Ditemukan 25088 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Maj. Kedokteran Indonesia (MKI), Vol.55, No.10, Okt., 2005 : hal. 613-616
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
ASEAN Secretariat; International Labour Organization; edited by Anne Trebilcock
R 331 ASE l
Geneva : ILO, 2005
Referensi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
362.1094 HEA
[s.l.] :
London : Rputledge, 2005, s.a.]
Kumpulan Daftar Isi Buku Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Fitria Kusuma Ratih; Pembimbing: Budi Hidayat; Penguji: Amal Chalik Sjaaf, Dumilah Ayuningtyas, Setyadi Nugroho, Amroussy Marsis
Abstrak:
Tesis ini melakukan tinjauan terhadap Ketentuan AFAS (ASEANFramework Agrrement On Service) Mode ke-4 dengan melihat gambaran kepadaKesiapan Implementasi Kebijakan Tenaga Kesehatan Indonesia MenghadapiLiberalisasi Jasa Dalam Kerangka AFAS dengan melakukan tinjauan terhadapMNP untuk menyiapkan mutu dan kualifikasi tenaga kesehatan yang ada diIndonesia, dengan menguraikan, mengidentifikasikan serta mengetahui upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah dalam menyiapkan ImplementasiKebijakan Tenaga Kesehatan Indonesia Menghadapi Liberalisasi Jasa DalamKerangka AFAS dengan melakukan tinjauan terhadap MNP. Dari Hasil penelitiandisimpulkan bahwa pelaksanaan Mode ke 4 dalam kerangka AFAS merupakansalah satu isu strategis, namun saat ini proses penyiapan kebijakan yang mengarahkesana belum berjalan optimal, karena kurangnya koordinasi antar pemangkukebijakan.
Kata Kunci:Implementasi Kebijakan, ASEAN, AEC, AFAS Mode ke 4, Liberalisasi JasaKesehatan
This thesis conducted a review of the provisions of AFAS mode 4 toperceive the readiness conception of health workers policy implementation inIndonesia at the contend of services liberalization, with looking for seeting up thequality and qualified health workers in Indonesia by describing, identifying anddetermine measures to be has been done by the government in setteing policyimplementation Indonesia Health workers within the framework of serviceliberalization to AFAS with a review of MNP. The result of the study cocludedthat the implementation of AFAS mode 4 is the one of the strategic issues, but thecurrent policy preparation process that leads unoptimal, because of the lack ofcoordination among stakeholders.
Keywords:Policy implementation, ASEAN, AEC, AFAS Mode 4, health workerliberalization.
Read More
Kata Kunci:Implementasi Kebijakan, ASEAN, AEC, AFAS Mode ke 4, Liberalisasi JasaKesehatan
This thesis conducted a review of the provisions of AFAS mode 4 toperceive the readiness conception of health workers policy implementation inIndonesia at the contend of services liberalization, with looking for seeting up thequality and qualified health workers in Indonesia by describing, identifying anddetermine measures to be has been done by the government in setteing policyimplementation Indonesia Health workers within the framework of serviceliberalization to AFAS with a review of MNP. The result of the study cocludedthat the implementation of AFAS mode 4 is the one of the strategic issues, but thecurrent policy preparation process that leads unoptimal, because of the lack ofcoordination among stakeholders.
Keywords:Policy implementation, ASEAN, AEC, AFAS Mode 4, health workerliberalization.
T-4172
Depok : FKM UI, 2014
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Marcus M. Key
616.9803 KEY o
Washington, DC : US. Dept. of Health Education and Welfare, 1977
Buku (pinjaman 1 minggu) Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Majalah Keamanan Pangan, Vol.26, Tahun XIII, 2014, halaman. 8-12. ( ket. ada di bendel maj. campuran No. 9 )
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Int. Conference Health Equity in Asia/ COHEA 2012 : ...,hal. 9-27. ( ket. ada di bendel Maj. Campuran 18 )
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Novie Setianingsih; Pembimbing: Sudarto; Penguji: Dian Ayubi, Wahyu Sulistiadi, Ratu Nuraini S., Marwati
Abstrak:
Pada tahun 2019 Puskesmas di Kota Cilegon tidak di lakukan penilaian kinerja individu dalam pelayanan antenatal berdasarkan standard based management and recognition (SBMR). Rujukan pada ibu hamil dapat dilakukan jika pelayanan antenatal sudah sesuai standar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja bidan kelurahan dalam memberikan pelayanan antenatal berdasarkan SBMR melalui peranan faktor individu (pengalaman), faktor psikologis (sikap dan motivasi) dan faktor organisasi (sumberdaya dan supervisi) di posyandu, di Kota Cilegon tahun 2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang betujuan untuk mengetahui kinerja dan mendapatkan informasi dari beberapa informan mengenai suatu proses dan aktivitas pada program pelayanan antenatal care. Agar lebih spesifik pengumpulan data menggunakan metode WM, FGD dan observasi, dilakukan di Puskesmas Citangkil 2 dan Puskesmas Cilegon pada bulan April-mei 2021. Informan utama dalam penelitian ini adalah bidan kelurahan, informan kunci adalah bidan koordinator, kepala puskesmas, dan Kasie Kesga Dinas Kesehatan Kota Cilegon. Hasil penelitian didapatkan kinerja bidan kelurahan tidak sesuai standar. Mayoritas bidan kelurahan sudah mendapatkan pelatihan, mayoritas bidan kelurahan tidak menyetujui penilaian kinerja menggunakan SBMR, motivasi bidan kelurahan masih rendah karena posyandu dilakukan sendiri, tidak ada kesesuaian gaji dengan pekerjaannya, tidak adanya transport posyandu tidak adanya reward, masih ditemukannya sumberdaya yang kurang lengkap di posyandu, dan beberapa informan mengatakan tidak adanya supervisi dalam kinerja bidan, hal tersebut yang menyebabkan kinerja bidan tidak sesuai standar. Kesimpulan kinerja bidan dalam pelayanan antenatal tidak sesuai dengan standar disebabkan karena telah lamanya pelatihan, adanya bidan yang belum mendapatkan pelatihan, motivasi yang rendah, sumberdaya yang tidak memadai dan tidak adanya supervisi.
Read More
T-6223
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
by Mohamed M. Shoukri
616.075 SHO m
Boca Raton London Newyork Washington : Chapman & Hall, 2004
Buku (pinjaman 1 minggu) Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ayu Febrini Meutia; Pembimbing: Wachyu Sulistiadi; Penguji: Dian Ayubi, Evi Martha, Laksmi Dwiati, Adib Khumaidi
Abstrak:
Berdasarkan data Centre for Internasional Trade Thailand (2012), kualitastenaga profesi praktisi medis Indonesia ditempatkan pada kualitas menengah.Liberalisasi jasa kesehatan akan menimbulkan daya saing luar terhadap pelayanankesehatan di Indonesia, karena bukan tidak mungkin penyelesaian masalahkesehatan di Indonesia membutuhkan tenaga kesehatan asing untuk mengatasimasalah kesehatan di Indonesia.Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh informasi secara mendalam,menguraikan dan menganalisis kompetensi praktisi medis dalam era masyarakatekonomi ASEAN. Informan penelitian merupakan dari beberapa organisasi yangterkait dengan peningkatan kompetensi praktisi medis. Penelitian ini merupakanpenelitian kualitatif dan dilaksanakan pada bulan Februari- Mei 2016 oleh peneliti.Penelitian ini menggunakan data primer melalui wawancara mendalam denganmenggunakan panduan wawancara mendalam dan telaah dokumen. Wawancaraakan dilakukan oleh peneliti.Hasil penelitian menyimpulkan personal skill, keterampilan dan eksplisitknowledge dokter Indonesia dalam hal kompetensi medik tidak kalah saing dengandokter negara anggota ASEAN lainya, tetapi dalam hal kompetensi pelayananmasih harus diperbaiki kembali agar pasien Indonesia tidak keluar ke pasar asing.Kata kunci: Keywords: Personal Skill, Kemampuan, Eksplisit Knowledge, MEA,Kompetensi Dokter
Based on data from the International Centre for Trade of Thailand ( 2012) , thequality of professional medical practitioners Indonesia placed on medium quality.Health services liberalization will lead to competitiveness outside of the healthservices in Indonesia , because it is not possible settlement of health problems inIndonesia requires foreign health workers to address health problems in Indonesia.This research was conducted to obtain in-depth information , describes and analyzesthe competence of medical practitioners in the era of the ASEAN economiccommunity . The informants are from several organizations associated withincreased competence of medical practitioners . This research is qualitative andimplemented from February through May 2016 by researchers . This study usesprimary data through in-depth interviews using guidelines depth interviews andreview documents. Interviews will be conducted by researchers.The study concluded personal skills, the skills and knowledge of Indonesian doctorsexplicit in terms of the competence of medical doctors do not lose competitivenesswith other ASEAN member countries , but in terms of the competence of the serviceremains to be repaired so that the patient Indonesia did not come out to foreignmarketsKeywords: Personal Skill, ability, Explicit Knowledge, MEA, PhysicianCompetency
Read More
Based on data from the International Centre for Trade of Thailand ( 2012) , thequality of professional medical practitioners Indonesia placed on medium quality.Health services liberalization will lead to competitiveness outside of the healthservices in Indonesia , because it is not possible settlement of health problems inIndonesia requires foreign health workers to address health problems in Indonesia.This research was conducted to obtain in-depth information , describes and analyzesthe competence of medical practitioners in the era of the ASEAN economiccommunity . The informants are from several organizations associated withincreased competence of medical practitioners . This research is qualitative andimplemented from February through May 2016 by researchers . This study usesprimary data through in-depth interviews using guidelines depth interviews andreview documents. Interviews will be conducted by researchers.The study concluded personal skills, the skills and knowledge of Indonesian doctorsexplicit in terms of the competence of medical doctors do not lose competitivenesswith other ASEAN member countries , but in terms of the competence of the serviceremains to be repaired so that the patient Indonesia did not come out to foreignmarketsKeywords: Personal Skill, ability, Explicit Knowledge, MEA, PhysicianCompetency
T-4670
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
