Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 33103 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Nur Laela; Pembimbing: Rina Artining Anggorodi
S-3460
Depok : FKM-UI, 2003
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Warjidin Aliyanto; Pembimbing: Zarfiel Tafal, Luknis Sabri
T-1792
Depok : FKM UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dwi Octa Amalia; Pembimbing: Evi Martha; Penguji: Agustin Kusumayati, Heidy Chadidjah
S-5890
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tjutju Turaeni; Pembimbing: Farida Mutiarawati Tri Agustina, C. Endah Wuryaningsih; Penguji: Ella Nurlela Hadi, Tini Setiawan, Ucu Supriatna
T-2125
Depok : FKM-UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yeninda Harumsari; Pembimbing: Rita Damayanti; Penguji: Mieke Savitri, Ni Made Diah Permata
S-8423
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Isti Dariah; Pembimbing: Sabarinah; Penguji: Agustin Kusumayati, Hasnerita, Endah Pujiastuti
Abstrak:

ABSTRAK Nama : Isti Dariah Program Studi  : Kesehatan Reproduksi Judul : Faktor yang Berhubungan dengan Kematian Neonatal di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kota Cimahi Tahun 2016 Latar  Belakang: Kondisi pembangunan kesehatan secara umum dapat dilihat dari status kesehatan dan gizi masyarakat, yaitu salah satunya Angka Kematian Bayi. Penyumbang Angka Kematian bayi di kota Cimahi adalah Angka Kematian neonatal dimana pada tahun 2013 sebesar 83% Kematian bayi terjadi pada periode neonatal dan pada tahun 2014 sebesar 76,9% .Pada Tahun 2016 terjadi kematian neonatal 50 orang dan kematian bayi 66 dan sebagaian besar terjadi pada periode neonatal. Dalam 7 tahun ke belakang ( Tahun 2009 – 2015) program penurunan kematian bayi  khususnya kematian neonatal di Kota Cimahi kurang signifikan bahkan cendrung naik pada Tahun 2016 dan belum adanya analisis mendalam terhadap penyebab kematian bayi. Metode: Penelitian bersifat observasional dengan desain kasus kontrol. Kasus adalah bayi  meninggal usia 0 sampai dengan 28 hari. Sedangkan kontrol adalah bayi lahir hidup. Sampel dalam penelitian sebanyak 86 yang terdiri dari 43 kasus dan 43 kontrol. Data penelitian data berupa data sekunder dari hasil laporan otopsi verbal kematian neonatal, buku KIA dan data primer yang diperoleh langsung dari responden melalui wawancara tertulis dan formulir. Analisa data secara univariate dan bivariate dengan uji chi square. Hasil Penelitian: Analisi faktor risiko menunjukkan variable pendidikan (Nilai P=0,828), sosial ekonomi (Nilai P=0,008; OR=4,440), Umur Ibu (Nilai P=0,471; OR= 1,5930), paritas (Nilai P = 0,375; OR= 1,640 ), Jarak persalinan (nilai P= 0,009; OR= 7,935), Pekerjaan (Nilai P= 0,000; OR= 15,333), Status Gizi (nilai P = 0,016; OR=7.047), pengetahuan ibu tentang tanda bahaya kehamilan (Nilai P=0,015; OR= 4,032), pengetahuan tentang tanda bahaya bayi baru lahir (Pvalue= 0,001; OR= 10,982), Jenis Kelamin (Nilai P= 0,512), Usia Getasi (Nilai P=0,000; OR= 25,895), Asfiksia (Nilai P=0,000; OR=2,870), BBLR (Nilai P=0,000; OR=12,316), Infeksi (Nilai P= 0,018; OR=2,344),faktor persalinan (Nilai P= 1,000), Komplikasi (P= 0,010; OR=3,496), post natal care (nilai P= 0,023; OR=5,161), Pemeriksaan ANC (nilai P= 0,001 ; OR=5,914), IMD (P= 0,001; OR=12,500). Kesimpulan : Faktor ekonomi keluarga, jarak kehamilan, pekerjaan, status gizi, pengetahuan tentang bahaya kehamilan, pengetahuan tentang bahaya BBL, usia getasi, asfiksia, BBLR, infeksi, komplikasi post natal care, pemeriksaan ANC dan intervensi (IMD) berhubungan dengan kematian neonatal. Kata kunci: Faktor Risiko;  Kematian Neonatal; Kasus Control


ABSTRACT Name : Isti Dariah Study Program : Reproductive Health Title : Factors Associated with Neonatal Mortality in the Work Territory of Health Region in Cimah City 2016 Background:Health development conditions in general can be seen from the health status and nutrition of the community, one of which is the Infant Mortality Rate (IMR). The contributor of the Infant Mortality Rate in Cimahi city is neonatal mortality rate. In 2013 the incidenceof infant mortality in neonatal period is 83%and 76.9% in 2014. In 2016, there are 50 of infant mortality and 60 of neonatal mortality. In the past 7 years (from 2009 to 2015)program to decreaseinfant mortality, especially neonatal mortality in Cimahi City is not significant,yet tend to increasein 2016 and there has not any deep analysis to what causes the infant mortality. Methods: The study was observational with case control design. Cases are infants dying from 0 to 28 days. While the controls arethe infants-bornalive. Samples in this study were 86 consisting of 43 cases and 43 controls. The data collected were secondary data from verbal autopsy report of neonatal death, KIA book and primary data obtained directly from respondents through written interview and forms. Data analysis used univariate and bivariate data with chi square test. Results: Risk factor analysis showed educational variables (P value = 0.828), socioeconomic (P value = 0.008 OR = 4.440), maternal age (P value = 0.471, OR = 1.5930), parity (P value = 0.375 ; OR = 1,640), Gestational Distance (P value = 0.009; OR = 7,935), Occupation (P = 0,000; OR = 15,333), Nutritional Status (P = 0.016; OR = 7.047), maternal knowledge about pregnancy alert (P = 0.015; OR = 4,032), knowledge of the newborn hazard (Pvalue = 0.001; OR = 10,982), Gender (P value = 0.512), Age Gestation (P = 0,000; OR = 25,895) Asphyxia (P = 0,000; OR = 2,870), BBLR (P = 0,000; OR = 12,316), Infection (P = 0.018; OR = 2,344), labor factor (P = 1,000), Complications (P = 0.010 ; OR = 3,496), post-natal care (P value = 0.023; OR = 5,161), ANC examination (P value = 0.001; OR = 5,914), IMD (P = 0.001; OR = 12,500). Conclusions: Family economic factors, gestational distance, occupation, nutritional status, knowledge of pregnancy hazards, knowledge of BBL dangers, age of gestation, asphyxia, LBW, infections, postnatal care complications, ANC and intervention (IMD) are associated with neonatal mortality. Keywords: Case control; Risk Factors; Neonatal Mortality.

Read More
T-5049
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dina Atrasina; Pembimbing: Indang Trihandini; Penguji: Milla Herdayati, Ahmad Syafiq, Ribka Ivana Sebayang, Rahmadewi
Abstrak: Kehamilan remaja merupakan masalah serius yang dapat memengaruhi kesejahteraan hidup remaja. Populasi kelompok usia remaja di Indonesia tahun 2017 mencapai 63,36 juta jiwa atau 24,27% dari keseluruhan penduduk. Seperempat bagian tersebut, dapat dipandang menjadi peluang ketika remaja tersebut sehat dan berkualitas. Namun faktanya Age Spesific Death Rate (ASDR) kasus kematian maternal tertinggi adalah pada kelompok remaja endidikan kesehatan reproduksi dinilai dapat menekan terjadinya kehamilan remaja. Sekolah menjadi lembaga yang terpercaya untuk memberikan pendidikan. Selain dari sekolah, pendidikan kesehatan reproduksi juga mudah didapatkan melalui media: buku, majalah, radio, televisi, dan internet. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi di sekolah terhadap kehamilan remaja usia 15-19 tahun dengan menggunakan analisis data SDKI tahun 2017.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Hasil penelitian dianlisis menggunakan regresi logistik dengan tiga tahap yaitu univariat, bivariate, dan multivariate.
Read More
T-6220
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Vahlufi Eka Putri; Pembimbing: Evi Martha; Penguji: Dadan Erwandi, Nasyith Forefry
Abstrak:
Jumlah penyandang disabilitas usia sekolah (5-19 tahun) berkisar 2.197.833 jiwa. Sementara, yang terdata di Pusat Data dan Informasi Kemendikbudristek ada sekitar 269.398 anak yang mendapatkan pendidikan di sekolah luar biasa (SLB) dan sekolah inklusi artinya baru sekitar 12 % anak yang dilayani kebutuhan pendidikannya. Siswa remaja dengan disabilitas intelektual membutuhkan pendidikan kesehatan reproduksi dan seksualitas dalam konteks pendidikan formal di SLB sebagai bekal pengetahuan dan untuk merespons dengan tepat situasi bahaya kekerasan seksual. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan pendidikan kesehatan reproduksi dan seksualitas termasuk kesulitan yang dialami guru dan siswa remaja dengan disabilitas intelektual di SLB X dan SLB Y Kota Depok. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus yang dilakukan selama bulan Januari-Februari 2024 di SLB X dan SLB Y Kota Depok. Jenis analisis yang digunakan adalah analisis tematik. Pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder ; wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen. Penentuan informan wawancara mendalam (WM) dilakukan secara purposive sampling. Metode penelitian ini menggunakan model CIPP. Hasil analisis variabel Context ; sebagian besar komponen kebijakan sudah terpenuhi, analisis variabel Input ; sebagian besar komponen sudah terpenuhi dengan baik, analisis variabel Process; dilaksanakan dengan maksimal di SLB X sedangkan di SLB Y belum maksimal, analisis variabel Product : Dampak program di SLB X sudah ada dampak dari hasil pelaksanaan sedangkan di SLB Y belum ada dampak dikarenakan belum adanya program. Kesulitan yang dialami guru adalah waktu pelaksanaan dan kompetensi guru. Kesulitan yang dialami siswa adalah lingkungan dan dukungan orangtua/pengasuh. Kata kunci : CIPP, Disabilitas Intelektual, Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas, Siswa Remaja, SLB.

The number of people with disabilities of school age (5-19 years) is around 2,197,833 people. Meanwhile, as recorded by the Data and Information Center of the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology, there are around 269,398 children who receive education in special schools and inclusion schools,it’s meaning only around 12% of children have their educational needs served. Adolescent students with intellectual disabilities need reproductive health and sexuality education in the context of formal education in special schools to provide knowledge and to respond appropriately to dangerous situations of sexual violence. This research aims to analyze the implementation of reproductive health and sexuality education, including the difficulties experienced by teachers and adolescent students with intellectual disabilities at Special School X and Special School Y, Depok City. This research is a descriptive qualitative research with a case study design conducted during January-February 2024 at Special School X and Special School Y, Depok City. The type of analysis used is thematic analysis. Data collection uses primary data and secondary data; in-depth interviews, observations, and document review. Determination of informants for in-depth interviews was carried out using purposive sampling. This research method uses the CIPP model. Results of analysis of Context variables; most of the policy components have been fulfilled, analysis of Input variables; most of the components have been fulfilled properly, Process variable analysis; implemented optimally in Special School X than Special School Y. analysis of Product variable; The Impact of Program in Special School X showed the positive impact than Special School Y. The difficulties experienced by teachers are implementation schedule and teacher competencies. The difficulties experienced by students are the environment and parents/caregivers’s supports. Keywords: CIPP, Intellectual Disability, Reproductive Health and Sexuality, Adolescent Students, Special School.
Read More
T-7041
Depok : FKM UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fransiska Meyanti; Pembimbing: Evi Martha; Penguji: Agustin Kusumayati, Rina Artining Anggorodi, Maria J. Adrijanti, Nelly Tina Widjaja
T-3357
Depok : FKM UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sela Fasya; Pembimbing: Evi Martha; Penguji: Hadi Pratomo, Frieda M. Mangunsong, Esti Widiastuti, Tita Srihayati
T-5407
Depok : FKM UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive