Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 34314 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Hetti Kurniawanti; Pembimbing: Zulkifli Djunaedi
S-3392
Depok : FKM-UI, 2003
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dwigi Mulya Adam Ginanjar; Pembimbing: L. Meily; Penguji: Mufti Wirawan, Doni Irawan
Abstrak:
Penelitian bertujuan untuk menjelaskan gambaran faktor risiko psikososial dan stres kerja pada perawat pelaksana ruang instalasi bedah sentral RSUD Sekarwangi Sukabumi tahun 2023. Penelitian menggunakan metode mix method dengan desain penelitian the explanatory sequential. Sampel penelitian merupakan perawat pelaksana ruang instalasi bedah sentral RSUD Sekarwangi Sukabumi. Pengambilan data dilakukan dengan pengisian kuesioner dan wawancara. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 68,2% penghasilan di bawah UMR, 63,6% bekerja tidak secara rotasi, 54,5% lingkungan fisik baik, 77,3% tanggung jawab tinggi, 90,9% konflik peran rendah, 77,3% pengembangan karir rendah, 68,2% home-work interface tinggi, dan 54,5% dukungan sosial tinggi. Pihak RSUD Sekarwangi Sukabumi diharapkan dapat lebih memperhatikan dan mengendalikan faktor risiko stres kerja pada perawat.

The study aims to explain the description of psychosocial risk factors and work stress in the nurses implementing the central surgical installation room of RSUD Sekarwangi Sukabumi in 2023. The study used a mix method with the explanatory sequential research design. The research sample was the nurse implementing the central surgical installation room of RSUD Sekarwangi Sukabumi. Data collection was carried out by filling out questionnaires and interviews. Data analysis was performed using descriptive analysis. The results showed that 68.2% of income was below UMR, 63.6% work not on rotation basis, 54.5% good physical environment, 77.3% high responsibility, 90.9% low role conflict, 77.3% low career development, 68.2% high home-work interface, and 54.5% high social support. RSUD Sekarwangi Sukabumi is expected to pay more attention and control all the risk factors causing work stress in nurses.
Read More
S-11318
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Neti Yulianti; Pembimbing: Ridwan Zahdi Sjaaf
S-3884
Depok : FKM-UI, 2004
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Irma Melina; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi
S-3399
Depok : FKM UI, 2003
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Budi Riadi Adi Ikmal; Pembimbing: Meily Kurniawidjaja; Penguji: Dadan Erwandi, Adenan
Abstrak: Laboratorium klinik merupakan sarana penunjang medis dalam menegakkan diagnosis berdasarkan pemeriksaan spesimen biologis. Fokus penelitian ini adalah analisis deskriptif semi-kuantitatif dengan pendekatan survey dalam identifikasi risiko dan analisis risiko Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Instalasi Laboratorium Patologi Klinik IGD-RSUD Tarakan. Dalam melakukan teknik identifikasi risiko digunakan metode Job Hazard Analysis, kemudian dilakukan analisis risiko berdasarkan kriteria Fine untuk menetapkan tingkat risiko yang mengacu pada konsep AS/NZS 4360:2004. Nilai risiko tertinggi mencapai 540 (very high) berasal dari bahaya ergonomi, disusul bahaya biologi mencapai 450. Perlu ditingkatkan program K3 untuk mengelola bahaya dan risiko serta menjaga produktivitas pekerja. Kata kunci: AS/NZS 4360:2004, Analisis Risiko, Instalasi Laboratorium Patologi Klinik IGD RSUD Tarakan Jakarta
Read More
S-9241
Depok : FKM-UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Taufik Herdiansyah; Pembimbing: Indri Hapsari Susilowati; Penguji: Dadan Erwandi, Hendra, Suparni, Kurniawan Arif Mufadlil
Abstrak:
Cedera tertusuk jarum suntik dan benda tajam lainnya/Needle-stick and Sharp Injuries (NSSI) merupakan kejadian terpotong, tertusuk, tergores, terbacok yang disebabkan oleh instrumen medis seperti jarum suntik dan benda tajam lainnya secara tidak sengaja saat bekerja, NSSI merupakan jenis cedera tersering dalam lingkup pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mengidentifikasi mengenai faktor risiko (karakteristik/faktor individu, perilaku tidak aman dan lingkungan kerja tidak aman) yang berhubungan dengan kejadian NSSI pada perawat di Rumah Sakit XYZ. Penelitian ini merupakan penelitian observasional, menggunakan desain studi cross sectional. Sampel yang diambil adalah 172 perawat yang bertugas di bagian Instalasi Rawat Inap, Instalasi Gawat Darurat dan Instalasi Bedah Sentral. Variabel pada penelitian ini terdiri dari variabel independen yaitu karakteristik/faktor individu, perilaku tidak aman dan lingkungan kerja tidak aman, sedangkan variabel dependen kejadian NSSI. Pengambilan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner, dengan teknik analysis data yaitu univariate dan bivariate. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar perawat tidak pernah mengalami kejadian NSSI dalam rentang satu tahun yakni sebanyak 81,4%. Sebanyak 18,6% lainnya pernah mengalami kejadian NSSI minimal satu kali dalam rentang waktu satu tahun. Adanya hubungan signifikan antara faktor lingkungan kerja yaitu adanya pengawasan dengan kejadian NSSI, hal ini menunjukkan bahwa pandangan akan adanya pengawasan merupakan faktor protektif dari kejadian
NSSI.Needle-stick and Sharp Injuries (NSSI) are incidents of cuts, punctures, scratches, slashes caused by medical instruments such as syringes and other sharp objects accidentally while working, NSSI is the most common type of injury in the scope of health services. The purpose of this study was to determine and identify risk factors (individual characteristics/factors, unsafe behavior and unsafe work environment) associated with NSSI incidents in nurses at XYZ Hospital. This study was an observational study, using a cross-sectional study design. The sample taken was 172 nurses who worked in the Inpatient Installation, Emergency Installation and Central Surgical Installation. The variables in this study consisted of independent variables, namely individual characteristics/factors, unsafe behavior and unsafe work environment, while the dependent variable was the incident of NSSI. Data collection was carried out by distributing questionnaires, with data analysis techniques, namely univariate and bivariate. The results showed that most nurses had never experienced an NSSI incident within a period of one year, namely 81.4%. Another 18.6% had experienced NSSI at least once in a year. There was a significant relationship between work environment factors, namely supervision, and NSSI incidents, indicating that the view of supervision is a protective factor from NSSI incidents.
Read More
T-7383
Depok : FKM UI, 2025
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Gumelar Indra Wibawa; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Candra Satrya, Devie Fitri Octaviani
Abstrak: RS X dalam aktivitas kerjanya memiliki bahaya fisik, kimia, biologi, ergonomi, bahaya lingkungan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan. Pekerja kesehatan berisiko terpapar darah dan cairan tubuh yang terinfeksi,tertusuk jarum suntik, dan risiko yang berhubungan dengan listrik. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi dan melakukan penilaian risiko keselamatan dan kesehatan kerja pada pekerja incinerator, instalasi sterilisasi sentral, unit laundry, dan ruang hemodialisa di Rumah Sakit X tahun 2013. Analisis penelitian ini bersifat semi-kuantitatif berdasarkan pendekatan manajemen risiko AS/NZS 4360:2004. Metode yang digunakan untuk mengidentifikasi risiko adalah Job Hazard Analysis (JHA) dan untuk penentuan tingkat risiko dengan menggunakan Skoring Fine (1971).
 
Berdasarkan hasil penelitian, tingkat risiko yang didapat pada pekerja di unit Incinerator Prioritas 1 sebanyak 8 risiko, dan substansial sebanyak 11 risiko. Instalasi Sterilisasi Sentral tingkat risiko prioritas 1 sebanyak 2, dan substansial sebanyak 4 risiko. Pekerja di Instalasi Laundry didapat prioritas 1 sebanyak 12, dan subtansial sebanyak 4 risiko. Ruang Hemodialisa tingkat risiko yang didapat substansial sebanyak 2 risiko. Pengendalian risiko yang telah dilakukan oleh pihak rumah sakit yakni penyediaan alat-alat pelindung diri untuk bekerja, standar operasional prosedur, dan engineering control.
 

Activities in the hospitals could poses a physical, chemical, biological,ergonomic, and also environmental hazard to workers. Amongst the risk to workers include infectious blood and bloody fluids, needle stick injuries and electric shock related. The purpose of this study was to identify and conducting risk assessment at incinerator, CSSD, laundry and hemodialysis unit at X Hospital in 2013.This study was semi-quantitative study which was conducted based on AS/NZS 4360:2004 Standard. Risk identification methods used was Job Hazard Analysis (JHA) and Risk level was determined based on Skoring Fine (1971).
 
The result of this study shows that the level of risk was obtained by worker at incinerator Unit who had risk level priority 1 was 8 and risk level substantial was 11. The level of risk was obtained by worker at CSSD unit who had risk level priority 1 was 2 and Substantial Risk level was 4. At laundry unit, workers obtained risk level priority 1 was 12 and substantial risk level was 4. Level of risk contained in the hemodialysis unit is as much as 2 substantial risk. Risk controls that have been implemented by the hospital is to provide personal protective equipment for work, standard operating procedures, and engineering control.
Read More
S-7978
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Erlitha Wijayanti; Pembimbing: Ridwan Z. Sjaaf; Penguji: Chandra Satrya, Eva Maulidiyah
S-5758
Depok : FKM UI, 2009
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Eem Maghfiroh; Pembimbing: Doni Hikmat Ramadhan
S-3394
Depok : FKM-UI, 2003
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Diwanto; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Zulkifli Djunaidi, Hikmat Doni Ramdhan, Alfajri Ismail, Soehatman Ramli
Abstrak:

Thesis ini membahas tentang  Analisa resiko keselamatan pada sistem rem mobil X. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan desain studi analitik yang menggunakan dua jenis data, yaitu pata primer yang didapatkan dengan cara wawancara dan observasi, serta data sekunder dengan telaah dokuman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi mengenai risiko keselamatan yang mungkin terjadi pada saat sistem rem mobil X dioperasikan oleh pengemudi, antara lain pada komponen brake fluid, brake pipe, vacuum booster, master cylinder, brake pedal, brake hose, rear wheel brake, dan front wheel brake. Dalam penelitian ini didapatkan identifikasi bahaya, penilaian resiko, dan pengendalian bahaya yang diambil dari pendekatan Failure moda and Effect Analysis (FMEA). Didalam penelitian ini didapatkan rata-rata level resiko berada pada level high. Diharapkan dari penelitian ini pengemudi bisa mengetahui bahaya dan pengendaliannya pada sistem rem mobil Kata kunci : Sistem Rem, Failure Mode and Effect Analysis.


 ABSTRACT Name : Diwanto Study Program :  Master of Occupational Health and Safety Title :  Safety Risk Analysis On Brake System of  X Car This thesis discusses the analysis of safety risks on brake system of X Car. This study is qualitatively by analytic study designs that use two types of data, which is primary data obtained by interview and observation, as well as secondary data by document review. The purpose of this study was to obtain information about the safety risks that may occur during the X car brake system operated by the driver, among others, the components of brake fluid, brake pipe, vacuum booster, master cylinder, brake pedal, brake hose, rear wheel brake, and front wheel brake. In this study obtained hazard identification, risk assessment, and control of hazards from the approach taken by Failure mode and Effect Analysis (FMEA). In this study obtained the average level of risk is at high level. Expected from the research diver can know hazards and control of the vehicle brake system Key Word : Brake system, Failure Mode and Effect Analysis

Read More
T-3515
Depok : FKM-UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive