Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 35553 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Risma Furi Nurnafiah; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Asih Setiarini, Rahmawati
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebiasaan sarapan dan faktor lainnyayang berhubungan dengan gizi lebih pada siswa-siswi di SMAN 39 Jakarta. Penelitian inimerupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Penelitian inimenggunakan data penelitian sekunder yang dilakukan di SMAN 39 Jakarta pada tahun2019 dengan jumlah sampel sebanyak 130 responden. Pada penelitian ini, gizi lebihsebagai variabel dependen sedangkan kebiasaan sarapan, asupan energi, karbohidrat,protein, lemak, aktivitas fisik, dan jenis kelamin sebagai variabel independen. Data yangdigunakan berupa hasil pengisian kuesioner, wawancara 24h-food recall, pengukuranberat badan dan tinggi badan yang dianalisis dengan uji chi-square. Hasil penelitianmenunjukkan sebanyak 26,9% siswa mengalami gizi lebih. Hasil analisis bivariatmenunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan sarapan, asupanprotein, asupan lemak dan jenis kelamin dengan gizi lebih namun terdapat kecenderungansebanyak 31% tidak selalu sarapan, 29% asupan protein lebih, 27% asupan lemak lebihdan 29,4% berjenis kelamin laki-laki mengalami gizi lebih. Untuk mencegah maupunmenangani siswa-siswi yang mengalami gizi lebih disarankan bagi sekolah dan DinasKesehatan mengembangkan program edukasi mengenai gizi seimbang.
Kata kunci:Gizi Lebih, Kebiasaan Sarapan, Remaja, Siswa SMA.
Read More
S-10522
Depok : FKM UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dellaneira; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Wahyu Kurnia Yusrin Putra, Yuni Zahraini
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan frekuensi konsumsi fast food pada siswa-siswi SMAN 35 Jakarta. Pada penelitian ini, frekuensi konsumsi fast food sebagai variabel dependen dan variabel independennya adalah Online Food Ordering, jenis kelamin, pengetahuan gizi dan fast food, preferensi fast food, uang jajan, perilaku emotional eating, pengaruh peer group dan pengaruh media sosial. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain crosssectional. Pengambilan data dilakukan pada bulan April 2020 kepada 164 siswa-siswi kelas 10 dan 11 SMAN 35 Jakarta yang dipilih dengan stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner secara daring (online). Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan chi-square, dan multivariat dengan uji regresi logistik ganda. Hasil menunjukkan bahwa sebanyak 73,8% responden memiliki tingkat konsumsi fast food yang tinggi yaitu mengonsumsi fast food > 3 kali per minggu. Hasil juga menunjukkan bahwa kebiasaan Online Food Ordering, pengetahuan gizi dan fast food, perilaku emotional eating, pengaruh peer group dan pengaruh media sosial berhubungan dengan konsumsi fast food pada remaja. Analisis multivariat menunjukkan pengetahuan gizi dan fast food sebagai faktor dominan yang berhubungan dengan konsumsi fast food pada remaja. Peneliti menyarankan kepada pihak sekolah untuk bekerja sama dengan Puskesmas atau Suku Dinas Kesehatan untuk dapat memberikan program edukasi kepada siswa terkait perilaku makan yang sehat dan sesuai dengan pedoman gizi seimbang
Kata kunci: Fast Food, Remaja, Siswa SMA, Pengetahuan Gizi

This study aims to determine the factors associated with the frequency of consumption of fast food among students of SMAN 35 Jakarta. The dependent variable in this study is the frequency of fast food consumption and the independent variables are Online Food Ordering, gender, knowledge of nutrition and fast food, fast food preferences, pocket money, emotional eating behavior, peer group influence and the social media influence. This is a quantitative study with cross-sectional design. This study conducted in April 2020 at SMAN 35 Jakarta with a total of 164 respondents who selected with stratified random sampling method. Data were collected through filling out questionnaires online. The data obtained were then analyzed by univariate, bivariate analysis using chi-square, and multivariate analysis using multiple logistic regression tests. The results show that as many as 73,8% of the respondents had a high level of fast food consumption ie consuming fast food > 3 times per week. The results also showed that Online Food Ordering habits, knowledge of nutrition and fast food, emotional eating behavior, peer group influence and social media influence were related to adolescent fast food consumption. Multivariate analysis shows knowledge of nutrition and fast food as the dominant factors related to fast food consumption in adolescents. This study suggest the school to collaborate with Public Heath Center or Health Service Office to increase education to students regarding healthy eating behavior and in accordance with the guidelines for balanced nutrition.
Keywords: Fast Food, Adolescents, High School Student, Nutrition Knowled
Read More
S-10507
Depok : FKM UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Putri Risky Auliani; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Kusharisupeni Djokosujono, Rahmawati
S-10521
Depok : FKM UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Melvin Junior Tanner; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Wahyu Kurnia Yusrin Putra, Yuni Zahraini
Abstrak: Penelitian dengan menggunakan data sekunder ini bertujuan untuk mengetahui hubunganantara variabel independen yang terdiri atas jenis kelamin, status gizi berdasarkan IndeksMassa Tubuh menurut Umur (IMT/U), kebiasaan sarapan, aktivitas fisik, dan asupan gizi(energi, karbohidrat, protein, lemak) terhadap variabel dependen persen lemak tubuh(PLT) pada remaja. Desain studi yang digunakan adalah cross-sectional denganmelibatkan 131 siswa-siswi SMAN 39 Jakarta Tahun 2019. Hasil menunjukkan 53,4%responden memiliki PLT berlebih dengan rata-rata PLT perempuan 28,59±5,02% yangtergolong berlebih dan rata-rata PLT laki-laki 20,8±5,94% tergolong tidak berlebih.Terdapat hubungan yang bermakna (p-value <0,05) pada jenis kelamin dan IMT/Udengan PLT pada remaja, sedangkan tidak terdapat hubungan yang bermakna (p-value>0,05) pada kebiasaan sarapan, aktivitas fisik, dan asupan gizi (energi, karbohidrat,protein, dan lemak) dengan PLT pada remaja. IMT/U merupakan faktor dominan yangberhubungan dengan PLT pada remaja. Peneliti menyarankan untuk mengupayakan IMTdan PLT berada di keadaan normal dengan dilakukan monitoring penimbangan beratbadan dan tinggi badan secara rutin, mengadakan kegiatan olahraga satu kali dalamseminggu, mewajibkan siswa-siswi untuk mengikuti ekstrakulikuler olahraga, danmemberikan edukasi terkait pola makan dan olahraga sebagai pencegahan obesitas.Penelitian selanjutnya diperlukan untuk mengetahui pengaruh kualitas dan kuantitasasupan gizi makro terhadap persen lemak tubuh.
Kata kunci:IMT/U, obesitas, persen lemak tubuh, siswa SMA.
Read More
S-10518
Depok : FKM UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rizka Ryanindya; Pembimbing: Engkus Kusdinar Achmad; Penguji: Kusharisupeni Djokosujono, Mury Kuswari
Abstrak: Aktivitas fisik yang kurang dapat berdampak pada meingkatnya risiko seseorang terkena berbagai penyakit tidak menular seperti obesitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kebiasaan sarapan, efikasi diri, dukungan keluarga, dukungan teman, keamanan lingkungan, dan status sosioekonomi pada aktivitas fisik berdasarkan jenis kelamin. Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional dan dilakukan pada bulan April tahun 2019 di SMAN 39 Jakarta. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 230 siswa kelas X dan XI. Data aktivitas fisik diperoleh menggunakan kuesioner PAQ-A, kebiasaan sarapan diperoleh dengan pengisi kuesioner, efikasi diri diperoleh dengan Perceived Physical Activity Self-Efficacy Scale For Adolescents, kuesioner dukungan keluarga dan teman diperoleh dengan kuesioner Sallis Social Support and Exercise Survey, keamanan lingkungan diperoleh dengan kuesioner NEWS-Y, dan status sosioekonomi didapatkan dengan kuesioner FAS II. Analisis yang dilakukan adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji chi-square, non-parametric test, dan analisis stratifikasi. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 48,3% siswa memiliki aktivitas fisik kurang. Dukungan keluarga memiliki perbedaan bermakna pada aktivitas fisik siswa perempuan dan dukungan teman memiliki perbedaan bermakna pada aktivitas fisik siswa perempuan mapupun laki-laki. Dibutuhkan intervensi untuk meningkatkan dukungan keluarga pada remaja perempuan serta intervensi dalam bentuk kelompok untuk meningkatkan dukungan teman pada remaja.
Read More
S-9961
Depok : FKM-UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Leonika Aryani; Pembimbing: Engkys Kusdinar Achmad; Penguji: Siti Arifah Pudjonarti, Iip Syaiful
Abstrak: Prevalensi overweight pada remaja semakin meningkat setiap tahunnya baik dinegara maju maupun di negara berkembang termasuk Indonesia dan telah menjadimasalah kesehatan yang serius. Oleh sebab itu, dilakukan penelitian menggunakandesain studi cross-sectional mengenai perbedaan asupan (energi, protein, lemak,karbohidrat, dan serat), kebiasaan sarapan, aktivitas fisik, durasi tidur, danpengetahuan gizi pada kejadian overweight siswa-siswi SMAK 2 PENABUR Jakartasebelum dan setelah dikontrol oleh jenis kelamin. Uji statistik yang digunakan yaituChi Square yang melibatkan 121 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwasebanyak 33,1% remaja mengalami overweight. Variabel yang memiliki perbedaanproporsi bermakna (P value ≤0,05) pada kejadian overweight sebelum dan setelahdikontrol oleh jenis kelamin antara lain asupan (energi, protein, lemak, dankarbohidrat), kebiasaan sarapan, aktivitas fisik, dan durasi tidur (OR. Oleh sebab itu,sangat diperlukan berbagai usaha baik dari pihak sekolah maupun pihak orang tua untuk lebih memperhatikan status gizi remaja salah satunya dengan mengadakan penimbangan berat badan secara rutin (minimal sekali dalam sebulan) .Kata kunci : Aktivitas fisik, asupan, kebiasaan sarapan, overweight, remaja.
Read More
S-8461
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
S-10627
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nadya Parahita Handini; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Kusharisupeni Djokosujono, Evi Fatimah
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsentrasi belajar dengan beberapa faktor dan menemukan faktor paling dominan pada siswa SMAN 1 Jember. Pada penelitian ini, konsentrasi belajar adalah variabel dependen, sedangkan kebiasaan sarapan, asupan gizi (energi, karbohidrat, protein, lemak, zat besi, seng, vitamin B12, vitamin C), kualitas tidur, dan aktivitas fisik adalah variabel independen. Penelitian merupakan penelitian kuantitatif desain cross-sectional. Pengambilan data dilakukan pada bulan Juni 2021 kepada 200 siswa-siswi kelas X dan XI SMAN 1 Jember yang dipilih menggunakan metode quota sampling. Data diperoleh melalui pengisian kuesioner secara daring (online). Data yang diperoleh dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan chi-square, dan multivariat menggunakan uji regresi logistic ganda.
Read More
S-10627
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Widya Kurnia Novianthy; Pembimbing: Endang L. Achadi; Penguji: Engkus Kusdinar Achmad
S-8842
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Adila Naura Iftinan Sugiharto; Pembimbing: Ahmad Syafiq; Penguji: Trini Sudiarti, Trulyana Tantiyani
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan perbedaan proporsi kecenderungan PMM berdasarkan faktor risikonya seperti literasi gizi, self-esteem, citra tubuh, pengaruh social networking sites (SNS), tingkat stres, uang saku, dan jenis kelamin pada siswa-siswi SMAN 5 Malang tahun 2020. Penelitian ini menggunakan desain studi potong lintang dengan 134 responden. Pengambilan data penelitian dilakukan pada bulan Desember 2020 dan didapatkan dari pengisian kuesioner secara daring.
Read More
S-10549
Depok : FKM-UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive