Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 34177 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Novi Wahyu Utami AN.; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Yuli Prapancha Satar
Abstrak: Abstrak

Program Orientasi Berbasis Kompetensi merupakan metode dalam program orientasi perawat baru. Penelitian descriptive correlational secara cross sectional bertujuan menganalisis Hubungan antara Kompetensi Pasca Orientasi dengan Kinerja Perawat Baru di RS X Jakarta Tahun 2013.

Hasil penelitian pada 127 perawat baru di RS X didapatkan perawat baru mempersepsikan kompetensi interpersonal baik (74.81%), kompetensi teknis baik (80.31%), kompetensi berpikir kritis baik (62.21%). Kinerja perawat baru mempersepsikan baik adalah 69,39%.

Analisis menunjukkan ada hubungan antara program orientasi berbasis kompetensi dengan kinerja perawat baru (pvalue= 0,000, CI: 0,336; 0,696). Variabel dominan berhubungan dengan kinerja perawat baru adalah kompetensi teknis. Kompetensi perawat baru membentuk perawat baru memiliki penampilan kerja profesional sehingga program ini penting diterapkan di setiap orientasi perawat baru.


Competency-based orientation program is a method of new nurse orientation programs. Research on cross-sectional descriptive correlational aimed to analyze the relationship of competency-based orientation program with the performance of new nurses at X Hospital, Jakarta in 2013.

Results for 127 new nurses in X Hospital, Jakarta new nurses get a good view of interpersonal competence (74.81%), good technical competence (80.31%), good competence in critical thinking (62.21%). New nurses to see better performance is 69,39%.

Analysis showed no relationship between competency-based orientation program with the performance of new nurses (p = 0.000, CI: 0.336, 0.696). The dominant variables associated with the performance of new nurses is technical competencies. Competence of new nurses to form a new nurse has a professional performance so that important programs applied in any orientation of new nurses.

Read More
B-1559
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Jusbandi; Pembimbing: Amal C.Sjaaf; Penguji: Rokiah Kusumapradja, Mieke Savitri, Ratna Mahyudin, Christophora
Abstrak:
Peningkatan mutu manajemen sumberdaya manusia di rumah sakit antara lain dititikberatkan pada peningkatan kinerja karyawan rumah sakit. Dalam hal ini menjadi penting untuk meningkatkan kinerja perawat, karena jumlah perawat mencapai 50 - 60% dari seluruh sumber daya manusia di Rumah sakit, dan berhubungan langsung dengan pasien secara terus-menerus sepanjang hari. Oleh karena itu pelayanan keperawatan sebagai bagian integral dari pelayanan kesehatan jelas mempunyai kontribusi yang sangat menentukan mutu pelayanan rumah sakit. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengkaji hubungan antara iklim organisasi dan kinerja perawat di rumah sakit Islam Jakarta Timur. Penelitian dirancang dengan memakai metode survei dengan pendekatan korelasional dan data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Islam Jakarta Timur dengan memakai sampel sebanyak 60 orang perawat. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner berskala (Skala Likert) yang dikalibrasi dengan memakai uji validitas butir dan perhitungan koefisien reliabilitas. Validitas butir dihitung dengan memakai koefisien korelasi butir dari Pearson dan reliabilitas dihitung dengan memakai rumus dari Alpha Cronbach. Sedangkan persyaratan analisis data diuji dengan normalitas populasi (uji Kolmogorov-srnirnov) dan pengujian homogenitas varians populasi (statistik Levene). Adapun hasil penelitian adalah sebagai berikut: Pertama, penelitian ini menemukan bahwa terdapat hubungan positif antara iklim Organisasi dan Kinerja Perawat yang bermakna bahwa makin baik iklim organisasi di rumah sakit, makin baik kinerja perawatnya. Hubungan ini dinyatakan dalam bentuk persamaan regresi Y = 39,88 + 0,485 X. Artinya setiap kenaikan 1 skor iklim organisasi akan dapat meningkatkan kinerja perawat sebesar 0,485. Kedua, koefisien korelasi sederhana antara kedua variabel tersebut ry = 0,67 dan koefisien determinasi r2 = 0,45, arlinyn variasi kinerja perawat yang dapat dijelaskan oleh iklim organisasi sebesar 45 %. Implikasi hasil penelitian tersebut adalah kinerja perawat dapat ditingkatkan melalui upaya memanfaatkan iklim organisasi.

The increasing of quality of the hospital human resources management emphasize to the increasing of hospital staff performance. In this case, its important increasing the nurse performance, as well as the large number of nurse, about 50-60 % of the entirely of human resources of the hospital, and they have a direct contact with the patient whole day. Nursing service as the part of the integral health service has a certain contribution to the hospital quality service. The purpose of this study is to investigate the relationship of organizational climate and job performance among nurses in Jakarta Timur Islamic Hospital (JTIH). The study is designed to be conducted using survey method with co relational approach and the obtained data are analyzed by means of descriptive and inferential statistics. It is based at Jakarta Timur Islamic Hospital, including a sample of 60 nurses. The study data to be collected are obtained by scaled questionnaire (using the Likert scale), which has been calibrated in product moment correlation by Pearson and reliability is assessed by Alpha Cronbach. The conditions for analysis are assessed by population normality test (Kolmogorov-Smirnov test) and homogeneity of population variance test (Levene statistics). The results are as follow: First, a positive relationships is found between organizational climate (X) and job performance (Y), to be expressed in regression equation of Y = 39,88 + 0,485 X. Second, simple coefficient correlation of ry = 0,67. and coefficient determination of r2 = 0,45 all of them are statistically significant. These result give a suggestion that nurse's job performance can be increased by utilizing organizational climate.
Read More
B-571
Depok : FKM-UI, 2001
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rochyatun; Pembimbing: Suprijanto Rijadi; Penguji: Wahyu Sulistiadi, Mieke Savitri, Yuli Prapancha Satar, Indah Rosana
Abstrak: Abstrak
Tesis ini membahas hubungan kualitas kehidupan kerja dan stress kerja berkaitan dengan kepuasan kerja dan pencapaian kinerja. Tesis ini bertujuan untuk mengetahui hubungan empat komponen quality of work life (pengembangan karir, kompensasi yang seimbang, keselamatan, keterlibatan karyawan, keselamatan lingkungan kerja) dan stres kerja (informasi dan kejelasan peran dan tugas, supervisi atasan dan beban kerja), dengan kinerja perawat pelaksana di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Pusat Dokter Kariadi.
 
Metode penelitian dengan menggunakan desain kuantitatif dan pendekatan cross-sectional pada 130 perawat pelaksana. Digunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat dengan uji statistik chi-square dan regresi linear.
 
Hasil penelitian hanya satu komponen dalam beban kerja yaitu persepsi perawat tentang sering disalahkan atas kesalahan yang bukan menjadi tanggung jawabnya yang berhubungan dengan kinerja perawat.
 
Persepsi akibat dari sering disalahkan atas pekerjaan yang bukan menjadi tanggung jawabnya ternyata akan meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian perawat sehingga akan meningkatkan pencapaian hasil kinerja.
 
Saran untuk manajemen RSUP Dr. Kariadi perlu dibentuk mekanisme komunikasi dalam satu tim kesehatan dalam pengelolaan pasien yang melibatkan semua profesi yang terkait diharapkan dapat menyelesaikan konflik yang terjadi pada tim kesehatan.
 

This thesis explores the relationship quality of work life and job stress related to job satisfaction and performance achievement. This thesis aims to determine the relationship of the four components of quality of work life (career development, equitable compensation, employee participation, save environment) and work stress (information and clarity of roles and tasks, supervision and workload), with performance of nurses in the inpatient Doctors Kariadi’s General Hospital.
 
Design research methods using quantitative and cross-sectional approach in 130 nurses. Used univariate, bivariate, and multivariate statistical chi-square test and linear regression.
 
The result is only one component of the workload on nurses perceptions are often blamed for mistakes that are not its responsibility relating to the performance of nurses.
 
Perception is often blamed for the result of the work turned out not to be his responsibility will increase alertness and caution nurses that will enhance the achievement of performance results.
 
Suggestions for management of the department Dr. Kariadi communication mechanisms should be put in the patient's health care team in the management involving all relevant professions are expected to resolve the conlict on the healthcare team.
Read More
B-1547
Depok : FKM UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Syahrial Muchtar; Pembimbing: Puput Oktamianti; Penguji: Mieke Savitri, Jaslis Ilyas, Tekky P. Jokom, Erwan Jus
B-1589
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
In In Indrasari; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Puput Oktamianti, Ihsan
S-6250
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Hartanto; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Ns Satrio, Wahyu Sulistiadi, Kuntari Retno
B-1511
Depok : FKM UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Risdawaty Rizar; Pembimbing: Budi Hidayat; Penguji: Sumijatun, Mieke Savitri, Untung Sugiharto
B-1019
Depok : FKM-UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Luzi Adriyanti; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Anhari Achadi, Budi Hartono, Endah Sulistiana
Abstrak:
Implementasi program pendidikan dan pelatihan perawat pada RSKD Duren Sawit masih belum mencapai target yang telah ditetapkan sesuai ketentuan Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit maupun sasaran mutu unit Pendidikan dan Pelatihan. Penelitian ini yang bertujuan mengetahui bagaimana terselenggaranya proses diklat tersebut. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan melakukan eksplorasi terhadap proses perencanaan pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi diklat perawat. Dalam setiap proses, faktor yang dieksplorasi adalah faktor sumber daya manusia (SDM), biaya dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RSKD Duren Sawit Jakarta pada tahun 2013 telah melakukan implementasi Diklat untuk Perawat mengacu pada kebijakan Gubernur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Direktur RSKD Duren Sawit Jakarta. Seluruh proses dari tahap perencanaan, pengorganiasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi sudah dilakukan, akan tetapi proses ini belum terintegrasi dan pendokumentasian masih terpisah antara bagian diklat dan bagian Keperawatan. Biaya yang diberikan sudah berkesinambungan akan tetapi belum sesuai dengan kebutuhan. Rumah Sakit diharapkan melakukan analisis penyebab belum tercapainya target yang ditetapkan sebagai bukti bahwa Rumah sakit tetap memperhatikan target mutu yang seharusnya dicapai. Pola pelatihan dapat diubah menjadi pola Training for Trainer dengan tujuan efisiensi dan perawat dapat menjadi pelatih untuk pelatihan internal di Rumah Sakit.

The Implementation of Nurse?s Education and Training Program in Duren Sawit Mental Health Hospital in Jakarta 2013 still hasn?t reached the target set by the Minimum Service Standards for Hospitals nor the quality objectives by the Training Unit, therefore this research is conducted to acknowledge how the training process is conducted. This research uses qualitative method by exploring the planning process, organizing process, actuating, controlling and evaluation of nurse?s education and training program. In each process, the factor explored is human resource, cost and method. The result of this research shows that Duren Sawit Mental Heath Hospital in 2013 has implemented nurse's education and training program as commanded by the Governor of DKI Jakarta's Regulation and the General Manager of RSKD Duren Sawit Jakarta, but this process hasn't yet integrated with the factors explored above and report made on this issue is still divided between the Training Unit and the Nursing Unit. The cost spent has already balanced but it hasn?t fulfilled the need of the cost required for Nurse?s Education and Training Program. The hospital is expected to be able to make a cause analysis as evidence that the hospital still gives attention to the target of quality that has to be attained and change the training method to "Training for Trainer", hoping it would train the nurses to become trainers during internal trainings.
Read More
B-1638
Depok : FKM UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rina Apriani; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Surya Ede Darmawan, Wahyu Sulistiadi, Yayok Witarto, Elisabeth
Abstrak:

Permasalahan yang dihadapi oleh rumah sakit adalah kurang baiknya kinerja perawat rumah sakit sebanyak 47,3% dan berdasarkan hasil survey kepuasan pegawai masih banyak terdapat pegawai merasa tidak puas terhadap kinerjanya selama di rumah sakit. Masalah mengenai kinerja perawat yang buruk perlu dilakukan penilaian kinerja, salah satu sistem penilaian kinerja dapat menggunakan instrumen Quality of Work Life. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Quality of Work Life dengan Kinerja Perawat PNS di Instalasi Rawat Inap RS. Bhayangkara TK I Raden Said Sukanto Tahun 2011. Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif dengan desain cross sectional terhadap total populasi perawat. Hasil studi ini menunjukkan terdapat dua variabel yang paling berhubungan dengan kinerja perawat yaitu keterlibatan karyawan dan rasa bangga terhadap pekerjaan. Selain itu,  terdapat beberapa pernyataan perawat yang dapat menjadi masukan bagi rumah sakit meliputi: kurang dilibatkannya perawat dalam pengambilan keputusan, kurangnya kompensasi yang seimbang, beban kerja cukup berat, kurangbangganya perawat terhadap pekerjaannya, kurang memadainya pengembangan karir, kurang baiknya penyelesaian masalah dan komunikasi belum berjalan dengan baik. Saran yang dapat diberikan adalah agar perawat dapat dilibatkan dalam pengambilan keputusan dan dimintakan ide-ide dari tiap perawat sebagai masukan. Juga dengan membangun rasa bangga terhadap pekerjaan dengan peningkatan pelayanan terhadap pasien. Peningkatan pelayanan terhadap pasien bisa dengan lebih peduli terhadap pemberian insentif yang sesuai dengan beban kerjanya, pemberian beban kerja sesuai dengan uraian tugas atau asuhan keperawatan yang jelas, pengembangan karir pegawai / perawat, penyelesaian masalah yang cepat tanggap dan komunikasi yang efektif antar rekan kerja dan juga dengan pasien. Kata Kunci : Komponen Quality of Work Life (QWL), Kinerja Perawat


 The problem faced by hospital is bad performance of nurses (47,3%) and bases on the staff’s job satisfaction there are a lot of staff’s felt dissatisfy performance in hospital. Therefore, it needs to do performance appraisal, can be done by using Quality of Work Life instrument. This research intent to know relationship Quality of Work Life with nurse performance in Inpatient ward at Hospital of Bhayangkara TK I Raden said Sukanto. This research utilize quantitative method with cross sectional design to the total nurse population. The show results there are two variables have relationship with nurse performance whice are employee imvolvement and the pride of their job. Besides, there are some nurses statements that cans become input for hospital management: lack of involvement of nurses in decision making process, imbalance of compensation, quite heavy work load, lack of pride of their job, inadequate career development, improper problem solving process and ineffective communication. This study suggests to involve the nurses in decision making process, gain ideas from nurses, increase the pride of the job by improving services to patient. Key word : Quality of Work Life  (QWL), Nurse performance

Read More
B-1352
Depok : FKM UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Indah Wahyuni; Pembimbing: Hafizzurachman; Penguji: Mieke Savitri, Budi Hartono
S-6155
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive