Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 34955 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Diah Arum Miranti; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Hendra, Indri Hapsari Susilowati
S-5125
Depok : FKM-UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Inlaurizen; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Sutanto, Dadan Erwandi
S-4914
Depok : FKM-UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Suciningati; Pembimbing: Sutanto; Penguji: Zulkifli Djunaidi, Dadan Erwandi
S-4901
Depok : FKM-UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Arinda; Pembimbing: Robiana Modjo; Penguji: Dadan Erwandi, Iche Andriyani Liberty, Jimmy Tiarlina
Abstrak:
Pandemi COVID-19 telah menimbulkan dampak yang sangat luas tidak hanya pada sektor kesehatan tetapi juga pada sektor industri, salah satunya yakni di PT X. Berbagai dampak negatif telah dialami oleh PT X baik dari sisi kesehatan, produktifitas hingga finansial. Meskipun saat ini kasus COVID-19 telah mengalami penurunan namun kewaspadaan tetap harus dilakukan. Selain itu, bencana merupakan suatu hal yang tidak dapat diprediksi dengan pasti di masa yang akan datang sehingga pandemi COVID-19 yang terjadi saat ini dapat menjadi kesempatan bagi suatu organisasi untuk meninjau kembali penerapan manajemen bencana yang telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan siklus manajemen bencana yang telah diterapkan di PT X, yang terdiri dari upaya prabencana, saat terjadi bencana dan pascabencana. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan kualitatif yang dilaksanakan pada Bulan Agustus - Desember 2022. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan dan telaah dokumen menggunakan pedoman analisis penerapan manajemen bencana yang disusun berdasarkan UU No. 24 Tahun 2007, berdasarkan pedoman penerapan manajemen bencana dalam menghadapi pandemi menurut World Health Organiziation (WHO) dan Pan American Health Organization (PAHO) serta berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan No. HK.01.07-MENKES/328/2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT X belum menerapkan siklus manajemen bencana secara keseluruhan. Diketahui bahwa pada tahap prabencana, perusahaan belum menyusun perencanaan, serta belum melakukan program pendidikan dan pelatihan, penilaian risiko dan latihan keadaan darurat. Selain itu, pada tahap pascabencana diketahui bahwa perusahaan belum melakukan upaya pemulihan mental meskipun pada saat terjadinya pandemi COVID-19 perusahaan telah melakukan berbagai upaya pencegahan penularan, tatalaksana kasus dan deteksi dini serta pemulihan fisik, aktifitas, sarana dan prasarana. Disarankan kepada PT X untuk mengoptimalkan penerapan manajemen bencana di tempat kerja melalui adanya upaya mitigasi dan kesiapsiagaan pada tahap prabencana serta adanya upaya pemulihan pada tahap pascabencana guna meningkatkan resiliensi dalam menghadapi bencana akibat wabah penyakit di masa yang akan datang

The COVID-19 pandemic has severely affected not only the health sector but also the industrial sector, including PT X. This pandemic has affected PT X in terms of health, productivity, and finances. Recently, the numbers of new COVID-19 cases and fatalities worldwide have continued to decline. Staying vigilant against covid-19 in the workplace is an option since the disasters cannot be predicted. This COVID-19 pandemic can be an opportunity for organizations to review the implementation of their disaster management cycle. This study aims to analyze the implementation of the disaster management cycle at PT X covering pre-disaster, during disaster, and post-disaster. This analytic descriptive study used a qualitative approach. It was conducted in August - December 2022. Data were collected through in-depth interviews, field observations, and document reviews using guidelines for analyzing the implementation of disaster management based on Law No. 24 of 2007, disaster management guidelines in dealing with a pandemic by the World Health Organization (WHO) and the Pan American Health Organization (PAHO) as well as the Minister of Health Decree No. HK.01.07-MENKES/328/2020. The results of the study showed that PT X had not implemented the entire disaster management cycle yet. At the pre-disaster stage, the company had not prepared a plan and had not provided the education and training programs, risk assessment and emergency drills. Besides, at the post-disaster stage, the company had not made any mental recovery efforts even though the company had made various efforts to prevent transmission, case management and early detection as well as physical, activities, facilities, and infrastructure recoveries during the COVID-19 pandemic. PT X is suggested to optimize the implementation of disaster management in the workplace through mitigation and preparedness efforts at the pre-disaster stage and recovery efforts at the post-disaster stage to increase resilience in dealing with the pandemic in the future
Read More
T-6522
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Febie Karmani Putra; Pembimbing: Robiana Modjo; Penguji: Indri Hapsari Susilowati, Baiduri Widanarko, Fahrur Rozi, Haris Muzakir
Abstrak: Kelelahan pilot didefinisikan sebagai keadaan fisiologis penurunan kinerja mental atau kemampuan fisik manusia akibat kurang tidur, ritme sirkadian, atau beban kerja yang dapat mengganggu kewaspadaan pilot dan kemampuan mengoperasikan pesawat. Pilot melakukan tugas yang berhubungan dengan keselamatan. Kelelahan menjadi perhatian utama penyebab kecelakaan, penurunan produktivitas dan ketidakmampuan untuk bekerja. Pilot khususnya pilot helikopter memiliki risiko kelelahan yang tinggi dalam menjalankan tugasnya sebagai Tim Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana.. Desain penelitian adalah cross sectional dan pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner online menggunakan The Samn-Perelli Crew Status Check dari ICAO. Wawancara mendalam juga dilakukan untuk memperkaya pengalaman kelelahan para pilot. Kuesioner data dikumpulkan dari 57 pilot dan 5 pilot yang diwawancarai pada bulan Februari - April 2021. Kuesioner analisis data dilakukan dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan 56 responden kelelahan tingkat rendah Hasil penelitian juga menemukan hubungan antara kelelahan (P value = 0,006) dengan status kesehatan, dan kelelahan (P value = 0,000) dengan waktu istirahat. Studi saat ini menyimpulkan status Kesehatan dan waktu istirahat berkaitan dengan kelelahan
Read More
T-6271
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hugo Nainggolan; Pembimbing: Hendra; Penguji: Dadan Erwandi, Fatma Lestari, Gerry Aditya Herwanto Putra, Sutarno
Abstrak:
Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 50 Tahun 2012 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) telah berjalan selama lebih dari 10 tahun dan menjadi suatu pedoman atau acuan yang bersifat wajib untuk dilaksanakan bagi perusahaan yang memiliki potensi bahaya besar atau mempekerjakan paling sedikit 100 orang pekerja. Penerapan SMK3 merupakan salah satu upaya preventif yang harus dilakukan akibat meningkatnya risiko kecelakaan kerja. SMK3 adalah penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja yang akan dapat meminimalkan risiko kerugian moral dan moneter, kehilangan jam kerja, serta keselamatan orang dan lingkungan. Penelitian ini adalah penelitian gabungan (mixed method). Dalam penelitian ini, teknik pengolahan data secara kuantitatif dilakukan untuk mengukur hasil penerapan SMK3 di industri galangan kapal kecil PT. X, PT. Y, dan PT. Z menggunakan instrumen audit tingkat awal (64 kriteria SMK3) sesuai PP No. 50 Tahun 2012. Penelitian ini dilakukan pada Bulan September 2023 - Oktober 2023 yang dengan pengambilan data observasi pada industri galangan kapal kecil PT X., PT. Y, dan PT. Z digunakan untuk mengukur tingkat pencapaian penerapan SMK3 di 3 industri galangan kapal kecil PT. X, PT. Y, dan PT. Z berdasarkan instrumen audit SMK3 PP No. 50 Tahun 2012 tingkat awal (64 kriteria) Manajer HSE dari setiap perusahaan di PT. X, PT. Y, dan PT. Z merupakan responden yang memberikan dokumen dan keterangan. Hasil penelitian didapatkan fakta bahwa Tingkat kesesuaian penerapan SMK3 PT. X : 21,88 %, PT. Y : 3,13 %, PT. Z : 21,88 %. Tingkat ketidaksesuaian penerapan SMK3 PT. X sebesar 78,12 % dengan temuan mayor sebesar 51 %, temuan minor sebesar 45 %, dan temuan kritikal sebesar 4 %. Tingkat ketidaksesuaian penerapan SMK3 PT. Y sebesar 98,44 % dengan temuan mayor sebesar 49,21 %, temuan minor sebesar 49,21 %, dan temuan kritikal sebesar 1,58 %. Tingkat ketidaksesuaian penerapan SMK3 PT. Z sebesar 78,12 % dengan temuan mayor sebesar 52 % dan temuan minor sebesar 48 %.

Government Regulation (GR) Number 50 of 2012 concerning the Occupational Safety and Health Management System (OSHMS) has been running for more than 10 years and has become a mandatory guideline or reference to be implemented for companies that have the potential for major hazards or employ at least 100 workers. The implementation of OSHMS is one of the preventive efforts that must be carried out due to the increased risk of work accidents. OSHMS is the implementation of an occupational safety and health management system that will be able to minimize the risk of moral and monetary losses, loss of working hours, as well as the safety of people and the environment. This research is a mixed method. In this study, quantitative data processing techniques were carried out to measure the results of the application of OSHMS in the small shipyard industry of PT. X, PT. Y, and PT. Z uses an initial level audit instrument (64 OSHMS criteria) according to PP No. 50 of 2012. This research was conducted in September 2023 - October 2023 with observational data taken on the small shipyard industry of PT X, PT. Y, and PT. Z. Used to measure the level of achievement of the application of SMK3 in 3 small shipyard industries of PT. X, PT. Y, and PT. Z based on the audit instrument OSHMS PP No. 50 Year 2012 entry level (64 criteria) HSE Manager from each company at PT. X, PT. Y, and PT. Z is a respondent who provides documents and information. The results of the study found that the level of suitability of the application of OSHMS PT. X : 21.88 %, PT. Y : 3,13 %, PT. Z : 21,88 %. The level of non-conformity in the application of OSHMS PT. X is 78.12% with major findings of 51%, minor findings of 45%, and critical findings of 4%. The level of non-conformity in the application of OSHMS PT. Y is 98,44% with major findings of 49,21%, minor findings of 49,21%, and critical findings of 1,58%. The level of non-conformity in the application of OSHMS PT. Z is 78,12% with major findings of 52 % and minor findings of 48%.
Read More
T-6899
Depok : FKM-UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Siti Nurhayati; Pembimbing; Zulkifli Djunaidi; Penguji: Sutanto; Dadan Erwandi
S-4911
Depok : FKM-UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
E. Basarthus Purba; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Dadan Erwandi, Wawan Irawan
T-2667
Depok : FKM UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Syelvira Yonansha; Pembimbing: Hendra; Penguji: Chandra Satrya, Syahrul Munir, Adenan
Abstrak: Penulis ingin membahas mengenai evaluasi pelaksanaan audit internal sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja yang telah berlangsung di PT X selama tahun 2012-2014. Pelaksanaan audit internal ditinjau ulang menggunakan standar internasional, yaitu ISO 19011. Penelitian yang dilakukan ini bersifat deskriptif dengan metode penelitian kualitatif. Dalam penelitian ini melibatkan informan kunci dan informan sebagai sumber data primer melalui wawancara mendalam dan telaah dokumen pelaksanaan audit pada tahun 2012-2014.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pelaksanaan audit internal sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di PT belum berjalan dengan baik dan maksimal. Poin utama dari lemahnya pelaksanaan audit internal tersebut adalah implementasi, pemantauan, tinjauan ulang dan perbaikan pada sistem manajemen audit yang dilaksanakan. Perbaikan pada tahap perencanaan dan implementasi menunjukkan poin utama yang harus segera diperbaiki guna meningkatkan kualitas sistem manajemen audit dan bisa mengevaluasi sistem manajemen yang berlangsung di perusahaan dengan lebih baik.
Read More
T-4519
Depok : FKM UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Taufan Arif Z; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Dadan Erwandi, Hendra, Deni Andreas, Adenan
T-4757
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive