Ditemukan 6 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Tika Dwi Tama; Pembimbing: Syahrizal Syarif; Penguji: Yovsyah, Ani Isnawati
S-7006
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ria Duta Rahmawati; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Masyitoh; Marlius Warti
Abstrak:
Skripsi ini membahas tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kunjungan rawat jalan di RS Ananda Bekasi pada tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan tingkat kunjungan pasien rawat jalan di RS Ananda tahun 2017. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa dari tiga faktor eksternal (pasien), hanya dua faktor yang memiliki hubungan signifikan dengan tingkat kunjungan rawat jalan di RS Ananda, yaitu faktor pendapatan (p=0,010) dan faktor kepesertaan asuransi kesehatan (p=0,006). Sedangkan faktor internal (rumah sakit) sebagai penyedia layanan kesehatan terbukti tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat kunjungan rawat jalan di RS Ananda. Selain itu, didapatkan pula bahwa faktor pendapatan dapat mempengaruhi kepesertaan asuransi kesehatan (p=0,000). Kata Kunci : Kunjungan rawat jalan; Faktor eksternal; Faktor internal This thesis discusses the factors related to the level of outpatient visits at RS Ananda Bekasi in 2017. This research type is quantitative research with cross sectional design. This study aims to determine the related factors of outpatient visit rates in Ananda Hospital in 2017. The results of this study found that from three external factors (patients), only two factors have a significant relationship with the level of outpatient visits in RS Ananda, income factor (p = 0,010) and health insurance participation factor (p = 0,006). While the internal factors (hospital) as providers of health services proved not to have a significant relationship with the level of outpatient visits in RS Ananda. In addition, it was also found that income factors may affect the participation of health insurance (p = 0.000). Key words: Outpatient visits; External factors; Internal factors
Read More
S-9412
Depok : FKM-UI, 2017
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Rataih Sulistyo Lestari; Pembimbing: Anhari Achadi; Penguji: Wiku Bakti Bawono Adisasmito, Sandi Iljanto, Bambang Suheri
T-3469
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Barnadetta Ninda Pranantia; Pembimbing: Diah Mulyawati Utari; Penguji: Ahmad Syafiq, Adhi Harmawan T
S-8641
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Sarah Dirga Santini; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Puput Oktamianti, Jhonson Hotsar
Abstrak:
Read More
Akreditasi fasilitas kesehatan merupakan langkah strategis dalam menjamin mutu pelayanan, namun proses pasca akreditasi memerlukan tindak lanjut berupa pelaporan Perencanaan Perbaikan Strategis (PPS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepatuhan pelaporan PPS pasca akreditasi klinik di wilayah Jakarta Selatan. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, melalui wawancara mendalam terhadap lima informan dari Suku Dinas Kesehatan dan klinik yang telah serta belum melaporkan PPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan pelaporan PPS masih rendah, dipengaruhi oleh berbagai faktor internal seperti pemahaman terhadap regulasi, komitmen pimpinan, dan kompetensi sumber daya manusia; serta faktor eksternal seperti pembinaan oleh dinas kesehatan, sistem pelaporan, pelatihan, dan insentif. Ditemukan bahwa penguatan budaya mutu internal dan dukungan pembinaan eksternal secara simultan dibutuhkan untuk meningkatkan kepatuhan pelaporan PPS. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pembuat kebijakan untuk memperbaiki strategi pengawasan dan pembinaan pasca akreditasi secara sistematis.
Health facility accreditation is a strategic step to ensure service quality, but the post-accreditation process requires follow-up in the form of reporting Strategic Improvement Plans (PPS). This study aims to analyze compliance with PPS reporting after clinic accreditation in South Jakarta. A case study method with a qualitative approach was used, involving in-depth interviews with five informants from the Health Sub-department and clinics that had and had not submitted PPS reports. The findings reveal that the compliance rate is still low, influenced by internal factors such as regulation comprehension, leadership commitment, and human resource competence, as well as external factors including supervision by the health office, reporting systems, training, and incentives. Strengthening internal quality culture and external guidance simultaneously is essential to improve PPS reporting compliance. This study provides recommendations for policymakers to enhance systematic post-accreditation monitoring and supervision strategies.
S-12153
Depok : FKM-UI, 2025
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Slamet Santoso Kurniawan; Pembimbing: Zarfil Tafal; Penguji: Yovsyah, Anton Sri Hartono, Moch. Rahmat
T-4157
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
