Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 34446 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Yunita Prastyawati; Pembimbing: Purnawan Junadi; Penguji: Anhari Achadi, Syaifudin Zuhri
Abstrak: Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis jumlah kebutuhan tenaga kerja diInstalasi Farmasi Rumah Sakit Tugu Ibu yang akan disesuaikan dengan beban kerjayang ada. Metode Workload Indicator Staffing Needs (WISN) adalah metode untuk menghitung kebutuhan tenaga kerja berdasarkan beban kerja. Jenis penelitian ini termasuk kedalam penelitian kuantitatif dan kualitatif yang pengumpulan datanya didapatkan dengan observasi menggunakan teknik work sampling untuk mendiskripsikan pola kegiatan/ beban kerja serta proporsi waktu yang digunakanuntuk melakukan kegiatan. Selain itu juga dilakukan wawancara mendalam dan studidokumentasi. Sedangkan untuk perhitungan kebutuhan tenaga kerja menggunakan metode Workload Indicator Staffing Needs (WISN). Hasil dari penelitian didapatkan persentase penggunaan waktu produktif adalah 64,15%. Persentase penggunaan waktu produktif yang sangat tinggi adalah pada shift pagi dan siang yang persentasenya mencapai 84,42%, yang sudah melebihi dari batas standar optimal80%. Berdasarkan perhitungan dengan metode WISN didapatkan jumlah kebutuhan tenaga 56 orang yaitu dengan rincian yang seharusnya petugas yang bertugas pada shift pagi 22 orang, shift siang 21 orang dan shift malam, 13 orang. Sedangkan tenaga yang ada saat ini adalah 19 orang, sehingga masih kekurangan tenaga sebanyak 37orang. Dari hasil penelitian ini disarankan untuk menambah atau melakukan mutasitenaga dari bagian lain serta menyetarakan pembagian tugas untuk setiap shift.
Kata kunci:WISN, Work Sampling, Tenaga
This Reserch was conducted to analyze the number of manpower requarements inPharmacy Tugu Ibu Hospital to be tailored to existing workload. Workload IndicatorStaffing Needs (WISN) Methode is a method for calculating labor requarementsbased on workload. This study includes a qualitative study into the data collectionobtained by observation using work sampling technique to describe patterns ofactivity / workload and the propoetion of time spent on activities. To obtainsecondary data with in-depth interviews and documentary study. As for thecalculation of manpower requirements using the Workload Indicator Staffing Needs(WISN). The results of the study found the percentage of productive time is 64,15%.Percentage of very h8igh productive time is the morning and the afternoon shift thatpercentage reached 84,42%, wich already exceeds the limit of 80% of optimalstandads. Based on the calculating method of WISN obtained sum power requirementare 56 people with the details of the supposed officer who served 22 people on themorning shift, 21 people on the afternoon shift and 13 people on the nigt shift. whilethe current force is 19 people, so there is still a shortage of as many as 37 people.From these results is advisable to increase or transferring personnel from other parts,and results it is advisable to increase or transfering personnel from other parts, andequalize the division of tasks for each shift.
Kata Kunci:WISN, Work Sampling, Labor
Read More
S-7557
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Christine Meidiawati; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Jaslis Ilyas, Wachyu Sulistiadi, Mustikasari, Syaifuddin Zuhri
Abstrak: Abstrak

Keberhasilan kualitas pelayanan keperawatan sangat berhubungan dengan terpenuhi atau tidaknya rangkaian kegiatan pelayanan keperawatan yang merupakan beban kerja perawat. Beban kerja perawat tersebut adalah jumlah seluruh kegiatan yang dilaksanakan perawat dalam waktu dan satuan hasil. Tesis ini bertujuan menganalisis beban kerja untuk menentukan kebutuhan tenaga perawat dan mendapatkan gambaran strategi bagi manajemen dalam memenuhi kesenjangan beban kerja yang ada di Rumah Sakit Tugu Ibu. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif secara cross-sectional pada perawat ruang rawat inap kelas III Flamboyan. Observasi kegiatan perawat dilakukan dengan metode work sampling dan kebutuhan tenaga perawat dihitung dengan menggunakan metode Workload Indicators Of Staffing Need (WISN).

Berdasarkan hasil penelitian diketahui kegiatan produktif langsung perawat adalah sebesar 29,34% dan kegiatan produktif tidak langsung perawat mencapai 54,86%. Perhitungan kebutuhan tenaga perawat berdasarkan beban kerja diperoleh 24,43 tenaga perawat dengan rasio WISN 0,82. Hasil penelitian menyarankan bagi manajemen Rumah Sakit Tugu Ibu untuk mempertimbangkan beban kerja perawat sebagai acuan dalam menentukan kebutuhan tenaga perawat dan diperlukan evaluasi terhadap uraian tugas perawat agar waktu kerja yang ada lebih efektif pemanfaatannya sesuai dengan fungsi utama perawat.


The success of nursing service quality has high correlation with the adequacy of nursing service activities which is the nurse workload. The nurse workload is the total of all conducted activities in certain time with the result as unit of measure. This thesis is aimed to analyse the workload to determine the needs of nursing staff and to obtain the strategy which is required by the management to fulfill the workload gaps at Tugu Ibu Hospital. The research method used was cross-sectional quantitative to the nurses at Class III Flamboyan Ward. Observation of the nurses activities were done by work sampling method and the needs to nursing staff was calculated with Workload Indicators Of Staffing Need (WISN) method.

Based on the research, it was known that the nurses direct productive activities is 29,34% and nurses indirect productive activities is as high as 54,86%. Calculation of the needs on nursing staff based on workload resulted of 24,34 nurses with WISN ration of 0,82. From the research, it is recommended that TuguIbu Hospital management to consider nurse workload as reference in determining the needs of nursing staff, and evaluation is needed to the nurse job description, to be effective in time management according to the main function of a nurse.

Read More
B-1488
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Anna Nurhayati Agustin; Pembimbing: Ronnie Rivany; Penguji: Budi Hidayat, Priyono Habib
S-6736
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yozalla Anastaulia; Pembimbing: Puput Oktamianti; Penguji: Wahyu Sulistiadi, Myrna Oktaviany
Abstrak: PENELITIAN INI MEMBAHAS ANALISIS KEBUTUTUHAN TENAGA PERAWAT DENGAN METODE WORKLOAD INDICATOR STAFFING NEED (WISN) DI UNIT RAWAT INAP RS MASMITRA TAHUN 2016. WISN DIGUNAKAN UNTUK MENGHITUNG KEBUTUHAN TENAGA BERDASARKAN BEBAN KERJA. PENELITIAN INI BERTUJUAN UNTUK MENGETAHUI JUMLAH KEBUTUHAN TENAGA PERAWAT DI UNIT RAWAT INAP RS MASMITRA, BEKASI BERDASARKAN BEBAN KERJA. MERUPAKAN PENELITIAN KUALITATIF YANG DILAKUKAN SELAMA TUJUH HARI KERJA. PENGUMPULAN DATA PRIMER DILAKUKAN DENGAN OBSERVASI MENGGUNAKAN FORMULIR TIME AND MOTION STUDY, SEMENTARA DATA SEKUNDER DIDAPATKAN DENGAN TELAAH DOKUMEN.

HASIL DARI PENELITIAN INI MENUNJUKKAN BAHWA PERLU PENAMBAHAN TENAGA PERAWAT SEBANYAK 5 (LIMA) ORANG DI UNIT RAWAT INAP RS MASMITRA, BEKASI. NAMUN, HAL INI BELUM SEJALAN DENGAN KEGIATAN PRODUKTIF YANG DILAKUKAN OLEH TENAGA PERAWAT DI UNIT TERSEBUT, PASALNYA KEGIATAN PRODUKTIF DINYATAKAN BELUM OPTIMAL. OLEH SEBAB ITU, PERLU DIADAKAN PERBAIKAN SOP MAUPUN PELATIHAN SDM UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIFITAS TENAGA PERAWAT DI UNIT RAWAT INAP RS MASMITRA, BEKASI SEBELUM DILAKUKAN PENAMBAHAN TENAGA.

KATA KUNCI: BEBAN KERJA, METODE WISN, KEBUTUHAN TENAGA, TIME AND MOTION STUDY

THIS STUDY DISCUSSED ABOUT NEEDS ANALYSIS OF NURSING AT THE INPATIENT UNIT OF MASMITRA HOSPITAL, BEKASI YEAR OF 2016. WISN IS USED TO CALCULATE THE NEEDS BASED ON WORKLOAD. THIS STUDY ATTEMPTS TO KNOW THE NUMBER OF NURSES NEEDS AT THE INPATIENT UNIT OF MASMITRA HOSPITAL BASED ON WORKLOAD. THIS IS A QUALITATIVE RESEARCH CONDUCTED BY DURING SEVEN DAYS. THE COLLECTION OF PRIMARY DATA DONE WITH OBSERVATION USING TIME AND MOTION STUDY FORM, WHILE SECONDARY DATA WAS OBTAINED THROUGH REVIEW OF DOCUMENTS.

THE RESULT OF THIS RESEARCH INDICATED THAT NEED TO INCREASE THE QUANTITY OF NURSES ABOUT 5 (FIVE) AT INPATIENT UNIT MASMITRA HOSPITAL, BEKASI. BUT, IT IS NOT IN LINE WITH PRODUCTIVE ACTIVITIES CONDUCTED BY THE NURSES AT THE UNIT, BECAUSE THE PRODUCTIVE ACTIVITY EXPRESSED NOT OPTIMAL, YET. THEREFORE, MUST BE IMPROVEMENT SOP AND RESOURCES TRAINING TO INCREASE PRODUCTIVITY OF NURSES AT INPATIENT UNIT OF MASMITRA HOSPITAL, BEKASI, PRIOR TO INCREASE THE QUANTITY OF WORKER.

KEY WORDS: WORKLOAD, WISN METHOD, TIME AND MOTION STUDY
Read More
S-9526
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Retno Diyah Widowati; Pembimbing: Wachyu Sulistiadi; Penguji: Puput Oktamianti, Syaifuddin Zuhri
Abstrak: ABSTRACT
 
 
Pengembangan penilaian prestasi kerja karyawan dan analisis penghitungan pembagian insentif karyawan berdasarkan pada 5 kriteria yaitu kriteria uraian tugas jabatan, kriteria dimensi kerangka kerja Austin-Hayne, kriteria tanggung jawab.fungsi, kriteria tingkat pendidikan dan kriteria pangkat jabatan. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil 23 responden yang terdiri dari Kepala bagian, kepala sub bagian, kepala bidang, dan kepala sub bidang di rumah sakit Tugu Ibu. Metode penelitian yang dipakai adalah metode riset operasional, dengan metode penilaian graphic rating scale. Penentuan bobot untuk kriteria dan standar penilaian menggunakan AHP (analitical hierarchy process) Untuk pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, telaah dokumen, dan kuesioner penilaian kinerja.
 
 
 
 
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan kriteria uraian tugas jabatan dan kerangka kerja Austin-Hayne, prestasi kinerja karyawan teridentifikasi lebih baik dan dengan penambahan kriteria tanggung jawab/fungsi, tingkat pendidikan dan pangkat jabatan pengitungan insentif yang diberikan diharapkan lebih memotivasi karyawan untuk berprestasi lebih tinggi. Insentif dengan pembagian laba yang digabungkan dengan penilaian kinerja karyawan akan mencerminkan insentif yang sesuai dengan prestasi kinerja karyawan.
 

 
ABSTRACT
 
 
Development of employee achievements appraisal and analysis of the calculation dividing the incentives employees based on 5 criteria: criteria description criterion task title, dimensions framework Austin-Hayne, the criteria of responsibility. functions, the criteria of education level and the criteria in rank position. This research was conducted by taking 23 respondents consisting of a head of section, head of Sub-Division, the head of the field, and the head of the subfields in the Tugu Ibu Hospital. The research method used is operational research methods, assessment methods with graphic rating scale. Determination of the criteria and weights for standard assessment using AHP (analitical hierarchy process) for the collection of data is done with the interview, observation, document review, and performance assessment questionnaire.
 
 
 
 
The results of this research suggest that title task description criteria and frameworks Austin-Hayne, the unidentified employee performance achievements better and with the addition of the criteria of responsibility/functions, level of education and the rank of position counting incentives given expected more motivating employees to higher achievers. Incentives with sharing of profit combined with employee performance assessment will reflect the appropriate incentives with performance accomplishments.
Read More
S-8320
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Triyani Capeg Hadmandho; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Anhari Anchadi, Achmad Muthasil
S-7386
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ulfa Izzatunnisa; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Jaslis Ilyas, Nurleila
S-9846
Depok : FKM UI, 2018
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Eko Yanuari Hanafi; Pembimbing: Kurnia Sari; Penguji: Sandi Iljanto, Arief Wardoyo
S-8136
Depok : FKMUI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ester Mustika Simbolon; Pembimbig: Kurnia Sari; Penguji: Jaslis Ilyas, Dwi Indah Anjarsari
Abstrak:
Karantina X merupakan unit pelaksana teknis Badan Karantina Indonesia yang berperan penting dalam mendukung pelaksanaan pengujian karantina melalui penggunaan metode pengujian terstandar dan peralatan laboratorium yang relatif modern. Seiring dengan meningkatnya kapasitas pengujian, laboratorium Karantina X dihadapkan pada tingginya volume dan kompleksitas pekerjaan yang harus ditangani oleh pegawai. Kondisi tersebut menuntut pengelolaan sumber daya manusia yang proporsional agar kinerja dan kualitas pelayanan tetap terjaga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja pegawai laboratorium Karantina X serta menentukan kebutuhan pegawai optimal berdasarkan kondisi kerja aktual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi sampel adalah seluruh pegawai laboratorium Divisi KMPP Karantina X sebanyak 10 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung non-intervensi menggunakan metode stopwatch time study serta penelusuran dokumen pendukung. Analisis beban kerja dilakukan dengan metode Full Time Equivalent (FTE) untuk mengukur beban kerja pegawai, serta metode Workload Analysis (WLA) untuk menghitung kebutuhan jumlah pegawai optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja pegawai laboratorium Karantina X berada pada kategori overload, yang ditandai oleh nilai indeks FTE 1,51 – 1,84. Hasil perhitungan kebutuhan pegawai menggunakan metode WLA menunjukkan bahwa jumlah pegawai optimal yang dibutuhkan berada pada kisaran 11 hingga 19 pegawai, lebih besar dibandingkan jumlah pegawai aktual sebanyak 10 orang. Berbagai skenario perhitungan melalui uji sensitivitas terhadap nilai rating factor, allowance, dan jam kerja menunjukkan variasi kebutuhan pegawai, namun seluruh hasil secara konsisten mengindikasikan bahwa jumlah pegawai yang tersedia belum mencukupi, sehingga beban kerja pegawai berada pada kategori berlebih. Kata Kunci : Beban kerja, Full Time Equivalent (FTE), Workload Analysis (WLA), Keamanan Mutu Pangan Pakan.

Quarantine X is a technical implementing unit of the Indonesian Quarantine Agency that plays a vital role in supporting quarantine testing through the use of standardised testing methods and relatively modern laboratory equipment. Along with the increasing testing capacity, the Quarantine X laboratory faces a high volume and complexity of work that must be handled by its staff. This condition requires proportional human resource management to ensure that performance and service quality are maintained. This study aims to analyse the workload of laboratory staff at Quarantine X and to determine the optimal staffing requirements based on actual working conditions. This study employs a quantitative approach with a descriptive design. The population and sample consist of all laboratory staff in the KMPP Division of Quarantine X, totalling 10 employees. Data were collected through direct non-intervention observations using the stopwatch time study method and a review of supporting documents. Workload analysis was conducted using the Full Time Equivalent (FTE) method to measure staff workload and the Workload Analysis (WLA) method to calculate optimal staffing requirements. The results indicate that the workload of laboratory staff at Quarantine X falls into the overload category, as reflected by FTEindex values ranging from 1.51 to 1.84. The WLA results show that the optimal number of staff required ranges from 15 to 17 employees, which is higher than the current staffing level of 10 employees. Various calculation scenarios based on sensitivity testing of rating factors, allowance values, and working hours demonstrate variations in staffing needs. However, all scenarios consistently indicate that the current number of staff is insufficient, resulting in an excessive workload condition.
Read More
S-12164
Depok : FKM-UI, 2026
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Resya Ramadhia; Pembimbing: Kurnia Sari; Penguji: Masyitoh, Agusdini Banun
S-8101
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive