Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 6 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Dea S. Susanto; Pembimbing: Jaslis Ilyas; Penguji: Purnawan Junadi, Sandi Iljanto, Kuntari Retno
Abstrak:

Industri jasa kesehatan saat ini berkembang pesat termasuk laboratorium klinik. Dengan jumlah kompetitior yang terus meningkat, laboratorium klinik menghadapi persaingan yang ketat. Laboratorium klinik membutuhkan suatu rencana strategis untuk mengetahui posisinya serta menyusun langkah-langkah yang tepat untuk mencapai tujuannya. Laboratorium Klinik XYZ sebagai bagian dari industri jasa kesehatan juga mengalami persaingan yang ketat. Dengan didapatkannya strategi yang tepat, Laboratorium Klinik XYZ dapat terus eksis. Penelitian ini bertujuan mendapatkan formulasi rencana strategi yang tepat dan dapat dilaksanakan dalam mengantisipasi terjadinya perubahan lingkungan eksternal Laboratorium Klinik XYZ. Penelitian ini menggunakan penelitian operasional (operational research) memakai analisis deskriptif dengan pendekatan kualitalif dan kuantitatitif. Sebagai hasil penelitian didapat posisi Laboratorium Kiinik XYZ yaitu di Kuadran 2 (Internal Fix-it Quadranz) dengan memakai TOWS Matrix, Kuadran Konsrrvatif dengan memakai SPACE Matrix, Sei V (Hold and Maintain) dengan memakai IE Matrix dan Kuadranl dengan memakai GRAND Matrix. Setelah melakukan matching strategi, didapatkan strategi pengembangan produk. Alternatif-alternatif strategi yanng diusulkan kemudian dibuat skala prioritas memakai Qsm dengan hasil sebagai berikut: Penambahan alal penunjang canggih PCR Meningkatkan pelayanan paket medical check-up dengan menambah ketenagaan dokter ahli THT full time dan dokter gigi part time. Pengembangan Sistem Informasi Laboratorium klinik supaya program online dengan alat dan hasil menjadi lebih cepat Meningkatkan pelayanan defagan memberikan hasil laboratorium melalui email Dengan mengimplementasikan strategi penambahan alat penunjang canggih PCR dan memperbaiki kelemahan-kelemahan internal yang ada diharapkan Laboratorium Klinik XYZ dapat mencapai tujuannya.


 

Nowadays health services industry is rapidly growing including clinical rsbomwry. with me number ofeompeuwrs that me increasing, ermieu raboraory new tight competition. Clinical laboratory needs a strategic planning to recognize its position as well as develop accurate steps in oder to fulllill its goals. XYZ Clinical Laboratory as part of the health services industry also faces tight competition. By acquiring an accurate strategy, XYZ Clinical Laboratory may continue to exist. This research has an objective to acquire the accurately formulated strategic planning and can implement it in order to anticipate exstcmal environment changes of XYZ Clinical Laboratory. This research uses an operational reseach based on descriptive analysis with qualitative and quantitative approach. As for the research result, XYZ Clinical Laboratory’s position was discovered as follows: Second Quadrant (internal Fix-it Quadrant) using TGWS lviatix, Conservative Quadrant using SPACE Matrix, Fitlh Cell (Hold and Maintain) with IE Matrix and First Quadrant using GRAND Matrix. Alter performing strategy matching, product development strategy is acquired. Strategic alternatives that were proposed then were made into priority scale using QSPM with the following results: Addition of PCR equipment Improve the medical check-up package service by adding full time ENT doctors and part time dentists Development ofclinical laboratory lnformation System a to the program can connect with the equipment thus results can be expedited Improve services by giving laboratory results through email By implementing the strategy of adding PCR equipment and fixing the existing intenal weaknesses, it is hoped that XYZ Clinical Laboratory can achieve its objectives.

Read More
B-1128
Depok : FKM-UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Prisca Gisella; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Mieke Savitri, Dumilah Ayuningtyas, Andrean Henry, Kuntari Retno
Abstrak: Medical Check Up (MCU) merupakan unit pelayanan preventif yang ingin dikembangkan oleh Rumah Sakit Grha Kedoya karena sesuai dengan kebijakan pemerintah dan target Sustainable Development Goals (SDGs) tentang perlunya pengembangan pelayanan kesehatan preventif, serta berkembangnya era BPJS. Menurut data yang ada, jumlah pasien dan pendapatan MCU 3 tahun terakhir masih fluktuatif. Salah satu penyebab permasalahan ini adalah belum adanya strategi pemasaran khusus untuk Medical Check Up ini. Di era digital ini, strategi pemasaran pun mengalami perkembangan dimana teori 4P Marketing Mix beralih menjadi 4C di Marketing 4.0. Hal inilah yang menjadi latar belakang dan tujuan dari penelitian ini, yaitu menyusun strategi pemasaran yang tepat untuk unit Medical Check Up berdasarkan teori 4C dari Marketing 4.0. Penelitian ini adalah riset operasional dengan metode pengambilan data kuantitatif dan kualitatif pada bulan Oktober-November 2019. Metode kuantitatif dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada pasien MCU serta perusahaan yang bekerja sama dengan MCU dengan tujuan melihat perspektif konsumen mengenai 4C. Responden dari penelitian ini adalah 48 orang pasien MCU dan 8 perusahaan yang menjawab kuesioner tentang pendapat mereka mengenai 4C dari MCU RS Grha Kedoya. Sedangkan metode kualitatif dilakukan dengan wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), dan Consensus Decision Making Group (CDMG) dengan tujuan mengetahu factor internal dan eksternal rumah sakit dan mendiskusikan strategi yang tepat untuk MCU. Informan pada penelitian ini adalah Direktur, Wakil Direktur, serta tim Marketing Rumah Sakit Grha Kedoya. Hasil dari penelitian kuantitatif menunjukkan sebagian besar responden menyetujui adanya factor 4C dalam MCU Rumah Sakit Grha Kedoya: 85% setuju adanya Co-creation dalam pemilihan paket, 37,5% menyatakan Willingness to Pay mereka terhadap MCU adalah 1-2 juta rupiah, 72% setuju adanya Communal activation dari pelayanan promotive ini, dan 92% menyatakan membutuhkan pertolongan saat memilih paket yang akan terbantu dengan adanya Conversation. Hasil pengolahan kuesioner tidak jauh berbeda antara pasien pribadi maupun perusahaan. Dari hasil penelitian kualitatif, setelah mengidentifikasi dan melakukan pembobotan terhadap faktor internal dan eksternal dari Rumah Sakit Grha Kedoya, rumah sakit ini terletak pada kuadran V dari Internal External Matrix (IE Matrix) dengan strategi yang tepat adalah product development dan market penetration. Kemudian melalui TOWS Matrix didapatkan beberapa alternative strategi, dan setelah dilakukan skoring dengan QSPM Matrix, strategi yang paling tepat adalah pengembangan sistem informasi termasuk e-medical record, appointment online dan promosi via website
Read More
B-2118
Depok : FKM UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Prima Yunika Diyan Ruswati; Pembimbing: Prastuti Soewondo; Penguji: Sandi Iljanto, Dumilah Ayuningtyas, Kuntari Retno
B-1207
Depok : FKM UI, 2009
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Jocelyn Adrianto; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Wachyu Sulistiadi, Kuntari Retno
Abstrak:

Dalam rangka untuk memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu, Rumah Sakit harus menjamin bahwa setiap proses yang dilakukan berjalan dengan baik tanpa adanya kesalahan. Dewasa ini peran laboratorium klinik adalah demikian pentingnya pada sistem pengobatan dewasa ini karena lebih dari 70% pengambilan keputusan klinis didasarkan pada hasil pemeriksaan laboratorium, sehingga mngatlah panting untuk meminimalkan timbulnya kesalahan hasil laboratorium. Data yang didapatkan di RS Global Medika menunjukkan angka kesalahan hasil pemeriksaan lahoratorium adalah 0,29%, yang walaupun masih dalam kisaran normal menumt penelinan Bonini, menimbulkan pengaruh terhadap terapi dan tindak lanjut terhadap kondisi medis pasien. Kesalahan dapat tetjadi akibat timbulnya kegagalan dalam alur proses, \mtuk itulah dilakukan penelitian untuk mengidcntiiikasi potensi kegagalan dan menganalisa potensi akar penyebab kcgagalan yang mengakibatkan kesalahan hasil laboratorium tersebut. Untuk mengidentifikasi potensi akar penyebab kesalahan hasil laboratorium, peneliti melakukan penelitian kualitatif dengan metode wawancara mendalam dan Focus Group Discussion untuk data primer dan obscrvasi eksplomtif untuk data seklmder di Unit Rawat Inap, Rawat Jalan dan Unit Laboratorium RS Global Medika dari tanggal 19 Februari - 31 Mei 2008. Dari data yang didapatkan dilakukan analisa FMEA untuk mengidentifikasi potensi kegagalan dan RCA untuk mendapatkan potensi akar penyebab kesalahan hasil laboratorium. Peneliti menggunakan triangulasi data, sumber dan metode untuk validasi data penelitian. Dari peneljtian yang dilakukan didapatkan potensi aka: penyebab kesalahan hasil pemeriksaan laboratodum adalah proscs rckruitmen yang belum dilakukan sesuai dengan SOP. Prioritas potensi kegagalan dalam alur proses yang ditemukan adalah tcknik pcnanganan sampel yang tidak baik, tidak dilakukannya veriiikasi hasil, dan kesalahan membaca print-out dari alat. Dari penelitian juga diketahui bahwa SOP Pelayanan Laboraiorium yang ada belum lengkap. Dari potensi aka: masalah yang ditcmukan dibcrikan saran perbaikan untuk Asisten Manajer Umum & SDM, unit Diklat, QMR, dan Manajer Medis agar dapat meminimalkan timbulnya kesalahan hasil laboratorium.


 

In order to give a high quality service, hospital must assure that every process works properly wit:h no failure. In theurapetical system nowadays, the role of clinical laboratory is so important that more than 70% of clinical decision making is based on laboratory result This fact shows the importance of minimizing the occurrence of laboratory result error. Data shows that the percentage of laboratory result error in RS Global Medika is 0,29%. Even though still in normal range according to Bonini’s research, it aiects the therapy and evaluation of the patients medical condition. Errors may happen ifthere's a failure occurs in a process. That is why a research is needed to identify potential failure of the process and to analyze the potential root cause of the failme that may cause laboratory result en~or. A qualitative research is done to identify the root cause of laboratory result error with deep interview and Focus Group Discussion for primary data, and explolative observation for secondary data in Inpatient Unit, Outpatient Unit, and Laboratory Unit RS Global Medika on February I9 - Mei 31, 2008. From the data obtained, a FMEA is used to identify potential failure of the process and RCA to analyze the potential root cause of the failure that may cause laboratory result error. In order to validate the data, researcher is using source, data, and method triangulation. From the research, it known that the potential root cause of the problem is that the standard procedure of staff recruitment is not completely done by the human resource departement. Researcher found that unappropriate sample handling, ver'cadon of laboratory result is not done, and miss~read of the result are the priority of potential failures. It is also known that the SOP of Laboraiory Service is uncomplete. An improvement advice is given to the Assisstant Manager of General Affair & Human Resource, Training & Development Unit, QMR, and Medical Manager to the laboratory result error.

Read More
B-1073
Depok : FKM-UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kuntari Retno; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Suprijanto Rijadi, Sumiatun, P. Lanjar Sugiyanto
Abstrak:
Rumah Sakit Bina Husada , adalah rumah sakit swasta di wilayah kabupaten Bogor. Dengan tujuan untuk meningkatkan jumlah kunjungan pasien, salah satu kegiatan pemasaran yang dilakukan adalah pembinaan kemitraan melalui program rujukan bidan praktek swasta diwilayah 10 km dari rumah sakit. Berdasar data tahun 2002 - 2003, jumlah rujukan dari bidan untuk pasien persalinan RS Bina Husada menunjukkan adanya penurunan, tidak sesuai dengan pertumbuhan yang diharapkan . Melihat kenyataan yang ada, pihak rumah sakit perlu mengadakan evaluasi terhadap terjadinya penurunan pasien rujukkan bidan. Melalui penelitian ini diharapkan dapat diketahui faktor - faktor yang berhubungan dengan rujukan pasien persalinan dari bidan praktek swasta ke RS Bina Husada, dan diketahui faktor mans yang paling erat hubungannya. Penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan data primer yang diperoleh dari 62 responden melalui kuisioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang berhubungan dengan pasien rujukan bidan adalah faktor kualitas pelayanan, faktor kualitas produk, biaya , komunikasi dan timbal balik. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kualitas pelayanan merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap tingkat rujukan pasien persalinan dari bidan praktek swasta ke RS Bina Husada. Yang termasuk sebagai kualitas pelayanan diantaranya meliputi fasilitas fisik , perlengkapan , kemampuan sumber daya manusia, kemampuan memberikan pelayanan yang memuaskan , dan cepat tanggap terhadap kebutuhan pelanggan. Berdasar hasil penelitian, kualitas pelayanan masih perlu ditingkatkan meskipun separuh responden mengatakan tingkat kualitas pelayanan memuaskan. Adapun cara untuk meningkatkan kualitas pelayanan dapat dilakukan dengan memperbaiki fasilitas fisik, meningkatkan kemampuan sumber daya manusia , cepat tanggap dan berorientasi pada pelanggan. Faktor biaya dapat diperbaiki dengan perhitungan ulang sistem pentarifan sesuai unit cost dan dengan melihat kompetitor. Disamping itu sistem dan aktivitas komunikasi dari rumah sakit kepada bidan maupun sebaliknya perlu diaktifkan kembali dan dilakukan lebih aktif .

Factors Related To Obstetric Patient Reference From Private Midwife To Bina Husada Hospital Cibinong In 2002 - 2003Bina Husada Hospital is a private hospital in Bogor regency. In order to increase amount of patient visit, it developed partnership through reference program with private midwife within the radius of 10 kilometers from hospital as one of marketing activities. According to data in 2002 -2003, the number of obstetric patient from private midwife reference showed declining trend below the growth that it has expected. Based on that, Bina Husada hospital need to evaluate the situation. This research conducted to find out factors were related to obstetric patient reference from private midwife to Bina Husada Hospital and which factor have closest relationship. It was descriptive analytic research using primary data from 62 respondents and it collected by questionnaire. Research result showed factors that related to obstetric patient reference from private midwife to Bina Husada Hospital were quality of services, quality of product, cost, communication and rewards. Research result also showed that quality of services was the closest factor that related to obstetric patient reference from private midwife to Bina Husada Hospital. It consists of physical facilities, equipments, human resources capability, satisfied services capability, and quick respond to customer need. Based on research result, researcher suggestions were increasing quality of services since only half respondents considered that quality of services already satisfied. It could be done by repairing physical facilities, upgrading human resources capability, quick respond and customer focus. Cost factor could be improved by tarif system and unit cost adjustment considering to competitor. Beside that it need more active communication to customer.
Read More
B-794
Depok : FKM-UI, 2004
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Hartanto; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Ns Satrio, Wahyu Sulistiadi, Kuntari Retno
B-1511
Depok : FKM UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive