Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 37416 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Ririn Fristika Sari; Pembimbing: Alex Papilaya; Penguji: Wahyu Sulistiadi, Meizi Fachrizal Achmad, Suginarti
T-2624
Depok : FKM UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Suci Widya Primadhani; Pembimbing: Yaslis Ilyas; Penguji: Puput Oktamianti, Anhari Achadi, Aprizal, Galianti
Abstrak:
Latar belakang : Salah satu faktor penyebab waktu tunggu pasien rawat jalan melebihi 60 menit adalah keterlambatan waktu kedatangan dokter spesialis. Selain waktu tunggu, kepatuhan visite dokter spesialis merupakan indikator disiplin kerja yang dapat memengaruhi length of stay (LOS) pasien rawat inap. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakteristik individu, kepuasan kerja terhadap disiplin kerja dokter spesialis di RSUD Cileungsi. Metode : Penelitian ini dilakukan dengan mix method kuantitatif dan kualitatif pendekatan cross sectional untuk menilai karakteristik individu, gambaran kepuasan kerja melalui kuisioner Job Satisfaction Survey Spector dan disiplin kerja melalui rekam absensi kepatuhan poli, visite dan kelengkapan administratif rekam medis dokter spesialis di RSUD Cileungsi. Hasil : Tidak terdapat pengaruh signifikan antara kepuasan kerja dan disiplin kerja dokter spesialis di RSUD Cileungsi. Berdasarkan penelitian kualitatif, didapatkan faktor yang mempengaruhi disiplin waktu khususnya kepatuhan poli adalah faktor individu, rekam medik yang belum tersedia, laboratorium yang belum ada hasil, dokter spesialis cenderung melakukan kegiatan lain seperti rapat, tindakan atau visite terlebih dahulu sebelum praktik poli. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa selain kepuasan kerja terdapat faktor lain yang memengaruhi disiplin kerja seperti waktu kedatangan dan jumlah tempat praktek.

ntroduction: One of the factor causing outpatients' waiting time is the delay in the specialist doctor's arrival time. In addition, adherence to doctors visit indicates work discipline that can affect the length of stay (LOS) of inpatients. Purpose: This study aims to determine the effect of individual characteristics and job satisfaction on the work discipline of specialists at RSUD Cileungsi. Methods: This research was conducted using a mix of methods (quantitative and qualitative analysis) with a cross-sectional design to assess individual characteristics, job satisfaction descriptions through the Job Satisfaction Survey Spector questionnaire, and work discipline through the records of compliance in visiting both outpatient and inpatient wards, and the completion of the medical record as an administrative form of work discipline. Results: There is no significant effect between job satisfaction and the work discipline of specialist doctors at Cileungsi Hospital. The qualitative research found that the factors that influence time discipline among specialist are individual factors, medical records and laboratory result test that are not yet available, and they prioritizing the other activities. Conclusion: This study concluded that there were another factors that affect work discipline beyond job statisfaction, such as travel time, the amount of practice places.
Read More
T-6527
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Amanda Alda Zhafira; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Jaslis Ilyas, Yusman Irvan
Abstrak: Menurut Permenkes No. 755/MENKES/PER/IV/2011 Tentang Penyelenggaraan Komite Medik di Rumah Sakit, tugas dari Komite Medis Rumah Sakit ialah menjaga mutu profesi, disiplin, etika dan perilaku staf medis dengan cara menyelenggarakan evaluasi kinerja terhadap staf medis. RS Hermina Ciputat terakhir melakukan penilaian kinerja terhadap staf medis, yakni pada tahun 2015. Idealnya penilaian tersebut dilakukan setiap tahun. Penelitian ini bertujuan menganalisis adakah dari faktor individu, psikologis dan organisasi yang memiliki hubungan dengan kinerja dokter di RS Hermina Ciputat pada tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain studi cross sectional dan menggunakan uji Chi Square. Pengambilan data melalui penyebaran kuesioner skala likert terhadap 60 responden, yakni dokter spesialis dan dokter umum yang praktek tahun 2018, serta telaah dokumen dari Form OPPE (On Going Professional Practice). Hasil penelitian menunjukkan variabel status kepegawaian (p=0,005) dan budaya organisasi (p=0,039) memiliki hubungan yang signifikan dengan kinerja dokter, sedangkan variabel karakteristik individu (umur, jenis kelamin, pendidikan dan masa kerja), serta variabel psikologi, yakni kepuasan kerja dan motivasi tidak memiliki hubungan yang signifikan. Sebagian besar kinerja dokter sudah baik, namun pihak manajemen masih perlu mengaktifkan peran KSM dan Komite Medik dengan mengadakan rapat secara rutin untuk mewadahi usulan dokter dan meningkatan atensi dokter mengenai pentingnya kegiatan RS.
Read More
S-10107
Depok : FKM-UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yopi Ananda; Pembimbing: Kurnia Sari; Penguji: Sandi Iljanto, Purnawan Junadi, Jefri Thomas A E Silalahi, Zainudin
T-4340
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hurriyani Sekar Putri; Pembimbing: Wahyu Sulistiadi; Penguji: Masyitoh, Elvira
Abstrak: Terdapat 290 item persediaan farmasi yang termasuk dalam kategori deadstock, obat tersebut menumpuk dan berdampak pada rendahnya nilai perputaran investasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi pengendalian persediaan antara proses pengendalian yang selama ini dilakukan oleh rumah sakit dengan proses pengendalian jika menggunakan perhitungan EOQ, SS, dan ROP. Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional yang menggunakan data sekunder dari Instalasi Farmasi RS. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling yaitu seluruh kategori A persediaan farmasi.

Hasil penelitian menunjukkan proses pengendalian menggunakan perhitungan EOQ, SS, dan ROP lebih efisien karena dapat meningkatkan nilai Inventory Turnover Ratio dan memiliki nilai rata-rata persediaan lebih rendah. Terdapat perbedaan Inventory Turnover Ratio yang signifikan antara pengendalian yang selama ini dilakukan oleh rumah sakit dengan proses pengendalian jika menggunakan perhitungan EOQ, SS dan ROP. Peneliti menyarankan untuk melakukan pengelompokkan obat dengan analisis ABC, perhitungan EOQ yang berulang untuk meningkatkan efisiensi pada pengendalian persediaan farmasi.
Read More
S-9956
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Iqbal Fadhila; Pembimbing: Masyitoh; Penguji: Jaslis Ilyas, Febi Hediyanto
S-10897
Depok : FKM-UI, 2022
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Eric Irawati; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Anhari Achadi, Puput Oktamianti, Sugiharto, Erni Endah Sulistioratih
Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hubungan antara kepuasan kerja, kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB). Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional melibatkan 69 staf pegawai di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan dengan menggunakan sampel total sampling.

Hasil analisis bivariat menggunakan analisis regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan: 1) kepuasan kerja, kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi secara masing-masing memiliki hubungan yang positif dan signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB); 2) Kepuasan kerja, kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi secara bersama- sama diuji yang memiliki hubungan signifikan dan paling dominan mempengaruhi terjadinya Organizational Citizenship Behavior (OCB) adalah kepuasan kerja setelah dikontrol variabel kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi.

Peningkatan perilaku Organizational Citizenship Behavior (OCB) pegawai di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan harus selalu ditingkatkan antara lain menciptakan dan meningkatkan unsur-unsur kepuasan kerja pegawai, kepemimpinan transformasional di antara para pimpinan dan staf serta menciptakan lingkungan budaya organisasi yang mendukung terjadinya perilaku Organizational Citizenship Behavior (OCB).

Kata kunci : Organizational citizenship behavior, OCB, kepuasan kerja, kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, perilaku organisasi
Read More
T-4384
Depok : FKM UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Roosmayasari; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Anhari Achadi, Dumilah Ayuningtyas, Tetra Fajarwati, Yuyun Widyaningsih
Abstrak:
Tesis ini membahas mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi retensi dokter di puskesmas Penelitian dilakukan dengan mengolah data sekunder hasil Riset Ketenagaan di Bidang Kesehatan (Risnakes) 2017, dengan jumlah sampel sebanyak 14.091 orang dokter yang bertugas di puskesmas. Pengolahan data menggunakan analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa dekat dengan keluarga besar adalah alasan utama kebetahan yang paling banyak disampaikan (34%). Pengaruh total variabel karakter terhadap kebetahan (retensi) 0,23, terhadap kepuasan kerja 0,04, dan terhadap motivasi 0,08. Pengaruh total variabel manfaat non finansial terhadap kebetahan (tingkat retensi) 0,15, dan motivasi 0,03. Pengaruh total variabel manfaat finansial terhadap kebetahan (tingkat retensi) 0,04, kepuasan kerja 0,13 dan motivasi 0,11. Tidak ada pengaruh langsung dari variabel manfaat finansial kepada tingkat retensi, dan dari variabel manfaat non finansial ke kepuasan. Pengaruh total variabel kepuasan terhadap retensi 0,26 dan terhadap motivasi 0,58. Pengaruh total variabel motivasi terhadap retensi 0,05. Disarankan agar Pemerintah Pusat melakukan sinkronisasi kebijakan rekruitmen dan distribusi tenaga dokter, subsidi anggaran insentif dokter daerah dengan kapasitas fiskal rendah dan atau memiliki keterbatasan finansial, dan melanjutkan program penugasan khusus penempatan dokter, menyusun dan mengaplikasikan kebijakan afirmatif distribusi tenaga dokter di puskesmas, antara lain program ikatan dinas dan beasiswa pendidikan kedokteran, datasering. Pemerintah Daerah dapat menyelenggarakan inovasi rekruitmen dan distribusi tenaga dokter melalui jalur penugasan khusus, program beasiswa daerah untuk pendidikan kedokteran, menyediakan subsidi insentif finansial yang layak bagi tenaga dokter, dan memberikan fasilitasi yang cukup bagi dokter puskesmas untuk dapat mengikuti program peningkatan kapasitas

This thesis discusses the factors that influence the retention of doctors in community health center. The study was conducted by processing secondary data from the results of the Health Research in 2017 (Risnakes), with total sample of 14,091 doctors who served at the community health center. Processing data using path analysis. The results of the study showed that being close to extended families was the main reason for most retention (34%). The effect of total character variables on retention is 0.23, on job satisfaction 0.04, and on motivation 0.08. The effect of the total non-financial benefit variable on retention rate -0.15, and motivation 0.03. The effect of the total variable financial benefits on retention rate 0.04, job satisfaction 0.13 and motivation 0.11. There is no direct effect from the financial benefit variable on the level of retention, and from the non-financial benefit variable to satisfaction. The effect of total satisfaction variables on retention is 0.26 and on motivation 0.58. Effect of total motivational variables on retention of 0.05. It is recommended that the Central Government synchronize the recruitment and distribution policy for doctor, subsidize the budget incentives doctor for regional with low fiscal capacity and or have financial limitations, and continue  2 special assignment programs for the placement of doctor, compile and apply affirmative policies for the distribution of doctor in community health center, including programs official ties and medical education scholarships, datasering. Local Governments can carry out recruitment innovation and distribution of doctor through special assignments, regional scholarship programs for medical education, provide appropriate financial incentives for doctor, and provide sufficient facilitation for capacity building programs.

Read More
T-5950
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dewi Rachmawati; Pembimbing: Ronnie Rivany; Penguji: Mieke Savitri, R. Setyaningsih
S-5123
Depok : FKM-UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Srikandi Novita Pinem; Pembimbing: Mardiati Nadjib; Penguji: Vetty Yulianty Permanasari, Faiza Kamalia
S-5662
Depok : FKM-UI, 2009
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive