Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 17975 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Apriyanti Shinta Dwi; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji : Wachyu Sulistiadi; Vetty Yulianty Permansari, Budiman WIdjaja
Abstrak:

Telah hampir sebelas tahun Rumah Sakit Bersalin Harapan Bunda Denpasar beroperasional, namun belum menunjukkan kemajuan yang signifikan sementara rumah sakit swasta pesaing terus bermunculan. Semenjak disewa hingga sekarang, Rumah Sakit Bersalin Harapan Bunda belum pernah menyusun rencana strategis. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan tersusunnya perencanaan strategis pengembangan Rumah Sakit Bersalin Harapan Bunda Denpasar tahun 2011-2016 dengan metode penelitian operasional research yang dilakukan dengan telaah data sekunder, wawancara mendalam dan pengambilan keputusan dengan metode consensus decicion making group berdasarkan kerangka pikir yang dikembangkan dari teori Fred David. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa Rumah Sakit Bersalin Harapan Bunda berada di sel hold and maintain dengan strategi utamanya adalah penetrasi pasar dan pengembangan produk. Dari hasil penyusunan renstra didapatkan juga beberapa strategi definif dan rencana tindak lanjut. Kata kunci : Rencana strategi, pemasaran, penetrasi pasar.


 

It has been almost eleven years Harapan Bunda Maternity Hospital Denpasar operated, but it has not shown significant progress while competing private hospitals continue to emerge. Since the leased until now, Harapan Bunda Maternity Hospital Denpasar has not arrange strategic plan ever. This research was conducted with the aim to develop a strategic plan compilation of Harapan Bunda Maternity Hospital Denpasar for year 2011 – 2016 with the method of operational research carried out by examining secondary data, in-depth interviews with the consensus decision-making group based on the framework developed from the theory of Fred David. The result of the study concluded that Harapan Bunda Maternity Hospital Denpasar is on hold and maintain cell with its core strategy is market penetration and product development. From the strategic plan compiling result obtained some definitve strategies and action plans. Keyword : Strategic plan, marketing, market penetration.

Read More
B-1311
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ari Muhandari; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Adang Bachtiar, Mieke Savitri, Amila Megraini, Achmad Soebagjo Tancarino
B-1564
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nita Surandari; Pembimbing: Wiku Bakti Bawono Adisasmito; Penguji: Wachyu Sulistiadi, Dumilah Ayuningtyas, Mike Kaltarina , Budi Hartono
Abstrak:
Latar Belakang: Rumah Sakit Islam Aysha, yang berlokasi di Kabupaten Bogor, memiliki visi untuk menjadi rumah sakit berbasis prinsip syariah. Namun, sebagai rumah sakit baru, Aysha menghadapi berbagai tantangan, termasuk belum adanya rencana strategis yang terintegrasi untuk mewujudkan transformasi tersebut. Rencana strategis rumah sakit Islam Aysha 2025-2030 merupakan dokumen perencanaan komprehensif untuk meningkatkan kualitas pelayanan Kesehatan berbasis syariah. rencana ini mencakup pengembangan infrastruktur, pelatihan staf, penggunaan teknologi dan kerja sama dengan organisasi islam. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menyusun rencana strategis berbasis prinsip syariah yang relevan dan berkelanjutan untuk periode 2025-2030. Metodologi Penelitian: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen internal rumah sakit, wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan, dan diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion/FGD). Hasil penelitian: Hasil analisis menunjukkan bahwa Rumah Sakit Islam Aysha perlu melakukan penyesuaian pada regulasi internal, pengembangan sumber daya manusia, dan penguatan infrastruktur untuk memenuhi standar yang ditetapkan oleh Fatwa DSN-MUI. Strategi yang diusulkan meliputi penyelarasan visi dan misi dengan nilai-nilai syariah, pembentukan Dewan Pengawas Syariah (DPS), serta penyusunan kebijakan operasional syariah. Implementasi rencana strategis ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan dan daya saing rumah sakit, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan berbasis syariah Pada matching stage posisi Rumah Sakit berada di kuadran I yaitu grow and build dimana alternatif strategi market penetration, market development and product build. Strategi yang akan diterapkan berdasarkan prioritas adalah penyelenggaraan visi, misi dan kebijakan rumah sakit dengaan nilai-nilai syariah, pembentukan dewan pengawas syariah (DPS) sebagai pengawas implementasi syariah. penyusunan kebijakan operasional syariah untuk seluruh aspek termasuk layanan pasien, SDM dan manajemen keuangan. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian didapatkan posisi rumah sakit adalah grow and build dengan prioritas utama adalah memastikan niat dari owner atau pemilik yang ingin mengubah rumah sakit menjadi rumah sakit syariah

Background: Aysha Islamic Hospital, located in Bogor Regency, has a vision to become a sharia-based hospital. However, as a new hospital, Aysha faces various challenges, including the absence of an integrated strategic plan to realize the transformation. The Aysha Islamic Hospital strategic plan 2025-2030 is a comprehensive planning document to improve the quality of sharia-based health services. This plan includes infrastructure development, staff training, use of technology and cooperation with Islamic organizations. Research objectives: This study aims to develop a relevant and sustainable sharia-based strategic plan for the period 2025-2030. Research Methodology: The study used a qualitative approach with a case study method. Data were collected through analysis of internal hospital documents, in-depth interviews with stakeholders, and focus group discussions (FGD). Research results: The results of the analysis indicate that Aysha Islamic Hospital needs to make adjustments to internal regulations, human resource development, and infrastructure strengthening to meet the standards set by the DSN-MUI Fatwa. The proposed strategy includes aligning the vision and mission with sharia values, establishing a Sharia Supervisory Board (DPS), and formulating sharia operational policies. The implementation of this strategic plan is expected to not only improve the quality of service and competitiveness of the hospital, but also strengthen public trust in sharia-based health services. At the matching stage, the position of the Hospital is in quadrant I, namely grow and build, where the alternative strategies are market penetration, market development and product build. The strategy that will be implemented based on priority is the implementation of the hospital's vision, mission and policies with sharia values, the establishment of a sharia supervisory board (DPS) as a supervisor of sharia implementation. formulating sharia operational policies for all aspects including patient services, HR and financial management. Conclusion: Based on the results of the study, the position of the hospital is grow and build with the main priority being to ensure the intention of the owner or owner who wants to change the hospital into a sharia hospital
Read More
B-2511
Depok : FKM UI, 2025
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Johan Salim; Pembimbing: Amal Chalik Sjaaf; Penguji: Adang Bachtiar, Puput Oktamianti, Herwin Meifendy, Agus Ariyanto Haryoso
Abstrak:
Sebagai rumah sakit yang yang berbentuk BLUD (Badan Layanan Umum Daerah), RSUD Kepulauan Seribu perlu menyusun rencana strategi bisnis yang harus diperbaharui setiap lima tahun. Rencana strategis dan bisnis periode sebelumnya 2018-2022 sudah habis , namun RSB periode selanjutnya 2023-2026 belum selesai disusun, sedangkan sudah terdapat beberapa isu penting terkait operasional , pengembangan layanan unggulan yang perlu diakomodir pada RSB periode selanjutnya. Penelitian ini berfokus pada penyusunan RSB RSUD Kepulauan Seribu yang diharapakan dapat dijadikan referensi dalam menyusun rencana strategis dan bisnis RSUD Kepuauan Seribu tahun 2023-2026 dengan fokus pengembangan layanan unggulan. Penelitian ini menggunakan metode operasional (operastional research) dengan pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh dengan wawancara mendalam, data sekunder didapatkan dari laporan-laporan rumah sakit dan stakeholder tekait. Pada tahapan input stage, matching stage, decision stage, dan implementasi ditentukan dengan Teknik pengambilan keputusan CDMG (consensus Decision Making Group) dengan pendekatan Balance Scored Card. Berdasarkan matriks internal eksternal positioning RSUD Kepulauan Seribu berada pada pertumbuhan/ekspansi. Dengan prioritas alternative startegi berdasarkan pengolahan QSPM (quantitave strategic planning matriks) adalah pengembangan layanan unggulan PONEK 24 jam dan wisata medis, pengembangan kompetensi pegawai, Budaya tata kelola dan peningkatan inovasi, revialisasi Gedung sarana dan prasarana, pengembangan target pasar yang menyasar wisatawan, dan penetrasi pasar dengan meningkatkan kerja sama dengan stakeholder. Dalam tahapan implementasi perspektif pembelajaran dan pertumbuhan adalah terwujudnya saran dan prasaran yang sesuai dengan standar serta terwujudnya budaya kinaerja yang berinovasi dan team work yang kuat dan efektif. Untuk perspective bisnis internal adalah terwujudnya RSUD Kepulauan Seribu mampu tatalaksana PONEK 24 jam dan rumah sakit yang mampu menunjang kegiatan wisata, serta terwujudnya pelayanan primer untuk seluruh jenis pelayanan. Berdasarkan perspective pelanggan targetnya adalah terwujudnya RSUD Kepulauan Seribu sebagai rumah sakit tujuan utama masyarakat kepulauan seribu serta terwujudnya peningkatan kepuasan pasien. Untuk perspective finansial target Peningkatan pendapatan operasional rumah sakit dan Peningkatan CRR (Cost Revenue Rate).

As a distric Hospital which organize in BLUD regulation. RSUD Kepulauan Seribu must to compile strategic and bussines planing document which must to be updated every five years . Strategic bussines planning document period before 2018-2022 has finished, however the next period 2023-2026 hasn’t finished compiled yet. Whereas there so many problem related with operational, develompment of priority health service, which should solved in next period of strategic bussines planning of RSUD Kepulauan Seribu. This Study foccus in discuss of compiling the strategic bussines planning RSUD Kepulauan Seribu which expected could be made the reference ini compile RSUD Kepulauan Seribu strategic and bussines document 2023-2026 period which foccus in discuss the development of prority health services and refferal health service. This study used the operational research method with qualitative approach. Primary data were obtained by comprehensive interview, the secondary data were obtained by the hospital annual reported or the goverment service annual report. In input stage, matching stage, decision stage, and implementaion data was determined by decision making technic CDMG (Consensus Decision Making Group) with Balanced Scored Card Approaching. Based on result of analysis internal eksternal matrix RSUD Kepulauan was at development/expansion posisition With priority alternative strategy based on QSPM (qualitative strategic planning matriks) analysis are development priority health service 24 hours maternal and perinatal emergency services and medical tourism, development of employe competence, governace worked culture dan enhancement innovation, revitalisation of hospital infrastructure, market development which tourist target, and market penetration which improve stakeholder cooperation. In learning dan growing perspective of implementation stage the target are the realization of good standard hospital infrastructure, the formation worked culture which innovative, dan strong effective team work. In intenternal bussines perspective the target are the realization of 24 hour maternal and perinatal emergency services(PONEK 24 jam), medical tourism services, and fullfill the primary standar of refferal health services. In costumer perspective the target are the realization RSUD Kepulauan Seribu as the main refferal hospital for kepulauan seribu district citizen dan increasing of costumer/patient satisfaction. In financial perspective the target are the increasing of hospital income, and increasing of hospital cost revenue rate (CRR)
Read More
B-2468
Depok : FKM UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Saprina Maryani; Pembimbing: Amila Megraini; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Wahyu Sulistiadi, Anna Tjadrajani; Yout Savithri
Abstrak: Tesis ini merupakan penelitian di bidang manajemen pemasaran rumah sakit yang bertujuan untuk mengetahui segmen, terget dan posisi pasar dalam bauran pemasaran di Poliklinik Terpadu Anak Sehat (POTAS) RSAB Harapan Kita tahun 2016 dalam rangka peningkatan angka kunjungan pasien dan revitalisasi program pelayanan unggulan terpadu untuk tumbuh kembang anak. Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data primer dilakukan dengan penyebaran kuesioner sebagai instrumen terhadap 96 responden yang memanfaatkan layanan di POTAS dan data kualitatif diperoleh dengan wawancara mendalam terhadap pihak manajemen rumah sakit, sedangkan data sekunder diperoleh dari hasil penelusuran terhadap dokumen dan data laporan bulanan rumah sakit, data dari Profil Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Barat. Diharapkan penelitian ini dapat memperkaya pengetahuan tentang segmen pasar rawat jalan terpadu sehingga dapat mempermudah menentukan pasar sasarannya untuk dituangkan dalam suatu penetapan dan pernyataan posisi yang akan dipergunakan sebagai dasar strategi pemasaran untuk pelayanan POTAS yang akan datang.
Kata kunci : Bauran Pemasaran, Segmentasi Target dan Posisi

This thesis is a study in marketing management hospital that aims to identify the market segmentation, targeting, and its positioning in the marketing mix at the Poliklinik Terpadu Anak Sehat (POTAS) RSAB Harapan Kita on 2016 in order to increase the number of patient visits and the revitalization of the service program featured integrated development of the child. This study is a survey using qualitative and quantitative approaches. Primary data were collected by distributing questionnaires as an instrument against 96 respondents who use the service in POTAS and qualitative data obtained indepth interviews with the hospital management, while secondary data obtained from the search results to documents and data monthly report hospital and from the Health Profile of West Jakarta. Hopefully this research can enrich the knowledge of the market segmentation of outpatient integrated so as to facilitate determining the target market for the establishment and forth in a position statement that will be used as the basis of marketing strategy for the POTAS services later.
Keywords: Marketing Mix, Segmentation Targeting and Positioning
Read More
B-1854
Depok : FKM UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Qurrotu Ainy; Pembimbing Akademik: Wiku Bakti Bawono Adisasmito; Penguji: Anhari Achadi, Aryo Seto Isa
S-7056
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mayang Triasih; Pembimbing: Amal Chalik Sjaaf; Penguji; Anhari Achadi, Nonoy Royanti
Abstrak: Skripsi ini membahas tentang adanya tren penurunan jumlah kunjungan pasien rawatinap yang menunjukkan indikasi rendahnya tingkat loyalitas pasien di Instalasi Rawat InapRSAB Harapan Kita, dimana pasien mungkin beralih pada rumah sakit lain atau mungkintidak kembali melakukan kunjungan karena merasa tidak puas karena layanan yang diberikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan variabel independen yaitu kualitas pelayanan (tangibles, reliability, responsiveness, assurance dan empathy) dengan variabel dependen yaitu loyalitas pasien di Instalasi Rawat Inap RSAB Harapan Kita tahun2012. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional, dengan jumlah sampel106 responden yang merupakan pasien baru ataupun pasien lama. Untuk menguji analisisunivariat digunakan analisis distribusi frekuensi, sedangkan untuk menguji analisis bivariatmenggunakan uji kai kuadrat.Hasil analisis menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara kualitas pelayanan dengan loyalitas pasien karena p value < α (α = 0,05). Didapatkan nilai p value untuk masing masing dimensi kualitas pelayanan; yaitu tangibles (p value = 0,001), reliability (p value =0,023), responsiveness (p value = 0,006), assurance (p value = 0,002) dan empathy (p value =0,033). Begitu juga dengan hubungan kepuasan pasien dengan loyalitas pasien menunjukkan adanya hubungan yang signifikan yaitu p value = 0,001.
Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Loyalitas, Rawat Inap
Daftar Pustaka: 48 (1975-2012).
This thesis discusses the trend of decline in the number of patient visits that showindications of low levels of patient loyalty Installation Inpatient RSAB Harapan Kita, wherethe patient may be switched to another hospital or may not return to visit because it was notsatisfied by the services provided. The purpose of this study to determine the relationship ofindependent variables of service quality (tangibles, reliability, responsiveness, assurance andempathy) with the dependent variable in patient loyalty Installation Inpatient RSAB HarapanKita in 2012. This study used a cross-sectional study design, the sample size is 106respondents were new patients or patients longer. To test for univariate analysis of frequencydistribution analysis was used, while to test bivariate analysis using quadratic kai test.The analysis showed no significant relationship between service quality and loyalty ofpatients as p value < α (α = 0.05). Obtained p value for each dimension of service quality,that is tangibles (p value = 0.001), reliability (p value = 0.023), responsiveness (p value =0.006), assurance (p value = 0.002) and empathy (p value = 0.033). So is the relationship ofpatient satisfaction with the loyalty of the patients showed a significant relationship ie, pvalue = 0.001.
Keywords : Quality Service, Loyalty, Inpatient
References : 48 (1975-2012)(xix + 118 pages + 27 tables + 4 figures + 2 graphs + 7 appendices)
Read More
S-7718
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Samsul Rizal; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Wachyu Sulistiadi, Budi Hartono, Ari Daniasri
Abstrak: Abstrak

Angka pemanfaatan ulang pasien rawat jalan sejak tiga tahun ke belakang di Rumah Sakit Harapan Bunda Lampung Tengah, memperlihatkan adanya penurunan pemanfaatan layanan ini. Menurunnya angka pemanfaatan ulang pasien rawat jalan ini sangat perlu untuk antisipasi dengan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi turunnya pelayanan rawat jalan tersebut.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan ulang pasien pada instalasi rawat jalan di Rumah Sakit Harapan Bunda Lampung Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional (potong lintang). Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner yang diisi sendiri oleh responden (self- administered questionnaire yaitu pasien instalasi rawat jalan). Populasi penelitian adalah semua pasien yang berkunjung ulang lebih dari satu kali ke instalasi rawat jalan RS Harapan Bunda Lampung tengah dengan besar sampel sebanyak 106 responden.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pemanfaatan ulang pasien rawat jalan di RS Harapan Bunda Lampung Tengah rendah. Faktor-faktor yang memiliki hubungan bermakna secara statistik dengan pemanfaatan ulang adalah persepsi responden terhadap tarif, fasilitas rumah sakit, pelayanan dokter, pelayanan SDM rumah sakit, waktu tempuh dan sumber pembiayaan.

Pemanfaatan ulang pasien rawat jalan di RS Harapan Bunda Lampung Tengah sangat ditentukan oleh kualitas pelayanan yang diberikan. Peneliti menyarankan pihak manajemen rumah sakit untuk mendorong semua petugas rumah sakit baik medis maupun non medis memberikan pelayanan yang berorientasi kepada pasien. Selain itu, pihak manajemen menerapkan sistem penghargaan dan sanksi disiplin untuk memotivasi petugas rumah sakit melayani dengan lebih optimal.


The number of re-utilization of outpatient since three years ago at Harapan Bunda Hospital Central Lampung, it shows that there is a decrease in the utilization of this service. The decreasing number of outpatient re-utilization was extremely need to be anticipated. It can be analyzed from the influence factors that caused the decrease this outpatient service.

The objective of this research was to investigate the influence factors of patient re-utilization in outpatient installation at Harapan Bunda Hospital, Central Lampung. This research used Quantitative approach with Cross Sectional Design. This research applied the Primer Data that was taken from the self-administered questionnaire. The population of the research was all patient who ever visited the Outpatient Installation at Harapan Bunda Hospital Central Lampung more than one time. There were 106 respondent involved in this research.

The result showed that most of all outpatient re-utilization at Harapan Bunda Hospital Central Lampung is low. The factors that have a statistically significant relationship with re-utilization were respondents? perception toward the cost, hospital facilities, doctor care services, hospital human resources service, travelled distance and financial resources.

The outpatient re-utilization at Harapan Bunda Hospital Central Lampung was depend on the quality service that given to the patient. The researcher suggested to the hospital management staff to encourage to the entire staff in the hospital, both medic and non-medic, to give service that oriented to the patient. In addition, the management introduced a system of reward and punishment discipline to motivate hospital staff to serve optimally.

Read More
B-1485
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Herry Bhaktiar Koe; Pembimbing: Suprijanto Rijadi; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Yuli Prapanca Satar, Siti Mardiyati Yuliningsih
Abstrak:

Pernbentukan kawasan perdagangan bebas oleh banyak negara, termasuk Indonesia, membuat pexsaingan makin ketat, termasuk induslri rumah sakit. Agar dapat bcrtahan, rumah sakit diharapkan dapat mcningkatkan pendapatan dan menekan biaya. Pendapatan lnstaiasi Farmasi RSAB HK hanya mempunyai ratio pcndapatun sebesar 28 - 29 % giari total pendapatan rumah sakit, sedangkan litcmtur menyatakan sekitar 40-50 %. Dineksi rumah sakit mengharapkan pcndapatan ditingkatkan menjadi 40 %. Dilakukan penelitian kualitatif selama 2 bulan pada bulan April dan Mei 2007 di Rumah Sakit Anak dan Bunda I-Iarapan Kita untuk mengctahui mengapa banyak resep keluar. Jumlah informan sebanyak 21 orang. Kesesuaian infonnasi didapatkan dari informan petugas Instalasi Farmasi dan petugas lain yang mcngetahui/berhubungan dengan aktivitas instalasi. Kecukupan informasi/inf`o|'man clilakukan dengan snow balling efécr. Metode pengumpulan informasi dilakukan dengan wawancara, observasi, dan pemeriksaan data/dokumen. Validitas data dijaga dcngan lriangulasi sumber, metode, dan data/analisis. Hasil penelitian menunjukkan harga obat mahal, obat tidak lengkap, dan waktu tunggu lama berhubungan dengan rendahnyn pcmanfaatan lnstalasi Farmasi RSAB HK. Peneiusuran lebih lanjut, empat faktor diatas disebabkan: Forrnularium yang out of date dan tidak ditaati; Pembayaran vendor dan petty cash yang terlambat, Kurangnya insentif untuk memotivasi pasien rnembeli opal di RS; Pengenaan Pajak Pertambahan Nilai yang kurang tepat; Pengelolaan dan monitoring stok kurang optimum; SIRS yang tidak dapat digunakan memonitor stok; Skedul kerja petugas tanpa pcnjadwalan scsuai beban kcrjajam sibuk. Beberapa hal disarankan untuk mengatasi hal ini berdasarkan kemudahan melakukan, lama waktu pelaksanaan, penggunaan sumbcr daya, dan efektivitas: Koreksi hai-ga jual obat rajal scsuai aturan PPN; Mempcrccpal pembayaran vendor dan penggantian petty cash gudang farmasi; Menerapkan metode stok minimum dan maksimum pada pengelolaan persediaan; Sosialisasi peian lnstalasi Farmasi dalam memmjang aktivitas RS; Perbaikan SIRS schingga mampu mcmonitor stok dan melatih petugas menggunakan dengan benar; Mengatur jadwal masuk petugas sesuai jam sibuk; Membatalkan rencana penambahan depo ranap; Penentuan strategi harga dengan super value strategy (kualitas tinggi dan harga murah) untuk jangka pendek (misalnya 1 tahun) dan dilanjutkan dcngan high value strategy (kuaiilus tinggi dengan harga sedang) atau good value strategy (kualitas sedang harga dengan rendah) ditambah pengenaan margin lebih besar untuk obat pasien ranap kelas yang lebih linggi dan obat slow moving, serta perlakuan pembelian obat pasien rawat inap kelas 3 dan intensif sebagai pasien rawat map.


Free trade zone among countries, including Indonesia, create tight competitions in hospital industry. To survive, hospital has to increase revenues and decrease costs. As a government hospital, the ratio of pharmacy installation revenues compared to total revenues is 28 - 29 %. Some literatures indicate higher number reaching 40-50 % for industry average. The management of the hospital is targeting and demanding increased ratio to 40 %. A qualitative research was conducted in April and May 2007 at the Children and Women Hospital Harapan Kita to detemtine why many prescriptions failed to be used inside and were outside. 21 persons were used as informants. Informations appropriateness was got by using employees of Instalation and other persons who knew lnstalation activity. Snow balling effect in deciding the adequacy of the informants and information was used. Information and data collection was conducted using interviews, observation, and documents/data study. Triangulation of sources, methods and data/analysis were used to maintain the validity of data. The results of the study show that high price ofthe drugs/medicines, unavailability of some arrays of the medicines, and long queues are the prominent causes of internal prescription leakage. Further investigation reveal above problems were caused by: Outdated formularium; Dcllaycd payment lo vendor and reimbursement of the petty cash; Not enough incentives to motivate patient to buy inside; In-appropriate application of value added tax; Not optimized inventory management; Hospital Information system is unable to monitored drugs stocks; Evenly distributed staffs allocation, without considering the needs to assign more people at busy hours. Seven issues are suggested to solve the problems based on feasibility, effcetivity, duration of the afford, and usages of the resources: Price correction due to in-appropriate of value added tax; Expedite faster payment to vendors, and expedite reimbursement petty cash; Apply minimum and maximum stock system to inventory management; Sosialize the iinance role of thc instalation to Hospital activity; Upgrade computer program systems and train staffs in better using it; Reschedule work force so that more staffs are on duty at peak hours; Abort the plan to establish second In-patient depo; Rocalculating thc selling price in terms super value strategy (high quality low price) for I year, then to high value strategy (high quality normal price) for good value strategy (normal quality low price), higher margin for higher class of in-patient and slow moving drug, and sell medicine without VA tax to class 3 and intensive in-patient.

Read More
B-1041
Depok : FKM-UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Marianti Tamsir; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Puput Oktamianti, Vetty Yulianti Permanasari, Kemas Abdurrohim, Amila Megraini
Abstrak: Rumah Sakit merupakan salah satu bentuk organisasi yang bergerak dibidang pelayanan kesehatan, yang dituntut untuk memberikan pelayanan bermutu. Salah satu faktor kunci keberhasilan dalam meningkatkan kinerja rumah sakit adalah kepuasan karyawan. Penelitian ini menggunakan Kriteria Malcolm Baldrige yang merupakan salah satu metode penilaian kinerja organisasi secara keseluruhan dan terus menerus, terdiri dari tujuh kriteria yaitu kepemimpinan, perencanan strategis, fokus pada pelanggan, pengukuran, analisa dan manajemen pengetahuan, fokus pada karyawan, manajemen proses terhadap kepuasan karyawan, dan menggunakan metode mix method dengan sequential eksplanatory design. Tehnik pengambilan sampel secara total sampling, dengan survey melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh karyawan RS harapan Bunda Batam. Hasil dari penelitian ini adanya hubungan yang kuat dan berpola positif dari 6 kriteria Malcolm Baldrige terhadap kepuasan karyawan.

Hasil analisis menjelaskan bahwa 84,8% dari variabel kepuasan karyawan di jelaskan oleh ke 6 kriteria Malcolm Baldrige, dan sisanya sebesar 15,2% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak ada pada penelitian ini.

Kata kunci : Kriteria Malcolm Baldrige, kepuasan Karyawan Performance analysis services Harapan Bunda Batam Hospital on employee satisfaction with Malocolm Baldrige Criteria Approach

Hospital is one of organization produce a health services that required to give quality services. One of the key factor to improve a high qualityt is employee satisfaction. This research use Malcolm Baldrige criteria that overall focus, and continues, contained in leadership, strategic planning, Customer focus, measurement, analysis and knowledge management, workforce focus, process management. Research method is the sequential explanatory mixed method design. Sampling technique is total sampling, the survey by distributing questionnaires to all employees Harapan Bunda Hospital.

The results of this study the relationship strong and positive pattern of the six criteria of the Malcolm Baldrige on employee satisfaction. And results of the analysis explains that 84.8% of the variable employee satisfaction described by Malcolm Baldrige criteria and the remaining 15.2% is explained by other variables that do not exist in this study.
Read More
B-1849
Depok : FKM UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive