Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 36545 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Atang Saputra; Pembimbing: Umar Fahmi Achmadi
S-1293
Depok : FKM UI, 1998
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nunik Kusumawardani; Pembimbing: Hatma, Ratna Djuwita
S-1496
Depok : FKM UI, 1999
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rosefin Simanjuntak; Pembimbing: Sujana Jatiputra
S-2391
Depok : FKM UI, 2001
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aisyah Rizqi Iqbal; Pembimbing: Mondastri Korib Sudaryo; Penguji: Yovsyah, Mohammad Fiqri Qoidhafy
Abstrak:
Indonesia mengalami peningkatan beban penyakit tidak menular akibat hipertensi dengan prevalensi yang terus meningkat, khususnya pada populasi pra usia lanjut dan usia lanjut di Indonesia. Studi berskala nasional yang menganalisis determinan hipertensi secara menyeluruh masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada penduduk usia ≥45 tahun di Indonesia, meliputi karakteristik sosiodemografi, kondisi kesehatan, dan faktor perilaku, dengan menggunakan data representatif dari ILAS. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan sampel penduduk berusia ≥45 tahun sesuai kriteria inklusi yang diolah menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia, jenis kelamin, status perkawinan, status pekerjaan, diabetes, obesitas, obesitas sentral, perilaku merokok, dan aktivitas fungsional sehari-hari (ADL) memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian hipertensi. Sebaliknya, tingkat pendidikan, wilayah tempat tinggal, depresi, dan konsumsi alkohol tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian hipertensi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan dalam penyusunan strategi pencegahan dan pengendalian hipertensi pada aging population.

Indonesia is experiencing an increasing burden of non-communicable diseases due to hypertension, with prevalence rates continuing to rise, particularly among pre-elderly and elderly populations. Comprehensive national studies analyzing the determinants of hypertension remain limited. This study aims to identify factors associated with hypertension among individuals aged 45 years and older in Indonesia, including sociodemographic characteristics, health conditions, and behavioral factors, using representative data from ILAS. A cross-sectional design was employed, with a sample of individuals aged 45 years and above selected according to inclusion criteria and analyzed using univariate and bivariate methods. The results indicate that age, sex, marital status, employment status, diabetes, obesity, central obesity, smoking behavior, and activities of daily living (ADL) are significantly associated with hypertension. In contrast, education level, residential area, depression, and alcohol consumption are not significantly associated with hypertension. These findings are expected to inform the development of strategies for preventing and controlling hypertension in the aging population.
Read More
S-12196
Depok : FKM-UI, 2026
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nurlita Tsania; Pemb. Kusharisupeni; Penguji: Yvonne Magdalena Indrawani, Ines Gulardi
S-5372
Depok : FKM UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dewi Nurul Triastuti; Pembimbing: Sudijanto Kamso
S-3735
Depok : FKM UI, 2004
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sharon Ferrani; Pembimbing: Ratu Ayu Dewi Sartika; Penguji: Trini Sudiarti, Kencana Sari
Abstrak:

Hipertensi merupakan masalah kesehatan utama di Indonesia, dengan konsekuensi serius seperti stroke dan penyakit jantung koroner jika tidak segera ditangani. Dalam beberapa tahun terakhir, hipertensi semakin banyak terjadi pada dewasa muda, khususnya mereka yang berusia 25-34 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada dewasa muda di Provinsi Jawa Barat tahun 2018 serta tindakan pencegahan melalui pengendalian faktor risiko. Desain penelitian yang digunakan adalah cross- sectional dengan sampel sebanyak 1.059 responden usia 25-34 tahun di Jawa Barat. Analisis data dilakukan menggunakan seperangkat komputer. Berdasarkan hasil analisis data, sebesar 22,7% responden mengalami hipertensi, dengan hipertensi sistolik sebesar 9,8% dan hipertensi diastolik sebesar 20,6%. Responden perempuan memiliki prevalensi hipertensi yang lebih tinggi (27,2%) dibandingkan dengan laki-laki (21,8%). Faktor-faktor yang berhubungan signifikan dengan hipertensi meliputi jenis kelamin (p=0,001), indeks massa tubuh (IMT) (p=0,000), dan kebiasaan merokok (p=0,000). Untuk hipertensi sistolik, faktor signifikan adalah IMT (p=0,000), konsumsi makanan tinggi lemak (p=0,002), kebiasaan merokok (p=0,004), dan stres (p=0,024), sedangkan untuk hipertensi diastolik, faktor yang berpengaruh signifikan meliputi jenis kelamin (p=0,000), IMT (p=0,000), asupan natrium (p=0,015), dan kebiasaan merokok (p=0,00). IMT diidentifikasi sebagai faktor dominan. IMT tinggi meningkatkan risiko hipertensi tiga kali lipat (OR=3,003). Penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi hipertensi dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan langkah-langkah pencegahan, seperti pengendalian asupan garam, menjaga IMT, mengurangi konsumsi makanan tinggi lemak, terutama yang ditargetkan pada kelompok dewasa muda.


Hypertension is a major health problem in Indonesia, with serious consequences such as stroke and coronary heart disease if not treated immediately. In recent years, hypertension has been increasingly common in young adults, especially those aged 25-34 years. The purpose of this study was to identify factors associated with the incidence of hypertension in young adults in West Java Province in 2018 and preventive measures through risk factor control. The study design used was cross-sectional with a sample of 1,059 respondents aged 25-34 years in West Java. Data analysis was carried out using a computer set. Based on the results of data analysis, 22.7% of respondents had hypertension, with systolic hypertension of 9.8% and diastolic hypertension of 20.6%. Female respondents had a higher prevalence of hypertension (27.2%) compared to male respondents (21.8%). Factors significantly associated with hypertension included gender (p=0.001), body mass index (BMI) (p=0.000), and smoking habits (p =0.001). For systolic hypertension, significant factors were BMI (p=0.001), high-fat food consumption (p=0.002), smoking habit (p=0.004), and stress (p=0.024), while for diastolic hypertension, significant factors included gender (p=0.000), BMI (p=0.000), sodium intake (p=0.015), and smoking habit (p=0.000). BMI was identified as the dominant factor. High BMI increased the risk of hypertension threefold (OR=3.003). Further studies are recommended to explore other factors associated with hypertension and increase public awareness of preventive measures, such as controlling salt intake, maintaining BMI, reducing high-fat food consumption, especially targeting young adults.

Read More
S-11815
Depok : FKM UI, 2025
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ayu Herawati; Pembimbing: Nurhayati Adnan; Penguji: Yovsyah, Endang Sri Wahyuni
S-10423
Depok : FKM UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Siti Nur Sarah Sudrajat; Pembimbing: Trini Sudiarti; Penguji: Endang L. Achadi, Agus Triwinarto
Abstrak: Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kejadian hipertensi dengan berbagai faktor risiko yang mencakup karakteristik demografi, status gizi, gaya hidup, pola diet, dan stres di Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2018. Desain penelitian ini menggunakan metode cross-sectional dengan menggunakan data sekunder Riskesdas 2018. Penelitian ini dilakukan pada bulan April-Juli 2021. Populasi pada penelitian ini adalah dewasa muda usia 19-24 tahun di Provinsi Kalimantan Selatan. Total sampel yang termasuk dalam kriteria inklusi dan ekslusi sebanyak 1.459 sampel.Kejadian hipertensi dianalisis untuk diketahui prevalensi hipertensi sistolik, diastolik, dan gabungan (sistolik dan diastolik) dan ditemukan hipertensi diastolik memiliki prevalensi paling tinggi (14,1%).
Read More
S-10711
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Inge Wahyuni; Pembimbing: Nuning Maria Kiptiyah
S-1996
Depok : FKM UI, 2000
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive