Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 41004 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Dewi Lestarini; Promotor: Amal Chalik Sjaaf; Kopromotor: Anhari Achadi; Kopromotor: Ardi Findyartini; Penguji: Sabarinah, Ratna Djuwita, Chamim, Sutoto, Diyurman Gea
Abstrak: Supervisi peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di rumah sakit jejaring pendidikan merupakan hal penting dalam meningkatkan mutu pendidikan dan menjaga mutu pelayanan. Penelitian ini bertujuan memahami dinamika supervisi 360 0 berbasis sistem informasi yang disebut e-SIPP untuk penilaian kompetensi peserta PPDS, dan bagaimana hubungannya dengan indikator mutu pelayanan pada tindakan Sectio caesarea di RSUP Fatmawati. Dilakukan studi kasus observasional dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, melalui 4 tahap, yaitu 1) penetapan indikator supervisi, kompetensi dan mutu pelayanan menggunakan face validity, 2) pengambilan data supervisi, penilaian peserta PPDS dan data mutu pelayanan menggunakan aplikasi e-SIPP dan berkas rekam medik, 3) validasi respon terhadap cara penilaian 4) uji akseptabilitas sistem supervisi menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman supervisi belum selaras, faktor yang menentukan supervisi yang bervariasi bergantung kompetensi dan individual peserta PPDS serta tingkat kesulitan setiap kasus. Sistem supervisi menggunakan aplikasi e-SIPP dapat diterima oleh jajaran manajemen, Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP) dan peserta PPDS, dengan masih didapatkannya kendala teknis. Kesimpulan, diperlukan kebijakan yang mendukung sistem dan proses supervisi, pengembangan model supervisi lebih rinci, penetapan penilaian kompetesi dan indikator mutu pelayanan, serta penyempurnaan teknologi informasi
Read More
D-450
Depok : FKM-UI, 2022
S3 - Disertasi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ana Uswatun Hasanah; Pembimbing: Amal Chalik Sjaaf; Penguji: Masyitoh, Enita Tampobolon
Abstrak: PENELITIAN INI BERTUJUAN UNTUK MEGEVALUASI PENULISAN ASESMEN DAN REASESMEN PADAHARI LIBUR OLEH DOKTER PENANGGUNG JAWAB PASIEN (DPJP) DAN HUBUNGANNYA DENGAN KONTINUTAS PELAYANAN MENGGUNAKAN CLINICAL PATHWAY DENGAN RENCANA HARI RAWAT ≤5 HARI. DESIGN YANG DIGUNAKAN ADALAH CROSSSECTIONAL DENGAN PENDEKATAN KUANTITATIF.DATA DIKUMPULKAN MELALUI TELAAH DATA SEKUNDER REKAM MEDIS 368 PASIEN SECARA REALTIME DENGAN KERANGKA WAKTU SESUAI DENGAN KETENTUAN PENGISIAN ASESMEN YAITU 1 X 24 JAM SETELAH PASIEN MASUK RAWAT INAP DAN SETIAP HARI UNTUK PENGISIAN REASESMEN. 31,7% ASESMEN DAN 13,5 % ASESMEN DAN REASESMEN DITULIS OLEH DOKTER PENANGGUNG JAWAB PASIEN (DPJP) PADA HARI LIBUR. TIDAK DITEMUKAN ADANYA HUBUNGAN ANTARA PENULISAN ASESMEN/REASESMEN DENGAN PEMERIKSAAN LABORATORIUM, RADIOLOGI DAN PEMBERIAN TERAPI OBAT. PENULISAN ASESMEN/REASESMEN SECARA SIGNIFIKAN BERHUBUNGAN DENGAN LAMA HARI RAWAT PASIEN, P VALUE = 0,049. KATA KUNCI : ASESMEN, KONTINUITAS, CLINICAL PATHWAY THIS RESEARCH AIM TO EVALUATE THE IMPLEMENTATION OF ASSESSMENT AND REASSESSMENT WRITTEN BY PRIMARY RESPONSIBLE PHISYCIAN AT DAYS OFF INCLUDING WEEKEND AND THEIR ASSOCIATION TO CONTINUITY OF CARE USING CLINICAL PATHWAYS WITH ≤ 5 DAYS LENGTH OF STAY. CROSSECTIONAL STUDY WITH KUANTITATIVE APPROACHES WAS USED TO 368 MEDICAL RECORD. 31,7% ASSESSMENT COUNTED AS WRITTEN BY THE PRIMARY RESPONSIBLE PHISYCIAN DUE TO THE TIME FRAME, 1 X 24 HOURS IN PATIENT ADMITTED ON DAYS OFF AND ONLY 13,5% REASSESSMENT WRITTEN AT DAYS OFF INCLUDING WEEKEND. ASSESSMENT/REASSESSMENT IS NOT A SIGNIFICANT FACTORS ASSOCIATED TO THE CONTINITY OF CARE MEASURED BY NUMBERS OF APPROPRIATE DIAGNOSTIC WORK UP (RADIODIAGNOSTIC AND LABORATORY TEST), AND THERAPY BY CLINICAL PATHWAYS. ASSESSMENT/REASSESSMENT ON DAYS OFF WAS SIGNIFICANTLY ASSOCIATED WITH IN PATIENT LENGTH OF STAY, P VALUE = 0, 049. KEYWORD : ASSESSMENT, CONTINUITY OF CARE, CLINICAL PATHWAY
Read More
S-9470
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fany Cahya Dewi; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Anhari Achadi, Achmad Suban
Abstrak: Penelitian ini membahas kepatuhan dokter dalam penggunaan obat yang sesuai dengan formularium nasional di RSUP Fatmawati Tahun 2017. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang menggunakan data primer dan data sekunder. Pada penelitian ini kepatuhan tinggi, informasi dan sosialisasi yang rendah, kepemimpinan yang kondusif, pengetahuan yang rendah, sikap yang baik, adanya peran KFT, pengaruh industri farmasi, serta lingkungan tempat kerja yang baik. Terdapat hubungan hubungan yang bermakna antara informasi dan sosialisasi serta pengetahuan dengan kepatuhan dokter dalam menggunakan obat sesuai formularium nasional.
Kata kunci : Perilaku, Kepatuhan, Formularium Nasional

This study discusses the compliance of doctors in the use of drugs in accordance with the national formulary in RSUP Fatmawati Year 2017. This research is a quantitative research with cross sectional approach using primary data and secondary data. In this study, high compliance, low information and socialization, conducive leadership, low knowledge, good attitude, the role of KFT, the influence of the pharmaceutical industry, and a good workplace environment. There is a significant relationship between information and socialization and knowledge with doctors' compliance in using drugs according to national formulary
Keywords : Behavior, Compliance, National Formulary
Read More
S-9508
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Thiffa Allia Pangestu; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Masyitoh, Danik Hariyani
Abstrak: ABSTRAK
 
 
RSUP Fatmawati memiliki penugasan bagi dokter spesialis untuk melakukan tugas jaga di luar jam kerja yang disebut sebagai dokter on site. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya kasus bedah cito on site yang tidak dihadiri oleh dokter operator on site yang berkewajiban. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan antara kehadiran dokter operator on site dengan response time operasi di OK Cito RSUP Fatmawati Tahun 2017. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dan kualitatif dengan desain cross-sectional. Penelitian ini menggunakan 1087 data sekunder kasus bedah cito on site pada Bulan Oktober 2016 ndash; Oktober 2017. Dalam periode satu tahun, 73 kasus bedah cito on site tidak dihadiri oleh dokter operator yang berkewajiban. Namun, rerata response time operasi pada periode tersebut masih mencapai target yaitu 90 menit 0,005. Dari hasil temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa rumah sakit perlu melakukan perbaikan pada peraturan yang berkaitan dengan kehadiran maupun tata kerja dokter operator on site.
 

 
ABSTRACT
 
 
RSUP Fatmawati specialist doctors have a duty on the after working hours called as doctor on site. Due to many of cito on site surgical cases which are not attended by the obligatory on site surgeon, this study was conducted to analyze the relation between the attendance of on site surgeon with the surgical response time at OK Cito RSUP Fatmawati 2017. The methods used in this research are quantitative and qualitative method with cross sectional design. The study used 1087 secondary data of cito on site surgical cases in October 2016 October 2017. In a one year period, 73 of cito on site surgical cases were not attended by an obligatory surgeon. However, the average of surgicall response time during that period still reaches the target that is 90 minutes 0,005. From the findings it can be concluded that the hospital needs to make some improvements to the regulations in relation to the attendance and work procedures of on site doctors.
Read More
S-9617
Depok : FKM-UI, 2018
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yopi Ananda; Pembimbing: Kurnia Sari; Penguji: Sandi Iljanto, Purnawan Junadi, Jefri Thomas A E Silalahi, Zainudin
T-4340
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Marza, R. Firwandri; Pembimbing: Adang Bachtiar
T-1015
Depok : FKM-UI, 2001
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Widia Puspa Hapsari; pembimbing: Wiku Adisasmito; Penguji: Anhari Achadi, Saiful Iskandar
Abstrak: Sistem antrian yang di terapkan untuk pelayanan MRI Instalasi Radiologi RSUP Fatmawati menghasilkan antrian yang panjang. Berdasarkan hasil telaah dokumen dan observasi terhadap pelayanan perjanjian, didapatkan panjang antrian mencapai 20 hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja antrian berdasarkan model antrian M/M/1dari Teori Antrian. Melalui teori ini didapatkan komponen antrian yang mempengaruhi sebuah sistem antrian mencakup distribusi waktu antar kedatangan pasien, distribusi waktu pelayanan, pemberi pelayanan atau server, kapasitas sistem, populasi sumber, dan disiplin antrian. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi kasus dengan kuantifikasi. Sehingga pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif. Pendekatan kualitatif digunakan untuk menjelaskan komponen sistem antrian dimana distribusi waktu antar kedatangan pasien bersifat independen, distribusi waktu pelayanan bervariasi 24 hingga 400 menit, jumlah server 1 kesatuan, populasi sumber yang tidak terbatas, serta pasien yang dilayani berdasarkan kombinasi disiplin Pertama Datang Pertama Dilayani dan disiplin prioritas. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk menghitung kinerja sistem antrian sehingga di dapatkan mean jumlah pasien di dalam sistem sebesar 0,889 per jam, Mean jumlah pasien dalam antrian sebesar 0,009 per jam, Utilisasi pelayanan sebesar 88,9%, Distribusi response time sebesar 10,31 jam, dan Mean waktu tunggu sebesar 1.14 jam.
Kata kunci: Kinerja antrian, M/M/1, Radiologi, Sistem antrian.
The Queueing system which has been implemented for MRI Service in Radiology Instalation in RSUP Fatmawati results in a long queue. Based on the report and observation to the scheduling service, the queue for MRI examinationm reachs 20 days long. This research aims to measure the queue performance by using M/M/1 queueing model taken from queueing theory. Using this theory, queue components affecting a queueing system includes the interarrival time distribution, service time distribution, number of server, System Capasity, Population source, and Queueing Diciplin. This research is a quantification case study using both qualitative and quantitative method. The qualitative method is used to explain each of the queue components while quantitative method is used to calculate the queue performance. the qualitative method results in an independent interarrival, various service time distribution range from 24 up to 400 minutes, 1 server serves 1 examination at a time, and an infinite source of patients which comes to the queue, and a combination of First Come First served with Priority Queueing Dicipline. Quantitative method results in 0,889 per hour mean number of customer, 0,009 per hour mean number waiting customers, 88,9% of server utilization, 10,31 hour of distribution of response time of a customer, and 1,14 hour distribution of waiting time.
Keywords: M/M/1, Queue performance, Queueing System.
Read More
S-8978
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Prima Ayu Tristika; Pembimbing: Puput Oktamianti; Penguji: Masyitoh, Ririn Fristika Sari
S-9761
Depok : FKM UI, 2018
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Jaka Yuhenda; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Masyitoh, Loli J. Simajuntak
Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui penyebab belum optimalnya pemanfaatan SAMRS dalam hal mempercepat proses komplain alat medik pada dua unit pelayanan di RSUP Fatmawati. Skripsi ini membatasi pemanfaatan SAM RS pada Instalasi Gawat Darurat dan Instalasi Griya Husada pada tahun 2017 dengan menggunakan variabel UTAUT yaitu harapan kinerja pengguna, harapan usaha pengguna, pengaruh sosial pengguna, kondisi pendukung pengguna, dan minat menggunakan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif.
Read More
S-10864
Depok : FKM-UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Andini Novianti; Pembimbing: Purnawan Junadi; Penguji: Masyitoh; Sarwanti
S-9659
Depok : FKM UI, 2018
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive