Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 36856 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Paiman Soeparmanto
MPPK Vol.IX, No.1
Jakarta : Balitbangkes Kemenkes RI, 1999
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maj. Kesmas Indo. (MKMI), XXVI, No.5, Juni, 1998: hal. 281-284
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Inda Amalia Khoiriyah; Pembimbing: Ella Nurlaela Hadi; Penguji: Triyanti, Luluk Ernawati
Abstrak:

Anemia pada ibu hamil dapat dicegah dengan melakukan perilaku pencegahan anemia yang meliputi makan-makanan bergizi, rutin konsumsi tablet tambah darah, dan rutin melakukan kunjungan Antenatal Care (ANC). Cakupan ANC di Puskesmas Kedungkandang dibawah standar Provinsi Jawa Timur (Cakupan K1 98,2% dan pada K4 89,93%) dan Kota Malang (Cakupan K1 89,10% dan pada K4 84,41%) yaitu pada K1 sebesar 88% dan cakupan K4 sebesar 84%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan anemia pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungkandang Kota Malang Tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, desain cross sectional pada 115 ibu hamil yang diambil secara proportional random sampling dan dilaksanakan pada bulan Juni-Juli 2023. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara faktor predisposisi: pengetahuan (P-value = 0,000) dan sikap (P-value = 0,000), faktor pemungkin: kelas ibu hamil (P-value = 0,012), dan faktor penguat: dukungan suami (P-value = 0,000) dengan perilaku pencegahan anemia pada ibu hamil. Untuk itu, diperlukan upaya peningkatan perilaku pencegahan anemia pada ibu hamil dengan peningkatan pengetahuan, sikap, keikutsertaan dalam kelas ibu hamil dan dukungan suami agar perilaku pencegahan anemia pada ibu hamil semakin baik.


 

Anemia in pregnant women can be prevented by carrying out anemia prevention behaviors which include eating nutritious foods, routinely consuming blood-boosting tablets, and carrying out routine antenatal care (ANC) visits. ANC coverage at the Kedungkandang Health Center is below the standard for East Java Province (Coverage of K1 98.2% and in K4 89.93%) and Malang City (Coverage of K1 89.10% and in K4 84.41%), namely in K1 it is 88% and K4 coverage of 84%. This study aims to determine the factors related to anemia prevention behavior in pregnant women in the Working Area of the Kedungkandang Health Center, Malang City in 2023. This research is a quantitative study, cross-sectional design on 115 pregnant women who were taken by proportional random sampling and carried out in the month June-July 2023. Data collection was carried out through interviews using a questionnaire. The results showed that there was a significant relationship between predisposing factors: knowledge (P-value = 0.000) and attitudes (P-value = 0.000), enabling factors: class of pregnant women (P-value = 0.012), and reinforcing factors: husband's support ( P-value = 0.000) with anemia prevention behavior in pregnant women. For this reason, efforts are needed to increase anemia prevention behavior in pregnant women by increasing knowledge, attitudes, participation in classes for pregnant women and husband's support so that anemia prevention behavior in pregnant women is getting better.

Read More
S-11451
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Puspita Khairunnisa; Pembimbing: Mardiati Nadjib; Penguji: Wahyu Sulistiadi, Puput Oktamianti, Didik Supriyono, Ditha Satya Devi
Abstrak:
Kabupaten Bogor masih jadi penyumbang Angka Kematian Ibu tertinggi di Jawa Barat. Menurut Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Tahun 2018, Kecamatan Jasinga merupakan wilayah yang menyumbang jumlah kematian ibu tertinggi sedangkan Kecamatan Kemang terendah di Kabupaten Bogor. Posyandu merupakan sarana penting di dalam masyarakat untuk mendukung upaya pemerintah menurunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi baru lahir. Berhasil tidaknya posyandu dipengaruhi oleh kinerja kader dalam menjalankan peran dan fungsinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja kader posyandu dalam pemantauan ibu hamil di Puskesmas Jasinga dan Puskesmas Kemang Kabupaten Bogor Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan kuantitatif analitik dengan pendekatan crosssectional. Populasi adalah seluruh kader di Puskesmas Jasinga dan Puskesmas Kemang. Sampel sebanyak 157 responden terdiri dari 80 responden kader Puskesmas Jasinga dan 77 resposden kader Puskesmas Kemang yang diambil menggunakan tehnik pengambilan sampel purposive sampling dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Alat pengumpulan data pada penelitian ini adalah kuesioner online menggunakan google form. Analisa data yang digunakan yaitu univariat, bivariat menggunakan kai kuadrat dan multivariat dengan regresi logistik ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja kader posyandu dalam pemantauan kesehatan ibu hamil 59,2% berkategori baik, dimana kinerja kader di Puskesmas Kemang memiliki skor lebih tinggi daripada kader Puskesmas Jasinga (54,9% versus 45,1%). Analisa bivariat menunjukkan bahwa pengetahuan, pelatihan, waktu pelatihan terakhir, supervisi, motivasi dan sikap kader berpengaruh signifikan terhadap kinerja kader posyandu dalam pemantauan kesehatan ibu hamil. Analisa multivariat menunjukkan bahwa variabel pelatihan merupakan variabel yang paling dominan mempengaruhi kinerja kader dalam pemantauan kesehatan ibu hamil dengan nilai p=0,000 dan OR =8,37. Peneliti menyarankan agar pihak Puskesmas tetap mengadakan pelatihan dan supervisi secara rutin, berkala dan menyeluruh. Perlu penguatan koordinasi lintas sektor khususnya dengan perangkat desa terkait peningkatan SDM. Selain itu untuk lebih memotivasi kader dalam bekerja perlu diberikan pengakuan dan penghargaan, misalnya berupa sertifikat kader
Bogor District is still a contributor to the highest maternal mortality in West Java. According to the profile of Bogor District Health Department, 2018 Jasinga Sub District is an area that contributes to the highest number of maternal mortality while the lowest Kemang Sub District. Posyandu is an important tool in the community to support the government's efforts to reduce maternal and newborn mortality rates. The success of the posyandu is influenced by the performance of the cadres in carrying out their roles and functions. The purpose of this study was to determine the factors that influence the performance of posyandu cadres in monitoring pregnant women in Jasinga Health Center and Kemang Health Center in Bogor Regency in 2020. This research uses quantitative analytic with cross sectional approach. The population is all cadres in the Jasinga Health Center and the Kemang Health Center. A sample of 157 respondents consisted of 80 respondents from Jasinga Community Health Center cadres and 77 respondents from Kemang Health Center cadres who were taken using purposive sampling technique with inclusion and exclusion criteria. Data collection tool in this study is an online questionnaire using Google Form. Analysis of the data used is univariate, bivariate using chie square and multivariate with multiple logistic regression. The results showed that the performance of Posyandu cadres in monitoring the health of expectant mothers is 59.2% good category, where the cadre performance in Puskesmas Kemang has higher score than Jasinga Puskesmas cadres (54.9% versus 45.1%). Bivariate analysis shows that knowledge, training, last training time, supervision, motivation, and attitude of cadres have significant effect on the performance of Posyandu cadres in monitoring the health of pregnant women. Multivariate analysis showed that training variables are the most dominant variables affecting cadre performance in monitoring the health of pregnant women with the value P = 0,000 and OR = 8.37. Researchers suggest that the Puskesmas continue to conduct training and supervision routinely, periodically and thoroughly. Need to strengthen cross-sectoral coordination, especially with village officials related to increasing human resources. In addition to further motivating cadres to work, recognition and appreciation must be given, for example in the form of cadre certificates
Read More
T-5991
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Susi Nofianti; Pembimbing: Renti Mahkota; Penguji: Evi Martha, Hidayat Nuh Ghazali
S-7512
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nani Khomsah; Pembimbing: Robiana Modjo; Penguji: Anwar Hasan, Adhi Dharmawan Tato
S-7086
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Gian Noviyanti; Pembimbing: Amila Megraini; Penguji: Peter A.W. Pattinama, Masni Asbudin
S-4636
Depok : FKM UI, 2006
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sahab H. Sibuea; Pembimbing: Sudarti
T-273
Depok : FKM UI, 1992
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tata Taryono; Pembimbing: Teng Soegilar
S-1811
Depok : FKM UI, 2000
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Susi Astuti; Pembimbing: Alex Papilaya
S-506
Depok : FKM UI, 1989
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive