Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 6 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Tika Iriana; Pembimbing: Ratu Ayu Dewi Sartika; Penguji: Tini Sudiarti, Marcella Kasih
Abstrak: ABSTRAK
 
 
Diabetes melitus DM masih menjadi masalah yang belum dapat diselesaikan karena kejadiannya terus meningkat, baik di Indonesia maupun dunia. Makanan selingan adalah makanan dengan porsi kecil yang dapat mengendalikan kadar gula darah antarwaktu makan besar. Terdapat serealia yakni sorgum memiliki pengaruh positif terhadap DM karena memiliki indeks glikemik dan energi yang rendah, sifat antioksidan yang stabil, dan tinggi kandungan tanin. Namun, tanin dalam sorgum menyebabkan rasa dan daya terimanya rendah. Tujuan penelitian ini adalah membuat makanan selingan untuk diabetesi dan mengetahui daya terima cookies berbahan dasar tepung sorgum. Penelitian dengan desain eksperimental dilakukan dengan membuat tiga formulasi yang terdiri atas satu cookies kontrol 100:0 dan dua cookies formulasi 90:10 80:20 . Uji hedonik dilakukan pada 30 panelis dewasa >25 tahun yakni karyawan FKM UI. Hasil penelitian menunjukkan cookies formulasi yang paling disukai adalah cookies 750 80:20 . Penelitian ini membuktikan adanya perbedaan signifikan terhadap tekstur pada ketiga cookies dan terdapat perbedaan signifikan terhadap tekstur, rasa, dan aftertaste antara cookies kontrol dan cookies terpilih.
 

 
ABSTRACT
 
 
Diabetes melitus DM is a problem and hasn rsquo t be solved because the prevalence increased, both in Indonesia and the world. Snack can control blood sugar levels between meals. There is one of cereal called sorghum that has a positive effect on DM because its low glycemic index and energy, stable antioxidant, and high tannin content. However, tannins in sorghum cause bad taste and low acceptance. The objective of this study is to make snack for diabetics and measure the acceptance of sorghum cookies. This study has two formulation cookies 90 10 80 20 and control 100 0 . Hedonic test was conducted on 30 adult panelists 25 years . The result shows cookies 750 80 20 is most selected. This study indicates significant differences in texture on all cookies and significant differences in texture, taste, and aftertaste between control and selected cookies.
Read More
S-9408
Depok : FKM-UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Wahyu Dwi Septian; Pembimbing: Rina Artining Anggorodi; Penguji: Indrawati, Yvonne Magdalena; Februanti
Abstrak: Jajanan anak sekolah merupakan masalah yang perlu mendapat perhatian. Denganadanya beberapa kasus yang telah terjadi akibat makanan jajanan, orang tua mulaimelarang anaknya untuk membeli makanan jajanan tertentu. Tujuan penelitian iniadalah untuk mengetahui tingkat kepatuhan dan faktor apa saja yang berhubungandengan kepatuhan siswa kelas 5 sekolah dasar terhadap larangan membeli jajanantertentu oleh orang tua di SDN Ciputat VI Kecamatan Ciputat Kota TangerangSelatan tahun 2012. Desain Penelitian yang digunakan adalah cross sectional,sasaran siswa kelas 5 dengan total sampel 140 siswa. Hasil penelitian inimenunjukkan Ada hubungan yang bermakna antara jenis kelamin, membawa bekalke sekolah dengan kepatuhan siswa terhadap larangan membeli jajanan tertentu olehorang tua (p<0,05). Tidak ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan siswa,sikap siswa, uang jajan, perilaku orang tua, dan teman sebaya dengan kepatuhansiswa terhadap larangan membeli jajanan tertentu oleh orang tua (p>0,05). Sebaiknyajajanan yang dijual harus lebih diperhatikan demi mendukung anak memilih jajananyang baik.
Kata kunci :Kepatuhan, siswa, SD, larangan jajan
Snacks school children is a problem that needs attention. With the number of casesthat have occurred due to street food, the parents began to forbid their children to buysome street food. The purpose of this study was to determine the level of complianceand what factors are associated with adherence to Grade 5 elementary school to bancertain snacks purchased by parents at Chester Elementary School Chester DistrictVI South Tangerang City in 2012. The study design is cross-sectional, target grade 5with a total sample of 140 students. There results showed a significant associationbetween the sexes, bring lunch to school with the students adherence to theprohibition of certain snacks bought by parents (p <0.05). There is no significantrelationship between students 'knowledge, attitudes of students, pocket money,parents' behavior, and student peers in compliance with the ban on buying somesnacks by parents (p> 0.05). Should snacks sold must be considered in order tosupport the children choose snacks that are good.
Keywords:Compliance, students, school, snack banned.
Read More
S-7645
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ulatun Nikmah; Pembimbing: Ratu Ayu Dewi Sartika; Penguji: Wahyu Kurnia Yusrin Putra, Rahmawati
Abstrak: Anak sekolah membutuhkan asupan zat gizi yang cukup untuk menjamin tercapainya pertumbuhan dan kesehatan yang optimal. Sarapan dan jajan memiliki peranan penting dalam pemenuhan kebutuhan zat gizi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan sarapan dan jajan dengan asupan energi, protein, lemak, dan karbohidrat pada siswa sekolah dasar terpilih di Kota Depok.
 
Penelitian ini merupakan analisis data sekunder dari penelitian mengenai hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan gizi lebih pada siswa sekolah dasar terpilih. Desain penelitian adalah cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa sekolah dasar negeri, swasta, dan madrasah di Kota Depok. Jumlah sampel adalah 87 siswa.
 
Hasil penelitian menunjukkan rata-rata asupan energi adalah 1406 kkal, protein 50.6 gram, lemak 54.5 gram, dan karbohidrat 176.8 gram. Terdapat perbedaan signifikan pada asupan energi dengan kebiasaan sarapan, jajanan roti dan gorengan; asupan protein dengan jajanan es krim; asupan lemak dengan kebiasaan sarapan dan jajanan gorengan; asupan karbohidrat berdasarkan jenis kelamin, jajanan roti dan gorengan. Diharapkan upaya kerja sama antara sekolah dan puskesmas untuk memberikan edukasi gizi kepada siswa dan orang tua mengenai pentingnya sarapan dan jajanan sehat melalui pertemuan Persatuan Orang Tua Murid.
 

School children need an adequate nutrition to ensure that children reach their optimum for growth and health. Breakfast and snacking have an important role in fulfilling nutritional needs of children. The aim of this study was to determine the relation between breakfast and snacking habit with intake of energy, protein, fat, and carbohydrate in selected elementary school students in Depok.
 
This study was an analysis secondary data from research about relation between food pattern and physical activity with overweight among selected elementary school students in Depok. This study population was all of students in public, private, and islamic elementary school. Sample total was 87 students.
 
The results showed the average energy intake, protein, fat, and carbohydrate was 1406 kcal, 50.6 grams, 54.5 grams, 176.8 grams respectively. There were significant differences in energy intake with breakfast habit, snack and fried snacks; protein intake with ice cream; fat intake with breakfast habit and fried snacks; carbohydrate with gender, bread, and fried snacks. Collaboration needed between school and public health centerto provide nutrition education to parents and students about the importance of breakfast and healthy snack through meeting of parents.
Read More
S-7872
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Octiana Syeira Prameswari; Pembimbing: Asih Setiarini, Nurul Dina Rahmawati; Penguji: Ratu Ayu Dewi Sartika, Lini Anisfatus Sholihah
Abstrak:
Latar Belakang: Remaja memerlukan pemenuhan gizi yang baik selama masa tumbuh dan kembangnya. Remaja yang diteliti, merupakan siswa SMP yang memiliki rentang umur 12-14 tahun. Makanan selingan yang berkualitas secara porsi dan jenisnya dapat berkontribusi sebanyak 5-15% dari kebutuhan kalori hariannya. Metode: penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi cross-sectional dengan melibatkan 123 siswa yang dipilih dengan metode convenience sampling. Penelitian ini dilakukan dengan pengisian kuesioner dan Food Frequency Questionnaire (FFQ). Hasil: Berdasarkan hasil uji bivariat yang menggunakan chi-square, ditemukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan pola konsumsi makanan selingan (p-value = 0.003). Kesimpulan: Diperlukan kerjasama dan edukasi lebih lanjut terkait dengan konsumsi makanan selingan yang baik secara jenis dan porsinya kepada orang tua murid maupun siswa di SMP Y.

Background: Adolescents require good nutritional intake during their growth and development phases. The adolescents studied in the research are middle school students aged 12-14 years.Good quality of snacks, in terms of portion and type, can contribute 5-15% of their daily caloric needs. Methods: This study used a quantitative approach with a cross-sectional study design involving 123 students selected through convenience sampling. The research was conducted using a questionnaire and a Food Frequency Questionnaire (FFQ). Results: Based on the results of a bivariate test using chi-square, it was found a significant relationship between knowledge and snack consumption patterns (p-value = 0.003). Conclusion: Further cooperation and education are needed regarding good quality snacks in terms of type and portion for both parents and students at Y Junior High School.
Read More
S-11781
Depok : FKM UI, 2024
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fardilla Fitriyani Sumardi; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Ratu Ayu Dewi Sartika, Heras Ganefi Tamara
Abstrak: Obesitas merupakan masalah kesehatan masyarakat yang dapatmeningkatkan risiko hipertensi, dislipidemia, diabetes tipe 2, penyakit jantungkoroner, stroke, osteoartritis, dan kanker. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui hubungan perilaku sedentary, asupan gizi, pola makan, kebiasaanmengkonsumsi makanan dan minuman ringan tinggi energi, pengetahuan gizi, danjenis kelamin dengan obesitas pada mahasiswa S1 Reguler FIB UI. Penelitian inimenggunakan desain studi cross-sectional yang dilaksanakan pada bulan Februarihingga Juni 2017. Sampel yang digunakan adalah mahasiswa S1 Reguler laki-lakidan perempuan sebanyak 151 mahasiswa dari setiap angkatan. Pengumpulan datadilakukan dengan pengukuran berat badan dan tinggi badan, pengisian kuesionermandiri, serta wawancara 2x24 hours food recall. Prevalensi obesitas sebesar22,5%. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan antara perilaku sedentary(p-value:0,004), kebiasaan mengkonsumsi makanan ringan tinggi energi (p-value:0,024), dan kebiasaan mengkonsumsi minuman ringan tinggi energi (p-value:0,000) dengan obesitas. berdasarkan hasil penelitian disarankan agarmahasiswa lebih aktif secara fisik dan mengurangi konsumsi makanan danminuman ringan tinggi energi.
Kata kunci : Obesitas, mahasiswa, perilaku sedentary, kebiasaan konsumsimakanan dan minuman ringan tinggi energi
Read More
S-9570
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Garnecia Mangosta DV; Pembimbing: Kusharisupeni Djokosujono; Penguji: Trini Sudiarti, Sukarsih
S-6781
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive