Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 34383 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Fetty Febianty; Pembimbing: Trini Sudiarti; Penguji: Triyanti, Dwiretno Yuliarti
S-5930
Depok : FKM UI, 2009
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Gulshan Fahmi El Bayani; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Diah Mulyawati Utari, Suhendar
Abstrak: Penelitian ini merupakan sebuah studi cross sectional yang bertujuan melihat hubungan pendidikan orang tua, pola konsumsi susu saat balita, dan faktor-faktor lain dengan status gizi (TB/U) serta dampak TB/U terhadap prestasi belajar. Penelitian melibatkan 96 anak kelas satu di SDN Kedung Waringin 02 dan 03, data-data diperoleh dari pengukuran tinggi badan secara langsung, pengisian kuesioner oleh ibu, dan nilai rapor dari sekolah.
 
Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tinggi badan anak laki-laki (115.85cm ± 5.14) lebih rendah dibandingkan anak perempuan (117.45cm ± 5.75). Terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara pendidikan ibu, pendidikan ayah, dan pola konsumsi susu saat balita dengan TB/U pada anak kelas satu. Tidak ditemukan hubungan yang bermakna secara statistik antara TB/U dengan prestasi belajar, akan tetapi anak dengan tubuh yang pendek (Z-score TB/U < -2SD) cenderung memiliki rata-rata prestasi belajar yang lebih rendah (71.94) daripada anak dengan tubuh yang tidak pendek (Z-score TB/U ≥ -2SD) (76.40). Pendidikan ibu dan ayah, dan pola konsumsi susu saat balita yang baik merupakan faktor-faktor yang dapat mendukung tercapainya status gizi (TB/U) yang baik.
 

This study was a cross sectional study that examines the relationships of parental education, the pattern of consumption of milk in toddler, and other factors with nutritional status (H/A) and the impact of H/A on learning achievement. The study involved 96 children in first class at SDN Kedung Waringin 02 and 03, the data obtained from direct measurements of height, filling out maternal questionnaires, and school report scores.
 
The results showed the average height of boys (115.85cm ± 5.14) lower than girls (117.45cm ± 5.75). There are statistically significant relationships between mother's education, father's education, and the toddler pattern of milk consumption with H/A on first-grade children. Found no statistically significant association between H/A with school learning achievement, but children with short stature (Z-score H/A <-2SD) tend to have average lower learning achievement (71.94) than children without short stature (Z-score H/A ≥-2SD) (76.40). Maternal and paternal educations, and patterns of milk consumption in toddler that good are all factors that can support the achievement of good nutritional status (H/A).
Read More
S-7878
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fitri Yuliati; Pembimbing: Kusdinar Ahmad, H.E.; Penguji: Kusharisupeni, Feri Achmadi
S-4250
Depok : FKM-UI, 2005
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Gita Novianti Setyawati; Pembimbing: Ratu Ayu Dewi Sartika; Penguji: Triyanti, Kusuma Wijayanti
Abstrak: Masa remaja merupakan masa pertumbuhan. Tuntutan profesi sebagai penari ballet membuat seorang remaja putri rentan mengalami malnutrisi. Dukungan gizi yang optimal, dapat membantu penari ballet dalam proses pertumbuhan dan perkembangan, sera membantu performanya sebagai seorang penari. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran status gizi pada penari ballet remaja dan faktorfaktor yang berhubungan dengan status gizi. Penelitian ini menggunakan design studi cross-sectional dengan total sampel sebesar 97 penari ballet remaja dengan teknik accidental sampling.
 
Hasil penelitian menunjukkan terdapat 4,1% penari ballet memiliki status gizi underweight dan 16,5% penari ballet memiliki status gizi overweight. Terdapat perbedaan rata-rata nilai Z-score IMT/U yang bermakna berdasarkan citra tubuh, pengaruh orangtua, dan status pubertas berdasarkan umur menarche. Sebagian besar penari ballet memiliki asupan energi, zat gizi makro, dan zat gizi mikro yang kurang dari kebutuhan. Dibutuhkan kerjasama antara pihak orangtua, sekolah ballet, tenaga ahli gizi serta psikolog untuk membantu tumbuh-kembang serta memenuhi tuntutan mereka sebagai seorang penari ballet.
Read More
S-7861
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Siti Khoirunisa; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Ratu Ayu Dewi Sartika, Ida Ruslita
S-6284
Depok : FKM-UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Qurratu A. Amran; Pembimbing: Ratu Ayu Dewi Sartika; Penguji: Diah M. Utari, Itje Aisah Ranida
S-7085
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Isti Istianah; Pembimbing: Ahmad Syafiq; Penguji: Kusharisupeni Djokosujono, Wahyu Kurnia Yusrin Putra, Meylina Djafar, Anies Irawati
Abstrak: Anak usia 6-23 bulan sedang dalam masa emas atau golden age, pada masa tersebut anak mengalami perkembangan kognitif, yang muncul dan berkembang pesat. Sekitar 50% potensi kognitif terbentuk pada 4 tahun pertama kehidupan. Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui karakteristik individu dan faktor gizi dengan perkembangan kognitif anak usia 6-23 bulan. Penelitian ini merupakan penelitian analisis lanjut dengan menggunakan data sekunder yang telah dilakukan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Binawan tahun 2016. Jumlah sampel diambil semua anak usia 6-23 bulan yang tersedia di data sekunder sebanyak 83 anak. Perkembangan kognitif diukur menggunakan instrument Battelle Developmental Inventory (BDI). Hasil penelitian menunjukan anak usia 6-23 bulan dengan kognitif meragukan 47%. Uji korelasi spearman menyatakan bahwa faktor yang berhubungan dengan perkembangan kognitif adalah umur (p=0,027) dan jenis kelamin (p=0,014). Berdasarkan hasil analisis regresi logistik linier, menyatakan bahwa jenis kelamin merupakan faktor dominan dalam perkembangan kognitif dan dapat disimpulkan pengaruh jenis kelamin dengan perkembangan kognitif sebesar 4,7% dengan probabilitas 0,018 < 0,05. Untuk itu, orang tua harus senantiasa memperhatikan perkembangan anak dimulai dari masa kehamilan sampai 2 tahun pertama kehidupan dan mengikuti kegiatan yang diadakan di Posyandu dan Puskesmas terutama dalam hal memantau pertumbuhan dan perkembangan anak.
Read More
T-5498
Depok : FKM UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hafsah Fibrihirzani; Pembimbing: Kusharisupeni; Penguji: Yvonne M. Indrawani, Iip Syaiful
S-7071
Depok : FKM-UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Shinantya Ratnasari; Pembimbing: Diah Mulyawati Utari; Penguji: Trini Sudiarti, Asih Setiarini, Lestari Kusuma Wardhani, Salimar
Abstrak: Tesis ini mengkaji hubungan intensi ibu terhadap asupan dan status gizianak di dua sekolah dengan status sosial menengah ke atas dan ke bawah.Tujuannya untuk mengetahui gambaran faktor-faktor pembentuk intensi dantingkah laku serta hubungannya dengan asupan dan status gizi anak. Faktor-faktoritu terdiri atas sikap, norma subjektif, perceived behavioral control (PBC).Asupan gizi mencakup asupan energi, protein, frekuensi konsumsi buah dansayur. Status gizi anak diukur menggunakan indikator indeks antropometri TB/Udan BB/U. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain studicros sectional. Responden penelitian terdiri atas 67 orang, mencakup 33 orangdari sekolah X dan 34 orang dari sekolah Y. Data dianalisis menggunakan teknik korelasi Spearman Rank Order dan uji perbedaan menggunakan teknik Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan yang bermaknaantara sikap, norma subyektif, dan intensi ibu dengan asupan dan status gizi, tetapiada korelasi positif antara PBC dan asupan energi anak. Hasil juga menunjukkan bahwa intensi ibu dari Sekolah Y lebih tinggi dari ibu di Sekolah X. Hasilmenunjukkan bahwa ibu yang memiliki intensi memberi makanan sehat lebih tinggi memiliki kecenderungan memberikan makanan sehat yang lebih tinggi dari pada ibu yang memiliki intensi memberi makanan sehat yang lebih rendah.Peneliti menyarankan untuk meningkatkan persepsi kontrol pada para ibu untuk memberi makanan sehat melalui peningkatan self-efficacy, mengembangkan strategi penyediaan bahan mentah, dan meningkatkan keterampilan memasak.Kata kunci:Intensi ibu, asupan gizi, status gizi, theory of planned behavior.
Read More
T-4178
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Anggraini Putri; Pembimbing: Kusharisupeni Djokosujono; Penguji: Engkus Kusdinar Achmad, Iip Syaiful
S-5891
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive