Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 36743 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Inda Amalia Khoiriyah; Pembimbing: Ella Nurlaela Hadi; Penguji: Triyanti, Luluk Ernawati
Abstrak:

Anemia pada ibu hamil dapat dicegah dengan melakukan perilaku pencegahan anemia yang meliputi makan-makanan bergizi, rutin konsumsi tablet tambah darah, dan rutin melakukan kunjungan Antenatal Care (ANC). Cakupan ANC di Puskesmas Kedungkandang dibawah standar Provinsi Jawa Timur (Cakupan K1 98,2% dan pada K4 89,93%) dan Kota Malang (Cakupan K1 89,10% dan pada K4 84,41%) yaitu pada K1 sebesar 88% dan cakupan K4 sebesar 84%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan anemia pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungkandang Kota Malang Tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, desain cross sectional pada 115 ibu hamil yang diambil secara proportional random sampling dan dilaksanakan pada bulan Juni-Juli 2023. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara faktor predisposisi: pengetahuan (P-value = 0,000) dan sikap (P-value = 0,000), faktor pemungkin: kelas ibu hamil (P-value = 0,012), dan faktor penguat: dukungan suami (P-value = 0,000) dengan perilaku pencegahan anemia pada ibu hamil. Untuk itu, diperlukan upaya peningkatan perilaku pencegahan anemia pada ibu hamil dengan peningkatan pengetahuan, sikap, keikutsertaan dalam kelas ibu hamil dan dukungan suami agar perilaku pencegahan anemia pada ibu hamil semakin baik.


 

Anemia in pregnant women can be prevented by carrying out anemia prevention behaviors which include eating nutritious foods, routinely consuming blood-boosting tablets, and carrying out routine antenatal care (ANC) visits. ANC coverage at the Kedungkandang Health Center is below the standard for East Java Province (Coverage of K1 98.2% and in K4 89.93%) and Malang City (Coverage of K1 89.10% and in K4 84.41%), namely in K1 it is 88% and K4 coverage of 84%. This study aims to determine the factors related to anemia prevention behavior in pregnant women in the Working Area of the Kedungkandang Health Center, Malang City in 2023. This research is a quantitative study, cross-sectional design on 115 pregnant women who were taken by proportional random sampling and carried out in the month June-July 2023. Data collection was carried out through interviews using a questionnaire. The results showed that there was a significant relationship between predisposing factors: knowledge (P-value = 0.000) and attitudes (P-value = 0.000), enabling factors: class of pregnant women (P-value = 0.012), and reinforcing factors: husband's support ( P-value = 0.000) with anemia prevention behavior in pregnant women. For this reason, efforts are needed to increase anemia prevention behavior in pregnant women by increasing knowledge, attitudes, participation in classes for pregnant women and husband's support so that anemia prevention behavior in pregnant women is getting better.

Read More
S-11451
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Andham Dewi; Pembimbing: CAROLINE Endah Wuryaningsih; Penguji: Anwar Hasan, Tri Wahyuningsih
S-8014
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fitaria Sari; Pembimbing: Ella Nurlaella Hadi; Penguji: Putri Bungsu, Ibu NS Dami
Abstrak: Kontrasepsi IUD pasca plasenta merupakan salah satu metode dalam menurunkan unmeet need KB untuk mengendalikan kejadian kehamilan tidak diinginkan serta kematian ibu dan bayi. Di Puskesmas Kecamatan Jatinegara, capaian penggunaan kontrasepsi pasca plasenta belum mencapai target dan mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan kontrasepsi pasca plasenta pada ibu bersalin di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Jatinegara Tahun 2017. Dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2017 menggunakan design potong lintang. Populasi adalah seluruh ibu bersalin usia 15-49 tahun yang sudah kawin dan melahirkan pada bulan November 2016 sampai April 2017 serta berdomisili di wilayah Kecamatan Jatinegara sebanyak 333 orang, jumlah sampel 122 orang yang diambil secara simple random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dengan pedoman kuesioner, analisis bivariat dengan uji Kai kuadrat. Hasil penelitian diperoleh 36,9% responden menggunakan kontrasepsi pasca plasenta. Faktor predisposisi yang berhubungan signifikan adalah pengetahuan (nilai p < 0,005), sikap (nilai p < 0,005), jumlah anak (nilai p 0,018). Faktor penguat yang berhubungan signifikan adalah konseling (nilai p = 0,005). Saran untuk Puskesmas adalah meningkatkan upaya promosi kesehatan KB, melakukan penyuluhan dalam kegiatan masyarakat, meningkatkan pemberdayaan dan kolaborasi dengan masyarakat, melengkapi informasi konseling KB, membuat Klinik khusus konseling KB dan KIA.
Kata kunci: Ibu bersalin; Kontrasepsi; Pasca Plasenta

Intra Uterine Device of post placenta contraceptive is one method in lowering unmeet need contraceptive to control the incidence of unwanted pregnancy and the death of the mother and the baby. In Jatinegara Subdistrict health centers the achievement of placental contraceptive has not yet reached the target and decreased from the previous year. This research aims to know the factors that relate to the use of post placental contraception on maternal maternity clinics in the region of subdistrict Jatinegara in 2017. Implemented in May-June 2017 using cross sectional design. The population was the entire birthing mothers ages 15-49 years already married and gave birth in November 2016 until April 2017 also domiciled in subdistrict Jatinegara as much as 333 people, the number of samples of 122 people taken in simple random sampling. Data collected through structured interviews with the guidelines of the questionnaire, the bivariat analysis using chi square test. Research results gained 36.9% of respondents using contraception post placental. Predisposing factors are significant related knowledge (p value < 0.005), attitude (p value < 0.005), number of children (p value = 0.018). Reinforcing factor is significant related counseling (p value = 0.005). Advice to Clinics is improve health promotion of Family Planning, do health education in the community activities, increasing the empowerment and collaboration with the community, complete the counseling information of Family Planning, making special counseling Clinic of Family Planning and Maternal & Neonatal care.
Keywords: Maternal mother; Contraception; Post - Placental
Read More
S-9429
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tri Sulastri; Pembimbing: Caroline Endah Wuryaningsih; Penguji: Besral. Tri Krianto, Anis Abdul Muis, Hary Purwanto
Abstrak:

Pemberian imunisasi BCG bertujuan untuk menimbulkan kekebalan aktif terhadap penyakit TBC Milier pada anak. Puskesmas Garuda merupakan salah satu Puskesmas di kota Bandung yang mempunyai empat kelurahan dengan jurnlah penduduk 56883 jiwa dan cakupan imunisasi BCG tahun 1999 adalah 62,75 pada tahun 2001 terdapat TB Paru dengan BTA positif 24 orang, BTA negatif dengan Rongent positif 34 orang, sedangkan untuk bayi berusia 0-1 tahun TB Paru dengan BTA positif 10 orang dan TB paru dengan Rongent positif terdapat 35 orang.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan perilaku ibu dalam pemanfaatan pelayanan imunisasi BCG di Puskesmas Garuda.Penelitian menggunakan desain Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu yang mempunyai bayi berusia 2 - 12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Garuda, jumlah sampel sebanyak 100, sampel diambil proporsional random sampling.Hasil penelitian ini memperlihatkan sebanyak 56 % responder memanfaatkan pelayanan imunisasi BCG. Pada basil analisa bivariat dari 9 variabel yang diteliti dan 5 variabel yaitu pengetahuan, pendidikan, pekerjaan, umur, dan dukungan suami/keluarga. berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan imunisasi BCG, hasil analisa multivariat regresi logistik menunjukkan bahwa variabel yang yang paling dominan berhubungan adalah pengetahuan setelah dikontrol oleh pendidikan dan umur ibu.Saran yang diberikan adalah perlu peningkatan pengetahuan tentang imunisasi BCC berupa penyuluhan secara terencana, teratur sesuai dengan pendidikan dan umur terhadap ibu hamil dan ibu yang baru melahirkan serta ibu yang mempunyai anak bayi juga rnemberikan bimbingan dan motivasi kepada kader agar kader mempunyai kemampuan untuk memotivasi terhadap ibu yang mempunyai bayi untuk memanfaatkan pelayanan imunisasi.Daftar bacaan : 48 (1974 - 2001)


 

Factors Related to Mother Behavior on BCG Immunization Service Usage in Garuda Health Center Working Area in Andir sub-district City of Bandung 2002BCG immunization provides active immunization to Milier Tuberculosis for children. Garuda health center is one of health certers in Bandung city which cover four villages with total population 56883 and the BCG immunization coverage in 1999 is 62,75 %. In 2001 have found 24 person with positive fast acid bacilli (BTA positif), 34 person with negative fast acid bacilli and positive by x-ray, whereas in infant age 0-1 year have found 10 lung TB infants with positive acid fast bacilli and 35 Lung TB infants with positive x-ray.Objective of this study is to find out factors that related to mother behavior on BCG immunization service usage in Garuda Health Center.This study using cross sectional design, the population is mother who have infant aged 2-12 month in working area of Garuda Health Center, total sample is 100 sample taken by proportional random sampling.The result of this study shows 56% respondens using BCG immunization service. From bivariate anlysis 5 from 9 variables, which are, knowledge, education, occupation, age, and husband support have relation with immunization service usage, from logistic regression multivariate analysis, shows that the most dominant variable which related is knowledge after controlled by education and mother age.This study recommeds the knowledge improvement about immunization by plenned spreading information that suittable to mother education and uge also guidance and motivation to volunteers to motivate mother who have infant to use immunization service.Bibliography : 48 (1974-2001)

Read More
T-1473
Depok : FKM-UI, 2002
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ida; Pembimbing: Hadi Pratomo; Penguji: Sandra Fikawati, Besral, Utami Roesli, Rina Fithri Anni
T-3512
Depok : FKM UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Wenni Haristia; Pembimbing: Zarfiel Tafal; Penguji: Dian Ayubi, Roji Suherman
S-7264
Depok : FKM-UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Herlena Hayati; Pembimbing: Evi Martha; Penguji: Besral, Hadi Pratomo, Agung Wicaksono, Rima Damayanti
Abstrak: Menurut WHO (2008), Indonesia termasuk negara dengan prevalensi anemia katagori berat (≥40%), Riskesdes (2013) menyebutkan prevalensi anemia maternal sebesar 37,1%. Perdarahan merupakan penyebab utama kematian ibu (30.3%) dan anemia maternal merupakan faktor risiko utama perdarahan. 51,5% kematian maternal disebakan oleh anemia maternal sebagai penyebab kematian tidak langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan anemia maternal dan penyebabnya di RSUD AM Parikesit Tenggarong Tahun 2017. Penelitian menggunakan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Rancangan kuantitatif menggunakan metode deskriptif analitik dengan desain studi cross sectional dengan jumlah sampel 214 ibu hamil. Sedangkan rancangan kualitatif menggunakan RAP, analisis data menggunakan content analisis dengan jumlah informan 37 orang. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara status gizi (RP=1,7; 95% CI: 1,1-2,6) dengan anemia maternal setelah di kontrol kepemilikan rumah, riwayat pertolongan persalinan, jarak kehamilan dan paritas. Tidak rumah sendiri (RP=1,5; CI: 1,0- 2,2) berisiko anemia. Riwayat pertolongan persalinan sebelumnnya (bidan) (RP=0,6; 95% CI: 0,4-0,9) berisiko lebih rendah untuk anemia maternal. Hasil penelitian kualitatif menunjukkan konsumsi heme nabati adalah konsumsi protein terbanyak pada ibu anemia selain rendahnya kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe dan pemahaman yang salah tentang penyebab anemia maternal pada kelompok ibu hamil. Hal yang sebaliknya ditemukan pada kelompok ibu hamil yang tidak anemia maternal, konsumsi heme hewani adalah konsumsi harian informan, hampir seluruhnya patuh dalam mengkonsumsi tablet Fe dan menyebutkan kurang asupan makanan bergizi sebagai penyebab terbanyak kurang darah pada ibu hamil. Perlu kebijakan skrening anemia pada remaja dan tablet Fe prakehamilan pada calon pengantin yang anemia termasuk penanganan gizi lintas program dan lintas sektoral. Kata Kunci: Anemia Maternal, Status Gizi, Ibu Hamil According to WHO (2008), Indonesia is a country with a severe category anemia prevalence (≥40%), Riskesdes data (2013) found 37,1% prevalence of maternal anemia. Bleeding is a major cause of maternal death (30.3%) and maternal anemia is a major risk factor for bleeding. 51.5% of maternal deaths are caused by maternal anemia as the cause of indirect death. This study aims to determine the factors related to maternal anemia and its causes in RSUD AM Parikesit Tenggarong Year 2017. The research used quantitative and qualitative research methods. Quantitative design uses descriptive analytic method with cross sectional study design with 214 samples of pregnant women. While the qualitative design using RAP, analysis method used content analysis with number of informan 37 people. The results showed that there was a significant correlation between nutritional status (RP = 1.7, 95% CI: 1,1-2,6) with maternal anemia after controlled home ownership, history of delivery assistance, distance of pregnancy and parity. Not having a home (RP = 1.5; CI: 1.0-2.2) is more at risk of anemia. History of delivery assistance (midwives) (RP = 0.6, 95% CI: 0.4-0.9) lower risk for maternal anemia. The result of qualitative research shows that vegetable heme consumption is the most protein consumption in the mother of anemia besides the low compliance of pregnant mother in consuming Fe tablet and the wrong understanding about maternal anemia cause in pregnant women group. The opposite is found in the group of pregnant women who are not maternal anemias, animal heme consumption is the daily consumption of informants, almost entirely obedient in consuming Fe tablets and mention less intake of nutritious foods as the most cause of less blood in pregnant women. Anemia screening policy is required on adolescents and Fe tablets for fre-conception in bridal candidates including cross-program and cross-sectoral nutritional care. Key words: Maternal Anemia, Nutrional Status, Pregnant Women.
Read More
T-4959
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Elis Rohmawati; Pembimbing: C. Endah Wuryaningsih; Penguji: Ella Nurlaella Hadi dan Rahmawati
Abstrak:

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui prevalensi dan faktor penentu terjadinya anemia pada ibu hamil. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah ibu hamil yang berada di wilayah kerja UPT Puskesmas Kecamatan Sukmajaya dan sudah mendapatkan tablet penambah darah, berjumlah 210 ibu hamil. Pengambilan sampel dilakukan secara probability sampling melalui cluster sampling. Waktu penelitian April-Mei 2011, dengan teknik wawancara dan menggunakan kuesioner. Penelitian ini menggunakan analisis univariat, bivariat (chi square), dan multivariat (regresi logistik model prediksi). Dari hasil penelitian diketahui bahwa prevalensi kejadian anemia ibu hamil di wilayah kerja UPT Puskesmas Kecamatan Sukmajaya sebesar 52,9%. Hipotesis tentang perbedaan proporsi ibu hamil yang bermakna terdapat pada variabel pendidikan, jarak kelahiran, kelompok heme, dan suplementasi tablet. Variabel yang paling dominan menentukan kejadian anemia adalah kelompok bahan heme setelah dikontrol oleh pendidikan, suplementasi tablet Fe, pendapatan, pekerjaan, pengetahuan dan jarak. Saran pada penelitian ini adalah perlu koordinasi lintas sektor dan program untuk menanggulangi anemia ibu hamil, peningkatan kemampuan petugas tentang upaya promotif dan preventif serta konseling tentang gizi, mengembangkan kartu monitoring tablet Fe serta menetapkan pemeriksaan kadar Hb sebagai standar pelayanan yang wajib pada ibu hamil kunjungan pertama untuk deteksi resiko anemia. Kata Kunci: Anemia, Ibu Hamil


This study aims to describe the prevalence and determinants of anemia in pregnant women. Design of the study is cross-sectional. The sample in this study is 210 pregnant women residing in the region of UPT Puskesmas Kecamatan Sukmajaya and had iron tablet. The sampling technique is probability sampling with cluster sampling. The time of research is from April to May 2011, with interview techniques and using questionnaires. The analysis uses univariate, bivariate (chi square) and multivariate (logistic regression prediction model). The results are the prevalence of anemia pregnant women in the region UPT Puskesmas Kecamtan Sukmajaya 52.9%. Hypotheses about differences in the proportion of pregnant women are significantly present in the variable education, birth spacing, the heme group, and supplemental tablets. The most dominant variable determining the incidence of anemia is the heme group that is controlled by education, iron supplementation tablets, income, employment, knowledge and spacing of pregnancy. This research suggests the need of coordination across sectors and programs to combat anemia of pregnancy, increased the ability of officers on promotive and preventive as well as counseling on nutrition, developing a monitoring card Fe tablets, and to set examination Hb as the standard of antenatal care that must be check on the first visit of pregnant women for the detection of the risk of anemia. Keywords: Anemia, Pregnant Women

Read More
T-3467
Depok : FKM UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Theresia Rhabina Noviandari Purba; Pembimbing: Caroline Endah Wuryaningsih; Penguji: Zarfiel Tafal, Enny Ekasari
S-7112
Depok : FKM-UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rita Kirana; Pembimbing: Zulazmi Mamdy
T-1008
Depok : FKM UI, 2001
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive