Ditemukan 37038 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Karina Arvianti; Pembimbing: C. Endah Wuryaningsih; Ppenguji: Zarfiel Tafal, Roji Suherman
S-5822
Depok : FKM-UI, 2009
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Lisa Maisyurah; Pembimbing: Caroline Endah Wuryaningsih; Penguji: Dien Anshari, Evita Rosdiana Hutapea
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sikap, norma subjektif, dan intensi mahasiswa S1 reguler Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia tentang pemeriksaan kesehatan pranikah. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif yang bersifat deskriptif. Desan studi penelitian ini adalah cross sectional. Besar proporsi sampel dihitung menggunakan rumus proportionate stratified random sampling. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode simple random sampling. Responden pada penelitian ini berjumlah 294 orang yang mengisi kuesioner menggunakan google form dengan kriteria: mahasiswa S1 reguler FKM UI angkatan 2017-2020 dan belum menikah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 58,8% mahasiswa S1 reguler FKM UI memiliki sikap positif tentang pemeriksaan kesehatan pranikah, 52% mahasiswa S1 reguler FKM UI memiliki norma subjektif yang negatif terhadap pemeriksaan kesehatan pranikah, dan 70,1% mahasiswa S1 reguler FKM UI memiliki intensi yang tinggi untuk melakukan pemeriksaan kesehatan pranikah.
Read More
S-10726
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Randie Ananda Agam; Pembimbing: Soekidjo Notoatmodjo; Penguji: C. Endah Wuryaningsih, Muchtar Hendra Hasibuan
S-6230
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Rizky Annisa; Pembimbing: Tri Krianto; Penguji: Evi Martha, Wachyu Nursani Eka
S-8117
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Auliya Nanda Susmita; Pembimbing: Rita Damayanti; Penguji: Evi Martha, Mona Lisa
Abstrak:
Read More
Kualitas tidur dan tingkat stres merupakan aspek penting kesehatan mahasiswa, yang berpotensi dipengaruhi salah satunya oleh siklus menstruasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara tingkat stres dan kualitas tidur berdasarkan siklus menstruasi pada mahasiswa S1 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia tahun 2024 menggunakan desain cross-sectional dengan sampel 167 mahasiswa yang dipilih secara simple random sampling dari populasi 1070 mahasiswi. Data dikumpulkan melalui kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk kualitas tidur, Perceived Stress Scale (PSS-10) untuk tingkat stres, dan kuesioner menstruasi secara online, kemudian dianalisis dengan uji Chi-Square dan korelasi Spearman menggunakan SPSS. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswi memiliki kualitas tidur buruk (81,2%) dan tingkat stres sedang (88,6%). Dengan siklus menstruasi yang normal pada seluruh responden. Analisis Chi-square menunjukkan tidak adanya hubungan signifikan antara tingkat stres dengan kualitas tidur (p-value = 0,347), antara tingkat stres dengan siklus menstruasi (p-value = 0,206), dan juga kualitas tidur dengan siklus menstruasi (p-value = 0,423). Namun, uji korelasi Spearman menunjukkan hubungan negatif yang lemah namun signifikan secara statistik antara tingkat stres dan siklus menstruasi (korelasi = -0,170, p = 0,028), serta antara kualitas tidur dan siklus menstruasi (korelasi = -0,155, p = 0,04). Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan tingkat stres dan penurunan kualitas tidur berhubungan dengan perubahan pada siklus menstruasi, meskipun kekuatan hubungan tergolong lemah. Penelitian ini memberikan gambaran awal mengenai interaksi antara stres, kualitas tidur, dan siklus menstruasi, yang menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental dan pola tidur untuk mendukung kesehatan reproduksi mahasiswi, meskipun keterbatasan jumlah sampel dan metode survei online dapat memengaruhi hasil. Penelitian lanjutan dengan desain yang lebih komprehensif disarankan untuk memvalidasi temuan ini.
Sleep quality and stress levels are essential aspects of student health, potentially influenced by the menstrual cycle. This study aims to analyze the relationship between stress levels and sleep quality based on the menstrual cycle in undergraduate students of the Faculty of Public Health, University of Indonesia in 2024. The study used a cross-sectional design with a sample of 167 students selected by simple random sampling from a population of 1070 female students. Data were collected through the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire for sleep quality, the Perceived Stress Scale (PSS-10) for stress levels, and an online menstrual questionnaire, then analyzed using the Chi-Square test and Spearman correlation using SPSS. The results of the descriptive analysis showed that the majority of female students had poor sleep quality (81.2%) and moderate stress levels (88.6%). With a normal menstrual cycle in all respondents. Chi-square analysis showed no significant relationship between stress levels and sleep quality (p-value = 0.347), between stress levels and the menstrual cycle (p-value = 0.206), and also sleep quality with the menstrual cycle (p-value = 0.423). However, Spearman's correlation test showed a weak but statistically significant negative relationship between stress level and menstrual cycle (correlation = -0.170, p = 0.028), and between sleep quality and menstrual cycle (correlation = -0.155, p = 0.04). These results indicate that increased stress level and decreased sleep quality are associated with changes in menstrual cycle, although the strength of the relationship is relatively weak. This study provides an initial overview of the interaction between stress, sleep quality, and menstrual cycle, emphasizing the importance of maintaining mental health and sleep patterns to support female students' reproductive health, although the limited number of samples and online survey method may affect the results. Further research with a more comprehensive design is recommended to validate these findings.
S-11851
Depok : FKM UI, 2025
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Lisa Puspa Karmila ; Pembimbing: Evi Martha; Penguji: Diah Mulyawati Utari, Dien Anshari, Eka Rosiyati, Ratna Tri Safariningsih
Abstrak:
Read More
Tesis ini membahas mengenai Hubungan Pengetahuan, Persepsi dan Sikap Tentang Kebijakan Larangan Iklan Minuman Kadar Gula Tinggi dengan Perilaku Konsumsi Minuman Manis Mahasiswa: Studi pada enam Fakultas Universitas Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 306 responden dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling dari 6 fakultas, yaitu FKM, FK, FKG, FF, FEB, dan FISIP UI. Penelitian ini dilakukan pada bulan April-Mei 2025. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, terdiri dari bagian karakteristik, pengetahuan, persepsi, sikap, dan perilaku konsumsi manis menggunakan Food Frequency Questionnaire (FFQ). Terkait perilaku konsumsi minuman manis pada mahasiswa dalam penelitian ini menunjukan bahwa mayoritas mahasiswa sering mengonsumsi minuman manis (74,5%). Hasil analisis regresi logistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara semester (p=0,028), fakultas (p=0,001), uang saku (p=0,003), status tempat tinggal (p=0,007), dan pengetahuan (p=0,001) dengan perilaku konsumsi minuman manis pada mahasiswa. Mahasiswa semester awal memiliki kemungkinan 5,577 kali lebih besar untuk sering mengonsumsi minuman manis dibandingkan semester awal (OR=5,577; 95% CI: 1,200–25,909). Mahasiswa dari fakultas non-kesehatan lebih berisiko dibandingkan fakultas kesehatan (OR=0,191; 95% CI: 0,099–0,368). Mahasiswa dengan uang saku besar (OR=0,358; 95% CI: 0,181–0,710), tinggal tidak bersama orang tua (OR=0,389; 95% CI: 0,196–0,771), dan memiliki pengetahuan yang kurang (OR=0,262; 95% CI: 0,137–0,498) cenderung memiliki perilaku konsumsi manis sering. Penelitian ini menyarankan perlunya perlunya edukasi rutin di kampus terkait konsumsi gula, kerja sama dengan Klinik Satelit Makara UI untuk konsultasi gizi, serta kebijakan internal terkait penyediaan minuman sehat dan juga perlunya penguatan regulasi iklan dan label produk oleh pemerintah dan BPOM agar informasi yang disampaikan tidak menyesatkan
This thesis discusses the Relationship between Knowledge, Perception, and Attitudes about the Policy on the Prohibition of High Sugar Beverage Advertisements with the Consumption Behavior of Sweet Beverages of Students: A Study at Six Faculties of the University of Indonesia. This research is a quantitative study with a cross-sectional approach. A total of 306 respondents were selected using the proportional stratified random sampling technique from 6 faculties, namely FKM, FK, FKG, FF, FEB, and FISIP UI. This research was conducted in April-May 2025. The research instrument was a questionnaire that had been tested for validity and reliability, consisting of the characteristics, knowledge, perception, attitude, and behavior of sweet consumption using the Food Frequency Questionnaire (FFQ). Regarding the behavior of sweet drink consumption in students, this study showed that the majority of students often consumed sweet drinks (74.5%). The results of the logistic regression analysis showed that there was a significant relationship between semester (p = 0.028), faculty (p = 0.001), pocket money (p = 0.003), residential status (p = 0.007), and knowledge (p = 0.001) with the behavior of sweet drink consumption in students. Advanced semester students are 5.577 times more likely to frequently consume sweet drinks compared to early semester students (OR=5.577; 95% CI: 1.200–25.909). Students from non-health faculties are at higher risk than health faculties (OR=0.191; 95% CI: 0.099–0.368). Students with large pocket money (OR=0.358; 95% CI: 0.181–0.710), living with parents (OR=0.389; 95% CI: 0.196–0.771), and having good knowledge (OR=0.262; 95% CI: 0.137–0.498) tend to have healthier sweet consumption behavior. This study suggests the need for routine education on campus regarding sugar consumption, cooperation with the Makara UI Satellite Clinic for nutritional consultations, and internal policies regarding the provision of healthy drinks and also the need to strengthen advertising regulations and product labels by the government and BPOM so that the information conveyed is not misleading.
T-7259
Depok : FKM-UI, 2025
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Salsabila Al-Azhar; Pembimbing: Dian Anshari; Penguji: Dian Ayubi, Ika Malika
Abstrak:
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran serta hubungan antara pengetahuan, sikap, dan praktik pencegahan COVID-19 pada mahasiswa S1 reguler Universitas Indonesia dengan menggunakan desain studi cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 415 orang dengan teknik pengambilan sampel, yaitu purposive sampling dan convenience sampling. Pengetahuan, sikap, dan praktik pencegahan COVID-19 diukur menggunakan kuesioner adaptasi dari survei Knowledge, Attitude, and Practices (KAP) terkait COVID-19 secara online menggunakan Google Form.
Read More
S-10856
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Muhyi Nur Fitrahanefi; Pembimbing: Zakianis; Penguji: I Made Djaja, Intan Yustiawati
Abstrak:
Salah satu upaya untuk menurunkan angka kejadian dan kematian akibat penyakitmenular dan tidak menular adalah dengan menerapkan perilaku gaya hidup sehat.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik mahasiswa (umur,jenis kelamin, uang saku, dan fakultas), pengetahuan, dan sikap terhadap perilakugaya hidup sehat mahasiswa S1 Reguler Aktif Universitas Indonesia tahun 2014.Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Maret 2014 menggunakan desain studicross-sectional dengan total sampel sebanyak 454 responden dari 13 fakultas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 59% responden memiliki perilaku gaya hidup sehatdan 41% memiliki perilaku gaya hidup tidak sehat. Berdasarkan enam variabel,hanya variabel fakultas yang memiliki hubungan bermakna dengan perilaku gaya hidup sehat mahasiswa dengan nilai p 0,000 dan nilai OR 2,45 (CI 95% : 1,63-3,66).
Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Perilaku Gaya Hidup Sehat
Undergraduate Student of Universitas Indonesia in 2014Adopting healthy lifestyle behaviour is an effort to reduce the mortality and casenumber from infectious and non-infectious disease. This study aimed to determinethe relationship of student characteristics (age, sex, allowance, and the faculty),knowledge, and attitude toward healthy lifestyle behaviors among undergraduatestudent of University of Indonesia. This study used cross sectional in March 2014which included 454 respondents from 13 faculties. The results showed that 59% ofrespondents have a healthy lifestyle behaviors, and 41% of them do not have it.Based on six variables, only kind of the faculty which has significant relationshipstoward student healthy lifestyle behaviors with p values 0.000 and OR 2.45 (95%CI: 1.63 to 3.66).
Keywords: Knowledge, Attitude, Behaviour Healthy Lifestyle
Read More
Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Perilaku Gaya Hidup Sehat
Undergraduate Student of Universitas Indonesia in 2014Adopting healthy lifestyle behaviour is an effort to reduce the mortality and casenumber from infectious and non-infectious disease. This study aimed to determinethe relationship of student characteristics (age, sex, allowance, and the faculty),knowledge, and attitude toward healthy lifestyle behaviors among undergraduatestudent of University of Indonesia. This study used cross sectional in March 2014which included 454 respondents from 13 faculties. The results showed that 59% ofrespondents have a healthy lifestyle behaviors, and 41% of them do not have it.Based on six variables, only kind of the faculty which has significant relationshipstoward student healthy lifestyle behaviors with p values 0.000 and OR 2.45 (95%CI: 1.63 to 3.66).
Keywords: Knowledge, Attitude, Behaviour Healthy Lifestyle
S-8226
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Khairuna Maniar; Pembimbing: Evi Martha; Penguji: Milla Herdayati, Heni Rudiyanti
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui gambaran pengetahuan, sikap dan perilaku tenaga kependidikan Fakultas Kesehatan dengan Fakultas Non Kesehatan Univeritas Indonesia terhadap pencegahan COVID-19 tahun 2020. Desain studi yang digunakan adalah studi cross-sectional dengan data primer. Sampel yang digunakan pada penelitian ini ialah tenaga kependidikan dari Fakultas kesehatan dengan Fakultas Non Kesehatan Univeritas Indonesia. Total sampel pada penelitian ini, yaitu sebesar 83 sampel. Hasil penelitian ini menunjukkan Fakultas Kesehatan mendapatkan nilai pengetahuan (83,33%), sikap (59,52%) dan perilaku (97,61%) baik lebih tinggi dibandingkan dengan Fakultas Non Kesehatan.
Read More
S-10562
Depok : FKM-UI, 2021
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Dian Priharja Putri; Pembimbing: Dien Anshari; Penguji: Dian Ayubi, Ahmad Syafiq, Fitri Anggraeni H.
Abstrak:
Kanker payudara menempati urutan pertama dengan jumlah kasus baru (43,3%) dan kematian akibat kanker (12,9%) pada wanita di dunia. Lebih dari 70% pasien datang ke layanan kesehatan pada stadium kenker yang telah lanjut. Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) yang dilakukan setiap bulan merupakan metode deteksi dini termurah dan paling sederhana yang dapat dilakukan secara mandiri oleh wanita. Meskipun telah direkomendasikan selama bertahun-tahun, praktik BSE masih rendah. Lebih dari 80% orang tidak memahami praktik SADARI. Program ini tidak dapat dipisahkan dari literasi kesehatan. Teori Health Belief Model dianggap sesuai untuk melihat mengapa beberapa orang memilih untuk tidak melakukan SADARI. Penelitian ini untuk melihat asosiasi literasi kesehatan dan Health Belief Model dengan praktik SADARI, menggunakan desain cross-sectional dengan sampel 251 mahasiswa S1 Reguler dari Universitas Indonesia angkatan 2018/2019. Hasil yang diperoleh 156 mahasiswi (62,2%) melakukan SADARI, 66,9% mahasiswi pernah mendapakan informasi terkait SADARI, mempunyai pengetahuan sedang (66,41), mempunyai persepsi keseriusan tinggi terhadap kanker payudara (66,66) dan persepsi rentan terkena kanker payudara yang rendah (48,00), mempunyai manfaat tinggi pada SADARI (80,00) dan hambatan tinggi untuk melakukan SADARI (80,00), mempunyai kemampuan melakukan SADARI rendah (51,37), dan mempunyai literasi kesehatan tinggi (76,63). Persepsi terhadap kemampuan diri melakukan SADARI mempunyai hubungan bermakna dengan praktik SADARI (p = 0,000; OR=10; 95% CI 3,695-25,563) setelah dikontrol oleh rumpun ilmu, keterpaparan informasi, dan pengetahuan. Literasi kesehatan mempunyai hubungan yang bermakna dengan praktik SADARI (p = 0,000; OR=17; 95% CI 5,452-52,211) setelah dikontrol oleh rumpun ilmu, sumber informasi, dan pengetahuan.
Read More
T-5612
Depok : FKM-UI, 2019
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
