Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 40 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
koran kompas 2010: hal 25
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Koran   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kadek Sinthia ... [et.al.]
MJKI-No.07, XLI
Jakarta : Medika Media Mandiri, 2015
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Koran   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
CDK Vol.35, No.5 (2008)
Jakarta : Kalbe Farma, 2008
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tiara Zakirah; Pembimbing: Putri Bungsu; Penguji: Helda, Ratna Tri Hari Safariningsih
Abstrak:
Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis dengan beban kesehatan global yang terus meningkat, di mana jumlah penderita diproyeksikan mencapai 853 juta pada tahun 2050 serta memberikan dampak ekonomi yang masif. Di Indonesia, prevalensi DM terus melonjak hingga mencapai 8,5% pada 2018, dengan Provinsi Jawa Barat menjadi salah satu wilayah dengan beban kasus yang signifikan. Meskipun lingkungan akademik memiliki akses informasi dan layanan kesehatan yang lebih baik, faktor risiko seperti stres kerja dan gaya hidup urban tetap mengancam kesehatan metabolik civitas akademika. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian DM pada civitas akademika Universitas Indonesia di Klinik Satelit UI Makara tahun 2023–2024. Penelitian ini menggunakan data rekam medis Klinik Satelit UI Makara Kota Depok tahun 2023–2024 dengan desain studi cross-sectional. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi DM pada populasi ini tergolong rendah, yakni sebesar 0,7%. Penelitian ini menunjukkan bahwa usia ≥45 tahun dan status hipertensi tidak terkontrol merupakan faktor prediktor utama yang secara signifikan meningkatkan risiko kejadian DM pada civitas akademika. Meskipun terdapat keterbatasan data pada beberapa variabel modifikasi, temuan ini menegaskan pentingnya penguatan intervensi preventif dan pemantauan kesehatan rutin, terutama bagi kelompok usia lanjut dan penderita hipertensi di lingkungan kampus, guna menekan risiko penyakit metabolik di masa depan

Diabetes mellitus (DM) is a chronic disease with a growing global health burden, with the number of sufferers projected to reach 853 million by 2050 and a massive economic impact. In Indonesia, the prevalence of DM continues to rise, reaching 8.5% in 2018, with West Java Province being one of the regions with a significant burden of cases. Although the academic environment has better access to information and health services, risk factors such as work stress and urban lifestyles continue to threaten the metabolic health of the academic community. This study aims to identify risk factors associated with the incidence of DM among the academic community of the University of Indonesia at the UI Makara Satellite Clinic City from 2023 to 2024. This study used medical record data from the UI Makara Satellite Clinic in Depok City from 2023 to 2024 with a cross-sectional study design. Data analysis was performed using the chi-square test and logistic regression. The results showed that the prevalence of DM in this population was low, at 0.7%. This study shows that age ≥45 years and uncontrolled hypertension are the main predictors that significantly increase the risk of DM among the academic community. Despite data limitations in several modifying variables, these findings emphasize the importance of strengthening preventive interventions and routine health monitoring, especially for the elderly and hypertensive individuals on campus, to reduce the risk of metabolic diseases in the future.
Read More
S-12203
Depok : FKM-UI, 2026
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Refi Fitri Hamdani Nasution
KJKMN Vol.3, No.6
Depok : FKM UI, 2009
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
CDK Vol.35, No.5 (2008)
Jakarta : Kalbe Farma, 2008
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ukie Ardianto; Pembimbing: Ridwan Zahdi Syaaf; Penguji: Baiduri, Dadan Erwandi, Joenos Samuel Momot
Abstrak:

Kecelakaan Pesawat terbang ada1ah salah satu dari kecelakaan organisasi yang telah menyebabkan banyak dari korban jiwa.70-80% kecelakaan pesawat disebabkan oleh Kesalahan Manusia {Johnson. 2003; Sarter. 2000), Keselamatan operasional penerbangan sangat tergantung pada usaha untuk memperkecil kesalahan di semua bagian dari sistem penerbangan, termasuk bagian perawatan pesawat. Perawatan dan Inspeksi pesawat merupakan bagian dari sebauh organisasi yang kompleks, dimana seorang teknisi pesawat dalam melaksanakan pekerjannya berada dalam kondisi dengan tingkat interaksi (hands-on) yang sangat tinggi, tekanan waktu dan beberapa kondisi sulit lainnya, kombinasi antara situasi ini dengan tendensi umum terjadinya kesalahan manusia dapat memicu terjadinya beberapa kesalahan. Strategi pencegahan yang telah dilakukan setama ini tidak dapat menjamin system keselamatan penerbangan I 00% bebas dati kesalahan, sebab kesalahan tidak dapat dieleminasi keseluruh-an. Kita memerlukan strategi pencegahan untuk menangani kesalahan yang terjadi untuk mengurangi dampak yang dpat ditimbu1kan atau memperbaiki kesalahan untuk mencapai sasaran yang diinginkan, strategi ini dinamankan manajemen kesalahan. Orientasi Kesalahan (Sikap terhadap kesalahan dan bagaimana penanganannya) adalah indikasi dari budaya manajemen error sebuah perusahaan, dan Jika sebuah perusahaan ingin melakukan perubahan terhadap manajemen kesalahannya, perusahaan tersebut perlu melakukan pengukuran terhadap orientasi kesalahan (Rybowiak et al., 1999). Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran orientasi kesalaha pada Teknisi Helikopter PT, SST dan bagaimana perbedaan dalam lama bekerja di perusahaan, 1ama bekerja sebagai teknisi helicopter.posisi fungsional teknls, dan tingkat pendidikan berhubungan dengan orientasi error pekerja. Sebanyak 56 orang Teknisi Helikopter PT. SST di minta untuk menjawab pertanyaan mengenai orientasi error mereka dengan menggunakan Error Orientation Questionaire versiIndonesia, yang berisikan 8 variabel mengenai sikap terhadap error dan penanganannya yaitu Error Competence, Learning From Error, Error Risk Taking, Error Strain, Error Anticipation, Covering Up Error, Communication About Error, dan Thinking About Error.


Aircraft accident is one of organizational accident which causes plenty of fatalities, 70-80% of the accident is caused by Human Error {Johnson, 2003; Sarter, 2000}. Aviation safety depends on minimizing error in all facets of the system, including in aviation maintenance. Aviation maintenance tasks are part of a complex organization, where individuals perform varied tasks in an environment with highly hands-on. time pressures and sometimes difficult ambient conditions, these situational characteristics. in combination with generic human erring tendencies, result in varied forms of error. Error Prevention strategy cannot guarantee the aviation safety systems is 100% free of error, eror still occur because error can not be totally eliminated. We need strategy of handling the error occurrence to decrease negative consequences of error or recovery from error to reach the goal, this strategy called error management. Error orientation (Attitudes towards errors and how oe deals with them) is indication of a company's error management culture, and if a company altempts to change its error management culture. the company needs a measure of error orientation (Rybowiak et. al 1999). This paper explores error orientation profile in PT. SST's Helicopter Engineer and how differences in work experience in the company, work experience as helicopter engineer, technical position in PT. SST maintenance organization structure, and formal education background may contribute to different error orientation. A total of 56 volunteers from PT. SST's Helicopter Engineer were asked co describe their workplace error orientation with the Indonesian version of the EOQ, which consists 8 Variable of error orientation: Error Complence, Learning From Error, Error Risk Taking, Error Strain, Error Anticipation, Covering Up Error, Communication About Error, dan Thiinking About Error.

Read More
T-2814
Depok : FKM-UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Merryani Girsang
MPPK Vol.IX, No.3
Jakarta : Balitbangkes Kemenkes RI, 1999
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Bambang Setyo Supriyanto; Pembimbing: P.M.H. Sinaga
T-26
Jakarta : FKM UI, 1982
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive