Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 369 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Antonika Asih Murniati; Pembimbing: Baiduri Widanarko; Penguji: Hendra, Dadan Erwandi, Danang Agung Wikantadhi, Aris Kristanto
Abstrak: Pengukuran fatigue dilakukan sebagai data dasar untuk melihat profil fatigue sopir di sebuah perusahaan jasa ekspedisi. Sebanyak 52 sopir diukur selama 10 menit menggunakan Psychomotor Vigilance Task-192 (PVT-192). Dari hasil rata-rata waktu reaksi, responden memiliki profil fatigue normal dan signifikan sebesar 0,046 terhadap jarak berkendara yang berpola negatif. Ada 1 sopir yang fatigue dan 18 sopir merasakan kantuk setelah mengantar muatan. Kegiatan promosi dan preventif tetap perlu dilakukan berkala seperti edukasi dan pemeriksaan kesehatan berkala. Kegiatan kuratif dan rehabilitatif dilakukan bagi sopir yang fatigue. Kata kunci: Fatigue, KSS, PVT-192, Kantuk, Sopir, Truk
Fatigue measurement was performed as baseline to see fatigue profile on drivers at an expedition service company. A total of 52 drivers were measured for 10 minutes using Psychomotor Vigilance Task-192 (PVT-192). From the mean reaction time, respondents had normal and significant fatigue profiles of 0.046 on the driving distance with the negative pattern. There was one fatigue driver and 18 sleepiness drivers after dropping off the load. Promotion and preventive activities need periodically (education and medical checks up). Curative and rehabilitative programs for drivers had fatigue. Key words: Fatigue, KSS, PVT-192, Sleepiness, Driver, Truck.
Read More
T-4860
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nyoman Selvi Sugiantini; Pembimbing: Mila Tejamaya; Penguji: Baiduri Widanarko, Laksita Ri Hastiti, Lelitasari , Alleluia Victoria Aljonak
Abstrak: Pendahuluan : MSDs termasuk Carpal Tunnel Syndrome (CTS), merupakan penyakit yang paling banyak diakui oleh Badan Statistik Penyakit Akibat Kerja Eropa tahun 2005 dengan presentase 59%. Bila tidak diobati, dapat menyebabkan kerusakan permanen pada saraf. Dokter gigi mungkin sekali mengalami pajanan fisik dan psikososial di tempat kerja. Penelitian bertujuan menganalisis prevalensi gejala CTS dan faktor risiko yang terkait. Metode : cross sectional. Kuesioner online dan observasi dilakukan 5 Mei -19 Juni 2023, data yang diperoleh diseleksi sesuai kriteria inklusi dan eklusi. Sample merupakan 126 dokter gigi di puskesmas wilayah DKI Jakarta. Hasil : Prevalensi gejala terkait CTS adalah 45,2% dengan rincian 41,2% gejala CTS ringan, 3,2% dengan gejala sedang, dan 0,8% dengan gejala berat. Dokter gigi dengan gerakan berulang lebih mungkin mengeluhkan gejala CTS daripada dokter gigi puskesmas tanpa gerakan berulang (OR 4.750, 95% CI 1.824-12.372). konflik keluarga dan pekerjaan memiliki hubungan signifikan dengan gejala CTS (OR 2.687, 95% CI 1.148 – 6,292 ). Namun, tidak ada hubungan antara gejala CTS dengan umur, IMT, merokok, masa kerja dan praktek ditempat lain. Kesimpulan:Empat puluh lima persen dokter gigi yang bekerja di puskesmas mengalami gejala ringan sampai berat terkait CTS. Pengulangan gerakan dan konflik pekerjaan dan keluarga memiliki hubungan signifikan dengan CTS.


Introduction: MSDs, including Carpal Tunnel Syndrome (CTS), are the most widely recognized diseases by the European Agency for Occupational Disease Statistics in 2005 (59%). If left untreated,it can cause permanent damage to the nerves. Dentists are likely to experience physical and psychosocial exposure in the workplace. The aim of this study was to analyze the prevalence of CTS symptoms and associated risk factors. Method : cross sectional. Online questionnaires and observations were carried out May 5 -June 19, 2023, the data obtained was selected according to the inclusion and exclusion criteria. The sample is 126 dentists in DKI Jakarta primary health care. Results: The prevalence of symptoms related to CTS was 45.2% with details of 41.2% mild, 3.2% moderate, and 0.8% severe. Dentists with repetitive movements have a significant relationship wih CTS symptoms than without it (OR 4.750, 95% CI 1.824-12.372). family and work conflict has a significant relationship with CTS symptoms (OR 2.687, 95% CI 1.148 – 6.292). However, there is no relationship between CTS symptoms and age, BMI, smoking, years of service and practice elsewhere. Conclusion: Forty-five percent of dentists experience symptoms related to CTS. Movement repetition and work and family conflicts have a significant relationship with CTS.
Read More
T-6777
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dwi Agusetyani; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Baiduri, Ferri Fatra
S-4573
Depok : FKM UI, 2006
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Henni Agustini; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Baiduri, Ellan Suryawijaya
S-4599
Depok : FKM UI, 2006
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dina Amallia; Pembimbing: Baiduri
M-1124
Depok : FKM UI, 2002
D3 - Laporan Magang   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Riyan Taufani; Pembimbing: Robiana Modjo; Penguji: Baiduri, Yuni Kusminanti
S-4068
Depok : FKM UI, 2004
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rani Anjani; Pembimbing: Baiduri
M-2268
Depok : FKM UI, 2006
D3 - Laporan Magang   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ridhesi Argarini; Pembimbing: Baiduri
M-1051
Depok : FKM UI, 2002
D3 - Laporan Magang   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kiki Ariansyah; Pembimbing: Baiduri
M-1149
Depok : FKM UI, 2002
D3 - Laporan Magang   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Saniyah Fariany; Pembimbing: Baiduri
M-1073
Depok : FKM UI, 2002
D3 - Laporan Magang   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive