Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 34604 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Glorianna Hutauruk; Pembimbing: Suprijanto Rijadi, Penguji: Pujiyanto, Jenal M Sambas
S-4655
Depok : FKM UI, 2006
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ekaning Wedarantia; Pembimbing: Wachyu Sulistiadi; Penguji: Atik Nurwahyuni, A. Nandi Wahyu
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor yang berhubungan dengan utilisasi (besaran klaim) rawat inap tingkat lanjutan peserta lansia di PT Askes (Persero) Kantor Cabang Utama Jakarta Selatan tahun 2012 dengan menggunakan desain studi cross sectional. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mengisi daftar isian dari data sekunder yang berupa data register klaim. Diagnosis, lama hari rawat, jenis rumah sakit, dan kelas perawatan mempunyai hubungan yang signifikan dengan utilisasi (besaran klaim) rawat inap tingkat lanjutan, masing-masing dengan p-value 0,009, 0,001, 0,001 dan 0,001. Umur, jenis kelamin dan status kepesertaan tidak ditemukan hubungan yang signifikan dengan utilisasi (besaran klaim) rawat inap tingkat lanjutan.
 

 
The purpose of this research is to examine factors associated with utilization (claim) of elderly’s secondary care inpatient at PT Askes (Persero) primary branch office at South Jakarta n 2012. This research applied cross sectional design. Data were collected from secondary sources, for example claim register data. Diagnosis, length of stay, type of hospitals, and the class of treatment have significant relation with the utilization of secondary care inpatient, each with p-value 0,009; 0,001; 0,001 and 0,001. The result of the research shows that age, sex, and membership status do not have significant relation with the utilization of secondary care inpatient.
Read More
S-7893
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Amilla Wulandhani; Pembimbing: Hafizurrachman; Penguji: Pujiyanto, Handaryo
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran ketersediaan dokter, ketersediaan obat-obatan, fasilitas kesehatan, pemahaman dokter sebagai gatekeeper, pemahaman dokter tentang kapitasi, dan diagnosis medis terhadap kasus rujukan peserta Askes Sosial di Puskesmas Sumbersari Bantul tahun 2012.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan desain deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan obat dan fasilitas kesehatan,rendahnya pemahaman dokter mengenai gatekeeper dan kapitasi, serta banyaknya pasien penyakit kronis menyebabkan kasus rujukan tinggi. Diperlukan ketegasan dokter untuk mengurangi kasus rujukan yang bukan berdasarkan indikasi medis serta koordinasi antara PT Askes, Dinas Kesehatan, dan puskesmas untuk menyediakan obat dan fasilitas kesehatan yang dibutuhkan di puskesmas.Kata kunci: Kasus rujukan, rujukan puskesmas, puskesmas sebagai gatekeeper ̧ kapitasi
This study aims to describe the physician availability, drugs availability, healthfacilities, physician understanding as a gatekeeper, physician understanding ofcapitation, and medical diagnosis in referral case from primary health care ofAskes Sosial participants at Puskesmas Sumbersari Bantul in 2012. This studyuses descriptive qualitative research design. The result indicates that the limiteddrugs and health facilities, physician lack of understanding about gatekeeper andcapitation, and number of patients with chronic disease, causing high referralcases. The researcher suggests improving the physician decision to reduce referralcase that is not based on medical indication and also improving the coordinationbetween PT Askes, Dinas Kesehatan, and primary health care to provide thedemand of drugs and health facilities in primary health care.Key words:Referral case, referral from primary health care, primary health care as agatekeeper, capitation
Read More
S-7685
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Chitra Wahyuliarti; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Vetty Yulianti Permansari, Sagita Muliasari
S-5962
Depok : FKM-UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tri Oktaviani; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Eddy Setiawan
S-5915
Depok : FKM-UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dimas Rangga Murlaseto; Pembimbing: Kurnia Sari; Penguji: Atik Nurwahyuni, Heru Susmono
Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk Menggambarkan faktor-faktor terkait pelaksanaan rujukan PT Askes Cabang Jakarta Pusat di Puskesmas Kecamatan Senen dan Kecamatan Johar Baru Tahun 2012 dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Selain itu ditelaah beberapa aspek yang terkait dengan ketersediaan dokter, ketersediaan obat-obatan, kelengkapan fasilitas alat kesehatan, pemahaman petugas kesehatan sebagai gate keeper dan pemahaman pasien peserta askes tentang rujukan dan rujuk balik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jika ketersediaan obat dan kelengkapan fasilitas di puskemas kurang akan membuat kemungkinan pasien dirujuk ke PPK tingkat lanjut semakin besar, pengetahuan pasien akan layanan rujukan juga mempengaruhi keputusan pasien untuk dirujuk, semakin besar pengetahuan pasien, maka akan kecil kemungkinan pasien dirujuk dan sebaliknya semakin sedikit pengetahuan pasien, maka akan semakin besar pasien dirujuk.
 

The purpose of this study was to describe factors related to the implementation reference Askes Branch in Central Jakarta district health centers and sub-Johar Senen Year 2012 by using a qualitative approach. Moreover examined several aspects related to the availability of doctors, availability of drugs, medical devices complete facilities, understanding health as a gate keeper and patient understanding of participants askes about referral and refer back. The results of this study indicate that if the availability of drugs in health centers and complete facilities will make less likely the patient is referred to a greater PPK advanced, knowledge of patient referral service will also influence the decision to refer the patient, the greater the knowledge of the patient, the less likely the patient will be referred and conversely the less knowledge of the patient, the greater the patient is referred.
Read More
S-7729
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Agus Asyuri; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Jaslis Ilyas, Handi Surya Adiguna
S-4994
Depok : FKM-UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Alya Syaharani Tajuddin; Pembimbing: Kurnia Sari; Penguji: Pujiyanto, Wilda Alvernia Lumban Gaol
Abstrak:
Kasus katastropik menghabiskan 25% dari total biaya klaim BPJS Kesehatan dengan total biaya sebesar Rp20,0 triliun di tahun 2020, sementara penyakit kanker berada di posisi kedua dengan biaya terbesar Rp3,5 triliun. Penelitian ini menganalisis klaim biaya penyakit kanker peserta JKN yang berkunjung ke FKRTL dan faktor- faktor yang berhubungan. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan menggunakan data sampel BPJS tahun 2022 yang berisi data kunjungan tahun 2021. Hasil penelitian mendapatkan bahwa proporsi terbesar pasien dengan penyakit kanker di FKRTL adalah kanker payudara (C50). Ditemukan bahwa rata-rata klaim kanker sebesar Rp358.865 per pasien rajal dan Rp11.200.000 pasien ranap. Biaya tinggi ditemui pada karakteristik pasien yang berusia ≥ 61 tahun, berjenis kelamin laki-laki, di regional 3, status telah menikah, dengan hari rawat tinggi, diagnosis C69-C72 (Kanker mata, otak, dan bagian lain dari sistem saraf pusat), severity level 2, di FKRTL milik TNI AL, dan kelas perawatan 1. Tingkat keparahan merupakan prediktor utama tingginya biaya penyakit kanker. Oleh karena itu, skrining dan deteksi dini perlu digencarkan terus untuk mengendalikan biaya penyakit kanker.

Catastrophic cases account for 25% of the total BPJS Kesehatan claim costs, with a total cost of IDR 20.0 trillion in 2020, while cancer ranks second with the highest cost of IDR 3.5 trillion. This study analyzes the cancer disease claim costs of JKN participants who visited FKRTL and the related factors. The study uses a cross-sectional design with BPJS sample data from 2022, which contains visit data from 2021. The results show that the largest proportion of patients with cancer at FKRTL is breast cancer (C50). It was found that the average cancer claim is IDR 358,865 per outpatient and IDR 11,200,000 per inpatient. High costs were found in patients aged ≥ 61 years, male, in region 3, married status, with high hospital stay days, diagnoses C69-C72 (eye, brain, and other parts of the central nervous system cancer), severity level 2, in FKRTL owned by the Indonesian Navy, and in class 1 care. Severity level is the main predictor of high cancer costs. Therefore, continuous screening and early detection are needed to control cancer costs.
Read More
S-11778
Depok : FKM UI, 2024
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Entin Awalurrokhmah; Pembimbing: Atik Nurwahyuni; Penguji: Kurnia Sari, Dedy Revelino Siregar
Abstrak:
Latar Belakang: Pada Tahun 2019, penyakit jantung menduduki biaya katastropik pertama yaitu 49% pembiayaan kesehatan katastropik dengan 13 juta kasus penyakit jantung yang klaim biayanya mencapai Rp. 10,2 Triliun. Tujuan: Mengetahui biaya dan faktor-faktor yang berhubungan dengan penyakit jantung iskemik di FKRTL dalam satu tahun. Metode: Desain studi cross-sectional dengan analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Sampel penelitan yaitu peserta JKN dengan penyakit jantung iskemik berdasarkan data sampel BPJS Kesehatan Tahun 2019. Hasil: BPJS Kesehatan menghabiskan anggaran sebesar Rp. 2.881.282.021.336 (2,8 Triliun) untuk membayar klaim 324.964 peserta JKN dengan penyakit jantung iskemik pada Tahun 2019. Faktor-faktor yang berhubungan dengan biaya jantung iskemik peserta JKN Tahun 2019 yaitu Usia, Jenis kelamin, Segmen kepesertaan, Kelas perawatan, Wilayah Kepesertaan, Tingkat keparahan kasus, Kunjungan FKTP, Kunjungan rawat jalan tingkat lanjut (RJTL), Kunjungan rawat inap tingkat lanjut (RITL), Jenis fasilitas tingkat pertama, Tipe fasilitas tingkat lanjut, Status kepemilikan fasilitas kesehatan, dan Wilayah FKRTL. Kesimpulan: Tingkat keparahan merupakan predictor yang dominan dalam biaya penyakit jantung iskemik.

Background: In 2019, heart disease occupies the first catastrophic cost, namely 49% of catastrophic health financing with 13 million cases of heart disease whose claim costs reach Rp. 10,2 Trillion. Objective: To find out the costs and factors associated with ischemic heart disease in FKRTL in one year. Methods: Cross-sectional study design with univariate, bivariate, and multivariate analysis. The research sample is JKN participants with ischemic heart disease based on the 2019 BPJS Health sample data. Results: BPJS Health spends a budget of Rp. 2,881,282,021,336 (2,8 Trillion) to pay claims for 324,964 JKN participants with ischemic heart disease in 2019. Factors related to ischemic heart costs for JKN participants in 2019 are age, gender, membership segment, treatment class, Participation Area, Case severity, Primary health care visits, Advanced outpatient visits, Advanced inpatient visits, Types of first level facilities, Types of advanced facilities, Health facility ownership status, and FKRTL Regions. Conclusion: Severity is the dominant predictor of ischemic heart disease cost.
Read More
S-11368
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive