Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 9015 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Yuni Astuti, Rita Monzona
JMARSI Vol.5, No.1
Depok : FKM UI, 2004
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Patriot Haryo Trenggono; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Puput Oktamianti, Yedi Suyadi, Tinon Resphati
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap manajemen rumah sakit dalam upaya menanggulangi hasil rating Google Customer Review di Rumah Sakit Karisma Cimareme. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi dengan mengacu pada konsep SERVQUAL dan teori Donabedian. Fokus penelitian terletak pada dimensi-dimensi SERVQUAL, yaitu tangible, empati, responsif, keandalan, dan jaminan, serta hasil upaya peningkatan rating melalui pembuatan Standar Prosedur Operasional (SPO). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap pelayanan rumah sakit, wawancara mendalam dengan staf rumah sakit, dan analisis ulasan Google Customer Review. Analisis data dilakukan dengan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mempengaruhi rating dan ulasan. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman yang mendalam mengenai tantangan yang dihadapi oleh manajemen rumah sakit dalam menghadapi ulasan Google Customer Review serta rekomendasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan mengelola ulasan yang ada. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya peningkatan reputasi dan kepuasan pasien di Rumah Sakit Karisma Cimareme serta memberikan panduan bagi rumah sakit lain dalam menghadapi tantangan serupa.
This study aims to evaluate the hospital management's efforts in addressing the ratings received on Google Customer Review at Karisma Cimareme Hospital. The research method employed is observation, referring to the SERVQUAL concept and Donabedian theory. The focus of the study lies in the dimensions of SERVQUAL, namely tangibles, empathy, responsiveness, reliability, and assurance, as well as the outcomes of improvement efforts through the development of Standard Operating Procedures (SOPs). Data collection involves direct observation of hospital services, in-depth interviews with hospital staff, and analysis of Google Customer Review comments. Thematic analysis is conducted to identify key factors influencing ratings and reviews. The research findings are expected to provide an in-depth understanding of the challenges faced by hospital management in handling Google Customer Review feedback, along with recommendations for enhancing service quality and managing existing reviews. This research is intended to contribute to improving the reputation and patient satisfaction at Karisma Cimareme Hospital, as well as serving as a guideline for other hospitals facing similar challenges.
Read More
B-2400
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Cahya Adriani Putri; Pembimbing: Helen Andriani; Penguji: Adang Bachtiar, Wachyu Sulistiadi, Heidar Dwirganis, Eka Ginanjar
Abstrak:
Latar Belakang: Loyalitas pelanggan merupakan kunci sukses bagi rumah sakit di tengah industri rumah sakit swasta yang telah berkembang pesat. Kualitas pelayanan merupakan hal yang mendasar untuk mencapai keberhasilan dan kesinambungan dalam persaingan bisnis yang ketat. Customer relationship management (CRM) merupakan proses dinamis dalam mengelola hubungan antara pelanggan dan perusahaan dan mempertahankan komunikasi bahkan ketika pasien sudah keluar dari rumah sakit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas pelayanan dan loyalitas pasien dengan CRM sebagai mediator. Metode: Data primer diambil dari pengisian kuesioner online oleh 107 pasien di Klinik Fertilitas dan focus group discussion pada karyawan rumah sakit. Kualitas pelayanan terdiri dari dimensi tangible, empathy, responsiveness, reliability, assurance. Hasil: Hasil analisis univariat menunjukan penilaian dengan kategori baik pada dimensi tangible sebesar 43,9%, empathy 40,2%, responsiveness 49,5%, reliability 41,1%, assurance 33,6%, CRM dinilai baik sebesar 41,1% oleh responden, serta kategori pasien loyal sebanyak 35,5%. Hasil analisis bivariat menunjukan hubungan bermakna antara seluruh dimensi kualitas pelayanan dan loyalitas pasien. Regresi logistik ganda menunjukan dimensi tangible memiliki hubungan paling erat dengan loyalitas pasien (OR=39,055) setelah dikontrol oleh dimensi kualitas pelayanan lainnya. Hasil regresi linier menunjukan CRM sebagai mediator hubungan antara kualitas pelayanan dan loyalitas pasien secara parsial. Kesimpulan: Upaya peningkatan kualitas pelayanan diperlukan untuk meningkatkan loyalitas pasien yang diikuti dengan implementasi CRM secara konsisten.

Background: Customer loyalty is the key to success for hospitals in the midst of a rapidly growing private hospital industry. Service quality is fundamental to achieve success and continuity in intense business competition. Customer relationship management is a dynamic process in managing the relationship between customers and companies and maintaining communication even after patient leaves the hospital. Objectives: This study aims to determine the relationship between service quality and patient loyalty with CRM as a mediator. Methods: Primary data was taken from filling out online questionnaires by 107 patients at the Fertility Clinic and focus group discussions with hospital employees. Service quality consists of dimensions of tangible, empathy, responsiveness, reliability, assurance. Results: Univariate analysis showed tangible dimension was considered good by 43.9%, empathy 40.2%, responsiveness 49.5%, reliability 41.1%, assurance 33.6%, CRM was considered good by 41.1%, and the category of loyal patients was 35.5%. Bivariate analysis show a significant relationship between all dimensions of service quality and patient loyalty. Multiple logistic regression shows that the tangible dimension has the closest relationship with patient loyalty (OR=39.055) after controlling other dimensions of service quality. The results of linear regression showed that CRM mediated the relationship between service quality and patient loyalty partially. Conclusion: Efforts to improve service quality are needed to increase patient loyalty followed by consistent CRM implementation.
Read More
B-2387
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Jur. Manajemen & Adm. Rumah Sakit Indo; Vol.1, No.1, 1999, Hal. 39-46, ( Cat ada di bendel 1999 - 2000 ) (2002 )
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Santoso Soeroso
JMARSI Vol.4, No.3
Depok : FKM UI, 2003
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Juni Chiudri; Pembimbing: Wachyu Sulistiadi; Penguji: Kurnia Saqri, Permanasari, Vetty Yulianty, Iing Ichsan Hanafi
Abstrak:

Abstrak
Tesis ini bertujuan untuk mengetahui peranan strategi pemasaran Customer Relationship Management (CRM) melalui Personal Maternity Officer (PMO) dalam permanfaatan persalinan di Rumah Sakit Hermina Daan Mogot. Adapun identifikasi dan evaluasi terhadap strategi pemasaran ini dilakukan dengan pendekatan sistem. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif deskriptif dan penjelasan. Hasil penelitian ini menyimpulkan program CRM yang ada sudah berjalan dengan baik. Namun, kinerja Sumber Daya Manusia yang terlibat, pengawasan serta evaluasi yang terus menerus perlu ditingkatkan untuk mencapai hasil yang optimal. Oleh karena itu, diperlukan sosialisasi mengenai strategi pemasaran ini dan koordinasi dari semua pihak yang terlibat.

The purpose of this thesis is to find out the role of Customer Relationship Management (CRM) marketing strategy through Personal Maternity Officer (PMO) in labor at Hermina Daan Mogot Hospital. Identification and evaluation of this marketing strategy is done with system approach. The type of this research is descriptive qualitative and explanation research. The results of this study conclude that CRM program that is already exist has been well underway. However, the performance of the human resources involved, continuing supervision and evaluation need to be improved in order to achieve optimal results. Therefore, socialization on this marketing strategy and coordination from all parties involved are required.

Read More
B-1483
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Budiono Sastrodjojo
LP 361.11 SAS p
Surabaya : Departemen Kesehatan, 1984
Laporan Penelitian   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Iwan Dwiprahasto
JMPK Vol.07, No.03
Yogyakarta : UGM, 2004
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Toki Himawati; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Amal Chalik Sjaaf, Dumilah Ayuningtyas, Rahma Indira Wardani, Amila Megraini
Abstrak: LATAR BELAKANG. Problem yang sangat mendasar dalam pemberian layanan kesehatan adalah masalah pembiayaan kesehatan. Untuk itu pemerintah membuat skenario pembiayaan kesehatan melalui Jaminan Kesehatan Nasional, yang pada hakekatnya merupakan lembaga asuransi untuk mengcover pembiayaan layanan kesehatan. Pelaksananya adalah Badan Pengelola Jaminan Kesehatan, sedangkan dasar pengenaan tarif untuk klaim ke BPJS oleh rumah sakit menggunakan Indonesian Case Base Groups (INA CBGs). Pada titik inilah mulai muncul persoalan bagi rumah sakit, dimana banyak layanan kesehatan dan tindakan medis yang diberikan kepada pasien, biayanya jauh diatas paket INA CBGs yang sudah ditetapkan (overbudget). Apabila ini yang terjadi maka rumah sakit akan mengalami defisit. Salah satu kebijakan yang paling tepat untuk mengatasi overbudget adalah dengan kendali mutu kendali biaya, yang instrumennya adalah clinical pathway.
METODE PENELITIAN. Penelitian dilakukan pada Rumah Sakit Urip Sumoharjo Bandar Lampung, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Informan dipilih secara bertingkat sebanyak 35 orang, mulai dari Pemegang Saham, Direksi, Komite Medik, DPJP, Pemberian Asuhan Pelayanan dan Coder.
HASIL PENELITIAN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum informan setuju dengan penerapan clinical pathway, karena dapat meningkatkan mutu pelayanan, adanya kepastian prosedur dan dapat mengatasi overbudget, namun para DPJP sebagian besar enggan untuk menerapkan clinical pathway karena menganggap membatasi ruang gerak mereka, bertentangan dengan keilmuan dan profesionalitas, serta nerupakan alat BPJS untuk mengekang tindakan medis yang dilakukan DPJP. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan kepada Rumah Sakit Urip Sumoharjo untuk menyusun dan mengimplementasikan clinical pathway sebagai alat kendali mutu kendali biaya
Read More
B-2050
Depok : FKM UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Samsi Jacobalis
JMARSI Vol.1, No.3
Depok : FKM UI, 1999
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive