Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 41931 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Ahmad Sidratul Muntaha; Pembimbing: Soekidjo Notoatmodjo; Penguji: Ella Nurlaella Hadi, Zya D. Amirin
S-6107
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Wenny Putri Hasana; Pembimbing: Dien Anshari; Penguji: Rita Damayanti, Ika Malika
Abstrak:
Latar Belakang: Mahasiswa S1 rentan terhadap depresi, kecemasan, dan stres, oleh karena itu penilaian berkala diperlukan, terutama pada masa transisi dari pembelajaran online kembali ke pengaturan offline. Tujuan: Kami bertujuan untuk menilai tingkat depresi, kecemasan, dan stres pada mahasiswa S1 Universitas Indonesia. Metode: Menggunakan desain cross-sectional, kami mengumpulkan data dari 744 mahasiswa sarjana dari tiga bidang disiplin ilmu (yaitu, ilmu kesehatan, sosial-humaniora, dan sains-teknologi). Alat ukur untuk mengukur depresi, kecemasan, dan stres menggunakan Depression Anxiety Stress Scale (21 item) dengan opsi respons mulai dari 0 (tidak berlaku untuk saya sama sekali) hingga 3 (berlaku untuk saya sangat banyak atau sebagian besar waktu). Alat survei yang digunakan yaitu survei online Google Formulir untuk mengumpulkan data dari November hingga awal Desember 2022. Kami menggunakan tab silang untuk membandingkan tingkat depresi, kecemasan, dan stres berdasarkan jenis kelamin, bidang disiplin ilmu, dan tahun studi. Hasil: Tingkat depresi normal (89,2%), ringan (6%), sedang (4,2%), dan berat (<1%). Tingkat kecemasan normal (68,5%), ringan (8,7%), sedang (16,3%), dan berat (5,6%). Tingkat stres responden kami adalah normal (89,7%), ringan (7,7%), dan sedang (2,7%). Di antara jenis kelamin, mahasiswi lebih rentan mengalami tingkat depresi, kecemasan, dan stres sedang atau berat. Di seluruh bidang disiplin, siswa dari sosial-humaniora dan sains-tek lebih rentan berada pada tingkat depresi, kecemasan, dan stres sedang atau berat. Kesimpulan: Mayoritas responden kami berada pada tingkat depresi, kecemasan dan stres yang normal dan ringan. Namun, intervensi perlu diprioritaskan untuk mahasiswi dan mereka yang berasal dari bidang non disiplin ilmu kesehatan.

Background: Undergraduate students are prone to depression, anxiety, and stress, therefore regular assessment is needed, especially during the transition from online learning back to offline setting. Objective: We aimed to assess the level of depression, anxiety, and stress among undergraduate students of Universitas Indonesia. Methods: Using a cross-sectional design, we collected data from 744 undergraduate students from three disciplinary fields (i.e., health sciences, social-humanities, and science-tech). We measured depression, anxiety and stress using the Depression Anxiety Stress Scale (21 items) with response options ranging from 0 (did not apply to me at all) to 3 (apply to me very much or most of the time). We used Google Form online survey to collect the data from November to early December 2022. We used a cross-tab to compare the levels of depression, anxiety, and stress by sex, disciplinary fields, and years of study. Results: The levels of depression were normal (89,2%), mild (6%), moderate (4,2%), and severe (<1%). The levels of anxiety were normal (68,5%), mild (8,7%), moderate (16,3%), and severe (5,6%). The levels of stress among our respondents were normal (89,7%), mild (7,7%), and moderate (2,7%). Across sex, female students were more prone to be in moderate or severe levels of depression, anxiety, and stress. Across disciplinary fields, students from social-humanities and science-tech were more prone to be in moderate or severe levels of depression, anxiety, and stress. Conclusions: The majority of our respondents were in normal and mild levels of depression, anxiety and stress. However, interventions are needed to be prioritized for female students and those from non health sciences disciplinary fields.
Read More
S-11180
Depok : FKMUI, 2023
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nadia Hana Qatrunnada; Pembimbing: Caroline Endah Wuryaningsih; Penguji: Dien Anshari, Tri Wahyuningsih
S-9766
Depok : FKM UI, 2018
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Silmy Kaaffah; Pembimbing: Tiara Amelia; Penguji: Rita Damayanti, Ida Tri Wahyuni
Abstrak: Literasi kesehatan merupakan kemampuan seseorang dalam mengakses, memahami, menilai dan menerapkan informasi kesehatan untuk membuat keputusan kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Literasi kesehatan memiliki hubungan terhadap bagaimana seseorang menerima informasi kesehatan sehingga berkaitan dengan status kesehatan seseorang.Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran literasi kesehatan mahasiswa program sarjana reguler tingkat pertama Universitas Indonesia. Metode dalam penelitian ini adalah cross sectional. Sampel yang terkumpul adalah 373 mahasiswa Universitas Indonesia tingkat pertama pada 14 fakultas. Literasi kesehatan diukur menggunakan European Health Literacy Survey Question 16 (HLS-EU Q16) secara online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai literasi kesehatan mahasiswa UI tingkat pertama adalah 2.91 dari skala 0-4 yang jika di presentasekan mencapai 72.8%. Domain pencegahan penyakit memiliki nilai literasi terendah, sedangkan domain yang memiliki nilai literasi tinggi adalah domain pelayanan kesehatan. Fakultas dengan nilai literasi tertinggi adalah Fakultas Kesehatan Masyarakat sementara fakultas dengan nilai literasi terendah adalah Fakultas Ilmu Budaya. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka diperlukan pembuatan program intervensi peningkatan literasi kesehatan pada mahasiswa UI terutama pada domain pencegahan penyakitdan lebih dimasifkkan di fakultas non rumpun ilmu kesehatan.
Kata kunci: literasi kesehatan, mahasiswa, fakultas, Health Literacy Questionaire (HLS EU)
Read More
S-9744
Depok : FKM UI, 2018
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Erna Kurniawati; Pembimbing: Rita Damayanti; Penguji: Arman Nefi, Christina Rialine Titaley
Abstrak: Salah satu faktor risiko terjadinya berbagai penyakit tidak menular adalah perilaku merokok. Penyebab seseorang merokok antara lain kurangnya pengetahuan, pengaruh orangtua, teman dan juga iklan.
 
Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya gambaran dan hubungan antara pengetahuan, sikap, keluarga, teman dekat dan keterpaparan iklan rokok terhadap perilaku merokok pada mahasiswa Universitas Indonesia tahun 2010.
 
Desain penelitian yang digunakan adalah potong lintang dengan menggunakan data sekunder survei perilaku sehat 2010.
 
Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa yang mewakili 12 fakultas, sedangkan sampel yang digunakan adalah mahasiswa yang termasuk kedalam rentang umur remaja akhir (18-21 tahun) yang berjumlah 2.108 responden.
 
Penelitian menunjukkan bahwa ada 263 (12.5%) responden adalah merokok. Hasil uji statistik menunjukkan hubungan antara jenis kelamin, rumpun, pengetahuan, sikap dan pengaruh keluarga terhadap perilaku merokok.
 

Smoking behavior is one of the factors that risk the infections diseases. The reason why someone smokes can be because of lacking of knowledge, family influence, friends and advertisement.
 
The objectives of this research are to know the description and connections among knowledge, attitude, family, close friends and exposition of cigarette advertisement toward smoking behavior of the students university of Indonesia year 2010.
 
Research design that is used is cutting across using secondary data survey of healthy behavior 2010.
 
Population of this research is from all student represent 12 faculties, while the sample that is used is from students within range of late teenages (18-21 years old) consist of 2108 respondents. The research shows that 263 (12.5%) respondents are smokers.
 
Result test statistically shows the connections among gender, faculty asociation, knowledge, attitude and family influence to wand smoking behavior.
Read More
S-7963
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Miranda Astari; Pembimbing: Evi Martha; Penguji: Triyanti, Fajrinayanti
Abstrak: Penelitian ini menjelaskan tentang gambaran sikap, norma subjektif, perceived behavioral control, dan intensi dalam menggunakan layanan pesan antar makanan daring pada mahasiswa Universitas Indonesia selama COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yang diikuti sebanyak 213 responden dengan mengisi kuesioner daring berbasis google form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 49,8% mahasiswa UI sering menggunakan layanan pesan antar makanan saat jam makan malam, dimana makanan cepat saji dan boba drinks adalah makanan yang paling sering dipesan. Selain itu, 59,6% mahasiswa UI memiliki sikap yang positif, 57,3% mahasiswa UI memiliki pengaruh motivasi yang tinggi dari orang lain, 55,9% mahasiswa UI memiliki faktor pendukung yang besar, dan 61,5% mahasiswa UI memiliki intensi yang tinggi dalam menggunakan layanan pesan antar makanan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membuat mahasiswa UI sadar akan pentingnya menerapkan perilaku makan sehat.
Kata kunci: intensi, perilaku makan, layanan pesan antar makanan secara daring, mahasiswa

This research explained about the description of attitude, subjective norms, perceived behavioral control, and intentions on using online food delivery service to college students at Indonesia University during COVID-19. This research used the quantitative method with cross sectional study design. This research used purposive sampling technique that were joined by 213 respondents with fill the online questionnaire based on google form. The result of the research showed that 49,8% of UI students often used online food delivery services at dinner time, where fast food and boba drinks are foods that are often ordered. Moreover, 59,6% of UI students have a positive attitude, 57,3% of UI students have a high motivational effect from the others, 55,9% of UI students have a great supporting factors, and 61,5% of UI students have a high intention on using online food delivery service. The result of the research is expected to make UI students to be aware of the importance of implementing healthy eating behavior.
Key words: intention, eating behavior, online food delivery service, college student
Read More
S-10346
Depok : FKM UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Amanda Rosdiana Fitri; Pembimbing: Dien Anshari; Penguji: Dian Ayubi, Ika Malika
Abstrak: Tidur adalah kebutuhan dasar manusia yang memiliki fungsi penting dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan setiap individu. Kualitas tidur yang baik dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya yaitu praktik sleep hygiene. Studi di berbagai negara menunjukkan bahwa kualitas tidur dan praktik sleep hygiene mahasiswa tergolong buruk. Oleh karena itu, Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran praktik sleep hygiene dan kualitas tidur pada mahasiswa Pembelajaran Jarak Jauh program sarjana reguler Universitas Indonesia dengan menggunakan desain studi potong lintang. Pengambilan 336 sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling berbasis kuota per rumpun keilmuan Universitas Indonesia. Praktik Sleep Hygiene diukur menggunakan Sleep Hygiene Index (SHI) dan kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) secara online. Penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata nilai skor SHI 33,6 dari skala 12-60 juga sebagian mahasiswa PJJ memiliki Praktik sleep hygiene yang adekuat (51,8%) dan mayoritas mahasiswa PJJ termasuk dalam kategori kualitas tidur yang buruk (86,3%) dengan ratarata nilai skor PSQI sebesar 8,96 dari skala 0-21. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka diperlukan pembuatan program intervensi terkait edukasi dan promosi kesehatan tidur yang efektif dan berkualitas bagi mahasiswa sistem Pembelajaran Jarak Jauh
Kata kunci: Praktik sleep hygiene; kualitas tidur; mahasiswa; pembelajaran jarak jauh

Sleep is a basic human need which has important function in maintaining health and well-being. Good sleep quality is influenced by many factors, such as sleep hygiene practice. Various research have shown that the quality of sleep and sleep hygiene practice in college student are quite poor. Thus, the purpose of this research is to estimate prevalence of sleep hygiene practice and sleep quality in online learning college student of regular undergraduate program at Universitas Indonesia using cross sectional study designs. 336 samples in this research were selected by using a quotabased purposive sampling method in three clusters of Universitas Indonesia. A selfadministrated online questionnaire is used to assess prevalence of sleep hygiene practice using Sleep Hygiene Index (SHI) and sleep quality using Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). The results showed that some of online college student have an adequate sleep hygiene practice with the average value of SHI is 33,6 from a scale of 12-60 and the majority of online college students were in the category of poor sleep quality (86,3%) with an average PSQI score is 8,96 from a scale of 0-21. Based on these results, it is recommended to develop interventions related to education and promotion of sleep hygiene practices and sleep quality for college students who enrolled in online learning programs.
Key words: Sleep hygiene practice; sleep quality; college students; online learning
Read More
S-10347
Depok : FKM UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Miranty Andina Kusuma Wardhani; Pembimbing; Rita Damayanti; Penguji: Zulazmi Mamdy, Widyastuti Soerojo
S-6450
Depok : FKM-UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aphrodita Emawati Nidia Kusumaning Dewi; Pembimbing: Caroline Endah Wuryaningsih; Penguji: Triyanti, Riri Indriyanti
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pola makan gizi seimbang pada mahasiswa Program Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Tahun 2021. Studi ini menggunakan desain potong lintang menggunakan data primer. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dengan jumlah responden 178 orang. Pola makan gizi seimbang sebagai variabel dependen, jenis kelamin, pengetahuan gizi, sikap, ketersediaan makanan gizi seimbang, keterpaparan informasi, dukungan keluarga, dan dukungan teman sebaya sebagai variabel independen. Analisis data dengan uji chi-square.
Read More
S-10841
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Danti Anindi T; Pembimbing: Anwar Hassan; Penguji: Dian Ayubi, Jomima Batlajeri
Abstrak: Selain memberikan banyak manfaat, internet juga memiliki dampak salah satunyapada kesehatan, apabila penggunaannya tidak dikontrol dengan bijak. DiIndonesia, perhatian terhadap intensitas akses internet berlebihan masih kurang,sementara banyak penelitian menemukan gejala kecanduan internet sebagai akibatdari penggunaan internet berlebihan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahuihubungan faktor predisposisi, faktor pemungkin, dan faktor penguat penggunaaninternet pada 100 mahasiswa S1 Reguler di Universitas Indonesia dengan rentangusia 18-25 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data survey menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini adalahtingkat pengeluaran, tingkat pengetahuan, serta pengaruh dari teman sebaya,keluarga, dan fasilitas yang dimiliki berhubungan dengan penggunaan internet responden. Berdasarkan penelitian ini disarankan untuk memberikan informasimengenai adanya dampak penggunaan internet berlebihan kepada masyarakat luaskhususnya remaja dan adanya penelitian lanjutan untuk mengetahui seberapabesar dampak penggunaan internet berlebihan yang telah dirasakan olehmasyarakat pengakses internet di Indonesia. Kata Kunci : Internet, mahasiswa, dampak negatif, faktor, penggunaan berlebihan
In addition to providing many benefits, the Internet also has an impact on one'shealth, if its use is not controlled wisely. In Indonesia, the attention to theintensity of excessive internet access is still lacking, although many studies havefound symptoms of internet addiction as a result of excessive internet use. Thepurpose of this study was to determine the relationship of predisposing factors,enabling factors, and reinforcing factors internet usage at 100 Regular BachelorDegree Program students at the University of Indonesia with an age range of 18-25 years old. This research is a quantitative survey data collected withquestionnaires. The results of this study is the level of expenditure, the level ofknowledge, as well as the influence of peers, family, and owned facilitiesassociated with the use of the Internet respondents. Based on this study areadvised to provide information about the impact of excessive Internet use to thegeneral public, especially adolescents and the presence of further research todetermine how much impact that excessive internet use has been felt by thecommunity of internet users in Indonesia.Keywords: Internet, student, negative impact, factors, overuse
Read More
S-8513
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive