Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 204 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
World of work
[s.l.] : ILO, s.a.]
KIM (Katalog Induk Majalah)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rahma Maretha; Pembimbing: Adang Bachtiar
S-2280
Depok : FKM UI, 2001
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mirza Radiastari; Pembimbing: Robiana Modjo
S-2799
Depok : FKM UI, 2002
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Desi Roshana; Pembimbing: Robiana Modjo
S-1702
Depok : FKM UI, 2000
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Corry Artha Stevani; Pembimbing: Wiku Bakti Bawono Adisasmito; Penguji: Anhari Achadi, Tri Mulyati
S-7014
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yunita Prastyawati; Pembimbing: Purnawan Junadi; Penguji: Anhari Achadi, Syaifudin Zuhri
Abstrak: Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis jumlah kebutuhan tenaga kerja diInstalasi Farmasi Rumah Sakit Tugu Ibu yang akan disesuaikan dengan beban kerjayang ada. Metode Workload Indicator Staffing Needs (WISN) adalah metode untuk menghitung kebutuhan tenaga kerja berdasarkan beban kerja. Jenis penelitian ini termasuk kedalam penelitian kuantitatif dan kualitatif yang pengumpulan datanya didapatkan dengan observasi menggunakan teknik work sampling untuk mendiskripsikan pola kegiatan/ beban kerja serta proporsi waktu yang digunakanuntuk melakukan kegiatan. Selain itu juga dilakukan wawancara mendalam dan studidokumentasi. Sedangkan untuk perhitungan kebutuhan tenaga kerja menggunakan metode Workload Indicator Staffing Needs (WISN). Hasil dari penelitian didapatkan persentase penggunaan waktu produktif adalah 64,15%. Persentase penggunaan waktu produktif yang sangat tinggi adalah pada shift pagi dan siang yang persentasenya mencapai 84,42%, yang sudah melebihi dari batas standar optimal80%. Berdasarkan perhitungan dengan metode WISN didapatkan jumlah kebutuhan tenaga 56 orang yaitu dengan rincian yang seharusnya petugas yang bertugas pada shift pagi 22 orang, shift siang 21 orang dan shift malam, 13 orang. Sedangkan tenaga yang ada saat ini adalah 19 orang, sehingga masih kekurangan tenaga sebanyak 37orang. Dari hasil penelitian ini disarankan untuk menambah atau melakukan mutasitenaga dari bagian lain serta menyetarakan pembagian tugas untuk setiap shift.
Kata kunci:WISN, Work Sampling, Tenaga
This Reserch was conducted to analyze the number of manpower requarements inPharmacy Tugu Ibu Hospital to be tailored to existing workload. Workload IndicatorStaffing Needs (WISN) Methode is a method for calculating labor requarementsbased on workload. This study includes a qualitative study into the data collectionobtained by observation using work sampling technique to describe patterns ofactivity / workload and the propoetion of time spent on activities. To obtainsecondary data with in-depth interviews and documentary study. As for thecalculation of manpower requirements using the Workload Indicator Staffing Needs(WISN). The results of the study found the percentage of productive time is 64,15%.Percentage of very h8igh productive time is the morning and the afternoon shift thatpercentage reached 84,42%, wich already exceeds the limit of 80% of optimalstandads. Based on the calculating method of WISN obtained sum power requirementare 56 people with the details of the supposed officer who served 22 people on themorning shift, 21 people on the afternoon shift and 13 people on the nigt shift. whilethe current force is 19 people, so there is still a shortage of as many as 37 people.From these results is advisable to increase or transferring personnel from other parts,and results it is advisable to increase or transfering personnel from other parts, andequalize the division of tasks for each shift.
Kata Kunci:WISN, Work Sampling, Labor
Read More
S-7557
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yuritna Haryono; Pembimbing: Hendrik M. Taurany; Penguji: Anhari Achadi, Nursahlan
S-6808
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Septia Tri Purwaningsih; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Abdul Kadir, Indri Hapsari Susilowati, Hanny Harjulianti, Ratih Dewanti Alawiyah
Abstrak:
Perawat menjadi profesi dengan jumlah tenaga kerja terbanyak di rumah sakit, dimana tidak terlepas dari bahaya distress. Distress erat kaitannya dengan work life balance, dimana distress yang dialami dapat memengaruhi work life balance. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan distress dengan work life balance pada perawat di RSUD X, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Penelitian dilakukan pada Bulan Mei – Juli 2025. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat di RSUD X, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Desain penelitian menggunakan cross sectional, pengumpulan data melalui metode kuantitatif. Penelitian menggunakan data primer dimana pengambilan data penelitian oleh peneliti diperoleh secara langsung melalui kuesioner. Sedangkan untuk analisis data diperoleh menggunakan analisis univariat (deskriptif) dan bivariat (inferensial). Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran work life balance pada perawat di RSUD X, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah secara general sebanyak 51% perawat di RSUD X memiliki work life balance dalam kategori baik, sedangkan 49% lainnya berada dalam kategori buruk. Sebanyak 50,3% responden memiliki distress yang tinggi dan 49,7% memiliki distress yang rendah. Secara general, terdapat hubungan yang signifikan antara distress dengan work life balance (p-value = 0,027) dengan nilai OR sebesar 2,2. Berdasarkan dimensinya, terdapat hubungan yang signifikan antara distress dengan PLEW (p-value = 0,009) dengan nilai OR sebesar 2,6. Sedangkan berdasarkan kelompoknya, terdapat hubungan yang signifikan antara distress dengan work life balance dalam kelompok pekerjaan (p-value = 0,007) dengan nilai OR sebesar 2,6. Selain itu, terdapat hubungan yang signifikan antara distress dengan work life balance dalam kelompok personal life (p-value = 0,002) dengan nilai OR sebesar 3. Oleh karena itu, sebaiknya RSUD X membangun kesadaran akan pentingnya mengelola distress dan work life balance melalui komitmen, kebijakan, dan program kerja yang mendukung.

Nurses are the profession with the largest number of workers in hospitals, where they are exposed to the risk of distress. Distress is closely related to work life balance, where the distress experienced can affect work life balance. This study aims to analyze the relationship between distress and work life balance among nurses at X Regional General Hospital, Klaten Regency, Central Java. The study was conducted from May to July 2025. The population in this study were nurses at RSUD X, Klaten Regency, Central Java. The study design was cross-sectional, with data collection using quantitative methods. The study used primary data obtained directly by the researcher through questionnaires. Data analysis was performed using univariate (descriptive) and bivariate (inferential) analysis. The results of the study show that the work life balance of nurses at X Regional General Hospital, Klaten Regency, Central Java, is generally 51% of nurses at X Regional General Hospital have good work life balance, while the other 49% are in the poor category. A total of 50.3% of respondents had high distress and 49.7% had low distress. In general, there was a significant relationship between distress and work life balance (p-value = 0.027) with an OR value of 2.2. Based on its dimensions, there is a significant relationship between distress and PLEW (p-value = 0.009) with an OR value of 2.6. Meanwhile, based on its groups, there is a significant relationship between distress and work life balance in the work group (p-value = 0.007) with an OR value of 2.6. In addition, there is a significant relationship between distress and work life balance in the personal life group (p-value = 0.002) with an OR value of 3. Therefore, RSUD X should build awareness of the importance of managing distress and work life balance through commitment, policies, and supportive work programs.
Read More
T-7478
Depok : FKM-UI, 2026
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aldino Novian; Pembimbing: Anhari Achadi; Penguji: Jaslis Ilyas, Mieke Savitri, Agustina Harsimin, Achmad Zaenudin
Abstrak: Latar Belakang: Manajemen professional sangat dibutuhkan untuk menentukankualitas sumber daya manusia dalam memberikan pelayanan rumah sakit yangberkualitas. Perawat sebagai salah satu sumber daya manusia di rumah sakit merupakanujung tombak pelayanan yang harus direncanakan. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui beban kerja dan jumlah optimal kebutuhan tenaga perawat di instalasi rawatinap Rumah Sakit FMC tahun 2018.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observational descriptive denganmenggunakan metode quantitative dan wawancara mendalam. Pengumpulan datasecara quantitative dilakukan dengan cara observasi, yang dilakukan dengan pendekatanwork sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan terhadap kegiatanyang dilakukan perawat di instalasi rawat inap Rumah Sakit FMC. Samplepenelitiannya adalah seluruh perawat (27 perawat) di instalasi rawat inap. Data dianalisamenggunakan formula Gillies, PPNI, Ilyas dan Douglas.
Hasil: analisa ini menunjukkan bahwa penggunaan waktu produktif terhadap totalwaktu kerja kerja selama observasi 7 hari sebesar 64,87%. 28,11% digunakan untukaktifitas keperawatan langsung dan 36,11% digunakan untuk aktifitas keperawatan tidaklangsung. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan waktu produktif oleh perawat masihrendah. Berdasarkan penggunaan waktu produktif yang dianalisa menggunakan formulaGillies, PPNI, Ilyas dan Douglas rata-rata tenaga keperawatan yang dibutuhkan adalah22 perawat.
Kesimpulan: Jumlah optimal kebutuhan tenaga perawat yang dibutuhkan di instalasirawat inap Rumah Sakit FMC sebanyak 22 orang perawat. Hal ini menunjukkan adanyakelebihan jumlah perawat di instalasi rawat nap Rumah Sakit FMC sebanyak 5 orangperawat.
Kata kunci: beban kerja, work sampling, perawat

Background: Professional management is needed to determine the type as well as thequality of the human resources to assure the quality productive hospital services.Nurses, as one kind of the resources in hospital, act as a frontline service that should beplanned. This study aimed at finding out of workload and the optimal number ofnurses in the inpatient instalasi at FMC hospital 2018.
Method: This research is a descriptive observational study using quantitative methodand deep interview. Quantitative data collection observation was done by using worksampling approach. Data were collect through observation of nurses activities atinpatient instalasi at FMC hospital will be observed for seven days. Samples were allnurses (27 nurses) at inpatient instalasi. The data were analyzed using Gillies,Indonesian nurses association, Ilyas and Douglas formulas.
Results: The analysis showed that using the total productive activities time wereobserved for seven days at 64,87%. 28,76% is used for direct nursing activities and36,11% is used for indirect nursing activities, it was conclude that the productive timeuse of the nurses still very low. Based on the productive working hours that analyzedusing Gillies, Indonesian Nursse Association, Ilyas and Duoglas formulas, average onlytwenty two nurses needed.
Conclusion: The optimal number of nurses needed in the inpatient instalasi at FMChospital is twenty two nurses. This means that there are an excessive number of nursesas five nurses.
Keywords: workload, work sampling , nurses.
Read More
B-1983
Depok : FKM UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Niniek L. Pratiwi ... [et al.]
BPSK Vol.13, No.3
Surabaya : Balitbangkes Kemenkes RI, 2010
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive