Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 34565 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Hervita Laraswati; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Fatma Lestari, Guntur Argana, I Made Sudarta
Abstrak:

Penelitian aktivitas laundry bertujuan mengetahui tingkat risiko dan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) pekerja laundry usaha informal di Beji, Depok menggunakan Rapid Entire Body Assessment (REBA) dan penyebaran kuesioner dengan total responden 26 orang. Tingkat risiko proses penimbangan, pencucian dan pemerasan masuk kategori sedang sehingga dibutuhkan perbaikan, karena berpotensi MSDs. Meletakkan cucian ke keranjang tingkat risikonya tinggi berarti harus segera diperbaiki karena potensi MSDs semakin besar. Mengangkat cucian ke pengering tingkat risikonya rendah artinya perubahan mungkin dibutuhkan untuk mencegah MSDs. Setrika dan pelipatan tingkat risikonya sedang dan tinggi. Keluhan subjektif paling banyak dirasakan adalah bahu kanan. Untuk mengurangi keluhan MSDs, maka diperlukan sosialisasi oleh Dinas Kesehatan Kota Depok kepada masyarakat mengenai risiko ergonomi khususnya pekerja laundry sektor usaha informal.


 This research purposes to detect risk level and musculoskeletal disorder (MSDs) complaint an informal laundry workers in Beji, Depok using REBA and questionaires with 26 total respondent. The risk level on weighting, washing and pressing processes include into medium category so those activities need improvements, because its have MSDs potential. Putting the washing items to hamper has high risk level, it must be improved immediately, because the MSDs potential is higher. Lifting the washing items to the dryer has low risk level so changes may need to prevent MSDs. Ironing and folding have medium risk level and high risk level. The most subjective complaint is in the right shoulder. To decrease MSDs complaint needs Depok?s Health Ministry socialization about laundry workers ergonomic.

Read More
T-3641
Depok : FKM-UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Anggit Paramitha; Pembimbing: Hendra; Penguji: Chandra Satrya, Mayarni
Abstrak: Aktivitas pekerjaan perajin ukiran batu dalam proses produksinya memiliki bahaya ergonomi yang dapat berisiko terjadinya Musculoskeletal Disorders(MSDs) terkait dengan postur janggal dalam durasi lama, gerakan berulang danrutin dilakukan setiap hari. Penelitian dilakukan pada proses kerja perajin ukiranbatu di Duta Alam, Jakarta Selatan tahun 2014 bertujuan untuk menilai tingkatrisiko ergonomi berdasarkan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) dankeluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) menggunakan Nordic Body Map.Hasil penelitian didapatkan tingkat risiko ergonomi pada pekerjaan perajin yaiturisiko sedang sebanyak 6 aktivitas kerja dan tingkat risiko tinggi sebanyak 8aktivitas kerja dari 14 aktivitas pekerjaan yang ada. Dari hasil kuesioner dannordic body map diketahui keluhan MSDs yang paling banyak dirasakan perajinpada pinggang bagian bawah dan pinggang bagian atas (92,9%). Keluhan yangdirasakan berupa pegal-pegal, sakit/nyeri, kaku, kejang/keram dan kesemutan.Selain risiko ergonomi, di dapatkan juga faktor lain yang memperberat keluhanMSDs yaitu karakteristik individu yang terdiri dari umur, jenis kelamin, masakerja, jam kerja per hari, Indeks Massa Tubuh (IMT), kebiasaan merokok danaktifitas fisik. Sebagian besar aktivitas kerja memiliki tingkat risiko ergonomitinggi sehingga diperlukan segera tindakan perbaikan desain tempat kerja.Disarankan juga adanya pengaturan waktu kerja dan istirahat yang efisien bagiperajin. Kata Kunci : Keluhan MSDs; Perajin Ukiran Batu; REBA; Tingkat Risiko Ergonomi.
Job activities stone artisans in the production process has ergonomic hazard thatcould have risk the occurence of Muskuloskeletal Disorders (MSDs) associatedwith awkward posture with long-duration, repetitive movements and routineactivity. The study was conducted on the working process of stone artisans inDuta Alam, South Jakarta in 2014 to assess the level of ergonomic risk basedmethods Rapid Entire Body Assessment (REBA) and Musculoskeletal Disorders(MSDs) using Nordic Body Map. From the results on the occupational risk levelsobtained medium risk 6 work activities and high risk 8 work activities of 14processes the work activities. The results of the questionnaire and nordic bodymap is known complaint MSDs that be perceived stone artisans to low back andupper back (92.9%). The complaints is stifness, painful, tingling, and spasms. Inaddition to ergonomic risk, other factors also found that complaints aggravateMSDs risk factors consists of individual characteristic consisting of age, length ofservice, hours worked, body mass index, smoking habit, and physical activities.Most of the work activities have a high level of ergonomic risk that requiredimmediate corrective action design of the workplace. In addition, suggested ofregulating working and rest time efficient for crafters.Keywords : Complaints MSD; REBA; Risk Level Ergonomics; Stone Artisans
Read More
S-8393
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Istiningsih; Pembimbing: Robiana Modjo; Penguji: Doni Hikmat Rmadhan, Muhammad Soffiudin
S-7201
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sylvia Afiani; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Zulkifli Djunaidi, Tubagus Hedi Saepudin
S-7326
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Silvina Murniati; Pembimbing: Hendra; Penguji: Zulkifli Djunaidi, Devie Fitri Octaviani
S-7804
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Horry Andres; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Indri Hapsari, Devie Fitri Octaviani
S-8166
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Triyo Hartono; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Doni Hikmat Ramadhan, Amir Emilia, Dartini
Abstrak:

Penelitian ini membahas tentang keselamatan kerja yang bertujuan untuk melakukan analisis risiko aspek ergonomi, dimulai dengan identifikasi bahaya, analisis dan evaluasi risiko dan pengetahuan besaran risiko bahaya aspek ergonomi yang terdapat pada kegiatan kerja di Ruang Perawatan Rehabilitasi Medik RSUP Fatmawati. Disain penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan semikuantitatif untuk analisis risiko aspek ergonomi. Teridentifikasi bahaya risiko aspek ergonomi sangat tinggi cidera punggung yaitu tugas kerja memindahkan pasien dari tempat tidur kekursi roda pada pasien tetraplegi. Risiko tinggi cidera punggung dan bahu yaitu tugas kerja memindahkan dan mengangkat pada pasien paraplegi dan sebagian hemiplegi. Risiko subtansial pada tugas kerja membantu pasien latihan duduk dan berdiri. Risiko sedang sampai dengan ringan terpleset, tersandung, terpapar kuman. Telah dilakukan pengendalian bahaya di ruang rehabilitasi medik yaitu subtitusi, kontrol administrasi dan APD, namun masih terdapat risiko residu pada bahaya tersebut dan telah direkomendasikan pengelolaan dan pengendalian risikonya. Kata Kunci : Perawatan Rehabilitasi Medik. Analisis risiko aspek ergonomi, manajemen risiko


This study discusses about the occupational safety which aims to analysis the risk of ergonomic aspects, it begins from hazard identification, risk analysis and evaluation of the risk scale and knowledge aspects of ergonomic hazards found in work activities in the Fatmawati Hospital ward Medical Rehabilitation. This research is qualitative descriptive interpretive with semiquantitative approach to ergonomic aspects of risk analysis. Ergonomic hazards identified high risk aspects of the back injury that is the task of working to move patients from bed to wheelchair patients tetraplegi. High risk of back and shoulder injury that is the task of working on the move and lift patients paraplegi and partial hemiplegi. Substantial risk to the task of working to help the patient sitting and standing exercises. The risk of moderate to lightly falling, tripping, exposure infectious material. Hazard controls has been performed out in the ward medical rehabilitation, that is substitution, administrative controls and PPE, but there are still residual risks and hazards risk management and risk control has recomended. Keywords  : Nursing Medical Rehabilitation, Ergonomic aspects of risk analysis, risk management

Read More
T-3642
Depok : FKM-UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Agfa Al-Latief Hadi Putra; Pembimbing:Dadan Erwandi; Penguji: Mila Tejamaya, Chairul Sabat
Abstrak:
Seiring dengan berkembangnya teknologi, kini pegawai dituntut untuk bekerja dan menghabiskan sebagian waktunya duduk fokus memandang komputer dan menggunakan mouse. Penggunaan komputer memiliki risiko ergonomic yang apabila dilakukan secara terus menerus dapat menyebabkan masalah kesehatan salah satunya gangguan muskoloskeletal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara risiko ergonomi dengan gangguan muskoloskeletal pada pekerja kantoran di PT. X. Metode yang digunakan adalah desain studi cross sectional dengan menggunakan instrument penelitian berupa Nordic Body Map dan Rapid Office Strain Assessment (ROSA). Penelitian ini dilakukan kepada 48 pekerja kantoran di PT. X. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini yaitu usia, jenis kelamin, masa kerja, tingkat risiko ergonomi, dan keluhan muskoloskeletal dengan analisis univariat, dan bivariat. Dari 48 responden didapatkan 39 orang mengalami keluhan muskoloskeletal dengan keluhan terbanyak ada pada bagian leher atas, punggung, dan pinggang. Hasil penelitian menunjukan tidak adanya hubungan antara risiko ergonomi dengan usia, masa kerja dan jenis kelamin (p-value=1). Akan tetapi, terdapat hubungan yang berarti antara risiko ergonomic dengan gangguan muskoloskeletal (p-value=0,039).

Along with the development of technology, employees are now required to work and spend some of their time sitting focused on looking at computers and using mouse. The use of computers has ergonomic risks which if done continuously can cause health problems, one of which is musculoskeletal disorders. This study aims to analyze the relationship between ergonomic risks and musculoskeletal disorders in office workers at PT. X. The method used is a cross-sectional study design using research instruments in the form of Nordic Body Map and Rapid Office Strain Assessment (ROSA). This research was conducted on 48 office workers at PT. X. The variables studied in this study were age, gender, length of service, level of ergonomic risk, and musculoskeletal complaints with univariate, and bivariate analysis. From 48 respondents, 39 people experienced musculoskeletal complaints with the most complaints in the upper neck, back, and waist. The results showed no relationship between ergonomic risk with age, length of service and gender (p-value = 1). However, there was a significant association between ergonomic risk and musculoskeletal disorders (p-value = 0.039).
Read More
S-11380
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hanna Dwi Chrismastuty; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Ira Siti Sarah
S-7180
Depok : FKM-UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Anisa Tasya Priastika; Pembimbing: Hendra; Penguji: Chandra Satrya, Muhammad Rizki
S-7053
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive