Ditemukan 36209 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Jaka Yuhenda; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Masyitoh, Loli J. Simajuntak
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan mengetahui penyebab belum optimalnya pemanfaatan SAMRS dalam hal mempercepat proses komplain alat medik pada dua unit pelayanan di RSUP Fatmawati. Skripsi ini membatasi pemanfaatan SAM RS pada Instalasi Gawat Darurat dan Instalasi Griya Husada pada tahun 2017 dengan menggunakan variabel UTAUT yaitu harapan kinerja pengguna, harapan usaha pengguna, pengaruh sosial pengguna, kondisi pendukung pengguna, dan minat menggunakan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif.
Read More
S-10864
Depok : FKM-UI, 2017
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Dionisius Alfian Ariwibowo; Pembimbing: Dumilah Ayuningtias; Penguji: R Sutiawan, Adhy Nalagiri Silavatto
Abstrak:
Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) adalah sistem terautomatitasi yang digunakan untuk melakukan pencatatan dan pelaporan dalam menunjang proses di Rumah Sakit. Berdasarkan Pasal 3 (tiga) ayat 1 (satu) Permenkes No 82 tahun 2013, setiap Rumah Sakit wajib menyelenggarakan SIMRS. Walaupun pemerintah mewajibkan setiap Rumah Sakit untuk menyelenggarakan SIMRS, nyatanya menurut data dari Kementrian Kesehatan tahun 2017 dari 2734 total Rumah Sakit yang terdapat di Indonesia, hanya terdapat 1423 (53%) Rumah Sakit yang memiliki SIMRS dan berfungsi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengalisis pengimplementasian SIMRS yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja menggunakan Technology Acceptance Model yang telah dimodifikasi. Metode yang digunakan adalah metode campuran paralel konvergen. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 80,2% pengguna SIMRS memiliki pandangan yang baik terhadap pengimplementasian SIMRS. Pada analisis multivariat terhadap model yang dirumuskan peneliti, kualitas informasi merupakan determinan utama yang menentukan keinginan pengguna untuk menggunakan SIMRS. Hasil wawancara menunjukkan bahwa petugas RSUD Koja menerima pengimplementasian SIMRS dengan positif, walaupun masih terdapat beberapa kekurangan. Desain sistem yang personal bagi setiap pengguna merupakan salah satu faktor utama yang membuat SIMRS dapat diterima dengan baik. Pengimplementasian SIMRS di RSUD Koja cukup baik dan perlu dilanjutkan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan di Rumah Sakit. Kata kunci: Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS), Technology Acceptance Model (TAM), Metode campuran, RSUD Koja
Read More
S-10122
Depok : FKM-UI, 2019
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Widia Puspa Hapsari; pembimbing: Wiku Adisasmito; Penguji: Anhari Achadi, Saiful Iskandar
Abstrak:
Sistem antrian yang di terapkan untuk pelayanan MRI Instalasi Radiologi RSUP Fatmawati menghasilkan antrian yang panjang. Berdasarkan hasil telaah dokumen dan observasi terhadap pelayanan perjanjian, didapatkan panjang antrian mencapai 20 hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja antrian berdasarkan model antrian M/M/1dari Teori Antrian. Melalui teori ini didapatkan komponen antrian yang mempengaruhi sebuah sistem antrian mencakup distribusi waktu antar kedatangan pasien, distribusi waktu pelayanan, pemberi pelayanan atau server, kapasitas sistem, populasi sumber, dan disiplin antrian. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi kasus dengan kuantifikasi. Sehingga pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif. Pendekatan kualitatif digunakan untuk menjelaskan komponen sistem antrian dimana distribusi waktu antar kedatangan pasien bersifat independen, distribusi waktu pelayanan bervariasi 24 hingga 400 menit, jumlah server 1 kesatuan, populasi sumber yang tidak terbatas, serta pasien yang dilayani berdasarkan kombinasi disiplin Pertama Datang Pertama Dilayani dan disiplin prioritas. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk menghitung kinerja sistem antrian sehingga di dapatkan mean jumlah pasien di dalam sistem sebesar 0,889 per jam, Mean jumlah pasien dalam antrian sebesar 0,009 per jam, Utilisasi pelayanan sebesar 88,9%, Distribusi response time sebesar 10,31 jam, dan Mean waktu tunggu sebesar 1.14 jam.
Kata kunci: Kinerja antrian, M/M/1, Radiologi, Sistem antrian.
The Queueing system which has been implemented for MRI Service in Radiology Instalation in RSUP Fatmawati results in a long queue. Based on the report and observation to the scheduling service, the queue for MRI examinationm reachs 20 days long. This research aims to measure the queue performance by using M/M/1 queueing model taken from queueing theory. Using this theory, queue components affecting a queueing system includes the interarrival time distribution, service time distribution, number of server, System Capasity, Population source, and Queueing Diciplin. This research is a quantification case study using both qualitative and quantitative method. The qualitative method is used to explain each of the queue components while quantitative method is used to calculate the queue performance. the qualitative method results in an independent interarrival, various service time distribution range from 24 up to 400 minutes, 1 server serves 1 examination at a time, and an infinite source of patients which comes to the queue, and a combination of First Come First served with Priority Queueing Dicipline. Quantitative method results in 0,889 per hour mean number of customer, 0,009 per hour mean number waiting customers, 88,9% of server utilization, 10,31 hour of distribution of response time of a customer, and 1,14 hour distribution of waiting time.
Keywords: M/M/1, Queue performance, Queueing System.
Read More
Kata kunci: Kinerja antrian, M/M/1, Radiologi, Sistem antrian.
The Queueing system which has been implemented for MRI Service in Radiology Instalation in RSUP Fatmawati results in a long queue. Based on the report and observation to the scheduling service, the queue for MRI examinationm reachs 20 days long. This research aims to measure the queue performance by using M/M/1 queueing model taken from queueing theory. Using this theory, queue components affecting a queueing system includes the interarrival time distribution, service time distribution, number of server, System Capasity, Population source, and Queueing Diciplin. This research is a quantification case study using both qualitative and quantitative method. The qualitative method is used to explain each of the queue components while quantitative method is used to calculate the queue performance. the qualitative method results in an independent interarrival, various service time distribution range from 24 up to 400 minutes, 1 server serves 1 examination at a time, and an infinite source of patients which comes to the queue, and a combination of First Come First served with Priority Queueing Dicipline. Quantitative method results in 0,889 per hour mean number of customer, 0,009 per hour mean number waiting customers, 88,9% of server utilization, 10,31 hour of distribution of response time of a customer, and 1,14 hour distribution of waiting time.
Keywords: M/M/1, Queue performance, Queueing System.
S-8978
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Aisy Mutiara Rachmawati; Pembimbing: Atik Nurwayuni; Penguji: Masyitoh, Ika Wahju Nusati
S-9453
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ilyas Rian Permana; Pembimbing : Anhari Achadi; Penguji: Vetty Yulianty; Aisyah
S-9591
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Citra Aditya Puspita; Pembimbing: Purnawan Junadi; Penguji: Masyitoh, Enita Tampubolon
Abstrak:
Penelitian ini membahas tentang rencana strategis pelayanan medical check up di Instalasi Bougenville RSUP Fatmawati. Berdasarkan hasil observasi didapatkan trend yang menurun pada pemeriksaan MCU dan Mitra IKS yang memeriksakan MCU di RSUP Fatmawati. Oleh karena itu diperlukan optimalisasi untuk meningkatkan pelayanan medical check up. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis dari peluang, ancaman, kekuatan dan kelemahan pada pelayanan medical check up di Instalasi Bougenville RSUP Fatmawati yang kemudian akan dirumuskan strategi alternatif untuk optimalisasi pelayanan. Penelitian ini menggunakan metode operational research dengan objek yang diteliti adalah lingkungan eksternal dan lingkungan internal organisasi yang berkaitan dengan pelayanan medical check up RSUP Fatmawati, pengumpulan data dilakukan dengan kajian literatur, telaah dokumen, observasi dan wawancara mendalam berdasarkan stage/tahapan pembuatan rencana strategis. Hasil akhir penelitian ini, dengan menggunakan matriks Internal-External posisi pelayanan medical check up RSUP Fatmawati berada pada sel V, yaitu hold and maintain strategi yang cocok pada posisi ini adalah market penetration dan product development. Selain itu peneliti merumuskan strategi yang dianalisis menggunakan matriks TOWS dan menghasilkan strategi alternative yang sejalan dengan matriks IE. Kata kunci: Rencana Strategis, Medical Check Up, Analisis SWOT, Matriks IE, Matriks TOWS This research discusses the strategic plan of medical check up service at Bougenville Instalation of Fatmawati General Center Hospital. Based on the observation result, there is a decreasing trend figure in the examination of MCU and IKS Partners at Fatmawati General Center Hospital. Therefore, the optimization to improve medical check up service is necessary. The purpose of this study is to know the analysis of the strengths, weaknesses, opportunities and threats in the medical check up service at Bougenville Installation of Fatmawati General Center Hospital to formulate alternative strategies for service optimization. This study uses operational research method which the objects being studied are external and internal environment of organization related to medical check up service of Fatmawati General Center Hospital. Data collection is done by literature review, document review, observation and in-depth interview based on stage of strategic plan making. The final result of this research, using the matrix of Internal-External, the position of medical check up service of Fatmawati General Center Hospital is in cell V, which the hold and maintain strategy suitable in this position is market penetration and product development. In addition, the researchers formulate the strategies analyzed using the TOWS matrix and produced alternative strategies that were in line with the IE matrix. Keywords: Strategic Plan, Medical Check Up, SWOT Analysis, IE Matrix, TOWS Matrix.
Read More
S-9500
Depok : FKM-UI, 2017
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Lamria Rouli Marbun; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Vetty Yulianty Permanasari, Heri Iswanto
S-5812
Depok : FKM-UI, 2009
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Nabbila Dinda Pramesti; Pembimbing: Helen Andriani; Penguji: Purnawan Junadi, Stefanus Nofa
Abstrak:
Read More
Aplikasi SatuSehat Mobile atau yang sebelumnya dikenal sebagai PeduliLindungi merupakan aplikasi yang diinisiasi oleh pemerintah dalam melakukan pelacakan digital guna menghentikan penyebaran COVID-19. Pemerintah mewajibkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi. Sejak tanggal 1 Maret 2023, PeduliLindungi resmi bertransformasi menjadi SatuSehat Mobile. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerimaan aplikasi SatuSehat Mobile oleh masyarakat di DKI Jakarta usia 20-29 tahun. Penelitian ini dilakukan dengan pengaplikasian Technology Acceptance Model (TAM). Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada pengguna aplikasi SatuSehat Mobile di DKI Jakarta usia 20-29 tahun, sebanyak 420 responden. Penelitian dilaksanakan selama bulan Mei-Juni 2023. Hasil analisis univariat menunjukkan pandangan yang baik terhadap aplikasi SatuSehat Mobile. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa perceived ease of used berpengaruh terhadap perceived usefulness, perceived usefulness berpengaruh terhadap attitude toward using, perceived usefulness berpengaruh terhadap attitude toward using, attitude toward using berpengaruh terhadap behavioral intention to use, dan behavioral intention to use berpengaruh terhadap actual system use. Pada analisis multivariat terhadap variabel attitude toward using, menunjukkan bahwa perceived ease of used merupakan variabel yang paling berpengaruh yang menentukan sikap pengguna dalam menggunakan aplikasi SatuSehat Mobile. Penerimaan aplikasi SatuSehat Mobile oleh pengguna sudah cukup baik, serta perlu dilanjutkan untuk meningkatkan fitur-fitur, keamanan data, dan maintenance pada aplikasi untuk meminimalisir potensi eror dan meningkatkan penerimaan pada pengguna.
The SatuSehat Mobile application, previously known as PeduliLindungi, is an application initiated by the government to carry out digital tracking to stop the spread of COVID-19. The government requires the use of the PeduliLindungi application. Since March 1st 2023, PeduliLindungi has officially transformed into SatuSehat Mobile. This research aims to analyze the acceptance of the SatuSehat Mobile application by the people in DKI Jakarta aged 20-29 years. This research was conducted by applying the Technology Acceptance Model (TAM). The type of research used is quantitative. This research was conducted on SatuSehat Mobile application users in DKI Jakarta aged 20-29 years, for total 420 respondents. The research was conducted during May-June 2023. The results of the univariate analysis show a good perception of the SatuSehat Mobile. The results of bivariate analysis show that perceived ease of use take effect to perceived usefulness, perceived usefulness take effect to attitude toward using, perceived usefulness take effect to attitude toward using, attitude toward using take effect to behavioral intention to use, and behavioral intention to use take effect to actual system use. In the multivariate analysis of the attitude toward using variable, show that perceived ease of use is the most take effect variable that determines user attitudes in using the SatuSehat Mobile application. The acceptance of the SatuSehat Mobile application by users is quite good, and it is necessary to continue to improve features, data security, and maintenance of the application to minimize potential errors and increase user acceptance.
S-11347
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Irvani Syahrika; Pembimbing: Jaslis Ilyas; Penguji: Anhari Achadi, Lukas Cocong Hermawan, Punto Dewo
Abstrak:
Rumah Sakit YPK Mandiri Menteng merupakan rumah sakit yang mengedepankan pelayanan kesehatan ibu dan anak sebagai pelayanan unggulannya. Kunjungan pasien antenatal care di usia kehamilan >36 minggu pada tahun 2016 di Poliklinik kebidanan dan kandungan Rumah Sakit YPK Mandiri cukup tinggi, namun angka persalinan masih rendah dan belum pernah diteliti apa penyebabnya. Penelitian ini adalah jenis penelitianstudi kasus dengan pendekatan kualitatif.Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam kepada pasien bersalin dan tidak bersalin di Rumah Sakit YPK Mandiri serta informan yang merupakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar keputusan pasien memanfaatkan pelayanan persalinan adalah karena pengalaman dan dokter, sedangkan faktor yang berhubungan dengan keputusan pasien tidak memanfaatkan pelayanan persalinan di Rumah Sakit YPK Mandiri adalah keberadaan keluarga, jarak, dan tarif persalinan. Bagian pemasaran perlu lebih mengoptimalkan media promosi yang sudah ada seperti SMS, Banner, Flyer serta website rumah sakit terutama untuk mempromosikan pelayanan unggulan, memberikan infromasi terbaru dan lengkap terkait produk atau jasa layanan yang ditawarkan kepada pelanggan, serta menjalin kerjasama dengan rekanan perusahaan atauHRD perusahaan yang berada disekitar wilayah Rumah Sakit YPK melalui pemberian leaflet atau brosur guna memperluas jangkauan pemanfaatan pelayanan di rumah sakit. Kata kunci: Pemanfaatan pelayanan Persalinan, Pemasaran, Perilaku Pembelian Konsumen YPK Mandiri Hospital Menteng is a hospital that prioritizes mother and child health services as its superior service. The visit of antenatal care patients at gestational age> 36 weeks in 2016 in obstetric clinics and YPK Mandiri Hospital content is quite high, but the birth rate is still low and has not been studied what causes it. This research is a case study research with a qualitative approach. Data collection was conducted through in-depth interviews with maternity and unborn patients at YPK Mandiri Hospital and informants who were triangulated. The results showed that most of the patient's decision to utilize delivery service was due to experience and doctors, while factors related to the decision of the patient did not utilize the delivery service at YPK Mandiri Hospital were the existence of the family, distance, and delivery rates. The marketing department needs to further optimize the existing promotional media such as SMS, Banner, Flyer and hospital website, especially to promote superior services, provide the latest and complete information related to the products or services offered to customers, and establish cooperation with corporate partners or corporate HRD Which is located around the area of YPK Hospital through the provision of leaflets or brochures to expand the reach of utilization of services in the hospital. Keywords:Utilization of delivery service, Marketing, Consumer Purchase Behavior
Read More
T-5008
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Tyas Dita Astari; Pembimbing: Masyitoh; Penguji: Atik Nurwahyuni, Rahmi Handayani
Abstrak:
ABSTRAK This research is discussing about cathlab utilization at RSUP Fatmawati during 2017 period based on several variables treatment scheduling, Doctor rsquo s Individual Performance Index IKI , emergency patient, delay on first treatment schedule, treatment cancellation and treatment overtime. This is a quantitative research with observation and supported by qualitative method with indepth interview. Result on this study shows that the average of cathlab utilization at RSUP Fatmawati is 37.9 and categorized as underutilized. Factor that influence most is Doctor rsquo s Individual Performance Index IKI related to treatment scheduling. Researcher suggest to increase the cathlab utilization optimalization with considering cathlab utilization factors as a fundamental of conducting Doctor rsquo s Individual Performance Index IKI.
Read More
Penelitian ini membahas mengenai gambaran utilisasi cathlab di RSUP Fatmawati tahun 2017 berdasarkan variabel penjadwalan tindakan, Indeks Kinerja Individu IKI dokter, pasien darurat, keterlambatan tindakan pertama, pembatalan tindakan dan overtime tindakan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode observasi dan ditunjang dengan penelitian kualitatif dengan metode wawancara mendalam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata utilisasi cathlab RSUP Fatmawati sebesar 37,9 dan dikategorikan sebagai underutilisasi. Faktor yang paling mempengaruhi utilisasi tersebut adalah Indeks Kinerja Individu IKI dokter yang berkaitan dengan penjadwalan tindakan. Peneliti menyarankan untuk mengoptimalisasikan utilisasi cathlab dengan mempertimbangkan faktor-faktor utilisasi cathlab sebagai dasar penyusunan Indeks Kinerja Individu IKI dokter.
S-9507
Depok : FKM-UI, 2017
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
