Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 27290 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Rita Wismajuwani; Pembimbing: Meiwita Paulina Budiharsana
S-496
Depok : FKM UI, 1989
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lily Damayanti; Pembimbing: Surya Ede Darmawan; Penguji: Wahyu Sulistiadi, Adik Wibowo, Chairulsjah Sjahrudin, Dwiyani
Abstrak:
Lembar persetujuan tindakan medis (informed consent) adalah lembar tertulis yang menjelaskan tindakan medis yang akan dilakukan kepada pasien. Terdapat kolom dari informed consent yang ditulis oleh dokter sebelum melakukan tindakan bedah setelah didapatkan persetujuan dari pasien. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit TNI AK MArinir Cilandak yang merupakan salah satu rumah sakit rujukan TNI AL dibawah komando Korps Marinir yang siap memberikan pelayanan kesehatan terutama bagi anggota Marinir yang memiliki kerentanan mengalami resiko dalam berlatih dan bertugas. Kelengkapan informed consent merupakan adalah bukti tersampaikannya informasi oleh dokter kepada pasien mengenai kondisi penyakit dan tindakan yang akan dilakukan untuk menghindari adanya kesalah pahaman antara pasien dan dokter. Kesinambungan untuk mendapatkan kepercayaan dari pasien yang didapat dari interaksi yaitu dalam bentuk perilaku profesional. Perilaku profesional ditinjau dari empat aspek yaitu komunikasi, humanism, hukum etik, dan pengetahuan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui aspek perilaku profesional dalam kelengkapan informed consent pada tindakan bedah di Rumah Sakit TNI AL Marinir Cilandak (informed consent). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian ini dilakukan melalui telaah dokumen dan wawancara mendalam Informan berjumlah 4 orang dokter spesialis bedah di Rumah Sakit TNI AL Marinir Cilandak. Hasil dari telaah dokumen informed consent sebanyak 89 ditemukan bahwa kelengkapan berjumlah 40%. Rumah Sakit TNI AL Marinir Cilandak telah memiliki aturan mengenai pengisian informed consent. Masih diperlukan tindak lanjut untuk dapat meningkatkan kelengkapan kolom informed consent yaitu monitoring dan evaluasi mengenai kelengkapan informed consent. Kata kunci : Informed consent, Perilaku profesional, tindakan bedah

An informed consent form is a written sheet that describes the medical action to be taken to the patient. There is a column of informed consent written by the doctor before performing the surgery after obtaining consent from the patient. This research was conducted at the TNI AK Marine Hospital Cilandak, which is one of the Navy referral hospitals under the command of the Marine Corps which is ready to provide health services, especially for Marines who are vulnerable to risk in training and duty. Completeness of informed consent is evidence that the doctor conveys information to the patient regarding the condition of the disease and the actions to be taken to avoid misunderstandings between the patient and the doctor. Continuity to gain the trust of patients obtained from the interaction is in the form of professional behavior. Professional behavior is viewed from four aspects, namely communication, humanism, ethical law, and knowledge. The purpose of this study was to determine aspects of professional behavior in the completeness of informed consent for surgery at the TNI AL Marine Hospital Cilandak (informed consent). The research uses a qualitative approach with a case study method. This research was conducted through document review and in-depth interviews. Informants totaled 4 surgeons at the TNI AL Marine Hospital in Cilandak. The results of a review of 89 informed consent documents found that the completeness was 40%. The TNI AL Marine Hospital Cilandak already has rules regarding filling out informed consent. Follow-up is still needed to improve the completeness of the informed consent column, namely monitoring and evaluation of the completeness of informed consent .  Keywords : Informed consent, Professional behavior, surgical procedure
Read More
B-2257
Depok : FKM-UI, 2022
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ghufron Sholihin; Pembimbing: Syahrizal Syarif
S-954
Depok : FKM UI, 1996
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
A. Tjahajani ... [et al]
JKG UI, Vol.5, No.1
Jakarta : FKG UI, 1998
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Muchsin; Pembimbing: Dwi Gayatri; Penguji: Krisnawati Bantas, Ronny Yoesyanto Pragono
Abstrak: Stroke merupakan penyebab kematian nomor dua didunia setelah penyakit jantung iskemik dengan 6,7 juta kematian. Personel TNI AL baik yang aktif maupun telah purnawirawan berisiko untuk terjadinya penyakit stroke. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian stroke pada personel TNI AL dengan riwayat diagnosis stroke Tahun 2013-2015 di Poli Penyakit Saraf RSAL dr. Mintohardjo. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus kontrol dengan jumlah sampel 64 kasus dan 64 kontrol. Penelitian ini dilakukan di Poli Penyakit Saraf RSAL dr. Mintohardjo pada bulan Juni-Juli 2015. Kasus adalah personel TNI AL yang berkunjung ke Poli Penyakit Saraf RSAL dr. Mintohardjo dengan riwayat diagnosis stroke serangan pertama (2013-2015) oleh dokter spesialis saraf berdasarkan pemeriksaan neurologis dan atau pemeriksaan CT scan. Pemilihan kasus dan kontrol dalam penelitian ini dilakukan dengan tehnik consecutive sampling. Berdasarkan hasil analisis multivariat risiko kejadian stroke pada personel TNI AL, maka dapat disimpulkan faktor risiko penyebab stroke pada personel TNI AL (aktif dan pensiun) adalah riwayat hipertensi dengan (OR 5,1, 95% CI 2,01-12,63), riwayat stroke pada keluarga (OR 3,3, 95% CI 1,08-10,16) , dan umur 55-65 tahun (OR 4,6, 95% CI 1,1-19,14). Oleh karena itu diperlukan upaya pencegahan dan deteksi dini terhadap penyakit hipertensi serta prilaku hidup sehat bagi personel TNI AL yang mempunyai riwayat stroke pada keluarga. Kata kunci : Stroke, RSAL Mintohardjo
Read More
T-4517
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Deni Setiawati; Pembimbing: Amal C. Sjaaf; Penguji: Sandi Iljanto, Wahyu Sulistiadi, Ridwan Purwanto
B-1249
Depok : FKM UI, 2010
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nurillahidayati; Pembimbing Lapangan: Dadang
L-500
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
S1 - Laporan Magang   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Christina Maria R.; Pembimbing: Soekidjo Notoatmodjo
S-370
Jakarta : FKM UI, 1987
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nurillahidayati; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Anhari Achadi, Budi Hartono
Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengendalian persediaan obat Non Lafial di Departemen Farmasi RSAL Dr. Mintohardjo tahun 2008. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan kuantitatif. Data yang diperoleh adalah data primer dari hasil observasi dan wawancara mendalam dan data sekunder dari telaah dokumen. Dari hasil analisis ABC investasi didapatkan kelompok A 38 item, kelompok B 57 item, dan kelompok C 205 item. Dari perhitungan EOQ didapat hasil antara 2 ? 2.569 item. Dari perhitungan ROP didapat hasil antara 1 ? 500 item. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengendalian persediaan di Departemen Farmasi belum berjalan optimal dan disarankan melakukan pengendalian persediaan sesuai dengan analisis ABC, EOQ, dan ROP.
Read More
S-5853
Depok : FKM UI, 2009
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Firman Joni; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Fatma Lestari, Doni Hikmat Ramdhan, Radilah, Jati Berandini
Abstrak:

Rumah sakit memberikan pelayanan jasa kesehatan memiliki peranan penting dan strategis dalam mempercepat peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Dampak negatif dari kegiatan pelayanan rumah sakit adalah menghasilkan limbah. Untuk dapat menerapkan pengelolaan dan monitoring limbah secara komprehensif dan tepat guna, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui pendekatan manajemen risiko yang diawali dengan identifikasi dan analisis risiko. Untuk mengetahui seberapa besar risiko yang terjadi pada pengelolaan limbah medis tajam, penulis mencoba untuk menganalisis tingkat risiko pada pengelolaan limbah medis tajam di Rumah Sakit TNI AL Dr. Mintohardjo. Hasil penelitian menunjukkan alat medis tajam yang paling banyak digunakan adalah spuit 62 %, sedangkan tingkat risiko pada pengelolaan limbah medis tajam berada pada level priority 3 – priority 1. Kata Kunci : Penilaian risiko, limbah medis, limbah medis tajam.


 

The hospital provides health services which have an important and strategic role in accelerating the improvement of public health level. The negative impact of the activities of hospital services is hazardous waste. To be able to implement management and monitoring of waste in a comprehensive and appropriate, an effort that can be done is through risk management approach that begins with the identification and risk analysis. To find out how big the risk that occurs in sharp medical waste management, the author tries to analyze the level of risk in sharp medical waste management at the Navy Hospital Dr. Mintohardjo. The results showed a sharp medical instrument is the most widely used syringes 62%, while the level of risk at the sharp medical waste management at the level of priority 3 - priority 1. Key words : Risk analysis, medical waste, sharps medical waste.

Read More
T-3459
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive