Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Ronel Raders Sitompul; Pembimbing: Indri Hapsari Susilowati; Penguji: Chandra Satrya, L. Meily Kurniawidjaja, Samy Awaluddin, Agus Mulyana
Abstrak:
Tesis ini membahas gambaran keluhan musculoskeletal symptoms yang terjadi pada 41 pengemudi professional light vehicle toyota hiace di PT ACD Indonesia Riau selama tahun 2020 untuk mencari penyebab terjadinya keluhan musculoskeletal symptoms yang terjadi dengan menggunakan metode REBA serta NBM tools, penelitian ini juga mencari bagaimana cara mencegah dan mengatasi keluhan yang terjadi kepada pengemudinya. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif observasional deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menyarankan perusahaan untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan resiko ergonomi mengemudi kepada seluruh pengemudinya untuk meningkatkan tingkat awareness mereka terkait dengan keluhan yang dialami serta cara mengatasi nya; kegiatan olahraga rutin sebelum memulai pekerjaan; pertukaran pola kerja; serta perbaikan persyaratan saat melakukan prakualifikasi tender/lelang alat transportasi khusus nya persyaratan untuk kursi pengemudi yang dapat di adjustable naik dan turun serta roda kemudi yang bisa berfungsi tilt steering dan telescopic.

Driving requires high concentration for quick and accurate coordination between eyes, hands, feet and brain; therefore, driving is a job with high risk to experience exhaustion and other health disorders. The aim of this research is to illustrate the effects Musculoskeletal Symptoms (MSS) on drivers, their specific factors, as well as environmental factors towards 41 light vehicles professional drivers in 2020. This research is also a measure of risk levels of posture with REBA method on light vehicle drivers of toyota hiace at PT ACD Indonesia. The research method used is descriptive, qualitative, and observational with quantitative approach which applied to team SMO transportation at PT ACD Indonesia, especially in district of Duri. With this method, the researcher wants to get images of muscles and bones complaints also to figure ergonomic risk level using REBA method. Employee data is analyzed based on age, driving experiences, IMT, workout habit, smoking habits, driving duration, period of employment, work posture, physical and non- physical factors. The results of this research is drivers within the age group of 24-34 years old and period of employment less than 10 years never experience injuries and musculoskeletal complaints. Work pattern 5:2 with driving durations of 3 hours or more work responsibilities show 100% respondents experience musculoskeletal complaints on some of their body parts such as necks, backs, and calves. Drivers who of heights of 161 to 170 cm experience some complaints on their necks. Meanwhile those who work out a minimum three times a week for a minimum of 30 minutes per day dominantly experience musculoskeletal complaints on necks, the bottom of their backs, buttocks/thighs and calves. Based on this study, it is concluded that driving demands with high concentration can cause muscles constraints on their body parts, this can be seen on 90.2% respondents who experience musculoskeletal complaints on their body parts, meanwhile 9.8% do not experience any complaints, with 51.2% experience complaints on necks, 51.2% on the bottom of the backs, 56.1% on buttocks/thighs and 61.0% on calves. whereas, the biggest ergonomic risk level using REBA method while driving is when one has to turn steering wheel and also the dominant posture.

Read More
T-6025
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dwi Kurniati; Pembimbing: Sjahrul M. Nasri; Penguji: Chandra Satrya, Rusbani Kurniawan, Priyo Djatmiko
Abstrak: PT X adalah perusahaan yang bergerak di bidang ground handling penerbangan, yang memiliki karyawan office yang cukup sibuk. Banyak karyawan office berpostur janggal yang ditemukan ketika survei awalan. Kondisi ini meningkatkan risiko keluhan subjektif Musculoskelatal Symptoms (MSS) pada karyawan office PT X. Selain itu, belum pernah dilakukan analisis mengenai keluhan muskuloskeletal. Pada penelitian ini menggunakan studi cross sectional, yang bertujuan untuk mengalisis faktor yang berhubungan dengan keluhan subjektif Musculoskelatal Symptoms (MSS). Analisis dilakukan dengan analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil pada penelitian ini, dari analisis univariat, diketahui bahwa keluhan MSS pada karyawan office PT X yang dirasakan dari 12 bulan terakhir hingga 7 hari terakhir sebanyak 55 orang (53,4 %), sedangkan yang diperoleh dengan analisis bivariat menunjukkan bahwa masa kerja, postur, stress, umur, dan jenis kelamin berhubungan dengan keluhan subjektif Musculoskelatal Symptoms (MSS). Sementara itu, dari analisis multivariat, variable yang dominan berhubungan dengan keluhan subjektif Musculoskelatal Symptoms (MSS) adalah postur, stress dan jenis kelamin
Read More
T-5585
Depok : FKM UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tanaya Angantari Paramitha; Pembimbing: Indri Hapsari Susilowati; Penguji: Chandra Satrya, Een Saputra Aprian
Abstrak: Skripsi ini berisi tentang hubungan faktor risiko manual material handling (MMH) dengan keluhan subjekif musculoskeletal symptoms (MSS) pada pekerja di Departemen Produksi Textile Chemical PT. X tahun 2020. Pada penelitian ini, observasi faktor risiko manual material handling (MMH) menggunakan kuesioner dan metode Quick Exposure Checklist (QEC). Selain itu, untuk mengetahui keluhan terhadap musculokeletal symptoms (MSS) peneliti menggunakan Nordic Body Map (NBM) Questionnaire. Desain studi merupakan studi cross sectional dengan pendekatan observasional. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat. Analisis univariat digunakan untuk memberikan gambaran dari masing-masing faktor risiko manual material handling. Sedangkan analisis bivariat digunakan untuk melihat hubungan antara faktor risiko individu (usia, masa kerja, indeks massa tubuh, kebiasaan olahraga, dan stress) dan faktor risiko pekerjaan (berat objek, durasi kerja, dan postur kerja) dengan keluhan musculoskeletal symptoms (MSS) yang dirasakan oleh pekerja di Departemen Produksi Textile Chemical PT. X Tahun 2020. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa terdapat hubungan antara indeks massa tubuh (IMT) dengan keluhan musculoskeletal symptoms (MSS) yang dirasakan pekerja (p value = 0,040). Selain itu, terdapat hubungan antara stress kerja dengan keluhan musculoskeletal symptoms (MSS) yang dirasakan pekerja (p value = 0,044).

This thesis contains the relationship of risk factors for manual material handling (MMH) with complaints of subjective musculoskeletal symptoms (MSS) to workers in the Department of Textile Chemical Production of PT. X in 2020. In this study, observation of manual risk handling (MMH) risk factors is using questionnaires and the Quick Exposure Checklist (QEC) method. Besides, to find out complaints about musculoskeletal symptoms (MSS) researcher used the Nordic Body Map (NBM) Questionnaire. The study design is a cross-sectional study with an observational approach. The analysis used in this study is univariate and bivariate analysis. Univariate analysis is used to provide an overview of each risk factor for manual material handling. While bivariate analysis is used to see the relationship between individual risk factors (age, years of service, body mass index, exercise habits, and stress) and work risk factors (object weight, work duration, and work posture) with musculoskeletal symptoms (MSS) complaints that felt by workers in the Textile Chemical Production Department of PT. X in 2020. The results of this study found that there is a relationship between body mass index (BMI) with complaints of musculoskeletal symptoms (MSS) felt by workers (pvalue = 0.040). In addition, there is a relationship between work stress and musculoskeletal symptoms (MSS) complaints felt by workers (p-value = 0.044).
Read More
S-10284
Depok : FKM UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive