Ditemukan 473 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Indang Trihandini, Inna Aprianti
001.4 TRI p
Purbaingga : CV Eurika Media Aksara, 2024
Buku (pinjaman 1 minggu) Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Susi Nursilah; Pembimbing: Jaslis Ilyas; Penguji: Sandi Iljanto, Siti Sir`atun, Rika Puspita Siliwati
Abstrak:
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kinerja RSUD Cicalengka melaluipendekatan balanced scorecard. Desain penelitian adalah deskriptif analitikdengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan kinerjakeuanganbaik: pendapatan meningkat,peningkatan pengeluaran biaya tidak lebihbesar dari rasio pertumbuhan pendapatan, realisasi pendapatan mencapai target,cost recovery meningkat. Yang perlu diperhatikan adalah perbandingan realisasidengan anggaran pengeluaran terdapat selisih yang cukup besar. Kinerjapelanggan dinilai kurang:jumlah komplain pelanggan meningkat kembali, tingkatretensi dan akuisisi pelanggan rendah. Kinerja proses bisnis internal dinilaicukup: kemampuan inovasi dan pertumbuhan pasien rawat inap baik,pertumbuhan pasien rawat jalan perlu mendapat perhatian. Kinerja pembelajarandan pertumbuhan dinilai baik:tingkat absensi pegawai baik, produktivitas pegawaidan akses terhadap pendidikan dan pelatihan meningkat. Secara keseluruhankinerja RSUD Cicalengka adalah cukup.Kata kunci:Analisis kinerja,balanced scorecard
The purpose of this study was to analyze the performance of RSUD CicalengkaKabupaten Bandung through a balanced scorecard approach. The study designwas a descriptive analytic with a qualitative approach. The results showed goodfinancial performances, such as an increased revenue, increased expenses ofwhich are not greater than the ratio of revenue growth, achieved target of revenuerealization, and increased cost recovery. It is noteworthy that the comparison ofactual to budget expenditures were in considerable margin. Meanwhile, thecustomer performance is quite disappointing, which indicated by the increasednumber of customer complaints, and the low rate of customer retention andacquisition. Internal business process performance is fairly good, such as goodinnovation ability and growth in inpatient, but outpatient growth needs attention.Learning and growth performance is good, such as decent employee absenteeismand increased employee productivity and access to education and training.Therefore, the overall performance of RSUD Cicalengka is fairly good.Key word:Performance analysis, balanced scorecard
Read More
The purpose of this study was to analyze the performance of RSUD CicalengkaKabupaten Bandung through a balanced scorecard approach. The study designwas a descriptive analytic with a qualitative approach. The results showed goodfinancial performances, such as an increased revenue, increased expenses ofwhich are not greater than the ratio of revenue growth, achieved target of revenuerealization, and increased cost recovery. It is noteworthy that the comparison ofactual to budget expenditures were in considerable margin. Meanwhile, thecustomer performance is quite disappointing, which indicated by the increasednumber of customer complaints, and the low rate of customer retention andacquisition. Internal business process performance is fairly good, such as goodinnovation ability and growth in inpatient, but outpatient growth needs attention.Learning and growth performance is good, such as decent employee absenteeismand increased employee productivity and access to education and training.Therefore, the overall performance of RSUD Cicalengka is fairly good.Key word:Performance analysis, balanced scorecard
B-1707
Depok : FKM UI, 2015
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Matta Ernita; Pembimbing: Anhari Achadi; Penguji: Wahyu Sulistiadi, Pujiyanto, Elizabeth Sarah A., Luci Fransisca S.
T-5501
Depok : FKM UI, 2019
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Fitri Afrianti; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Yalsis Ilyas, Puput Oktamianti, Ahmad Muddatsir, Yuliandi
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja pegawai Puskesmas Celikah Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Sampel pada penelitian ini seluruh PNS di Puskesmas Celikah yang berjumlah 57 orang (total sampling). Faktor yang berhubungan dengan kinerja pegawai Puskesmas Celikah adalah disiplin kerja, motivasi kerja dan Imbalan. Faktor yang paling berhubungan dengan kinerja pegawai Puskesmas Celikah Tahun 2020 adalah Disiplin kerja. Kinerja pegawai Puskesmas Celikah masih kurang memiliki kinerja yang baik. Diperlukan peningkatan kinerja pegawai dengan menerapkan sistem reward dan punishment yang tegas, pembinaan rutin, peningkatan kemampuan pegawai, dan evaluasi kinerja secara berkala.
This study aimed to determine the factors associated with the performance of Puskesmas Celikah employees in 2020. This study uses quantitative methods with cross sectional design. Sample in this study are all of the government employees in Puskesmas Celikah, 57 persons in total. Factors related to the performance of Puskesmas Celikah employees are discipline, motivation and rewards. The most related factor to the performance of Puskesmas Celikah employees in 2020 is discipline. The performance of Puskesmas Celikah employees still lacks good performance. It is necessary to increase employee performance by implementing a firm reward and punishment system, routine coaching, increasing employee capacity, and periodic performance evaluation.
Read More
This study aimed to determine the factors associated with the performance of Puskesmas Celikah employees in 2020. This study uses quantitative methods with cross sectional design. Sample in this study are all of the government employees in Puskesmas Celikah, 57 persons in total. Factors related to the performance of Puskesmas Celikah employees are discipline, motivation and rewards. The most related factor to the performance of Puskesmas Celikah employees in 2020 is discipline. The performance of Puskesmas Celikah employees still lacks good performance. It is necessary to increase employee performance by implementing a firm reward and punishment system, routine coaching, increasing employee capacity, and periodic performance evaluation.
T-6049
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Yohana Septianty Isabel; Pembimbing: Martya Rahmaniati Makful; Penguji: Tris Eryando, Verry Adrian
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola sebaran kasus hipertensi berdasarkan faktor resiko faktor sosial,faktor fasilitas pelayanan kesehatan, serta faktor pola hidup. Pendekatan spasial dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya interaksi spasial antara faktor-faktor resiko hipertensi dengan kasus hipertensi di wilayah DKI Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan variable program skrining memiliki pola sebaran yang menyebar dengan interaksi spasial yang bersifat negative dan terdapat interaksi spasial antara variable program skrining terhadap kasus hipertensi. Sedangkan variable jumlah puskesmas, jumlah dokter, jumlah ahli gizi, pendidikan rendah, konsumsi alcohol, merokok, obesitas, kurang aktivitas fisik, dan kurang serat memiliki pola sebaran yang mengelompok dan interaksi spasial yang bersifat positif, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada interaksi spasial antara variable-variabel tersebut terhadap kasus hipertensi. Peningkatan kualitas dan kuantitas kegiatan Pos Binaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (POSBINDU PTM) oleh puskesmas setempat yang menjadi garda terdepan dalam kegiatan preventif dan promotif diharapkan dapat menjadi kunci keberhasilam pengendalian kasus hipertensi di wilayah DKI Jakarta.
Read More
S-10813
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Anita Dwi Astuti; Pembimbing: Tris Eryando; Penguji: Martya Rahmaniati Makful, Verry Adrian
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis spasial proporsi kejadian penyakit diare dengan kepadatan penduduk, pendidikan rendah, depot air minum, tempat pengelolaan pangan, fasilitas kesehatan (puskesmas), dan tenaga kesehatan (dokter, perawat, bidan) di DKI Jakarta tahun 2019. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional karena penelitian dilakukan menggunakan data sekunder yang tersedia di website akses bebas yang meliputi variabel jumlah kejadian diare tahun 2019 untuk setiap kecamatan yang terdiri dari 36 kecamatan, kepadatan penduduk, pendidikan rendah, sumber air minum, tempat pengelolaan pangan, tenaga kesehatan (dokter, perawat, bidan), dan fasilitas kesehatan (puskesmas).
Read More
S-10712
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Arsyad Elfiqah Rambe; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Vetty Yyulianty Permanasari, Mardiati Nadjib, Helsy Pahlem, Linda Rosalina
Abstrak:
Fornas merupakan daftar obat acuan yang digunakan dalam program Jaminan Kesehatan Nasional sehingga perlu diteliti penggunaanya dilapangan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat proporsi penggunaan obat yang sesuai Fornas dan menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan obat yang sesuai Fornas di Unit Rawat Jalan RSUD Kota Padangsidimpuan. Metodenya adalah metode kuantitatif (deskriptif analitik dengan 380 data rekam medis) dan metode kualitatif melalui wawancara mendalam dan telaah dokumen. Proporsi penggunaan obat Fornas hanya 83,2%. Pencapaian yang tidak mencapai 100% ini dipengaruhi oleh tidak adanya prosedur internal penggunaan obat Fornas, disfungsi Instalasi Farmasi, Tim Farmasi dan Terapi belum terbentuk, tidak adanya evaluasi dari manajemen rumah sakit, metode pengarahan atau sosialisasi hanya bersifat lisan serta terbatasnya dukungan dana dari APBD. Saran dari penelitian ini adalah melakukan metode lain untuk sosialisasi, merevitalisasi instalasi farmasi, membentuk Tim Farmasi dan Terapi, mempertimbangkan opsi perubahan status menjadi BLUD, meninjau ulang kerjasama dengan Apotek KPN dan menerapkan sistem satu pintu dalam pelayanan kefarmasian serta melakukan advokasi kepada pemerintah Kota Padangsidimpuan untuk mengembangkan RSUD Kota Padangsidimpuan. Kata kunci: Analisis, Obat, Fornas.
Read More
T-4347
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Siprianus Singga
MKMI Vol.9, No.1
Tamalanrea : FKM Universitas Hasanuddin, 2013
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Alfina Kharisma Wibowo; Pembimbing: Mila Tejamaya; Penguji: Dadan Erwandi, Yuni Kusminanti
S-8449
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Aditya Fadilah Muhamad; Pembimbing: Mila Tejamaya; Penguji: Dadan Erwandi, Yuni Kusminanti
Abstrak:
Laboratorium merupakan tempat dilakukan penelitian ilmiah, klinis, ataupun sebagai sarana pendidikan. Pekerja laboran setiap harinya bekerja dengan kondisi lingkungan laboratorium penuh dengan bahaya dan risiko yang tinggi. Penelitian ini dilakukan di salah satu fakultas Universitas Indonesia yakni Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam di tahun 2014.
Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan desain penelitian deskriptif analitik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kebutuhan pelatihan K3 di laboratorium FMIPA UI khususnya laboran melalui analisis organisasi, analisis tugas dan analisis personal dan pengkategorian pelatihan berdasarkan tujuan.
Analisis organisasi menunjukan FMIPA UI masih belum mendukung secara maksimal pengadaan pelatihan K3. Analisis tugas menemukan karakteristik bahaya dan risiko yang ada di laboratorium sehingga dapat ditentukan pelatihan K3 yang dibutuhkan. Analisis personal melalui wawancara mendalam menemukan bahwa masih kurangnya pengetahuan laboran di laboratorium FMIPA UI terhadap K3 secara umum.
Hasil penelitian ini adalah matriks pelatihan K3 yang dibutuhkan oleh laboratorium di FMIPA UI dengan tiga kategori yakni pelatihan kategori orientasi untuk merubah persepsi laboran/staff lab terhadap K3, pelatihan kategori keterampilan untuk menambah atau memperbaiki keterampilan K3 yang dimiliki, dan pelatihan kategori pengembangan meberikan pengetahuan dan keterampilan baru dengan tujuan menaikan tingkat laboran/ staff lab.
Laboratory is a place for scientific research, clinical, or as a means of education. Laboratory workers everydays work with high risk of hazards established from its material and process. This study conducted at one faculty in Universitas Indonesia which is Faculty of Mathematics and Science (FMIPA UI) in 2014.
The method used in this research is qualitative with descriptive analytic design. This research aimed to look at FMIPA UI laboratory workers needs in occupational health and safety training. Through organizational analysis, task analysis and personal analysis process then categorized based on training purposes.
Organizational analysis shows FMIPA UI still has not maximally supported training. Task analysis find characteristic of the hazards and risks that exist in the laboratory so it can be determined which safety training is needed. Personal analysis through deep interview found that there’s still lack of knowledge workers in the FMIPA UI laboratory in general.
This research results is establishing a matrix of health and safety training required by a laboratory in FMIPA UI with three categories. Training orientation to change the perception, training skill to add or fix skill that needed to increase safety performance by workers and training development to develop a new knowledge and skills for laboratory workers.
Read More
Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan desain penelitian deskriptif analitik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kebutuhan pelatihan K3 di laboratorium FMIPA UI khususnya laboran melalui analisis organisasi, analisis tugas dan analisis personal dan pengkategorian pelatihan berdasarkan tujuan.
Analisis organisasi menunjukan FMIPA UI masih belum mendukung secara maksimal pengadaan pelatihan K3. Analisis tugas menemukan karakteristik bahaya dan risiko yang ada di laboratorium sehingga dapat ditentukan pelatihan K3 yang dibutuhkan. Analisis personal melalui wawancara mendalam menemukan bahwa masih kurangnya pengetahuan laboran di laboratorium FMIPA UI terhadap K3 secara umum.
Hasil penelitian ini adalah matriks pelatihan K3 yang dibutuhkan oleh laboratorium di FMIPA UI dengan tiga kategori yakni pelatihan kategori orientasi untuk merubah persepsi laboran/staff lab terhadap K3, pelatihan kategori keterampilan untuk menambah atau memperbaiki keterampilan K3 yang dimiliki, dan pelatihan kategori pengembangan meberikan pengetahuan dan keterampilan baru dengan tujuan menaikan tingkat laboran/ staff lab.
Laboratory is a place for scientific research, clinical, or as a means of education. Laboratory workers everydays work with high risk of hazards established from its material and process. This study conducted at one faculty in Universitas Indonesia which is Faculty of Mathematics and Science (FMIPA UI) in 2014.
The method used in this research is qualitative with descriptive analytic design. This research aimed to look at FMIPA UI laboratory workers needs in occupational health and safety training. Through organizational analysis, task analysis and personal analysis process then categorized based on training purposes.
Organizational analysis shows FMIPA UI still has not maximally supported training. Task analysis find characteristic of the hazards and risks that exist in the laboratory so it can be determined which safety training is needed. Personal analysis through deep interview found that there’s still lack of knowledge workers in the FMIPA UI laboratory in general.
This research results is establishing a matrix of health and safety training required by a laboratory in FMIPA UI with three categories. Training orientation to change the perception, training skill to add or fix skill that needed to increase safety performance by workers and training development to develop a new knowledge and skills for laboratory workers.
S-8479
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
