Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 30258 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Nanda Diana Sari; Pembimbing: Suprijanto Rijadi; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Wahyu Sulistiadi, Yuli Prapancha Satar
B-1231
Depok : FKM UI, 2010
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nadia Roswita; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Amal Chalik Sjaaf, Peter A. Darmaun
S-6032
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Widya Murni; Pembimbing: Heru Kusumanto; Penguji: Amila Megraini, Yuli Prapancha Satar, Sri Rahayu, Rini Rachmawati
Abstrak:

Isu globalisasi dan AFTA 2003, ditambah dengan semakin banyaknya jumlah Rumah Sakit yang memperebutkan segmen pasar yang relatif sama saat ini, menimbulkan persaingan antar Rumah Sakit yang semakin tajam. Situasi persaingan sepeni ini menjadikan konsep pemasaran menjadi penting dalam proses manajemen Rumah Sakit. Rcndahnya frekuensi kunjungan Pelayanan Rawat Jalan di Rumah Sakit Setia Mitra (PRJ RSSM) diakinatkan oleh belum terprogramnya kegiatan pemasaran secara khusus. Untuk merintis kegiatan pemasaran hams diawali dengan adanya suatu stmtegi pemasaran, dan sebagai langkah awal daripada suatu desain strategi pemasaran maka dilakukanlah penelitian analisis pasar pelanggan sebagai dasar pcnentuan segmeutasi pasar, penetapan pasar sasaran serta penetapan posisi pasar. Langkah ini akan meneliti potensi-potensi pasar yang dimiliki untuk pengembangan PRJ RSSM sehingga dapat disusun suatu strategi pemasaran yang baik. Dilakukan survey segmentasi yang melihat aspek-aspek geogralis, demografis, psikograiis dan perilaku Ierhadap para pengguna jasa PR] RSSM, untuk menganalisis karakteristik para pengguria jasa dan pasar potential sebagai bahan penetapan pasar sasaran jangka pendek dan masa depan, serta pasar sasarah primer dan sekunder. Dilakukan penentuan posisi pasar melalui aspek pembandingan bauran pemasaran dengan Rumah Sakit Pesaing dan penetapan pernyataan posirioning Qoositioning statemeny. Desain penelitian ini adalah smdi kasus yang bersifat hybrid (gabungan) kuantitatif dan kualitatifl PeneTitian ini terdiri dari tiga tahapan, perlama pengambilan data kuantitatif diperoleh dengan survey cross seciional untuk melihat segmentasi pasar; tahapan kedua melalui kualitatif deskriptif dengan melakukan wawancara mendalam kepada pelanggan internal dan pihak manajemen RSSM, dan analisis terhadap segmen-segmen pasar yang dituju serta CDM dilakukan untuk penetapan target pasar serta penentuan posisi pasar. Selain berdasar data primer yang didapat, analisis dibantu dengan data sekunder yang didapatkan dari berbagai sumber. Hasil segmentasi geogratis dan demograiis menunjukan bahwa segmen pasar terbesar bagi PRJ RSSM adalah pasien yang datang dari Jakarta Selatan. Mayoritas berada pada kelompok usia produktif 20-39 tahun, dengan tingkat pendidikan SMA-Sarjana, bekerja sebagai ibu rumah tangga dan pegawai swasta_ Dari segmemasi psikogratis didapat bahwa mayoritas pelanggan ekstemal adalah mereka yang berasal dari status sosial ekonomi menen gah kc atas. Penelitian ini menghasilkan pasar sasaran jangka pendek dan masa depan serta pasar sasaran primer dan sekunder. Adapun pasar sasaran jangka pendek adalah segmen kelas ekonomi menengah, usia dewasa muda (20-39 tahun) yang berdomisili di Jakarta SeIatan. Sedangkan pasar sasaran masa depan adalah segmen kelas ekonomi menengah ke atas, usia dewasa mapan ( 40-49 tahun) hingga dewasa tua (50-69 talnm) di Jakarta Seiatan, Tangerang dan Depok. Adapun pasar sasaran primer adalah segmen kelas ekonomi menengah, usia dewasa muda di Jakarta Selatan. Sedangkan pasar sasaran sekunder adalah segmen kelas ekonomi menengah ke atas usia dewasa mapan / dewasa tua di Jakarta Selatan, Tangerang dan Depok. Penetapan posisi pasar mempertimbangkan aspek-aspek : perbandingan bauran pemasaran, aksesibilitas dan angka market share sewilayah Jakarta Selatan dan DKI, maka yang dipilih sebagai pesaing PRJ RS Setia Mitra adalah Poliklinik Rawat Jalan RS Gandaria dan Poliklinik Rawat Jalan RS Prikasih. Adapun penetapan pemyataan positioning PR) RSSM adalah : keluarga yang bijak memilih PRJ RSSM karena kaami adalah sahabat sctia yang telah melayani anda selama 18 tahun dalam memberikan layanan kesehatan terpadu, bermutu dan menyeluruh dengan efektif dan eiisien; dan Selalu berusaha agar dapat tetap terjangkau masyarakat. Karenanya kita tidak menyediakan teknotogi yang berlebihan, melainkan teknologi tepat guna sehingga pelanggan tidak akan terbebani dengan biaya yang tinggi. Teknologi kami ramah dan bersahabat bagi anda. Sekali bermitra, tetap setia. Kepuasan anda, harapan kami.


 

Globalization issue and AFTA 2003; combining with increasing in numbers of hospital serving the relatively same market segment leads to stiff competition among hospitals. In stiff competition situation, marketing concept becomes an important aspect in hospital management process. The low frequency visits to outpatient service of Setia Mitra Hospital is resulted from lack in marketing activities programme. Marketing strategy should be deteRMined before any marketing activities taken place. The first step of marketing strategy design is study of market analysis in determining segment, target and positioning. This step will study market potentials of outpatient service of Setia Mitra Hospital to produce a good marketing strategy. In this study, segmentation process are based on geographic, demographic, psychogtaphic, and human behavior of patient of outpatient service Setia Mitra Hospital, to analyze the characteristic of customer and potential market in deteRMining short term and long term target market, and primary and secondary target market- Comparative study of marketing mix with competitor and positioning statement aspect is used to determined market position. This study case design is hybrid between quantitative and qualitative desciptive analytic. Three phase in this study, first to be taken quantitative data based on survey to patient of outpatient service; secondly qualitative descriptive by doing deep interview to inteRNal customer and management of Setia Mitra Hospital, and analysis of market segment to determined is added by doing a Concencuss Decision Making (CDM) to choose the right target market and market positioning. Besides primary data, analysis is conducted using secondary data from several sources. The result of geographic and demographic segmentation shows that the biggest market segment of outpatient service of Setia Mitra Hospital is patients come from South Jakarta. Majority customer of outpatient service of Setia Mitra Hospital is classified into productive age among 20 to 39 years old, highschool to undergraduate level, occupations are housewife and private employee. From psychographic segmentation shows that customers come FRom middle economic class and up. This study results short term and long IGITI1 target market as well as primary and secondary target market. The short term target market is middle economic class segment, age young adults (20-39 years old) that lived in South Jakarta. The long term target market is middle economic class and up, age adults (40-49 years old) to old adults (50-69 years old) lived in South Jakarta, Tangerang, and Depok. Market position determination considers several aspects such as comparative of marketing mix, accessibility and the number of market share for South Jakarta and DKI area. Based on those aspects, competitors of Outpatient Service Setia Mitra Hospital are outpatient service of Gandaria Hospital and Prikasih Hospital. Positioning statement outpatient sen/ice Setia Mitra Hospitalis ?Wise family choose outpatient service Setia Mitra Hospital because we are the best partner that already served for 18 years in giving complete health care, high quality and thoroughly, effectively and efficiently, and always try to be reached by the community. Therefore, we do not give excessive technology but the right technology so customers will not pay unnecessary cost. Our technology is safe and familiar to you. Once become partner, always loyal. Your satisfaction is our hope.

Read More
B-573
Depok : FKM-UI, 2002
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Enny Ekasari; Pemb. Mieke Savitri; Penguji: Wahyu Sulistiadi, Yuli Prapancha Satar, Trisna Murti Mudijana
Abstrak:
Rumah Sakit Mohammad Husni Thamrin Cileungsi adalah rumah sakit swasta di wilayah kabupaten Bogor yang sudah mempunyai fasilitas Medical Check Up. Karena jumlah kunjungan yang jauh dari target dan menimbulkan kerugian yang tidak sedikit bagi rumah sakit, salah satu kegiatan pemasaran yang dilakukan adalah melakukan segmentasi, target dan posisi. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan dalam menyusun program pemasaran yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan jenis penelitian kuantitatif. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer yang dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner terhadap 103 responden pelanggan unit MCU untuk mengetahui karakteristik dan kebutuhan pelanggan, diolah secara kuantitatif dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Selain itu penulis juga melakukan wawancara mendalam terhadap manajemen rumah sakit untuk menetapkan target pelanggan dan posisi unit MCU RSMHTC. Dari basil penelitian diperoleh data / informasi bahwa segmentasi pelanggan unit MCU RSIVIHTC adalah sebagai berikut: Segmen pelanggan menurut geografi adalah pasien yang berasal dari wilayah luar Cileungsi, dengan waktu tempuh > 45 menit, jarak dari tempat tinggal ke RS > 15 km, dan mengatakan bahwa letak RS adalah strategis. Segmen pelanggan menurut demografi adalah perempuan, usia 20 - 30 tahun, dengan status belum menikah, pendidikan > SMA, pekerjaan karyawan swasta, penghasilan < Rp I juta. Segmen pelangan menurut psikografi adalah: penanggung biaya pengobatan oleh pribadi, kunjungan ke rumah sakit untuk yang pertama, melakukan MCU I kali dalm setahun, alasan MCU karena perminttaan perusahaan , yang menganjurkan MCU adalah perusahaan, mencari informasi melalui keluarga/teman. Segmen pelanggan menurut perilaku didapatkan: persepsi pasien terhadap pelayanan dokter dan perawat adalah cukup, prosedur administrasi mudah, tarif MCU cukup, tarif MCU di RSMHT dibanding dengan RS lain cukup, fasilitas alat medis cukup, kebersihan dan kenyamanan ruang periksa cukup, penilaian atas pelayanan adalah puas.Target pasar pelanggan yang ditetapkan bersarna manajemen RS adalah segmen yang secara geografi berada pada wilayah Cileungsi, golongan menengah ke bawah, usia produktif. Posisi unit MCU RSIVIHTC saat ini adalah sebagai pengisi pasar clan diharapkan menjadi tujuan pasien yang ingin melakukan pemeriksaan MCU dengan kualitas yang baik dan harga terjangkau untuk pasien di wilayah Cileungsi khususnya. Peneliti menyarankan kepada manajemen RS sebaiknya dilakukan analisis penjualan untuk produk MCU agar dapat diketahui besamya pasar, potensi daya beli dan perubahan-perubahan yang tedadi di pasar, dapat mengidentifikasi target market, dapat melihat perubahan penrnintaan produk dan tekanan tekanan pesaing. Segera menyusun program pemasaran unit MCU dan mempercepat realisasi kerjasarna dengan perusahaan disekitar RS baik swasta maupun instansi pemerintah.untuk pelanggan unit MCU. Meningkatkan kualitas pelayanan dan SDM, menyiapkan kelengkapan fasilitas yang memenuhi standar RS sesui tipe, khususnya proses pernbangunan dalam rangka pengembangan.

Mohammad Husni Thamrin Cileungsi Hospital (RSMHTC) is a private hospital facilitated with Medical Check Up (MCU) features in Bogor regency. Due to lack of patients visit, the hospital has not been gaining much profit in the past few years. To anticipate the recurrence in the upcoming future, a research was conducted in order to obtain comprehensive information with regard to the customer's segment and target, and hence, will provide inputs for marketing strategies to implement. The research was carried out by performing segmentation in the aspects of geographic, demographic, psychographic and customer's attitude. The hospital's position was obtained through researches or studies and literatures which have been carefully examined. This analytical-descriptive research is a quantitative research where the primary data was collected through questionnaire distributed to 103 respondents. The data was then analyzed quantitatively and illustrated in terms of frequency distribution tables. Interviews with customers and hospital's management were also conducted to identify each of their characteristics, needs, targets and position, respectively. The main outcomes of the research are as follow: Segmentation in geographic aspect: Customers who live outside Cileungsi and its vicinity, take more than 45 minutes to get to hospital, live over 15 km from hospital, and state that the hospital is strategic. Segmentation in demographic aspect: Customers are single female between 20 - 30 years of age, last education is high school, working as an employee with income of less than Rp. 1 million. Segmentation in psychographic aspect: Customers pay the medical bill themselves, visit for the first time, use the service of MCU once a year, use MCU because their company's inquiry, suggested by the company, seek information through family and/or friends. Segmentation from attitude: Customers' perception of the Doctor's and nurse's services is appropriate, administration procedures are simple, the cost of Mars service is proper, the cost of MCU at RSMHTC to be compared to other hospital is comparable, the facility if MCU is suitable, cleanliness and convenience of the examination room is adequate, overall remarks of the service is satisfied. RSMHTC management's marketing target of the customers are those who geographically live in Cileungsi and its surrounding, socially in middle to lower terrier and are still productive. RSMHTC currently is a market nicher and expected to be the sole destination of customers in Cileungsi area to be specific. To boost the market, it is suggested that RSMHTC to conduct market segmentation periodically in order to measure the market value, buying power potential and market changes, identify market target, provide insight on the current trends, and distinguish changes in demand and its product and competitors pressures. It is also recommended to compose data compiling of RSMHITC Mars customers and their bases such that may be utilized to develop and accelerate the realization of a joint venture with other instances whether it is Government or private, in Cileungsi area.
Read More
B-1005
Depok : FKM UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yunita Tri Pratiwi; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Puput Oktamianti, Astrid Sarawaty Dewi, Budiman Widjaja
B-1917
Depok : FKM UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mita Juliawati; Pembimbing: Suprijanto Rijadi; Penguji: Yuli Prapancha Satar, Amila Megraini, Mardalena
Abstrak:

Rumah Sakit Pertamina Jaya (RSPJ) merupakan rumah sakit setara tipe C+ yang pada awalnya hanya memberi pelayanan kepada karyawan, keluarga Pertamina serta perusahaan yang berhubungan dengan Pertamina. Dengan perubahan status RSPJ menjadi salah [p;'-09satu unit usaha Peramedika, maka pihak manajemen RSPJ mempunyai kesempatan yang lebih luas untuk mengembangkan pengelolaan rumah sakit dengan mandiri yaitu dengan menerima pasien Non Pertamina. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbandingan yang ekstrem antara kunjungan pasien Pertamina dan Non Pertamina pada poli Rawat Jalan RS Pertamina Jaya Tahun 2006 yang mencapai kurang lebih 85 :15. Faktor tersebut mendorong penulis untuk melakukan penelitian di bidang pemasaran rurnah sakit dalam hal ini RS Pertarnina Jaya khususnya tentang segmentasi,target dan posisi RS Pertamina Jaya sehingga diharapkan terjadinya peningkatan kunjungan pasien Non Pertamina. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapat informasi mengenai segmen pasar Rumah Sakit Pertamina Jaya sebagai dasar analisa penetapan segrnentasi, target, posisi pasar sehingga selanjutnya dapat direncanakan strategi pemasaran untuk meningkatkan kunjungan pasien Non Pertamina. Penelitian dilakukan dengan melakukan survei kepada 150 pasien poli rawat jalan RS Pertamina Jaya, bersifat deskriptif dengan pendekatan gabungan kuantitatif yaitu pengumpulan data melalui kuesioner untuk mengetahui segmentasi pasar dan kualitatif dengan analisa hasil wawancara mendalam kepada pihak manajemen RSPJ untuk mengetahui segrnentasi, target dan posisi rumah sakit. Hasil penelitian segmentasi demografi, geografi dan psikografi diperoleh bahwa profil pasien Non Pertamina yang berobat ke poli Rawat Jalan RSPJ adalah dari segmen menengah ke atas, dengan rincian jenis kelamin perempuan, usia produktif yaitu. 15 -


Pertamina Jaya Hospital (Rumah Sakit Pertamina Jaya RSPJ), as the member Pertamedica's Strategic Business Unit, was established to provide medical services particularly for their traditional customer, i.e the employees of Pertamina with their family and any company who has business relationship with Pertamina. Considering current development, however, as C+ Class Hospital, RSPJ may extend their services by receiving non traditional customer, that is, Non Pertamina patients. Background of the research was the extreme composition of 85% : 15% of "Pertamina" and "Non Pertamina" at Outpatient Clinic RSPJ in the year of 2006. As the objective of this research is to get clear market segmentation of RSPJ, and at the end, to define sound marketing plan (segmentation, targetting, and positioning) in order to increase the incoming of Non Pertamina Patient. The data for the research was collected through questionaire, descriptive with the approach of combining either quantitative and qualitative, towards 150 patients who visited Outpatient Policlinic R,SPJ 2006. To provide a comprehensive result, indepth interview was done also with Pertamina Jaya Hospital management. As summary of the result, the profile of Non Pertamina patient that comes to outpatient policlinic Pertamina Jaya Hospital 2006 are from middle to high segment as follows, gender is female, age from 15 -

Read More
B-1029
Depok : FKM-UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mardalena; Pembimbing: M. Hafizurrachman; Penguji: Wahyu Sulistiadi, Ede Surya Darmawan, Yuli Prapancha Satar
Abstrak: Latar Belakang. Kesenjangan antara harapan pada studi kelayakan dengan kenyataan untuk alat Kamera Gamma di Instalasi Kedokteran Nuklir RSPP yang memberikan dampak kerugian bagi finansial rumah sakit

Tujuan. Tersusunnya segmentasi, target & posisi pasar untuk alat Kamera Gamma dalam upaya meningkatkan penggunaannya di Instalasi Kedokteran Nuklir Rumah Sakit Pusat Pertamina tahun 2005.

Metode. Survei dua kelompok pengguna yaitu pasien dan dokter pengirim. Bersifat deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif.

Hasil. Segmen alat adalah pasien di wilayah DKI Jakarta dengan potensial pasar dari luar Jakarta, mengingat di Jakarta hanya ada 5 rumah sakit yang memiliki alat ini. Target (pasar sasaran) alat ini adalah pasien usia dewasa tua dengan penyakit degeneratif, dokter dengan spesialisasi Bedah dan Penyakit Dalam terutama yang berada di wilayah Jakarta Selatan. Positioning alat ini adalah merupakan alat diagnostik canggih, generasi terakhir dan satu-satunya di wilayah ASEAN saat ini, dengan hasil lebih akurat, cepat, dapat mendeteksi dini gangguan fungsional hampir seluruh organ tubuh, sehingga memberikan manfaat pengobatan, lebih rasional dan efisien.

Kesimpulan. Perlu analisa ulang Studi Kelayakan terutama dalam perhitungan asumsi-asumsi yang digunakan agar lebih disesuaikan dengan kondisi yang ada di lapangan, peningkatan kompetensi SDM dan regenerasi Dokter Spesialis dan Operator, Manajemen RSPP diharapkan dapat membuka center-center yang dapat mengoptimalkan penggunaan kamera gamma.

Kata Kunci : Segmentasi, Targeting dan Positioning

Background. Discrepancy between the expectation which exist in worthiness study with the reality for camera gamma device at the medical installation nuclear of RSPP that give negative caused to its hospital's financial.

Purpose. Arrange segmentation, target and position market that suitable with camera gamma devices in order to higher its using.

Methodes. Doing survey with two users group that are patient and transmitter doctor. The characteristic is descriptive with the quantitative approach and qualitative

Result. The segment of this tools is patient who lives in DKI Jakarta area as a whole and potential market from outside Jakarta is large enough. Target (market objective) this device is the patient old age with degenerative disease, doctor with surgical specialize and the internist doctor those who lives in south Jakarta. Positioning at market is how this tools can make benefit diagnostic, the last generation and the only one in ASEAN this time, with the result more accurate, faster that can detects early the interference benefits of almost whole body.

Conclusion. Re-analyzing worthiness study especially in the calculation assumptions that used in order more appropriate with the condition in the field, improvement of SDM competence and regenerate specialize doctor and operator, open the centre that can be optimal the using of camera gamma.

Key word : Segmentation, Targeting and Positioning
Read More
B-914
Depok : FKM UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sylva Dinie Alinda; Pembimbing: Suprijanto Rijadi; Penguji: Anhari Achadi, Wahyu Sulistiadi, Ade Nirmala Chandra, Anasthasia Lumantik
B-1507
Depok : FKM UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Erwinn Zainul Hakim; Pembimbing: Hendrik Manarang Taurany; Penguji: Mieke Savitri, Agus Prayitno
B-1169
Depok : FKM UI, 2009
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Febriyanti Zulyani; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Surya Ede Darmawan, Yuli Prapancha Satar
B-1175
Depok : FKM UI, 2009
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive