Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 4 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Hibatul Wafi; Pembimbing: Al Asyary; Penguji: Zakianis, Metha Hartanti
Abstrak: Penelitian ini menggambarkan bagaimana pengetahuan sikap, dan perilaku pegawai Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Soekarno Hatta menerapkan protokol kesehatan, terlebih Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Soekarno Hatta merupakan garda terdepan dan menjaga untuk penyakit tidak masuk ke suatu wilayah atau negara, dan pegawai Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Soekarno Hatta merupakan salah satu kelompok yang beresiko. Penelitian ini adalah merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk menggambarkan atau mendeskripsikan masalah - masalah kesehatan yang terjadi dimasyarakat atau komunitas tertentu (Sugiyono, 2017). Penerapan protokol kesehatan pencegahan penularan COVID-19 diukur berdasarkan beberapa variabel pegawai Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Soekarno Hatta dengan cara pengumpulan data dilakukan dalam satu waktu. Penelitian bertujuan untuk menggambarkan atau mendeskripsikan penerapan protokol kesehatan COVID-19 oleh pegawai Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Soekarno Hatta. Berdasarkan hasil univariat didapatkan dengan hasil Perilaku pegawai dalam penerapan protokol kesehatan untuk mencegah COVID-19 memiliki hasil sebagai berikut, perilaku penerapan protokol kesehatan baik (56.2%) dan perilaku penerapan protokol kesehatan kurang baik (43.8%), pengetahuan pegawai dalam penerapan protokol kesehatan untuk mencegah COVID-19 memiliki hasil sebagai berikut, pengetahuan penerapan protokol kesehatan tinggi (84.3%) dan pengetahuan penerapan protokol kesehatan rendah (15.7%). Dalam sikap pegawai mengenai penerapan protokol kesehatan untuk mencegah COVID-19 memiliki hasil sebagai berikut, dan sikap mengenai penerapan protokol kesehatan positif (52.9%) dan sikap mengenai penerapan protokol kesehatan negatif (47.1%). Hasil penelitian menyarankan untuk Melakukan sosialisasi kepada seluruh pegawai terlkait dengan manfaat apabila kita menerapakan protokol kesehatan agar terhindar dari penyakit COVID-19.
This study describes how the knowledge, attitudes, and behavior of the Soekarno Hatta Class I Port Health Office employees apply health protocols, especially the Soekarno Hatta Class I Port Health Office is the front guard and guard against diseases that do not enter a region or country, and Class I Port Health Office employees I Soekarno Hatta is one of the groups at risk. This research is a type of quantitative descriptive research that aims to describe or describe health problems that occur in a particular community or community (Sugiyono, 2017). The application of the health protocol to prevent the transmission of COVID-19 was measured based on several variables of the Soekarno Hatta Class I Port Health Office employees by collecting data at one time. This study aims to describe or describe the implementation of the COVID-19 health protocol by employees of the Soekarno Hatta Class I Port Health Office. Based on univariate results obtained with the results of employee behavior in implementing health protocols to prevent COVID-19 having the following results, behavior in implementing health protocols is good (56.2%) and behavior in implementing health protocols is not good (43.8%), employee knowledge in implementing health protocols for preventing COVID-19 has the following results, knowledge of applying health protocols is high (84.3%) and knowledge of implementing health protocols is less low (15.7%). In the attitude of employees regarding the application of health protocols to prevent COVID-19, the results were as follows, and attitudes regarding the implementation of health protocols were positive (52.9%) and attitudes regarding the implementation of health protocols were negative (47.1%). The results of the study suggest to carry out socialization to all employees related to the benefits if we apply health protocols to avoid COVID-19 disease
Read More
S-11035
Depok : FKMUI, 2022
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Trio Toufik Edwin T; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Amal Chalik Sjaaf, Vetty Yulianty Permanasari, Agus Syah Haerullah, Iwan Kurniawan
T-3782
Depok : FKM UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Wulida Gusdani Harahap; Pembimbing: Atik Nurwahyuni; Penguji: Mardiati Nadjib, Kurnia Sari, Yuli Farianti, Priagung Adhi Bawono
Abstrak: Kantor Kesehatan Pelabuhan merupakan penjaga kesehatan di pintu masuknegara. Upaya penyelenggaraan kesehatan di pintu masuk negara harus didukung olehalokasi pembiayaan kesehatan yang cukup, efektif dan efisien. Analisis pembiayaankesehatan dan kinerja ditujukan untuk melihat pembiayaan kesehatan dalam mencapaisasaran kinerja yang ditetapkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif denganteknik WM dan telaah dokumen terkait. Dokumen terkait realisasi belanja dianalisismenggunakan tools Health Account dan ditabulasi dengan tabel pivot.Hasil penelitian menunjukkan sasaran strategis dan indikator kinerja yangditetapkan tidak sejalan dengan tugas pokok dan kegiatan yang dilaksanakan. Imbasnya,alokasi pembiayaan kesehatan harus sesuai menu penyusunan perencanaan meskipunperuntukannya terbatas. Penyusunan anggaran memenuhi prinsip penganggaran terpadudan pendekatan kerangka pengeluaran jangka menengah. Meskipun disiasati denganefektif, pemotongan anggaran berdampak pada capaian kinerja. Pengeluaran pelayanankesehatan saat ini sebesar 72,8%-88,7% dengan komposisi fungsi pelayanan pelayananpreventif sebesar 50%-64% dan sisanya fungsi tata kelola dan administrasi kesehatan.Pembentukan modal tetap bruto dalam sistem kesehatan sebesar 11%-27 % dari totalpengeluaran kesehatan. Pelaksanaan UKM cukup baik dalam menggerakkan mesinbirokrasi dan sosial namun terkendala koordinasi pada kegiatan pengawasan OMKABAdan pelabuhan/bandar udara sehat. Ketersediaan SDM belum sesuai standar dandistribusinya tidak merata. Revisi UU kekarantinaan kesehatan yang belum disahkanmembuat penguatan KKP belum berjalan optimal. Pengelolaan sistem informasi berjalandengan baik kecuali website yang kurang diperbaharui. Kesimpulan diperolehpembiayaan kesehatan belum berbasis kinerja untuk mendukung tupoksi. Capaian kinerjabelum optimal bukan hanya disebabkan oleh faktor pembiayaan namun kerjasama lintassektor, dukungan regulasi, SDM dan peran serta masyarakat turut mempengaruhipencapaian. Direkomendasikan melakukan penyesuaian antara sasaran strategis danindikator kinerja dengan tupoksi dan pelaksanaan kegiatan, perbaikan dan penyesuaianmenu perencanaan, mengadakan perjanjian kerjasama kegiatan pengawasan OMKABA,mengusulkan pengadaan dan pemerataan SDM sesuai standar, mendorong percepatanpengesahan RUU Kekarantinaan Kesehatan melalui konsultasi publik, advokasi yanglebih intensif kepada pihak-pihak terkait di bandara/pelabuhan, memperbaharui websitedan memaksimalkan tren media sosial, serta meningkatkan dan memprioritaskan alokasipembiayaan kegiatan langsung dan yang mengungkit indikator kinerja.Kata kunci: Kantor Kesehatan Pelabuhan; pembiayaan kesehatan; health account;indikator kinerja; UKM.
Read More
T-5303
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nur Assyifa Daiyah Fillah; Pembimbing: Syahrizal Syarif; Penguji: Agus Sugiarto, Putri Bungsu
Abstrak: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan kualitatif dengan desainstudi kasus melalui pendekatan analisis sistem (input-process-output) yang bertujuanuntuk menganalisis gambaran kesiapan atau situasi Kantor Kesehatan Pelabuhandalam upaya cegah tangkal Public Health Emergency of International Concern(PHEIC). Populasi penelitian adalah institusi KKP Kelas I Tanjung Priok secaramenyeluruh. Informan penelitian berjumlah 10 orang yang dipilih menggunakanteknik purposive dan snowball sampling. Pengumpulan data dan analisis situasidilakukan dengan mengumpulkan data primer (daftar tilik kajian mandiri dan hasilwawancara mendalam ), serta data sekunder (laporan tahunan KKP Kelas I TanjungPriok Tahun 2014-2016). Dengan waktu penelitian pada bulan April-Juni 2017.Tingkat kepatuhan (compliance rate) KKP Kelas I Tanjung Priok terhadap standardinilai sangat baik (CR= 95,86%). Terdapat 8 item yang tidak memenuhi standarantara lain: speed boat quarantine, motoris speed boat karantina yang memilikisertifikat ANT V (Ahli Nautica Tingkat 5), tenaga psikolog, petugas penata refraksi,petugas penata audiometri, dan petugas penata spirometri, dan hemocytometer.Kegiatan kekarantinaan dan surveilans epidemiologi dapat 100 % dilaksanakan.Rekomendasi yang diberikan terfokus pada pengadaan sarana dan prasarana sertaSDM yang dibutuhkan dan supervisi kerja petugas KKP dalam upaya cegah tangkalPHEIC.Kata kunci:Kantor Kesehatan Pelabuhan, PHEIC, pintu masuk negara, surveilans epidemiologi,karantina kesehatan
This research is an analytical study of Public Health Emergency ofInternational Concern Preparedness in Port Health Office using quantitative anqualitative approaches. The purpose of this study is to assess Public HealthEmergency of International Concern Preparedness of Tanjung Priok Port HealthOffice in 2017 based on IHR (2005) and Indonesian quarantine regulation.Population of this study is Tanjung Priok Port Health Office in general. Ten officersare chosen with purposive and snowball samping to be this study informants. Thedata were collected from self-administered PHEIC preparedness assessment filled byinstitutional representative and in-depth interview results (primary data), as well as2014-2016 Tanjung Priok Port Health Office Yearly Reports (secondary data). Thisstudy was conducted on April-June of 2017. Complience rate in Tanjung Priok PortHealth Office is rated excellence (CR=95,86%), although there are 8 items that donot meet the PHEIC preparedness standard, such as quarantine speedboat; quarantinespeedboat motorist with ANT-V sertificate; psychologist; refraction, audiometry, andspirometry experts; and hemocytometer. Quarantine and epidemiologic surveillanceactivities in port of entry have been done 100 %. The researcher suggests that thereshould be an improvement in Port Health Office facilities and human resourcesneeded for PHEIC preparedness.Key words:Port Health Office, PHEIC, port of entry, epidemiologic surveillance, quarantine.
Read More
S-9488
Depok : FKM-UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive