Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 39051 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Dirgantara Bayu L; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Ridwan Z. Syaaf, Yuni Kusminanti
S-4678
Depok : FKM UI, 2006
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lusia Bekti Rahayu; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Dadan Erwandi, Yuni Kusminanti
S-4806
Depok : FKM-UI, 2006
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dian Anandari: Pembimbing: Iwan Ariawan; Penguji: Rita Damayanti, Toha Muhaimin, Penina Regina Bebena, Eko A. Meinarno
Abstrak: ABSTRAK 
Kasus kekerasan di Indonesia selalu meningkat dari tahun ke tahun dan pada tahun 2008 anak yang berhadapan dengan hukum mencapai 78 ribu berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Dirjen Pemasyarakatan, Dephukham. Tesis ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh dengan perilaku kekerasan pada pelajar SMP di DKI Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan data Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia kerja sama dengan BNP DKI Jakarta, yaitu Survei Perilaku Remaja yang dilaksanakan pada tahun 2006 dengan desain potong lintang. Berdasarkan hasil penelitian ini, faktor pola asuh yang berhubungan dengan perilaku kekerasan pada pelajaran SMP adalah perlakuan kasar orang tua dan sanksi. Dengan demikian, untuk mengatasi masalah kekerasan pada pelajar SMP, orang tua perlu menghilangkan unsur kekerasan dalam mendidik anak-anaknya dan menggunakan cara pemberian sanksi yang tepat. 
 ABSTRACT
 Cases of violence in Indonesia is increasing from year to year and in 2008, children in conflict with the law are 78 thousand according to data compiled by the Directorate General of Penitentiary, Department of Law and Human Rights. This thesis aim is to examine the association of parenting with violent behavior in Junior High School students in Jakarta. This research is a quantitative study that used data from Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia in cooperation with BNP Jakarta, namely the Youth Behavior Survey conducted in 2006 with a cross-sectional design. Based on these results, parenting factors related to violent behavior of Junior High School students are harsh treatment of parents and internalization of values. Thus, to overcome the problem of violence in Junior High School students, parents need to eliminate the element of violence in educating their children and use a proper way to give sanction.
Read More
T-3690
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Puspitasari Ramadania; Pembimbing: Indri Hapsari Susilowati; Penguji: L. Meily KurniawidjadjaRidwan Zahdi Sjaaf, Dicky Tri Jatmiko, Nazly Kurniawan
Abstrak: Petugas shift merupakan bagian dari pekerja kritis di Instalasi RSG-GAS. Sistem kerja shift dan tuntutan kerja yang kompleks di instalasi nuklir menyebabkan petugas shift rentan mengalami kelelahan kerja. Kelelahan kerja memiliki kontribusi terhadap penurunan performa kerja, penurunan konsentrasi, penurunan pemenuhan prosedur maupun penurunan kewaspadaan pekerja. Dampak kelelahan kerja harus mampu teridentifikasi dan dikendalikan terutama di instalasi nuklir yang memiliki potensi bahaya yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kelelahan kerja petugas shift dan melakukan analisis terhadap faktor risiko yang berkontribusi terhadap kelelahan kerja petugas shift di RSG-GAS Tahun 2022. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner, alat ukur lingkungan kerja, dan wawancara. Metode analisis menggunakan analisis deskriptif dan inferensial dengan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan seluruh petugas shift mengalami kelelahan dengan tingkat kelelahan ringan sebesar 31,25%, kelelahan sedang sebesar 64,58%, dan kelelahan berat sebesar 4,17%. Faktor risiko kelelahan kerja total adalah status Gizi yang diukur dengan indeks massa tubuh, kualitas tidur, beban kerja, dan desain tugas. Faktor risiko kelelahan umum adalah indeks massa tubuh, kualitas tidur, kuantitas tidur, konsumsi kafein, beban kerja, dan desain tugas. Faktor risiko kelelahan fisik adalah usia, kualitas tidur, kuantitas tidur, masa kerja, posisi kerja, beban kerja, desain tugas, dan tekanan udara negatif. Faktor risiko pelemahan aktivitas adalah kepuasan kerja. Faktor risiko pelemahan motivasi adalah kualitas tidur, kuantitas tidur, desain tugas dan shift malam. Faktor risiko kelelahan mental adalah kualitas tidur, beban kerja, desain tugas, pencahayaan, dan tekanan udara negatif. Rekomendasi pengendalian melibatkan manajemen dan petugas shift dengan mengembangkan program manajemen kelelahan kerja sesuai kondisi di Instalasi Nuklir.
Shift workers are part of critical workers at the RSG GAS Installation. The shift work system and complex work demands in nuclear installations cause shift workers to be prone to work fatigue. Work fatigue has contributed to decreased work performance, decreased concentration, decreased in procedure compliance, and reduced worker alertness. The impact of work fatigue must be able to be identified and controlled, especially in nuclear installations that have a large potential hazard. This study aims to evaluate the level of work fatigue of shift workers and analyze the risk factors that contribute to the work fatigue of shift workers at RSG-GAS in 2022. This research is a quantitative descriptive study with a cross-sectional design. The instruments used in this research are questionnaires, measuring tools for the environment, and interviews. The method of analysis in this research is descriptive and inferential analysis with a correlation test. The results showed that all shift workers experienced fatigue with mild fatigue level of 31,25%, moderate fatigue of 64,58%, and severe fatigue of 4,17%. The risk factors for work fatigue (total score) are nutritional status as measured by body mass index, sleep quality, workload and task design. The risk factors for general fatigue are body mass index, sleep quality, sleep quantity, caffeine consumption, workload, and task design. The risk factors for physical fatigue are age, sleep quality, sleep quantity, years of service, job role, workload, task design, and negative air pressure. The risk factor for reduced activity is job satisfaction. The risk factors for reduced motivation are sleep quality, sleep quantity, task design, and night shift. The risk factors for mental fatigue are sleep quality, workload, task design, lighting, and negative air pressure. Control recommendations involve management and shift worker by developing a work fatigue management program according to the conditions at the Nuclear Installation.
Read More
T-6469
Depok : FKM-UI, 2022
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mohammad Attok Nur Isa; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Fatma Lestari, Mufti Wirawan, Widura Imam Mustopo
Abstrak:
Petugas keamanan adalah pekerja professional dibidang keamanan. Patroli keamanan adalah aktifitas menjaga keamanan dengan cara bergerak mengendarai mobil berkeliling untuk memantau situasi keamanan di area penugasannya, biasa disebut petugas patrol, dalam hal ini patrol menggunakan mobil. Hampir Sebagian besar petugas patrol keamanan sudah bekerja beberapa tahun dibidang keamanan. Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) merekrut mereka dengan kontrak kerja waktu tertentu dari kontrak sebelumnya. Dengan mengontrak pekerja yang sama dari kontrak sebelumnya, dengan tujuan bahwa mereka sudah berpengalaman dan mengenal area pengamanannya. Kecepatan petugas patroli keamanan pada penelitian ini bervariasi dari 1-40 Km/Jam.  Dari data kecepatan akan dilakukan penelitian dan analisis untuk mendapatkan informasi ada tidaknya potensi kejenuhan. Kejenuhan merupakan bagian dari bahaya psikososial, kelelahan, sinisme dan profesionalisme. Tujuan penelitian untuk menganalisis resiko kejenuhan dan kewaspadaan terkait keselamatan pada petugas patroli keamanan ditinjau dari pola kecepatan kendaraan patroli keamanan yang berpotensi mempengaruhi keselamatan dan kinerja patroli. Sehingga dari data kecepatan bisa sebagai alat monitoring kejenuhan dari petugas patroli. Penelitian ini hanya fokus memonitor pergerakan kendaraan patroli. Dalam penelitian ini menggunakan metodologi input, proses dan output. Berkendara dengan cepat dianggap petugas patroli kemanan sedang mengalami kejenuhan, karena ingin segera menyelesaikan putaran patrolinya. Input berasal dari catatan data kecepatan yang diambil dari global positioning system dikategorikan pelan, sedang, cepat dan lebih cepat dan didukung oleh survei kepada para petugas patroli keamanan, dengan pertanyaan yang mewakili kondisi emosi, fokus, kelelahan dan motivasi. Data kecepatan dan hasil survei  diproses dan analisis dengan statistic tabulasi silang. Hasil dari Analisis menunjukkan hal yang berbeda, dimana dari proses analisa tabulasi didapatkan bahwa ternyata kejenuhan diindikasikan dengan kendaraan patroli keamana berjalan pelan dan saat termotivasi, petugas keamanan akan bergerak dengan cepat, kondisi ideal diperoleh saat petugas kemanan dalam kondisi normal, tergambar dari kemampuan menjaga pola kecepatan yang bervariasi. Dari penelitian disimpulkan bahwa dalam kegiatan patroli, analisis kecepatan kendaraan  patroli bisa memberi gambaran kondisi para petugas patroli sehingga dalam menjalankan tugas pengamanan bisa termonitor kejenuhan dan kinerjanya. Kata kunci:  Petugas kemanan, patroli keamanan, kecepatan mobil, kejenuhan

Security officer is professional occupation for assignment securing asset. Patrol is security officer activity to move around while monitoring area situation, the person called patrol man. Almost patrol man is working for accouple years until now. The security service provider contract will hired the previous patrol man for the security personnel in the same job. By hiring the same person from previous contract, The objective is aim their capability and experience to increase the performance on securing area. For the observation, variance security vehicle speed between 1 to 40 Km/h. The vehicle speed will analysis to figure out potential burnout. The burnout itself is part of psycologi hazard, exhausted, sinism and professionalism issue.  The research is aim to burnout and awareness relay on patrol man related the vehicle patrol speed pattern, its possibility impact to safety and patrol performance. The idea is patrol vehicle speed as one of burnout indicator. The research focus on patrol movement. The input, process and output method used to analysis. The faster moving assumes that patrol man in burnout, because they want to complete the patrolling task as soon as possible. The vehicle speed downloaded from Global Positioning System server as Input data and categorized by slow, middle, fast and faster. To supporting the data , need to figure out the patrol man condition. Questionnaire take from the patrol man and designed to accommodate emotion, focus, exhausted and motivation. Both speed and queationnaire are processed and analysis by using cross tabulation – SPSS. The analysis result figure out something deference, that burnout indication is coming from slow, and the in good motivatied the vehicle patrol may move in fast. The ideal patrol man have to in normal condition, it is showing that in normal mode, the vehicle move in variance speed. The conclusion is in patrol system, the patrol vehicle speed can used to figure out the patrol man condition and monitored patrol activity burnout and its performance. Key words:  security officer, physical security, patrol, burnout
Read More
T-5968
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Grace Ekawati Wagino; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Robiana Modjo, Julerman Malau
S-6990
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Brina Calista Putri; Pembimbing: Rita Damayanti; Penguji: Dian Ayubi, Ratna Tri Hari Safariningsih
Abstrak:
Petugas keamanan Universitas Indonesia Kampus Depok memiliki karakteristik kerja yang kompleks dengan tugas utama menjaga area kampus selama 24 jam melalui sistem kerja shift dan non-shift. Tuntutan kerja para petugas keamanan yang bersifat fisik dan mental berisiko mengalami kelelahan kerja yang berpotensi berdampak pada kualitas tidur. Pengalaman pemulihan diduga berperan sebagai mediator dalam hubungan tersebut berdasarkan kerangka Effort-Recovery Model. Meskipun profesi petugas keamanan terus berkembang secara global dan populasi yang cukup besar, data mengenai kelelahan kerja dan kualitas tidur pada kelompok ini di lingkungan UI masih butuh perhatian lebih terutama dalam konteks promosi kesehatan di tatanan tempat kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kelelahan kerja dan kualitas tidur dengan pengalaman pemulihan sebagai mediator pada petugas keamanan di Universitas Indonesia Kampus Depok. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel berjumlah 186 petugas keamanan yang dipilih melalui proportionate stratified convenience sampling. Kelelahan kerja diukur menggunakan MFI-20, pengalaman pemulihan menggunakan REQ, dan kualitas tidur menggunakan PSQI. Analisis hubungan kelelahan kerja dan kualitas tidur diuji menggunakan uji korelasi Spearman, dilanjutkan analisis tambahan menggunakan PROCESS Macro Model 4 (bootstrap 5000 samples) untuk menguji peran pengalaman pemulihan sebagai mediator, dengan usia, sistem kerja, dan status merokok sebagai kovariat. Hasil menunjukkan kelelahan kerja berhubungan signifikan dengan kualitas tidur (r=0,274; p<0,001). Analisis tambahan menggunakan PROCESS Macro menunjukkan hubungan tersebut tetap signifikan secara langsung (b = 0,075; p = 0,004) setelah mengontrol kovariat, namun efek tidak langsung melalui pengalaman pemulihan tidak signifikan (b=-0,003; bootstrap 95% CI: -0,017 – 0,006), menunjukkan pengalaman pemulihan tidak berperan sebagai mediator pada hubungan ini. Intervensi promosi kesehatan perlu difokuskan pada penanganan langsung kelelahan kerja untuk memperbaiki kualitas tidur petugas keamanan.

Security officers at the University of Indonesia Depok Campus have complex work characteristics, with the primary task of guarding the campus area 24 hours a day through shift and non-shift work systems. The physical and mental demands of security officers put them at risk of experiencing work fatigue, which can potentially impact sleep quality. Recovery experiences are suspected to play a mediator in this relationship based on the Effort-Recovery Model framework. Although the security officer profession continues to grow globally and has a fairly large population, data on work fatigue and sleep quality in this group at UI still requires more attention, especially in the context of health promotion in the workplace. This study aims to analyze the relationship between work fatigue and sleep quality with recovery experiences as a mediator in security officers at the University of Indonesia Depok Campus. The study used a cross-sectional design with a quantitative approach. The sample consisted of 186 security officers selected through proportionate stratified convenience sampling. Work fatigue was measured using the MFI-20, recovery experiences using the REQ, and sleep quality using the PSQI. The analysis of the relationship between work fatigue and sleep quality was tested using the Spearman correlation test, followed by additional analysis using PROCESS Macro Model 4 (bootstrap 5000 samples) to test the role of recovery experience as a mediator, with age, work system, and smoking status as covariates. The results showed that work fatigue was significantly associated with sleep quality (r=0.274; p<0.001). Additional analysis using PROCESS Macro showed that the relationship remained significant directly (b=0.075; p=0.004) after controlling for covariates, but the indirect effect through recovery experience was not significant (b=-0.003; bootstrap 95% CI: -0.017 – 0.006), indicating that recovery experience did not play a role as a mediator in this relationship. Health promotion interventions need to focus on directly addressing work fatigue to improve the sleep quality of security officers.
Read More
S-12433
Depok : FKM-UI, 2026
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Henny Afriani; Pembimbing: Ridwan Z. Syaaf
S-2600
Depok : FKM UI, 2002
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Raisha Humaira; Pembimbing: Hendra; Penguji: Mila Tejamaya, Nur Ani
Abstrak: Operator tambang batubara merupakan salah satu pekerjaan yang memiliki risiko tinggiuntuk mengalami kelelahan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kelelahan pada operator tambang batubara denganmenggunakan metode tinjauan literatur sistematis. Faktor yang diteliti yaitu shift kerja,durasi kerja, dan beban kerja dengan covariat faktor individu (usia, kualitas tidur,kuantitas tidur, dan irama sirkadian) dan faktor pekerjaan &lingkungan kerja (waktuistirahat, waktu kerja, dan masa kerja). Desain penelitian ini merupakan penelitianeksploratori dengan metode deskriptif melalui tinjauan literatur sistematis terhadapliteratur yang sesuai dengan kriteria penilaian. Tinjauan literatur sistematis ini dilakukandengan tahapan identifikasi, ekstraksi, sintetis, dan intrepetasi data yang diperoleh dari11 literatur terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara shiftkerja, durasi kerja, dan beban kerja terhadap kelelahan pada operator tambang batubara.
Coal Mining Operator is one of the high-risk occupations in experiencing fatigue. Thisstudy aim to determine factors associated with fatigue on coal mining operators througha systematic literature review method. Factors studied were shift work, work duration,and workload with covariate of individual factors (age, sleep quantity, sleep quality, andcircadian rhythm) and factors of work & work environment (rest periods, work hours,and work period). This research is an exploratory study with a descriptive methodthrough a systematic literature review of the literature in according to the researchcriteria. This systematic literature review is conducted through the identification,extraction, synthesis, and interpretation of data obtained from 11 selected literature. Theresukt showed that there was an influence between shift work, work duration, andworkload on fatigue in coal mining operators.
Read More
S-10291
Depok : FKM UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Benny Arief Widjaja; Pembimbing: Meily Kurniawidjaja; Penguji: Robiana Modjo, Tata Soemitra
Abstrak:

Untuk mempertahankan tingkat produksi, daya saing dan kontinuitas pekerjaan maka di era sekafang banyak perusahaan atau pabrik-pabrik yang memberlakukan pekesjaan shi# bagi karyawannya. Ada yang memberlakukan 2 atau 3 shi# tergantung dari pada kebutuhan perusahaan. Pada populasi pekeria dinegara berkembang 20 - 30 % memberlakukan kerja shim sehingga kelja shift menjadi hal yang biasa. Pada penelilian Simon Folkard dan Philip tahun 2002 (shitiwork safely and productivity) rnenyimpulkan bahwa produktifltas dan keselamatan kerja akan berkuranglmenurun pada waktu karyawan beraktilitas di malam hari. Pengurangan inl didasari oleh berbagai faktor antara lain: gangguan kesehatan, terganggunya kehidupan sosial, gangguan tidur (memendeknya waktu tldur) dan gangguan irama Sirkadlan. Dalam tesis ini ingin ditelili dampak kerja malam terhadap perubahan tekanan darah sistolik, diastolik dan denyut jantung pada Operator Pmduction perusahaan Migas X. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitalif dengan desain penelitian kuasi eksperimental, menggunakan alat ukur berupa kuesioner dan pengukuran langsung tekanan darah slstolik, diastol0< dan denyut jantung pada 77 Operator Production perusahaan Migas X pada saat shi# non malam dan malam. Setelah diukur kemudian dibandingkan apakah ada perbedaan hasil pengukuran antara yang shit! non malam dengan malam pada seorang pekerja. Hasil penetitian dengan analisis bivariat menunjukkan terjadinya perbedaan bermakna tekanan sistotik dan diastolik antara pekerja shift non maiam dengan shift malam (p< 0,05). Untuk tekanan sistolik oenderung mengalami penumnan pada saat shit? malam, sedangkan untuk tekanan diastolik mengalami kenaikan pada saat shift malam. Kenaikan dan penurunannya masih dalam batas yang tidak mengganggu kesehatan. Untuk tekanan denyut jantung oenderung tidak mengalami perubahan antara yang bekerja pada shift non malam maupun shit? malam. Analisa multivariat menunjukkan bahwa faktor Olah Raga dan Kopl merupakan faktor dominan dalam perubahan tekanan darah dan denyut jantung.


To maintain productivity level, competition among and continuity of workers, most company or production apply shift working among their employee. There are 2 or 3 shifts applied based on the company?s need. In the developing countries' population. 20-30% ofthe country apply working shift, which make it as a common thing. ln the research done by Simon Folkard and Philip 2002 (Shift Working Safety and Productivity) concluded that productivity and work safely will decrease during night shift This decrease is due to several factors, such as health, social, sleep (decrease in the quantity time of sleep), and circadian rhythm disorder. This thesis would like to know the effect of night shift on systolic, diastolyc blood pressure and heart beat among pmducfion operators in X Indonesia Company. This is a quantitative research with Quasy experimental design using queslonnaire and direct blood pressure measurement (systolic and diastolic) and heart beat as the research tools on 77 production operators during night and non-night shift in X Indonesia Company. After being measured, we compare the difference ofthe result among workers who work on night and non-night shift. This research shows that there is a difference on systolic and diastolic among night shift and non-night shift workers (p < 0,05). Systolic pressure tends to decrease during night shift, while for diastolic pressure tends to increase during the same shift. Both the increase and decrease are within normal limit which does not effect their health. Heart beat tends not to change between these workers. Sport and coffee are the dominant factors to influence blood pressure and heart beat by multivariate analysis.

Read More
T-2545
Depok : FKM-UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive