Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Linda Bahar; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Amila Megraini, Ede Surya Darmawan, Y. Ambar Kelanawati
Abstrak:
Kepuasan pasien merupakan indikator untuk mengukur keberhasilan dalam pelayanan rumah sakit yang bermanfaat memberikan feed back bagi pihak manajemen. Latar belakang penelitian ini adalah perkembangan RS Budi Lestari yang jauh dari yang diharapkan, yang dapat dinilai dari kinerja rumah sakit dalam tahun terakhir, dimana BOR rata-rata dari tahun 2002-2005 adalah 52 %. Di sisi lain tingkat persaingan yang tinggi dengan rumah sakit sekitarnya yang menuntut rumah sakit untuk meningkatkan pelayanan yang lebih baik agar dapat bertahan dan bersaing dengan rumah sakit sekitar. Penelitian ini dilakukan pada instalasi rawat inap dan rawat jalan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kepuasan pasien dan kualitas pelayanan rumah sakit serta karakteristik pasien yang mempengaruhi kepuasan dan persepsi terhadap kualitas pelayanan RS Budi Lestari dengan memanfaatkan angket yang telah sering dilakukan RS Budi Lestari namun hasil angket tersebut tidak pernah dianalisa. Dari sekian banyak pertanyaan dalam angket, studi ini membatasi pada kualitas pelayanan dan kepuasan pasien. Metoda yang digunakan adalah deskriptif analitik, desain cross - sectional dengan jumlah angket 150 buah. Data yang terkumpul bersifat kategorikal.
Analisa data secara kuantitatif menggunakan analisis univariat, bivariat uji Chi-Square, dan multi variat regresi logistik. Hasil uji statistik menunjukan bahwa ada hubungan yang bermakna antara persepsi pasien terhadap kualitas pelayanan di rumah sakit dengan tingkat kepuasan pasien. Kualitas pelayanan berhubungan dengan tingkat kepuasan: Kualitas pelayanan yang dinilai secara keseluruhan terdiri dari 6 atribut. Dari semua atribut tersebut yang mempunyai nilai bermakna dengan tingkat kepuasan pasien adalah fasilitas peralatan medis, kebersihan rumah sakit, keterampilan petugas dalam pemakaian medis, kecepatan pelayanan serta sikap dan perilaku petugas.
Berdasarkan hasil analisis multivariat dengan regresi logistik menunjukkan koefisien determinasi sebesar 0.313 yang berarti fasilitas perawatan medis, kebersihan rumah sakit dan kecepatan pelayanan dapat menjelaskan kepuasan pasien sebesar 31,3%. Faktor dominan yang berhubungan dengan kepuasan keseluruhan adalah kecepatan pelayanan pasien, fasilitas medis dan kebersihan rumah sakit. HasiI uji statistik regresi logistik menunjukkan kualitas pelayanan yang paling dominan mempengaruhi kepuasan pasien adalah kecepatan pelayanan pasien. Untuk meningkatkan kepuasan pasien maka disarankan untuk melakukan perbaikan kualitas pelayanannya.
Disarankan sebelum melakukan questioner alangkah baiknya agar dilakukan kelengkapan instrumen, uji validitas dan reliabilitas untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat. Survey kepuasan pasien hendaknya dilakukan secara rutin sebagai salah satu alat untuk memantau kualitas pelayanan.
Read More
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kepuasan pasien dan kualitas pelayanan rumah sakit serta karakteristik pasien yang mempengaruhi kepuasan dan persepsi terhadap kualitas pelayanan RS Budi Lestari dengan memanfaatkan angket yang telah sering dilakukan RS Budi Lestari namun hasil angket tersebut tidak pernah dianalisa. Dari sekian banyak pertanyaan dalam angket, studi ini membatasi pada kualitas pelayanan dan kepuasan pasien. Metoda yang digunakan adalah deskriptif analitik, desain cross - sectional dengan jumlah angket 150 buah. Data yang terkumpul bersifat kategorikal.
Analisa data secara kuantitatif menggunakan analisis univariat, bivariat uji Chi-Square, dan multi variat regresi logistik. Hasil uji statistik menunjukan bahwa ada hubungan yang bermakna antara persepsi pasien terhadap kualitas pelayanan di rumah sakit dengan tingkat kepuasan pasien. Kualitas pelayanan berhubungan dengan tingkat kepuasan: Kualitas pelayanan yang dinilai secara keseluruhan terdiri dari 6 atribut. Dari semua atribut tersebut yang mempunyai nilai bermakna dengan tingkat kepuasan pasien adalah fasilitas peralatan medis, kebersihan rumah sakit, keterampilan petugas dalam pemakaian medis, kecepatan pelayanan serta sikap dan perilaku petugas.
Berdasarkan hasil analisis multivariat dengan regresi logistik menunjukkan koefisien determinasi sebesar 0.313 yang berarti fasilitas perawatan medis, kebersihan rumah sakit dan kecepatan pelayanan dapat menjelaskan kepuasan pasien sebesar 31,3%. Faktor dominan yang berhubungan dengan kepuasan keseluruhan adalah kecepatan pelayanan pasien, fasilitas medis dan kebersihan rumah sakit. HasiI uji statistik regresi logistik menunjukkan kualitas pelayanan yang paling dominan mempengaruhi kepuasan pasien adalah kecepatan pelayanan pasien. Untuk meningkatkan kepuasan pasien maka disarankan untuk melakukan perbaikan kualitas pelayanannya.
Disarankan sebelum melakukan questioner alangkah baiknya agar dilakukan kelengkapan instrumen, uji validitas dan reliabilitas untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat. Survey kepuasan pasien hendaknya dilakukan secara rutin sebagai salah satu alat untuk memantau kualitas pelayanan.
B-994
Depok : FKM UI, 2006
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Novita Dwi Istanti; Pembimbing: Purnawan Junadi; Penguji: Sandi Iljanto, Puput Oktamiati, Suprijadi Rijadi, Linda Bahar
Abstrak:
Untuk menghasilkan mekanisme pengelolaan mutu yang bagus, organisasiperlu menerapkan metode pengukuran yang efektif untuk dapat menganalisis danmenemukan dimensi mutu yang perlu diperbaiki atau ditingkatkan untukmencapai mutu yang tinggi. Salah satu model pengukuran yang sudah dikenal luasdan terbukti secara efektif membantu keberhasilan penerapan sistem manajemenmutu dengan pendekatan Malcolm Baldrige Criteria sebagai metode pengukuranmutu Bagian Keselamatan Pasien di Rumah Sakit Tiara. Tujuan penelitian iniadalah untuk menilai mutu patient safety sebagai upaya Continuous QualityImprovement. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik denganpendekatan kualitatif dengan melihat gambaran akan kondisi saat ini di bagianpatient safety RS. Tiara. posisi skor kinerja RS Tiara berdasarkan MalcolmBaldrige Assessment didapatkan hasil 259 (self assessment) dan atau 241(penilaian peneliti), maka masuk dalam kisaran/ rentang 0-275, yaitu ada dalamjenjang predikat early development yang berarti menunjukkan tahap awalpengembangan implementasi approaches persyaratan kategori, deployment yangmasih lemah serta memulai proses kemajuan, upaya perbaikan berfokus padapemecahan masalah dan masih sedikit hasil penting yang dilaporkan, namunsecara umum masih miskin trend dan data pembanding. RS. Tiara dapatmengembangkan bagian yang menjadi opportunity for improvement khususnyabagian kepemimpinan, analisa data dan manajemen pengetahuan yang terintegrasisemua kriteria dengan unit yang ada. Kriteria Malcolm Baldirge dapat digunakanuntuk melakukan penilaian mutu organisasi secara umum dan juga secara khususseperti penilaian yang dilakukan untuk melihat sasaran keselamatan pasien di RS.Tiara.Kata Kunci: Malcolm Baldrige Criteria, Patient Safety, Rumah Sakit
To produce good quality management mechanism, organizations need toimplement an effective measurement method to be able to analyze and findquality dimensions that need to be repaired or upgraded to achieve a high quality.One measurement model that has been widely recognized and proven effective tohelp the successful implementation of a quality management system with theapproach of Malcolm Baldrige Criteria as a method of measuring the quality ofPatient Safety Section at the Tiara Hospital. The purpose of this study was toassess the quality of patient safety as an attempt Continuous QualityImprovement. This type of research is descriptive analytic study with a qualitativeapproach by looking of the current state of patient safety at Tiara Hospital.Position performance score is based on the Malcolm Baldrige Assessment resultsobtained 259 (self assessment) or 241 (investigator assessment), then enter therange / range 0-275, which is in early development predicate levels, indicating theearly stages of development approaches implementation requirements category,deployment is still weak and begin the process of progress, improvement effortsfocused on solving problems and still a few important results were reported, butthe general trend is still poor and comparable data. Tiara Hospital can developparts that become opportunity for improvement especially the leadership, dataanalysis and knowledge management that integrates all the criteria of the existingunits. Malcolm Baldirge criteria can be used to assess the quality of theorganization in general and also specifically like to see the assessment carried outpatient safety goals at Tiara Hospital.Keywords: Malcolm Baldrige Criteria, Patient Safety, Hospital
Read More
To produce good quality management mechanism, organizations need toimplement an effective measurement method to be able to analyze and findquality dimensions that need to be repaired or upgraded to achieve a high quality.One measurement model that has been widely recognized and proven effective tohelp the successful implementation of a quality management system with theapproach of Malcolm Baldrige Criteria as a method of measuring the quality ofPatient Safety Section at the Tiara Hospital. The purpose of this study was toassess the quality of patient safety as an attempt Continuous QualityImprovement. This type of research is descriptive analytic study with a qualitativeapproach by looking of the current state of patient safety at Tiara Hospital.Position performance score is based on the Malcolm Baldrige Assessment resultsobtained 259 (self assessment) or 241 (investigator assessment), then enter therange / range 0-275, which is in early development predicate levels, indicating theearly stages of development approaches implementation requirements category,deployment is still weak and begin the process of progress, improvement effortsfocused on solving problems and still a few important results were reported, butthe general trend is still poor and comparable data. Tiara Hospital can developparts that become opportunity for improvement especially the leadership, dataanalysis and knowledge management that integrates all the criteria of the existingunits. Malcolm Baldirge criteria can be used to assess the quality of theorganization in general and also specifically like to see the assessment carried outpatient safety goals at Tiara Hospital.Keywords: Malcolm Baldrige Criteria, Patient Safety, Hospital
B-1831
Depok : FKM UI, 2015
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
