Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 32976 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Rai Yarisunal Firdaus; Pembimbing: Evi Martha; Penguji: Besral, Umi Zakiati
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran stres pada remaja di masa pandemic COVID-19 serta hubungannya dengan karakteristik remaja. Karakteristik yang diteliti adalah usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, tempat tinggal dan memiliki keluarga terkonfirmasi COVID-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 300 orang remaja di Kota Depok dengan menggunakan metode pengambilan sampel purposive sampling.
Read More
S-10582
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rizki Yulia; Pembimbing: Ahmad Syafiq, Rita Damayanti; Penguji: Dien Anshari, Eti Rohati, Muhammad Yusuf
Abstrak: Pandemi COVID-19 yang terjadi meningkatkan potensi terjadinya kecemasan pada ibu hamil. Kecemasan dapat memberi dampak negatif pada ibu dan bayi pada aspek fisiologis dan psikologis bahkan memberikan dampak hingga setelah persalinan meliputi baby blues syndrome, depresi postpartum hingga psikosis pasca melahirkan. Tujuan penelitian yaitu mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kecemasan ibu hamil pada masa pandemi COVID-19 di Kota Depok. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional yang dilaksanakan pada bulan Desember 2021. Variabel penelitian meliputi variabel independen yaitu faktor paparan media, dukungan sosial, status ekonomi dan variabel dependen yaitu kecemasan kehamilan. Pengumpulan data dilakukan secara online menggunakan Google Formulir yang disebarkan melalui media sosial berupa WhatsApp, Instagram dan YouTube. Pengumpulan sampel menggunakan teknik nonprobability sampling dengan jumlah sampel sebanyak 211 responsden. Analisis bivariat menggunakan uji Kai kuadrat dan analisis multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian didapatkan 54,0% responsden mengalami kecemasan dan faktor yang berhubungan dengan kecemasan ibu hamil pada masa pandemi COVID-19 adalah paparan media (p value = 0,0005). Ibu hamil yang selalu terpapar media berpeluang mengalami kecemasan sebesar 0,2 kali dibandingkan ibu hamil yang terkadang terpapar media. Kesimpulan penelitian adalah faktor dukungan sosial dan status ekonomi tidak berhubungan dengan kecemasan ibu hamil sedangkan faktor paparan media berhubungan dengan kecemasan ibu hamil
Read More
T-6353
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Juliandari; Pembimbing: Helda; Penguji: Syahrizal, Tri Wahyuningsih
Abstrak: Coronavirus Disease (COVID-19) merupakan penyakit pernafasan dengan tingkatpenyebaran tinggi yang dapat menular dari orang ke orang. COVID-19 menginfeksilebih dari 121.000 orang di dunia dan telah dinyatakan sebagai pandemi. Mesipun telahcukup lama dinyatakan sebagai pandemi namun pemahaman terkait COVID-19 dimasyarakat masih belum menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan, persepsi, dan perilaku masyarakat padapandemi COVID-19 di Kota Depok tahun 2020. Desain penelitian ini menggunakandesain penelitian cross-sectional. Penelitian ini diikuti oleh 226 responden, denganproporsi responden perempuan 69,9% dan laki-laki 30,1%. Hasil penelitian menunjukanproporsi pengetahuan responden yang baik 89,4%, proporsi persepsi positif 89,4%, danproporsi perilaku kebersihan diri yang baik 69%. Analisis bivariat menunjukan bahwaterdapat hubungan antara pendidikan dengan pengetahuan (p=0,05, OR=4,797) dandengan perilaku kebersihan diri (p=0,000, OR= 5,174). Terdapat hubungan usia dewasadengan perilaku kebersihan diri (p=0,001, OR=3,750) dan jenis kelamin denganperilaku kebersihan diri (p=0,015, OR=2,194).Kata kunci: Coronavirus, masyarakat, pandemi, personal hygiene.
Read More
S-10378
Depok : FKM-UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fanny Mega Sari; Pembimbing: Ahmad Syafiq; Penguji: Agustin Kusumayati, Evi Martha, Weni Muniarti, Marion Siagian
Abstrak: Fenomena pernikahan dini di Indonesia mengalami peningkatan pada masa pandemi COVID-19, faktor keuangan yang menurun selama pandemi COVID-19 dan faktor bosan belajar daring telah mempengaruhi sebagian besar anak-anak di Indonesia. Indonesia termasuk rangking 37 di dunia dengan persentase tertinggi Pernikahan Dini, Di Indonesia Provinsi paling tinggi angka pernikahan dini adalah Provinsi Kalimantan Selatan 12,52 persen, sedangkan pada posisi kedua berasal dari Provinsi Jawa Barat 11,48 persen.Penelitian yang dilakukan dengan metode Kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. dengan pendekatan Theory Of Reosened Action. Pernikahan dini yang terjadi pada perempuan di desa Cibaregbeg keseluruhan informan memiliki niat yang kuat untuk melakukan pernikahan dini,itu didasari dengan pemahaman seperti alasan tidak ingin membebankan orang tua,faktor pendidikan, faktor budaya, faktor pergaulan bebas dan bahkan memang ada faktor dari anak itu sendiri untuk menikah. Berpijak pada temuan tersebut, maka dirumuskan salah satu yang dapat memberikan tambahan kepada berbagai pihak, Penundaan usia pernikahan dikalangan remaja harus lah ditangani secara bersama. Pernikahan hendaklah memperhatikan faktor usia karena usia sangat berpengaruh terhadap kematangan fisik, non fisik seperti pola pikir. Umur sangat penting dalam menjalankan sebuah hubungan keluarga, karena seiring dengan bertambahnya umur seseorang maka pola pikirnya juga akan bertambah dan berubah
The phenomenon of early marriage in Indonesia has increased during the COVID-19 pandemic, the declining financial factor during the COVID-19 pandemic, and the boredom factor of online learning have affected most children in Indonesia. Indonesia is ranked 37th in the world with the highest percentage of Early Marriage, In Indonesia, the province with the highest early marriage rate in South Kalimantan Province 12.52 percent, while a second place comes from West Java Province 11.48 percent. The research was conducted using Qualitative methods with a case study research design. with the Theory Of Reasoned Action approach. The early marriage that occurs in women in Cibaregbeg village, all informants have a strong intention to marry early, it is based on understanding such as reasons for not wanting to burden parents, educational factors, cultural factors, promiscuity factors, and even there are factors from the child himself to get married. Based on these findings, one that can provide additions to various parties is formulated, the delay in the age of marriage among adolescents must be handled together. Marriage should pay attention to the age factor because age greatly affects physical, and non-physical maturity such as mindset. Age is very important in running a family relationship because as a person gets older, his mindset will also increase and change
Read More
T-7267
Depok : FKM-UI, 2022
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lestarida Nainggolan; Pembimbing: Tri Yunis Miko Wahyono; Penguji: Helda, Atiek Novianty, Emah Rohemah
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres denganpola siklus menstruasi pada remaja di SMA Negeri 1 Batam. Penelitian inimenggunakan desain cross sectional. Sampel yang diteliti adalah seluruh remajaperempuan di kelas XI yang berjumlah 170 siswa. Data yang di kumpulkanberupa riwayat siklus menstruasi, tingkat stres, usia, usia menarche, status gizi,pola makan, aktivitas fisik, dan paparan asap rokok. Data ini dikumpulkan dengancara pengisian kuesioner mandiri, dan pengukuran antropometri untuk berat badandan tinggi badan oleh petugas penelitian. Analisis dalam penelitian inimenggunakan analisis uji Chi Square dan Cox Regression. Hasil penelitiandiperoleh bahwa sebanyak 87 responden (51,2%) mengalami mesntruasi tidakteratur dan terdapat hubungan yang signifikan antara stres dengan pola siklusmenstruasi dimana p =0,001 (p value <0,05), dan setelah diuji multivariat diperoleh nilai p= 0,018 dengan nilai exp (B) = 1, 67 yang memiliki makna bahwaremaja dengan stres sedang memiliki peluang untuk 1,67 kali lebih besar untukmengalami pola siklus menstruasi tidak teratur dari pada remaja dengan stresringan.Kata kunci :Stres, siklus Menstruasi, Remaja
This study aimed to identify the association between stress and pattern ofmenstrual cycle on adolescent of SMA Negeri 1 Batam. This study used the crosssectional design. The observed sample in this study was all female student at the11th grader consisting 170 students. The collected data were menstrual history,stress level, age, menarche aged, nutritional status, dietary habit, physical activity,and exposure of cigarette smoke. These data were collected by using selfadministrated questionnaire and antropometric measurement for weight adn heightby research members. This study used chi square test analysis and cox regressiontest analysis. This result of this study showed that there are 87 respondents(51,2%) had irregular menstrual cycle and there is significant correlation betweenstress with menstrual cycle, , with p = 0,001 (p value < 0,05), after mutrivarite testobatined p= 0,018 with Exp (B)= 1,67 , which has meaning that adolescent withmoderate stress are have 1,67 times greater chance of experiencing irregularmenstrual cycle patterns than adolescents with mild stress.Key words :Stress, Menstruation Cycle, Adolescent.
Read More
T-5411
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mega Sophiana Rahma Hanida; Pembimbing: Milla Herdayati; Penguji: Besral, Teti Tejayanti
Abstrak: COVID-19 dapat menyebabkan kasus kematian secara cepat dan luas, hal ini dapat menimbulkan dampak psikologis, yaitu ketakutan dan kecemasan.Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan pengumpulan data primer secara crossectional. Penelitian dilakukan di RS Graha Juanda Bekasi Tahun 2021. Instrument menggunakan PASS (Perinatal Anciety Screening Scale). Jumlah responden sebanyak 60 orang.
Read More
S-10858
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sania Fitria; Pembimbing: Asri C. Adisasmita; Penguji: Rita Damayanti, Siti Khalimah
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesepian dengan gangguan mental emosional pada mahasiswa domisili kota Depok di masa pandemi COVID-19. Desain studi dari penelitian ini adalah cross-sectional dengan analisis univariat, bivariat dan stratifikasi. Penelitian ini menggunakan data primer dalam bentuk google form yang disebar secara daring kepada mahasiswa.
Read More
S-10675
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Senja Arum Woro Widosari; Pembimbing: Kemal N. Siregar; Penguji: Martya Rahmaniati Makful, Laily Hanifah
Abstrak: Latar Belakang: Adanya pandemi Covid-19 menyebabkan program Keluarga Berencana tidak dapat berjalan maksimal. Penyebaran Virus Covid-19 yang sangat cepat membuat pemerintah melakukan berbagai upaya untuk menekan angka penularan Covid-19 yaitu dengan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan anjuran physical distancing. Namun, adanya kebijakan PSBB menyebabkan gangguan dalam pasokan alat kontrasepsi di berbagai daerah, selain itu penyebaran Virus COVID-19 menyebabkan kekhawatiran dan rasa takut pada calon pengguna kontrasepsi maupun akseptor KB, sehingga berakibat untuk menunda atau tidak pergi ke pelayanan kesehatan. Hal tersebut menyebabkan terjadinya penurunan kunjungan dan penggunaan alat kontrasepsi di seluruh wilayah di Indonesia salah satunya di Kota Surakarta. Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana membuat kegiatan pelayanan Keluarga Berencana yaitu Safari MKJP dan Gugur Gunung. Namun di masa pandemi kegiatan tersebut sempat terhenti dan kembali berjalan pada bulan September. Menurut George C Edwards III faktor keberhasilan suatu program dipengaruhi oleh faktor komunikasi, faktor sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi deskriptif observasional dengan pendekatan kualitaitif dan pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam Hasil: Komunikasi diberikan kepada petugas pelaksana secara langsung sehingga mengurangi timbulnya kesalahpahaman dalam penerimaan informasi. Faktor sumber daya terpenuhi dengan baik sehingga mendukung berjalannya implementasi program. Faktor disposisi yang terpenuhi terlihat dari peran staf yang ikut serta dalam pelaksanaan program. Faktor struktur birokrasi berjalan ideal sehingga kegiatan berjalan dengan lancar. Kesimpulan: Implementasi program KB dalam penggunaan kontrasepsi di masa pandemi berjalan dengan baik. Implementasi program dipengaruhi oleh faktor komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi.
Read More
S-10893
Depok : FKMUI, 2022
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Verawati Pulungan; Pembimbing: Agustin Kusumayati; Penguji: Tris Eryando, C. Endah Wuryaningsih. Oki Permana, Nurlie Azwar
Abstrak: Tesis ini membahas tentang Pemenuhan Standar Nasional Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (SN PKPR) dengan menggunakan Instrumen Pemantauan Terbatas Standar Nasional Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (SN-PKPR) untuk menilai penyelenggaraan PKPR pada Puskesmas yang telah mampu laksana PKPR di kota Jambi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pemenuhan dari Standar Nasional PKPR dan aspek-aspek Standar Nasional PKPR di seluruh Puskesmas mampu laksana PKPR di Kota Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif menggunakan desain cross - sectinal Sampel pada penelitian sama dengan populasi yaitu seluruh puskesmas di kota Jambi yang berjumlah 20 puskesmas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa capaian hasil perolehan pemenuhan SN-PKPR Pada Puskesmas Mampu Laksana PKPR di Kota Jambi sudah berjalan cukup baik, dengan Tingkat pemenuhan terbanyak adalah Optimal yaitu 65% dan 35% berada pada tingkat minimal dan belum ada Puskesmas di kota Jambi yang mencapai tingkat pemenuhan Paripurna. Untuk pemenuhan Standar Sumber daya manusia kesehatan pada Puskesmas Mampu laksana PKPR rata - rata adalah 66%. Diperlukan upaya koordinasi dan kerjasama antara lembaga terkait, Dinas kesehatan dan Puskesmas untuk meningkatkan dan perbaikan dari penyelenggaraan program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja
Read More
T-6178
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hanik Amaria; Pembimbing: Yovsyah; Penguji: Tri Yunis Miko Wahyono, Joko Susanto
Abstrak: Pengetahuan yang kurang tentang kesehatan reproduksi pada remaja akan menimbulkan berbagai risiko kesehatan bagi remaja. Dalam pondok pesantren yang umumnya remaja pun kerap terjadi permasalahan karena kurangnya pengetahuan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi di Pondok Pesantren Luhur Al-Kautsar. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik cross sectional dengan teknik accidental sampling berjumlah 65 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner.

Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan rendah 1,5%, pengetahuan cukup 44,6% dan pengetahuan baik 53,8%. Ada 2 faktor berpengaruh signifikan terhadap pengetahuan remaja yakni jenis kelamin (p-value 0,025) dan pengalaman pernah mendapat informasi tentang kesehatan reproduksi (p-value 0,001). Persentase pengetahuan baik dan cukup ini diharapkan pihak Pondok Pesantren dapat memberikan kebijakan yang tujuannya meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi agar pengetahuan responden baik.

Kata kunci: Pengetahuan, Remaja, Kesehatan Reproduksi, Pondok Pesantren

Lack of knowledge about reproductive health in adolescents will pose various health risks for adolescents. In boarding schools which are generally teenagers, problems often occur due to lack of knowledge. The purpose of this study was to determine the factors that influence adolescent knowledge about reproductive health in the Luhur Al-Kautsar Islamic Boarding School. The design of this study was a cross sectional descriptive analytic study with an accidental sampling technique totaling 65 respondents. Data collection tool uses a questionnaire.

The results showed low knowledge of 1.5%, sufficient knowledge 44.6% and good knowledge 53.8%. There are 2 significant factors influencing adolescents knowledge, namely gender (p-value 0,025) and experience of being informed about reproductive health (p-value 0,001). This percentage of good and sufficient knowledge is expected by the Islamic Boarding School to provide policies whose aim is to increase reproductive health knowledge so that respondents' knowledge is good.

Key words: Knowledge, adolescent, reproductive health, islamic boarding school
Read More
S-10376
Depok : FKM UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive