Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Khairun Nisa`il Hulwah; Pembimbing: Budi Hidayat; Penguji: Pujiyanto, Kurnia Sari, Andi Sari Bunga, Wahyu Pudji Nugraheni
Abstrak: Pendahuluan: Kejadian cedera yang mengakibatkan kegiatan sehari-hari terganggu cendrung meningkat dari tahun 2007 hingga 2018 yaitu 7,5% menjadi 9,2%. Sementara, proporsi cedera disebabkan kecelakaan lalu lintas di Indonesia yaitu 2,2% dan paling tinggi pada usia 15-24 tahun sebesar 4,9%. Total konsumsi alkohol per kapita diperkirakan akan meningkat di Indonesia pada tahun 2025. Perilaku mengonsumsi minuman beralkohol meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan desain studi cross sectional. Analisis penelitian menggunakan analisis univariat, analisis bivariat dengan Chi-Square dan regresi logistik, dan analisis multivariat dengan metode regresi logistik ganda.
Hasil: kejadian cedera disebabkan kecelakaan lalu lintas adalah 76,5% dari total kejadian cedera pada responden dan persentase penyebab kecelakaan lalu lintas terbesar adalah mengendarai sepeda motor sebesar 72,7%. Tingkat kejadian cedera disebabkan kecelakaan lalu lintas di Indonesia tinggi pada responden yang mengonsumsi alkohol, kelompok dewasa, jenis kelamin laki-laki, memiliki tingkat pendidikan tinggi, responden yang bekerja, tinggal di wilayah perkotaan dan domisili di Pulau Sulawesi.
Kesimpulan: Semua variabel, baik konsumsi alkohol dan sosial demografi (umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, wilayah tempat tinggal, pulau domisili), mempunyai dampak yang signifikan terhadap kejadian cedera disebabkan kecelakaan lalu lintas. Hubungan konsumsi alkohol dengan cedera disebabkan kecelakaan lalu lintas pada responden usia > 10 tahun adalah signifikan setelah dikontrol variabel konfounder (umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, wilayah tempat tinggal dan pulau domisili) dengan risiko orang yang mengonsumsi alkohol sebesar 2,436 kali dibandingkan orang yang tidak mengonsumsi alkohol.
Read More
T-5959
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Gde Yulian Yogadhita; Pembimbing: Nurhayati Adnan; Penguji: Tri Yunis Miko Wahyono, Renti Mahkota, Rita Djupri, Ugi Sugiri
Abstrak:

Abstrak Penulis : Gde Yulian Yogadhita Judul : Determinan Kejadian Cedera Berat pada Kecelakaan Lalu Lintas yang Ditangani oleh IGD RSUP Fatmawati Jakarta pada Periode Maret – Juli 2016 Cedera kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu tipe cedera tak disengaja yang berkontribusi sebagai penyebab kematian terbesar ke-tiga di Indonesia, menurut laporan status keselamatan Jalan dunia yang diterbitkan WHO pada 2013 berdasarkan data Kepolisian Republik Indonesi, diestimasikan sebanyak 37 000 – 47 000 korban meninggal dunia setiap tahunnya dan 46 000 mengalami cedera berat. Pilot project surveilans cedera kementerian Kesehatan Republik Indonesia di IGD RSUP Fatmawati mencoba menggambarkan besaran magnitude cedera beserta komponen dan factor risikonya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko terjadinya cedera berat pada kejadian kecelakaan lalu lintas yang terdokumentasikan oleh form surveilans cedera di IGD RSUP Fatmawati pada periode Maret – Juli 2016. Desain penelitian yang digunakan adalah potong lintang dengan jumlah sampel sebesar 600 cedera yang diakibatkan oleh kecelakaan lalu lintas. Hasil analisis karakteristik dan faktor risiko sebagai prediktor yang mempengaruhi terjadinya cedera berat akibat kecelakaan lalu lintas adalah jenis kelamin laki-laki dengan OR 2.03 (95% CI 1.37-3.02); usia di atas 30 tahun dengan OR 1.57 (95% CI 1.11 – 2.22); tingkat pendidikan rendah (tidak bersekolah hingga lulusan SMA) dengan OR 1.59 (95% CI 1.12-2.25); hari kejadian akhir pekan dengan OR 1.53 (95% CI 1.08 – 2.17) dan tipe pengguna jalan pesepeda dengan OR 4.84 (95% CI 0.87-29.0). Berdasar pada penelitian ini, Kementerian Kesehatan RI untuk terus melakukan advokasi penggunaan form surveilans cedera di instalasi gawat darurat di rumah sakit agar dapat memberikan gambaran yang lebih lengkap lagi mengenai karakteristik dan faktor risiko cedera dan memberi edukasi dan melakukan komunikasi risiko terkait cedera kecelakaan lalu lintas kepada masyarakat. Kata kunci : cedera, kecelakaan lalu lintas, surveilans cedera


Abstract Penulis : Gde Yulian Yogadhita Judul : Determinan Kejadian Cedera Berat pada Kecelakaan Lalu Lintas yang Ditangani oleh IGD RSUP Fatmawati Jakarta pada Periode Maret – Juli 2016 A traffic accident injury is one type of unintentional injury that contributes to the third leading cause of death in Indonesia, according to the WHO 2013 Global Road Safety Report based on Indonesian Police, estimated at 37 000 - 47 000 fatalities annually and 46 000 experience severe injuries. Injury surveillance pilot project by the Ministry of Health Republic of Indonesia in Fatmawati Hospital Emergency Departement is trying to describe magnitude of injury along with its components and risk factors. This study aims to determine the risk factors of severe road traffic injury documented by injury surveillance form in Fatmawati Hospital Emergency Departement in March to July 2016. The research design used was cross sectional with the number of samples of 600 road traffic injury cases. The results of characteristic analysis and risk factors that contributed as predictor for severe road traffic injury are male gender with OR 2.03 (95% CI 1.37-3.02); age group above 30 years with OR 1.57 (95% CI 1.11 - 2.22); low education group (not attending school until high school graduate) with OR 1.59 (95% CI 1.12-2.25); working days with OR 1.53 (95% CI 1.08 – 2.17)  and cyclists with OR 4.84 (95% CI 0.87-29.0). Based on this research, the Ministry of Health of the Republic of Indonesia need to continue advocating the use of injury surveillance forms at hospital emergency department to provide complete picture of injury characteristics and risk factors, and to educate and develop road traffic injury prevention and risk communication for community. Keywords : injury prevention, road traffic injury, injury surveillance

Read More
T-5024
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dian Rosdiana ; Pembimbing: Umar Fahmi Achmadi; Penguji: Ema Hermawati, Zakianis, Rudy Joegyantoro; Slamet Isworo
Abstrak:
Cedera lalu lintas sebagai penyebab utama kematian ke delapan bagi semua usia. Riskesdas 2018 menunjukkan proporsi kejadian cedera jalan raya di Indonesia fluktuatif sejak tahun 2007-2018. Proporsi penyebab cedera kecelakaan lalu lintas tahun 2018 di Indonesia juga didominasi kendaraan bermotor. Saat pandemi COVID-19, pemerintah Indonesia telah melakukan kebijakan diantaranya kekarantinaan kesehatan yaitu Pembatasan Sosial Berskala Besar sejak 1 April 2020 yang dapat mempengaruhi pola mobilitas masyarakat dan berdampak pada kecelakaan lalu lintas [3]. Tujuannya untuk mengetahui faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian cedera lalu lintas dan gambaran titik kejadian kecelakaannya. Kota Tangerang Selatan ditetapkan sebagai wilayah urban dan Kabupaten Pandeglang sebagai wilayah rural. Penelitian ini menggunakan studi cross sectional dengan uji chi square, uji T dan regresi logitik pada semua faktor risiko. Analisis spasial untuk menggambarkan titik kejadian kecelakaan lalu lintas. Pengumpulan data dilakukan Bulan April-Juni 2023. Sumber data penelitian berasal dari data sekunder rekam medis RSUD tipe tertinggi dan kepolisian. Tidak ada perbedaan antara kejadian kecelakaan dan kejadian cedera sebelum dan saat pandemi di dua wilayah tersebut. Sebelum pandemi, kecepatan tinggi berhubungan dengan cedera berat baik di wilayah urban (p 0,000) maupun rural (p 0,003). Saat pandemi, status korban (p 0,001) dan jenis kecelakaan (0,011) signifikan terhadap kejadian cedera berat di wilayah rural. Di rural baik pandemi maupun sebelumnya jalan berlubang (p 0,02 dan p=0,04) berhubungan dengan cedera berat. Waktu kejadian saat pandemi di wilayah rural berhubungan dengan cedera berat (p 0,048). Faktor yang paling berpengaruh kejadian cedera di wilayah rural saat pandemi yaitu status korban, kejadian kecelakaan, dan jalan berlubang. Analisis spasial menggambarkan kejadian kecelakaan di dua wilayah banyak terjadi di pusat ibukotanya dan jalur utama menuju kota lain.

Traffic injuries as the eighth leading cause of death all ages[1]. Riskesdas 2018 shows that proportion of road injuries in Indonesia has fluctuated since 2007-2018[2]. The proportion of causes of traffic accident injuries in 2018 in Indonesia is also dominated by motorized vehicles[2]. During the COVID-19 pandemic, Indonesia implemented policies including health quarantine, Large-Scale Social Restrictions since April 1 2020 which could affect people's mobility patterns and have an impact on traffic accidents [3]. The aim is to find out the factors that most influence the occurrence of traffic injuries and an overview of points accident. South Tangerang City is designated as an urban and Pandeglang Regency as a rural. This study used a cross sectional study with the chi square test, T test and logistic regression on all risk factors. Spatial analysis to describe the point of occurrence of traffic accidents. Data collection was carried out in April-June 2023. The source of research data came from secondary data medical records of the highest type of hospital and police. There is no difference between incidence of accidents and injuries before and during the pandemic in the two regions. Before pandemic, high speed was associated with serious injury in urban (p 0.000) and rural (p 0.003). During pandemic, victim status (p 0.001) and type of accident (0.011) were significant for the incidence of serious injuries in rural. In rural, both the pandemic and previous potholes (p 0.02 and p=0.04) were associated with serious injuries. The timing of pandemic in rural is associated with serious injuries (p 0.048). The factors that most influenced the incidence of injuries in rural during pandemic were victim status, accidents, and potholes. Spatial analysis describes the occurrence of accidents in two areas mostly occurring in the center of the capital and the main route to other cities.
Read More
T-6639
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive