hypertension is currently not only suffered by adults, but also suffered by adolescents. Hypertension in adolescents related to unhealthy lifestyle by teenagers, one of them is smoking. This study aims to determine the relationship between smoking with hypertension in adolescents aged 15-19 years in Indonesia. This research is a quantitative research with cross sectional design, using Indonesian Family Life Survey 5 (IFLS 5) data, and analysed statically with multiple logistic regression. The results showed that adolescents who experienced hypertension are 14.57% and adolescents smoked are 17.99%. Multivariate analysis showed that light smokers had a risk of 0.63 times lower for hypertension than not smokers after controlled for sex variables, whereas in heavy smokers there was no significant association. Screening of hypertension is needed to determine the hypertension status in adolescents, so that the management of hypertension can be done appropriately
Keywords: Hypertension, Smoking, Adolescents, Indonesian Family Life Survey 5
Read More
Kata kunci : Hipertensi, Merokok, Remaja, Indonesian Family Life Survey 5
Hypertension is currently not only suffered by adults, but also suffered by adolescents. Hypertension in adolescents related to unhealthy lifestyle by teenagers, one of them is smoking. This study aims to determine the relationship between smoking with hypertension in adolescents aged 15-19 years in Indonesia. This research is a quantitative research with cross sectional design, using Indonesian Family Life Survey 5 (IFLS 5) data, and analysed statically with multiple logistic regression. The results showed that adolescents who experienced hypertension are 14.57% and adolescents smoked are 17.99%. Multivariate analysis showed that light smokers had a risk of 0.63 times lower for hypertension than not smokers after controlled for sex variables, whereas in heavy smokers there was no significant association. Screening of hypertension is needed to determine the hypertension status in adolescents, so that the management of hypertension can be done appropriately
Keywords: Hypertension, Smoking, Adolescents, Indonesian Family Life Survey 5
T-5511
Depok : FKM UI, 2019
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Nasrin Kodim
MJKI No.5
Jakarta : Grafiti Medika Pers, 2008
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Czeresna Heriawan Soejono; Pembimbing: Yovsyah
Abstrak:
Read More
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui prevalensi hipertensi sistolik terisolasi (HST) pada populasi berusia 40 tahun ke atas di Indonesia serta faktor-faktor risiko yang ada. Metode : Desain penelitian adalah potong lintang; subyek diperoleh dari pasien yang berobat ke dokter dan keluarga atau pengantar mereka. Dokter terpilih secara acak dari 11 kotamadya dan 11 kabupaten yang terpilih secara acak (systematic random sampling assignment) dari lima pulau besar Indonesia dan satu kepulauan Maluku. Nilai pengukuran tekanan darah menggunakan nilai baku dari 3NC VII tahun 2003. Hasil : Subyek yang terkumpul adalah 4436 orang dan HST terdapat pada 316 subyek. Faktor yang berpengaruh terhadap HST adalah umur (OR 1,06 ; 95%CI 1,06 - 1,07), riwayat DM (OR 1,44 ; 95%CI 1,04 - 2,02) , dan riwayat gagal ginjal (OR 1,71 ; 95%CI 0,99 - 2,94). Pada subyek yang merokok, rerata lama merokok yang menderita HST adalah 28,78±14,45 bulan sedangkan yang tidak menderita HST adalah 22,33±11,80 bulan (p = 0,003). Kesimpulan : Prevalensi HST adalah 7,12%. Terdapat hubungan antara umur, riwayat DM dan gagal ginjal dengan HST. Pada penelitian ini tidak terdapat hubungan antara merokok, riwayat keluarga dengan hipertensi dan indeks massa tubuh dengan HST. Pada subyek yang merokok, ternyata lama merokok berbubungan dengan kejadian HST. Daftar pustaka: 37 (1994-2003).
Isolated Systolic Hypertension in Indonesia, Prevalence and Risk FactorsObjective of this study was to examine the prevalence of isolated systolic hypertension (ISH) amongst Indonesia people at the age of 40 years and over with its associated risk factors. Methods: Cross sectional study; subjects were collected from persons who visited their doctors or their families. Doctors participated in this study were randomly assigned from 11 cities and 11 district area at five big islands and archipelago also in a systematic random sampling assignment. Measurement of blood pressure were using the standard procedure stated in INC VII (2003). Results: Of the 4436 subjects, 316 persons met the criteria of ISH. Factors associated with ISH were age (OR 1.06 ; 95%CI 1.06 - 1.07), history of DM (OR 1.44 ; 95%CI 1.04 - 2.02) , and history of renal failure (OR 1.71 ; 95%CI 0.99 - 2.94). Amongst subjects who were smoking, mean duration of smoking in ISH persons was 28.78±14.45 months while in non-ISH persons was 22,33±11,80 months ( p = 0.003). Conclusion: The prevalence of ISH was 7.12%. Age, history of DM and history of renal failure were associated with ISH. There were no association between smoking, family history of hypertension and body mass index with ISH in this study. Amongst smoking subjects, the duration of smoking was associated with ISH. References: 37 (1994-2003)
T-1796
Depok : FKM-UI, 2003
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Titin Delia; pembimbing: Tris Eryando; Penguji: Besral, Dwi Hapsari
S-8500
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Febrilia Dwi Lestari; Pembimbing: Helda, Sudarto Ronoatmodjo; Penguji: Felly Philipus Senewe, Ridho Ichsan Syaini
Abstrak:
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab terjadinya penyakit tidak menular lainnya seperti penyakit jantung, stroke dan banyak penyakit lain yang menjadi penyebab kematian terbanyak di dunia. Hipertensi pada wanita harus mendapatkan perhatian yang serius karena mengalami peningkatan dari waktu ke waktu dan dapat menimbulkan komplikasi yang lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor dominan kejadian hipertensi pada wanita di daerah rural dan urban di Indonesia tahun 2014. Penelitian ini menggunakan data sekunder Indonesian Family Life Survey (IFLS 5 tahun 2014) dengan desain studi cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 6.503 orang yang terdiri dari 3.675 wanita di daerah rural dan 2.828 wanita di daerah urban. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 3.675 wanita di di daerah rural terdapat 17,63% orang menderita hipertensi dan dari 2.828 wanita di daerah urban terdapat 18,14% orang menderita hipertensi. Setelah dilakukan analisis multivariat untuk melihat faktor dominan hipertensi pada wanita di daerah rural dan urban didapatkan bahwa umur sebagai faktor dominan di kedua daerah tersebut dengan masing- masing di daerah rural dengan PR= 3,16 (95%CI, 2,651-3,790) dan di daerah urban dengan PR= 3,41 (95%CI, 2,800-4,166).
Read More
T-5648
Depok : FKM-UI, 2019
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
