Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 32056 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Ratu Yayu Luthfah Safwat; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Hasbullah Thabrany, Prastuti C Soewondo, Achmad Sainudy
T-2688
Depok : FKM-UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nanik Jodjana; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Jaslis Ilyas, Achmad Sainudi, Rachmad Priyatmo
Abstrak:

Salah satu kelornpok yang rentan terhadap masalah kesehatan adalah tenaga kerja. Biaya kesehatan pegawai/tenaga kerja untuk pelayanan kesehatan sebesar 19,94% pada tahun 2001 dan 18,72% pada tahun 2002. Komponen obat dalam pelayanan kesehatan mencapai sekitar 35% dari total biaya pelayanan kesehatan. Dari hasil survei pendahuluan yang dilakukan di PT. Jamsostek Karawang diketahui hingga saat ini masih ada beberapa dokter yang tidak menuliskan resep sesuai dengan standar JPK Jamsostek dalam mengohati pasien. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti beban biaya yang ditanggung peserta JPK Jamsostek di RSUD Karawang akibat jenis peresepan obat rawat jalan yang non standar. Jenis penelitian yang digunakan adalah survei untuk mengetahui total biaya yang timbul akibat jenis peresepan obat non standar pada peserta JPK Jamsostek di RSUD Karawang. Data yang digunakan adalah data yang berasal dari resep obat yang ditagihkan apotek kepada PT. Jamsostek cabang Karawang pada bulan Januari sampai dengan Febuari tahun 2007. Jumlah sampel yang diteliti sebanyak 412 lembar resep dengan jumlah items obat sebanyak 1360. Dari hasil penelitian diketahui bahwa rata-rata beban biaya yang ditanggwag pasien adalah sebesar Rp 25.886,425%) dengan rentang Rp 360,- sampai dengan Rp 337.560,- sedangkan rata-rata yang ditanggung Jamsostek adalah sebesar Rp 76.194,475%) dengan kisaran Rp 500,- sampai dengan Rp 816.030,-. Rata-rata beban biaya yang ditanggung JPK Jamsostek clan peserta di bagian poliklinik paru paling besar dibandingkan dengan poliklinik yang lain. Prosentase peresepan obat generik berlogo pada. JPK Jamsostek lebih kecil dibandingkan dengan penulisan obat bermerek dari total resep obat yang ada. Masih ada poliklinik yang peresepan obatnya polifarmasi untuk itu perlu dibuat pedoman pengobatan yang rasional di rumah sakit agar tidak terjadi polifannasi. Selain Ikatan Kerja Sama juga dibutuhkan komitmen dan sanksi yang kuat antara badan penyelenggara clan provider. Masih dibutuhkan penelitian farmakoekonorai lebih lanjut mengenai beban biaya yang ditanggung balk badan penyelenggara JPK Jamsostek maupun peserta path provider yang lain.


One of the groups which were sensitive to health problem is worker. Health expenses of workers for health services equal to 19,94 % in the year 2001 and 18,72 % in the year 2002. Drugs component in health services around 35% from total cost service of health. From pre survey which done in PT. Jamsostek Karawang known until now there are some doctors which do not write down recipe as according to standard of JPK Jamsostek in curing patient. The objective of this research to account the burden of cost beneficiaries Jr% Jamsostek in RSUD Karawang as a consequence of type Prescription of drug which non standard. Type of this research is survey to know arising out total cost effect of type prescription of drug non standard at beneficiaries of JPK Jamsostek in RSUD Karawang. Data was used from drug recipes beneficiaries PT. Jarnsostek branch Karawang in January Until Febuari year 2007. From the result known that the average of burden cost beneficiaries is Rp 25.886,- (25%) with coverage between Rp 360,- to Rp 337.560 and the average of burden cost of Jamsostek is Rp 76.194,475%) with coverage between Rp 500,- to Rp 816.030,- Percentage prescription of generic drugs in JPK Jamsostek still small compared to with writing of drug have brand from totalizing existing drug recipe. Polyclinic has prescription that indicated of polyphannacy. Existence of guidance of rational medication in hospital in order not to happened polypharmacy. It was required strong sanction and commitment between insurer and provider. Still required another pharmacoeconomy research regarding good accounted on charges of JPK Jarnsostek and beneficiaries for other provider to equip result of this research.

Read More
T-2687
Depok : FKM-UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Renaldo Trisatria Putra; Pembimbing: Atik Nurwahyuni; Penguji: Vetty Yulianty Permanasari, Fardilla
Abstrak: JPK merupakan suatu program yang diselenggarakan oleh badan penyelenggaraasuransi sosial yaitu PT Jamsostek (Persero) dan diselenggarakan secaraterstruktur dan komprehensif. Program JPK Jamsostek menggunakan prinsipmanaged care. Program ini harus dilaksanakan sesuai dengan prosedur pelayanankesehatan. Oleh karena itu, peserta program ini harus memahami dan mengikutiprosedur pelayanan kesehatan yang sudah ditetapkan oleh PT Jamsostek(Persero). Pada tahun 2012, PT Jamsostek (Persero) Kantor Cabang Gambirmembayarkan klaim perorangan rata-rata 75 klaim/bulan. Hal ini menandakanbahwa masih rendahnya pemahaman peserta JPK Jamsostek tentang prosedurpelayanan kesehatan PT Jamsostek (Persero).
Penelitian ini bertujuan untukmengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman peserta JPK Jamsostektentang prosedur pelayanan kesehatan PT Jamsostek (Persero) Kantor CabangGambir Tahun 2012. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain studicross-sectional dan dilakukan dengan cara pengisian kuesioner. Kuesioner dibagikan kepada 97 responden di PT Matahari Department Store Tbk. AtriumPlaza dan Kopposindo Jakarta Pusat.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara umur, tingkat pendidikan, pengalaman menggunakan JPK, sosialisasi SDMperusahaan, dan sosialisasi JPK Jamsostek dengan pemahaman peserta JPKJamsostek tentang prosedur pelayanan kesehatan PT Jamsostek (Persero).Kata kunci : Pemahaman, prosedur pelayanan kesehatan PT Jamsostek (Persero)
Read More
S-7601
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Annisa Fitria; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Vetty Yulianty, Melati Ratimanjari
S-7982
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Pantja Lishestiningsih; Pembimbing; Ronnie Rivany ;Penguji: Martiadi Najib, wachju Sulistiadi, Harijatni Sri Oetami, Sunuhardo Ekopria
T-1178
Depok : FKM-UI, 2001
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ibrahim Jauhari; Pembimbing: Nuzul, Badrun
M-364
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
D3 - Laporan Magang   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Teguh Setiawan; Pembimbing: Budi Hidayat; Penguji: Pujiyanto, RetnoLuckyatiningsih
Abstrak:

ABSTRAK Tingginya jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja di Indonesia tidak diikuti dengan tingginya angka pekerja yang dilindungi dalam program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) Jamsostek. Data menunjukkan bahwa jumlah pekerja yang dilindungi dalam program JPK baru sebanyak 3.061.098 (Jamsostek, 2012) masih jauh bila dibandingkan dengan jumlah penduduk yang bekerja yaitu sekitar 109 juta orang (2,97%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai faktor terkait dan dominan yang mempengaruhi seorang manajemen perusahaan dalam mengambil keputusan untuk mengikutsertakan pekerjanya pada program Jaminan Pemeliharaan kesehatan (JPK) PT Jamsostek (Persero) di Wilayah III Cirebon. Penelitian dilakukan dengan rancangan cross sectional dan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh seluruh manajemen yang perusahaannya terdaftar sebagai peserta aktif dalam program JPK. Dimana untuk satu perusahaan diwakili oleh satu orang manajemen perusahaan yang telah ditunjuk sebagai responden dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil analisis multivariat regresi logistik ganda metode stepwise diperoleh informasi bahwa faktor keyakinan terhadap program JPK merupakan faktor yang paling dominan berpengaruh terhadap keputusan manajemen untuk mengikutsertakan pekerja dalam program JPK (p-value= 0,026). Dalam hal ini, responden (manajemen) yang memiliki keyakinan tinggi terhadap program JPK memiliki kemungkinan untuk mengikutsertakan pekerja dalam program JPK 15 kali dibandingkan responden (manajemen) yang memiliki keyakinan rendah terhadap program JPK. Olehkarenanya, Manajemen PT Jamsostek (Persero) beserta jajarannya harus dapat terus meningkatkan kualitas dan kecepatan layanan kepada peserta, dengan tujuan agar kepercayaan peserta terhadap penyelenggara program Jamsostek dapat terus meningkat dan terjaga. Pengembangan/perluasan manfaat program Jamsostek khususnya JPK juga diperlukan agar layanan program JPK dapat lebih dirasakan manfaatnya oleh peserta.


 ABSTRACT The high number of labor force and the number of people who work in Indonesia is not followed by a high number of workers covered under the Health Insurance program (JPK) of Social Security. Data shows that the number of workers covered under the program JPK as much as 3.061.098 (Social Security, 2012) is far when compared to the working population of about 109 million people (2,97%). This study aims to determine the various factors that affect the relevant and dominant a company management in decision making to include workers in health insurance program (JPK) of Social Security PT (Persero) in Region III Cirebon. The study was conducted with a cross-sectional design an quantitative approaches. The study population was all over the entire management of the company are listed as active particiants in the program JPK. Where one company to be represented by one management company that has been designated as the respondents in this study. Based on the results of multiple logistic regression multivariate analysis stepwise methode was obtained that the confidence factor of the JPK is the most dominant factor of influence on management decisions to include workers in the JPK (p-value=0.026). In this case, the respondent (management) that have a low confidence on JPK. Therefore, Management of Social Security PT (Persero) and its staff should be able to continue to improve the quality and speed of services to participants, including extending the benefits of the Social Security program services, with the aim that the participants trust the organizers of the Social Security program may continue to rise and awake. Development/expansion of the Social Security program (JPK) specifically benefits also needed for service JPK program can be felt by the participants.

Read More
T-3778
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Agnes Triodora; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Budi Hidayat, Fardilla
S-7173
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nur Nisahairini; Pembimbing: Wiku Bakti Bawono Adisasmito; Penguji: Kurnia Sari, Ary Imelda
S-6716
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yulherina; Pembimbing: Jaslis Ilyas; Penguji: Hasbullah Thabrany, Pujiyanto, Salimar Salim, Amin Usman
Abstrak:

Kecurangan yang menurut istilah asuransi disebut fraud telah tcrbukti berperan menimbulkan incfisicnsi pelayanan kesehatan di USA sebesar 10% dari total belanja kesehatan. Di Indonesia sulit mendapatkan angka pastinya karena terbatasnya penelitian tentang Baud. Untuk mendapatkan gambaran risiko fraud, dilakukan penelitian pada klaim pembedahan PT .Jamsostek (Persero) kantor cabang Bekasi periode Oktober 2006-Maret 2007. Kriteria fraud ditctapkan berdasarkan kesesuaian informasi di dokumen tagihan dan dokumen pendukung ain sena keterangan pasien. Sampel yang digunakan adalah total sampel dan terdapat 177 kasus dengan berbagai jenis pembeclahan. Diteliti berbagai faktor yang mempengaruhi terjadinya fraud. Diperoleh hasil risiko iiaud klaim pcmbedahan di P'I`.Iamsostek (Persero) kacab Bekasi sangat tinggi, terbanyak ketidaksesuai tagihan biaya dan tarif tindakan, sclanjumya ketidaksesuaian diagnosis. Faktdr-faktor yang mempengaruhi fi-and diantaranya dokter bedah, rumah sakit, jenis spesialisasi, sifat dan klasiiikasi pembedahan Serta kualitas veriiikator klaim PT. Jamsostek (pcrsero). Diperlukan kcsadaran bersama untuk mengataslnya yaitu oleh organisasi profesi dokter untuk membina mom dan etika dokter, rumah sakit dengan pembenahan sistem dan rnanajemen serta asuransi dengan peninglmtan kompetensi verifikator klaim.


Fraud claim is one cause ofinefticieny in health expenditure. In USA is reported 10% of health expenditure contain suspected fraudulent cost. Data for Indonesia is rare because study for health cost Baud in Indonesia is very limited. To get figure and risk on fiaud in health cost or expenditure in Indonesia, a study has been run with sample of hospital surgery claim at PT. J amsostek (persero) Bekasi branch office. Criteris for fraud suspected is inappropriate infomation that given' by hospital and seen at claim document or patient information. There are 177 cases that got surgery at 3 hospital in Bekasi on October 2006- March 2007. All of cases are non maternity surgery. Result of this study are; risk for liaud claim in PT Jamsostek (persero) Bekasi Branch office is 73,4% of total claim. Factors that related to ti-aud are type of surgeon specialist, classification of surgery in term oftariffclassitication, urgency of surgery, and quality of verification person in Jamsostek. This study give infomation that fraud is potentially could make expenditure for health always increase constantly, because one of the cause is fraud. Fraud is related with moral and ethic of people, and doctors have obligation to avoid cheat patient or other party that responsible for claim payment. Doctors, hospital management and insurance company should work together to reduce risk of fraud and colaborate to make cally warning system to minimize impact of iiaud claim to health expenditure and quality of service. Awareness of people should be built to make every party in health service could avoid tiaud claim.

Read More
T-2673
Depok : FKM-UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive