Ditemukan 15318 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Maj. Kesmas Indo. (MKMI), XXVI, No.9, Okt, 1998: hal. 471-476
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
obstetrics & gynecology volume 108 number 2 august 2006
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Deas Sativa Hasna Dinanti; Pembimbing: Kurniasari; Penguji: Purnawan Junaedi, Boga Hardhana
Abstrak:
Read More
SATUSEHAT Mobile, aplikasi transformasi dari PeduliLindungi yang diluncurkan pada 1 Maret 2023, mengalami penurunan pengguna hampir 50%, dari 105 juta menjadi 57 juta pengguna bulanan, dengan rating rendah 2,4 di Google Play. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan niat untuk terus menggunakan SATUSEHAT Mobile di lima provinsi teratas fasilitas kesehatan terkoneksi SATUSEHAT, pada pengguna berusia 19-59 tahun. Penelitian ini menggunakan teori model UTAUT, DeLone McLean, dan HOT-Fit Model dengan menggunakan pendekatan kuantitatif pada 167 responden dan diolah dengan SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara harapan kinerja, harapan usaha, pengaruh sosial, kualitas sistem, dan kualitas layanan dengan niat untuk terus menggunakan SATUSEHAT Mobile. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk peningkatan fitur dan fungsi yang sesuai kebutuhan masyarakat, peningkatan kemudahan penggunaan, sosialisasi yang jelas, pembaruan informasi, perbaikan sistem, dan penyediaan fitur live chat dengan customer service.
SATUSEHAT Mobile, a transformation of the PeduliLindungi application that launched on March 1, 2023, has experienced a nearly 50% decline in users, from 105 million to 57 million monthly users, with a low rating of 2.4 on Google Play. This study aims to analyze the factors related to the intention to continue using SATUSEHAT Mobile in the top five provinces with the most SATUSEHAT-connected healthcare facilities, focusing on users aged 19-59 years. The research utilizes the UTAUT model, DeLone McLean model, and HOT-Fit Model, employing a quantitative approach with 167 respondents analyzed using SEM-PLS. The results indicate significant relationships between performance expectancy, effort expectancy, social influence, system quality, and service quality with the intention to continue using SATUSEHAT Mobile. This study provides recommendations for improving features and functions to meet public needs, enhancing ease of use, clear socialization, information updates, system improvements, and the provision of live chat features with customer service.
S-11606
Depok : FKM-UI, 2024
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Isna Mutiara Salsabila; Pembimbing: Kurnia Sari; Penguji: Amal Chalik Sjaaf, Purnawan Junadi
Abstrak:
penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran serta faktor-faktor yang berhubungan dengan intention-to-use layanan telekonsultasi di masa pandemi COVID-19 pada penduduk Jabodetabek usia 19-49 tahun. Kriteria tersebut dipilih berdasarkan pertimbangan jumlah kasus COVID-19, tingkat mobilitas, keluhan kesehatan dan kebutuhan akan pelayanan kesehatan, serta tingkat penggunaan internet. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain cross-sectional dan metode analisis data PLS-SEM. Pengambilan data dilakukan pada Januari 2022 dengan sampel sejumlah 222 responden. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengaruh sosial, perceived usefulness, trust in provider, dan trust in internet terhadap intention-to-use layanan telekonsultasi.
Read More
S-10887
Depok : FKMUI, 2022
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Husni Abdul Muchlis; Pembimbing: Wahyu Sulistiadi; Penguji: Puput Oktamianti, Ede Surya Darmawan, Felly Philipus Senewe, Mirza
Abstrak:
Read More
Seiring bertambahnya usia, populasi, angka kesakitan dan kematian serta sulitnya akses ke pelayanan kesehatan membuat kebutuhan Puskesmas menjadi komplek untuk didukung. Rekam Medis Elektronik (RME) merupakan suatu sistem informasi yang direkomendasikan oleh para pembuat kebijakan guna memenuhi tuntutan pelayanan di Puskesmas. Berdasarkan hal tersebut Puskesmas DKI telah mewajibkan penggunaan RME dalam pelayannya akan tetapi terdapatnya jaringan eror/macet, ketidaklengkapan RME, rendahnya penggunaan dan kurangnya literasi tentang RME menjadikannya perlu dievaluasi. MMUST merupakan suatu model yang digunakan untuk mengevaluasi RME di lingkungan yang wajib penggunannya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi RME untuk meningkatkan manfaat dan penggunaan sistem informasi di Puskesmas DKI Jakarta. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan disain penelitian cross sectional dengan menggunakan data primer berupa kuesioner yang dibagikan kepada dokter, perawat dan bidan dengan jumlah sampel yang diperoleh 125. Teknis analisis yang digunakan adalah univariat dan multivariat dengan Structural Equation Model (SEM). Hasil analisis menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara kualitas informasi dan kepuasan informasi, kepuasan informasi dan harapan kinerja, harapan kinerja dan sikap/perasaan, sikap/perasaan dan kepuasan keseluruhan, kepuasan keseluruhan dan manfaat bersih dengan nilai P-Value <0,05, akan tetapi tidak terdapat pengaruh antara kualitas sistem dan harapan kinerja, pengaruh sosial dan harapan kinerja, kondisi pemfasilitas dan perilaku menggunakan, perilaku menggunakan dan manfaat bersih. RME pada dasarnya dapat memberikan manfaat dari segi informasi khususnya dapat menyajikan informasi lebih komplit/menyeluruh sehingga dapat meningkatkan kecepatan dalam bekerja hal ini juga berkaitan dengan kepuasan dari dokter, perawat dan bidan dalam bekerja sehingga akan meningkatkan adopsi dan perilaku menggunakan RME yang pada akhirnya manfaat juga akan didapatkan oleh Puskesmas DKI Jakarta. Dukungan dasar dari sistem, fasilitas yang tersedia dan khususnya pihak manajemen menjadikan syarat yang benar – benar harus diperhatikan demi meningkatkan manfaat dan penggunaan RME Kata kunci: MMUST, Rekam Medis Elektronik, Puskesmas
The increasing of age, population, morbidity and mortality rates and difficulty to access health services, these make the demands of Public Health Center (Puskesmas) are complex to support. Electronic Medical Record (EMR) is an information system recommended by policy makers to meet the demands of Public Health Center services. Based on this statement, the Public Health Center in DKI have required the use of EMR in their services. However, there are some issues faces, such as a network errors/jams, incompleteness of EMR, low usage, and lack of literacy about EMR which make it necessary to evaluate. MMUST is a model used to evaluate the EMR in a mandatory environment. This study aims to evaluate the EMR for improving the benefits and use of information systems in DKI Jakarta Public Health Center. This research method used a quantitative approach with the research design of cross sectional by using primary data in the form of questionnaires distributed to doctors, nurses, and midwives with the number of samples obtained 125. Technical analysis used univariate and multivariate with Structural Equation Model (SEM). The results revealed that there were significant influences between the quality of information and information satisfaction, information satisfaction and performance expectations, performance expectations and attitudes/feelings, attitudes/feelings and overall satisfaction, and overall satisfaction and net benefits with p-Value <0.05. However, there were no influences between the quality of the system and performance expectations, social influence and performance expectations, facilitators ' conditions and usage behavior, usage behavior and net benefits. EMR can basically provide some benefits in terms of information, especially can present more complete information/thorough to increase the speed of work Besides, it is also related to the doctors' satisfaction, nurses, and midwives in the work. So, it will increase adoption and behavior in using EMR which in turn the benefits will also be obtained by Public Health Centers located in DKI Jakarta. The basic support from the system, the available facilities, and especially the management make these were the requirement that must be strictly observed to improve the benefits and the use of EMR Keywords: MMUST, Electronic Medical Record, Public Health Center
T-6420
Depok : FKM-UI, 2022
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Jaka Yuhenda; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Masyitoh, Loli J. Simajuntak
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan mengetahui penyebab belum optimalnya pemanfaatan SAMRS dalam hal mempercepat proses komplain alat medik pada dua unit pelayanan di RSUP Fatmawati. Skripsi ini membatasi pemanfaatan SAM RS pada Instalasi Gawat Darurat dan Instalasi Griya Husada pada tahun 2017 dengan menggunakan variabel UTAUT yaitu harapan kinerja pengguna, harapan usaha pengguna, pengaruh sosial pengguna, kondisi pendukung pengguna, dan minat menggunakan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif.
Read More
S-10864
Depok : FKM-UI, 2017
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
664 HAN (RS)
[s.l.] :
Boca Raton: CRS Press, 2007, s.a.]
Kumpulan Daftar Isi Buku Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Bulletin of the WHO, Vol.96, Issue 2, Febr. 2018, hal. 141-144
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Maj. Kes. Masy. Indonesia (MKMI), XXIII, No.2, 1995: hal. 81-87
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Maj. Kes. Masy. Indonesia (MKMI), XXIII, No.5, 1995: hal. 291-294
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
