Ditemukan 40301 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Hartatiningsih; Pembimbing: Rachmadhi Purwana
S-378
Jakarta : FKM UI, 1987
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Haqqu`l Falaah Damar Aji; Pembimbing: Mila Tejamaya; Penguji: Yuni Kusminti, Yusif Zalaya
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Kualitas Udara di Dalam Ruangan Lingkungan Asrama UI dengan melakukan pengukuran tingkat pajanan parameter fisik, kimia, dan biologi. Desain penelitian ini bersifat deskriptif analisis dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian kuantitatif dilakukan melalui pengukuran tingkat pajanan parameter fisik dan konsentrasi kontaminan kimia udara dengan cara grab sampling menggunakan direct reading instrument dan dengan menyebarkan kuesioner tentang keluhan/gejala subjektif yang dialami oleh mahasiswa penghuni gedung Asrama UI. Hasil dan kesimpulan dari penelitian ini adalah, parameter kualitas udara di dalam ruangan yang melewati nilai ambang batas adalah lain suhu, kelembaban, kecepatan angin, dan PM10. Kata Kunci: Kualitas udara di dalam ruangan; Asrama Universitas Indonesia; Tingkat pajanan parameter fisik; Konsentrasi kontaminan kimia; jumlah koloni bakteri dan kapang Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Kualitas Udara di Dalam Ruangan Lingkungan Asrama UI dengan melakukan pengukuran tingkat pajanan parameter fisik, kimia, dan biologi. Desain penelitian ini bersifat deskriptif analisis dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian kuantitatif dilakukan melalui pengukuran tingkat pajanan parameter fisik dan konsentrasi kontaminan kimia udara dengan cara grab sampling menggunakan direct reading instrument dan dengan menyebarkan kuesioner tentang keluhan/gejala subjektif yang dialami oleh mahasiswa penghuni gedung Asrama UI. Hasil dan kesimpulan dari penelitian ini adalah, parameter kualitas udara di dalam ruangan yang melewati nilai ambang batas adalah lain suhu, kelembaban, kecepatan angin, dan PM10. Kata Kunci: Kualitas udara di dalam ruangan; Asrama Universitas Indonesia; Tingkat pajanan parameter fisik; Konsentrasi kontaminan kimia; jumlah koloni bakteri dan kapang
Read More
S-9548
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Nasiman; Pembimbing: Umar Fahmi Achmadi
S-131
Jakarta : FKM UI, 1983
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Made Widiartha; Pembimbing: I Made Djaja
T-77
Jakarta : FKM UI, 1984
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Sulistia Hardianti; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Budi Harto, Randy Novirsa
Abstrak:
Skripsi ini membahas evaluasi penerapan Keselamatan, Kesehatan Kerja danLingkungan (K3L) di Area Kantin Asrama Mahasiswa, Kantin MUI, dan WismaM Universitas Indonesia. Penelitian ini adalah penelitian semi kuantitatif dengandesain deskriptif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui evaluasi penerapan K3Lberdasarkan kedua aspek sesuai dengan standar penerapan K3L Kantin UI yaituhigiene sanitasi makanan, dan aspek K3 kantin. Hasil penelitian didapatkanpersentase penerapan K3L di Kantin Asrama Mahasiswa (53%), Kantin MUI(41,8%), dan Wisma M (59,1%). Diharapkan agar setiap pengelola/karyawanKantin Asrama Mahasiswa, Kantin MUI, dan Wisma M dapatmempertimbangkan saran yang diberikan untuk K3L kantin.
Kata Kunci : Aspek K3 kantin, higiene sanitasi makanan, kantin
Read More
Kata Kunci : Aspek K3 kantin, higiene sanitasi makanan, kantin
S-9306
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Prapti Setyaningsih; Pembimbing: Indri Hapsari Susilowati; Penguji: Chandra Satrya, Suprapto, Abdillah
Abstrak:
Penelitian dengan judul Fire Load kamar asrama Y di Jakarta merupakan penelitian deskriptif komparatif. Penelitian ini menggambarkan nilai fire load yang berasal dari bahan perlengkapan di dalam ruangan (kamar) baik yang bersifat fixed seperti kusen dan pintu maupun yang bersifat movable seperti kursi, tempat tidur dan lainnya. Perlengkapan kamar kemudian dikategorikan menurut tipe pertumbuhan api, yaitu ultrafast, fast, medium dan slow. Waktu perkiraan evakuasi dihitung dengan menggunakan model matematis sederhana berdasarkan gambaran komponen sarana evakuasi gedung. Dari hasil penelitian terhadap 13 kamar asrama di asrama Y diketahui rata-rata nilai Fire Load adalah 356.0 MJ/m2 . Hasil tersebut melebihi survey yang dilakukan oleh puslitkim PU pada tahun 1997. Menurut tipe pertumbuhan apinya 66.6 % perlengkapan asrama memiliki sifat pertumbuhan api medium, 26.9 % perlengkapan memiliki pertumbuhan api sifat fast namun 6.5% perlengkapan asrama memiliki sifat pertumbuhan api ultra fast (waktu tumbuh 75 detik). Hasil perhitungan waktu evakuasi tanpa hambatan adalah 15 menit 48 detik pada siang hari dan 13 menit 31 detik pada malam hari. Keyword : Fire Load, Kamar, Waktu Evakuasi
Read More
T-4449
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Lukman Hakim; Pembimbing: Suharnyoto Martomulyono
S-173
Jakarta : FKM UI, 1984
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ii Sumarni; Pembimbing: Dewi Susanna, Zakianis; Penguji: Laila Fitria, Endah Kusumowardani, Casuli
T-3934
Depok : FKM UI, 2013
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Muhamad Reynaldi Pratama Jozarizal; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Laksita Ri Hastiti, Imam Santoso
Abstrak:
Read More
Skripsi ini membahas terkait strategi evakuasi dengan pemodelan 3D di Asrama UI. Simulasi evakuasi saat ini dapat dilakukan menggunakan pemodelan komputerisasi. Pemodelan komputer merupakan pendekatan rekayasa yang praktis untuk mengevaluasi kelayakan bangunan dalam melakukan proses evakuasi saat terjadi peristiwa kebakaran. Pemodelan ini juga harus didukung dengan ilmu pengetahuan yang mendasar terkait sarana evakuasi yang menunjang jalannya proses evakuasi. Gedung hunian bertingkat merupakan bangunan yang digunakan sebagai tempat tinggal bagi beberapa orang. Tidak menutup kemungkinan peristiwa kebakaran dapat terjadi di gedung hunian bertingkat yang menjadi tempat tinggal dan beraktivitas sehari-hari. Pada penelitian ini dilakukan modeling simulasi evakuasi secara 3D dengan menggunakan perangkat lunak pathfinders. Pathfinders digunakan untuk mengetahui pergerakan penghuni dalam kondisi darurat saat berada di gedung hunian bertingkat. Dalam penggunaan pathfinders ini dibutuhkan data terkait penghuni dan data terkait bangunan gedung. Hasil pemodelan evakuasi di Gedung Asrama UI ini menghasilkan waktu selama 2 menit 35,78 detik. Selain melakukan simulasi evakuasi, penelitian ini juga meneliti terkait tingkat kesesuaian implementasi sarana evakuasi. Hasil tingkat kesesuaian implementasi sarana evakuasi di Gedung Asrama UI menunjukan angka 56,67% dan dikategorikan ‘Kurang (K)’ karena masih ditemukan kondisi sarana evakuasi yang belum memenuhi standar dan peraturan yang berlaku.
This study discusses evacuation strategies using 3D modeling in Asrama UI. Evacuation simulations can now be conducted through computerized modeling. Computer modeling is a practical engineering approach for assessing the feasibility of buildings in carrying out evacuation processes during fire incidents. This modeling must also be supported by fundamental knowledge regarding evacuation facilities that facilitate the evacuation process. High-rise residential buildings are structures used as living spaces for multiple people. It is possible for fire incidents to occur in high-rise residential buildings, which serve as places for daily living and activities. In this study, a 3D evacuation simulation modeling was conducted using Pathfinder software. Pathfinder is used to analyze the movement of occupants in emergency conditions within high-rise residential buildings. The use of Pathfinder requires data related to building occupants and the building structure itself. The results of the evacuation modeling in the high-rise residential building showed a total evacuation time of 2 minutes and 35.78 seconds. In addition to conducting evacuation simulations, this research also examined the level of compliance in implementing evacuation facilities. The results indicated that the compliance level of evacuation facilities in the high-rise residential building was 56.67%, which is categorized as "Poor (K)" because several evacuation facilities were found to be non- compliant with applicable standards and regulations.
S-11833
Depok : FKM UI, 2025
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Philbert IRADUKUNDA; Pembimbing: Mila Tejamaya; Penguji: Mufti Wirawan, Fadhilah Muslim, Muthia Ashifa, Ismaniza Ismail
Abstrak:
Read More
Mahasiswa internasional merupakan kelompok yang rentan terhadap risiko psikososial akibat tuntutan akademik, proses penyesuaian diri terhadap lingkungan yang baru, serta perubahan kondisi tempat tinggal. Asrama mahasiswa, meskipun dirancang untuk mendukung integrasi sosial dan interaksi antar mahasiswa, juga dapat menjadi sumber berbagai stresor psikososial dan lingkungan yang memengaruhi kesejahteraan psikologis mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menilai risiko psikososial dan faktor-faktor yang berhubungan dengan risiko tersebut pada mahasiswa internasional yang tinggal di Asrama Mahasiswa Universitas Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang disusun berdasarkan instrumen yang telah tervalidasi. Tingkat stres yang dirasakan diukur menggunakan Perceived Stress Scale (PSS-10), sedangkan stresor psikososial diukur menggunakan item-item terpilih dari Student Stress Questionnaire (SSQ). Faktor lain yang dianalisis meliputi usia, dukungan teman sebaya, kenyamanan lingkungan, keamanan, kualitas tidur, dukungan keluarga, dan homesickness. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, korelasi Pearson, independent samples t-test, dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa internasional mengalami tingkat stres yang dirasakan pada kategori sedang. Sebagian besar responden melaporkan tingkat tekanan akademik, kepuasan terhadap lingkungan asrama, penyesuaian budaya, dan dukungan sosial pada kategori sedang, sedangkan tingkat stres finansial mayoritas berada pada kategori rendah. Analisis korelasi menunjukkan bahwa stres akademik memiliki hubungan positif yang signifikan dengan tingkat stres yang dirasakan, sementara usia memiliki hubungan negatif yang signifikan. Analisis regresi berganda lebih lanjut menunjukkan bahwa usia dan dukungan teman sebaya merupakan prediktor signifikan terhadap tingkat stres yang dirasakan. Mahasiswa yang lebih tua dan memiliki dukungan teman sebaya yang lebih kuat cenderung melaporkan tingkat stres yang lebih rendah. Sebaliknya, kualitas tidur, kenyamanan lingkungan, keamanan, dukungan keluarga, dan homesickness tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dalam model regresi. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan akademik dan sosial dalam mengurangi tekanan psikososial pada mahasiswa internasional yang tinggal di asrama universitas. Temuan penelitian ini memberikan bukti empiris yang kontekstual dan dapat digunakan sebagai dasar dalam pengembangan intervensi institusional untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis dan ketahanan psikososial mahasiswa internasional di Universitas Indonesia. Kata kunci: Risiko psikososial; mahasiswa internasional; asrama mahasiswa; stres yang dirasakan; Student Stress Questionnaire; Universitas Indonesia.
International students are particularly vulnerable to psychosocial risks due to academic demands, adaptation to unfamiliar environments, and changes in living conditions. University dormitories, while intended to promote social integration and peer interaction, may also expose students to psychosocial and environmental stressors that influence psychological well-being. This study aimed to assess psychosocial risk outcomes and associated influencing factors among international students residing in the Asrama Mahasiswa at Universitas Indonesia. A quantitative cross-sectional study design was employed. Data were collected using a structured self-administered questionnaire developed from validated instruments. Perceived stress was measured using the 10-item Perceived Stress Scale (PSS-10), while psychosocial stressors were assessed using selected items from the Student Stress Questionnaire (SSQ). Additional variables examined included academic pressure, dormitory environment, cultural adjustment, financial stress, social support, age, peer support, environmental comfort, safety, sleep quality, family support, and homesickness. Data were analyzed using descriptive statistics, Pearson correlation, independent samples t-tests, and multiple regression analysis. The findings indicated that international students experienced an overall moderate level of perceived stress. Most participants reported moderate levels of academic pressure (64.0%), dormitory environment satisfaction (64.0%), cultural adjustment (59.6%), and social support (71.9%), while financial stress was predominantly low (62.9%). Academic stress demonstrated a statistically significant positive relationship with perceived stress, whereas age showed a significant negative relationship. Multiple regression analysis further identified age and peer support as significant predictors of perceived stress, indicating that older students and those with stronger peer support tended to report lower stress levels. In contrast, sleep quality, environmental comfort, safety, family support, homesickness, and coping mechanisms were not statistically significant predictors of perceived stress. Overall, the findings highlight the important role of academic demands as a primary psychosocial stressor, while peer support serves as an important protective factor among international students residing in university dormitories. The study provides localized empirical evidence that may support the development of contextually relevant academic, social, and mental health interventions aimed at improving student well-being and psychosocial resilience at Universitas Indonesia. Keywords: Psychosocial risks; International students; Perceived stress; University dormitories; Student Stress Questionnaire; Asrama Mahasiswa; Universitas Indonesia
T-7716
Depok : FKM-UI, 2026
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
