Ditemukan 25979 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Tempo: hal 34, 2010
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Koran Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Mawarisa Sitinjak; Pembimbing: Surya Ede Darmawan; Penguji: Mieke Savitri, Rahmawati
S-6786
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Bastian Ritonga; Pembimbing: Rachmandhi Purwana; Penguji: Budi Hartono, Ririn Arminsih Wulandari, Abdul Rahman, Heri Nugroho
Abstrak:
ABSTRAK
Nama : Bastian Ritonga
Program Studi : Ilmu Kesehatan Masyarakat
Judul : Analisis Faktor-faktor yang mempengaruhi Kadar merkuri Rambut Pekerja Tambang Emas Tradisional Di Kecamatan Hutabargot, Mandailing Natal, Sumatera Utara Tahun 2019
Pembimbing : Prof.Dr.dr. Rachmadhi Purwana,SKM
Pertambangan emas secara tradisional di Kecamatan Huta Bargot, Mandailing Natal, Sumatera Utara telah dilakukan + 12 tahun terakhir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara karakteristik lingkungan (kadar merkuri air) dan karakteristik responden (umur, lama tinggal, lama kerja, lama berkerja/hari) dengan kadar merkuri rambut pekerja tambang emas tradisional di kecamatan Huta Bargot. Penelitian ini dilaksanakan di 6 desa yaitu Desa bangun sejati, Desa Binanga, Desa Hutabargot setia, Desa Hutarimbaru, Desa Kumpulan setia dan Desa Huta Bargot Nauli pada bulan Maret 2019 dengan desain cross sectional terhadap 60 orang pekerja tambang emas tradisional. Untuk memilih sampel terpilih digunakan metode quate sampling dengan jumlah sampel tiap desa sebanyak 10 orang Sampel dari tiap desa dipilih menggunakan metode purposive sampling. Kadar merkuri rambut pekerja masih dalam ambang baku mutu dengan rata-rata kadar merkuri 0,2117 μg/g. Dari 6 sampel air sungai yang diperiksa, 3 sampel air berada di atas baku mutu (> 0,001 mg/L ). Dari hasil analisis bivariat menunjukkan hubungan lama tinggal dengan kadar merkuri rambut. Hasil analisis multivariat diperoleh hubungan antara lama tinggal dengan kadar merkuri pada rambut (nilai p = 0,034)dengan OR=10,737 yang artinya pekerja tambang emas yang lama tinggal > 20 tahun memiliki peluang memiliki kadar merkuri rambut > 0,24 μg/g dibandingkan pekerja tambang yang lama tinggal < 20 tahun.
Kata kunci: Merkuri, Pekerja tambang emas tadisional, lama tinggal
ABSTRACT
Traditional gold mining in Huta Bargot Subdistrict, Mandailing Natal, North Sumatra has been carried out the last 12 years. The purpose of this study was to determine the factors that influence the mercury levels of traditional gold mine workers in the Huta Bargot sub-district. The research was carried out in 6 villages, bangun sejati, Binanga, Hutabargot setia, Hutarimbaru, Kumpulan setia and Huta Bargot Nauli Village in March 2019 with a cross sectional design for 60 traditional gold mining workers. To select the selected sample, the quate sampling method was used with a total sample of 10 villages. Samples from each village were selected using the purposive sampling method. Workers' mercury levels are still within the threshold of quality standards with an average mercury level of 0.2117 μg / g. 3 of 6 water samples were above the quality standard (> 0.001 mg / L). From the results of bivariate analysis shows the length of stay with hair mercury levels. The results of multivariate analysis found a relationship between length of stay with mercury levels in hair (p value = 0,034) with OR = 10.737, which means gold miners who live> 20 years have the opportunity to have a hair mercury level of > 0.24 μg / g compared to miners <20 years .
Key words: Mercury, traditional gold mining workers, length of stay
Read More
T-5535
Depok : FKM-UI, 2019
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ahmad Sofian, Misran Lubis, Rustam
364.1534 SOF m
Yogyakarta : Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan UGM, 2005
Buku (pinjaman 1 minggu) Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Berita Epidemiologi, Juni 1996, hal. 6-9. ( ket. ada di bendel 1996 - 1997 )
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Muhammad Rizhkal; Pembimbing: Rachmadhi Purwana; Penguji: Ririn Arminsih, Budi Hartono, Didi Purnama, Iman Surahaman
Abstrak:
Pertambangan emas di kabupaten Mandailing Natal sudah ada sejak 2008. Tetapi semakin marak pada tahun 2010 di kecamatan Hutabargot dan di kecamatan Nagajuang pada November 2011. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara kadar merkuri pada rambut pada pekerja tambang terpajan merkuri dan karakteristik individu pekerja(usia, lama tinggal, status gizi dan konsumsi ikan) dengan gangguan keseimbangan tubuh. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional. Data yang digunakan yaitu data primer dari kuesioner dan sekunder dari hasil uji laboratorium rambut. Sampel penelitian ini disesuaikan dengan sampel dari data sekunder yang menggunakan rumus Lemeshow sehingga didapatkan sampel 60 orang. Hasil penelitian ini didapatkan tidak ada hubungan yang signifikan antara variabel independent (merkuri dalam rambut) dan variabel konfounding terhadap variabel dependent (gangguan keseimbangan tubuh). Walaupun hasil penelitian tidak menunjukkan hubungan yang signifikan jika dilihat dari nilai OR variabel merkuri dalam rambut masih tergolong tinggi yaitu 6,0 dan setelah dikontol variabel karakteristik individu OR merkuri dalam rambut turun menjadi 4,92.
Read More
T-5630
Depok : FKM UI, 2019
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Devi Suryanti Sihite; Pembimbing: Ririn Arminsih; Penguji: Zakianis, Supriyono
S-6476
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Citra Br Aritonang; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Besral, Rosidi Roslan
S-6611
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Devi Suryanti Sihite; Pembimbing: Ahmad Syafiq; Penguji: Sandra Fikawati, Sihadi, Fransiska Erna Mardianingsih
Abstrak:
Gizi pada ibu menyusui sangat erat hubungannya dengan produksi ASI. Olehkarena itu, ibu yang sedang menyusui sangat membutuhkan makanan dengan giziyang seimbang selama menyusui, terutama asupan energi selama 6 bulan pertamamenyusui. Pada tahun 2012 pencapaian ASI eksklusif Kabupaten TapanuliTengah sebesar 0%. Salah satu penyebab rendahnya pemberian ASI eksklusifadalah gizi ibu menyusui terkait dengan rendahnya asupan energi ibu selamamenyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupanenergi ibu menyusui dengan pemberian ASI predominan di wilayah kerjaPuskesmas Kalangan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utaratahun 2015. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain crosssectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai bayiberumur >6-12 bulan, terdaftar di posyandu, dan tinggal di wilayah kerjaPuskesmas Kalangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubunganyang bermakna antara asupan energi bulan keenam ibu menyusui (p=0,003;OR=4,6; 95% CI: 1,75-12,2), pengetahuan (p=0,002; OR=5,2; 95% CI; 1,89-14,35), dan dukungan tenaga kesehatan (p=0,012; OR=3,6; 95% CI;1,4-9,39)dengan pemberian ASI predominan di wilayah kerja Puskesmas Kalangan,Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara tahun 2015. Variabel yangpaling dominan berhubungan dengan pemberian ASI predominan di wilayahkerja puskesmas adalah asupan energi bulan keenam ibu menyusui (8,99; 2,17-37,35) setelah dikontrol oleh dukungan suami, pekerjaan, dan dukungan tenagakesehatan. Perlu adanya pemberian informasi dan edukasi akan pentingnyapenambahan asupan energi selama 6 bulan pertama menyusui, khususnyatrimester kedua menyusui.Kata kunci: Asupan energi, ibu menyusui.
Read More
T-4511
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Cermin Dunia Kedokteran (CDK), No.62, 1990, hal. 41-45, ( cat. ada di bendel 89/90 )
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
