Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 18 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
M. Amru Rhozaq; Pembimbing: Besral; Penguji: R. Sutiawan, Arie Fitriani Hasanah
S-8714
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ni Made Kurniati; Pembimbing: Budi Utomo; Penguji: Tri Yunis Miko Wahyono, Indang Trihandini, Viny Sutriani, Sarikasih Harefa
T-5370
Depok : FKM UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Bayu Firmansyah; Pembimbing: Endah Caroline Wuryaningsih; Penguji: Evi Martha, Anwar Hassan, Bambang Sutrisna; Morina Klara
Abstrak: Perilaku Pencegahan HIV-AIDS adalah semua hal yang berhubungan dengan aktifitas untuk mencegah terinfeksi HIV-AIDS. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan gambaran mendalam mengenai perilaku pencegahan HIV-AIDS pada Kelompok Berisiko Tinggi di Kabupaten Cianjur dengan menggali informasi mengenai sosiodemografi, self efficacy dan ketersediaan fasilitas.Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan disain Rapid Assesment Procedures (RAP) dengan menggunakan analisa isi.Informan kelompok berisiko tinggi pada penelitian ini sebagian besar berada pada usia produktif, berpendidikandasar, dengan lama menjadi kelompok berisiko tinggi antara 1 (satu) sampai dengan 5 (lima) tahun, dan tidak mempunyai pekerjaan lain. Adapun status perkawinan pada informan berisiko tinggi terdiri dari janda, belum menikah dan menikah.Semua informan kelompok berisiko tinggi pada penelitian ini mempunyai persepsi yang salah terutama mengenai penggunaan kondom dan mengenai HIV-AIDS.Informan kelompok berisiko tinggi masih ada yang belum terpapar penyuluhan dan belum melakukan VCT secara rutin.
Read More
T-4223
Depok : FKM UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ivo Urwah; Pembimbing: Indang Trihandini; Penguji: Martya Rahmaniati, Milwiyandia
Abstrak: Kasus penyebab kematian bayi dan anak balita di Indonesia masih tinggi dan menjadi permasalahan kesehatan disetiap kawasan provinsi, sehingga berdampak pada tingkat pembangunan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat yang rendah. Penelitian ini dengan pendekatan longitudinal untuk mengidentifikasi secara retrospektif hasil kematian dan penyebab kematian kelompok bayi dan anak balita menggunakan data laporan Feedback kesehatan keluarga Kemenkes RI tahun 2016-2018. Analisis univariat untuk mengetahui proporsi penyebab kematian, dan analisis bivariat untuk menilai perubahan kecenderungan penurunan dalam proporsi penyebab kematian berdasarkan kelompok kawasan tahun 2016-2018 menggunakan Chi Square for Trend dalam fungsi statcalc dari EpiInfo. Hasil analisis menunjukkan kasus kematian anak terbanyak di 34 provinsi Indonesia yaitu kematian masa neonatal yang terjadi pada usia 0-6 hari (masa neonatal dini). Kematian kelompok bayi dan anak balita terlihat bahwa kawasan I, II, III mengalami penurunan, sedangkan peningkatan terjadi pada kawasan IV dan kawasan V. Kawasan II,III, IV dan V masih menjadi permasalahan dalam menurunkan penyebab kematian kelompok bayi (asfiksia, BBLR, sepsis, kelainan kongenital, tetanus, pneumonia, diare, malaria, dan kelainan saluran cerna) dari tahun 2016 hingga 2018. Sedangkan, kawasan yang menjadi permasalahan dalam menurunkan penyebab kematian anak balita (diare, pneumonia, malaria, campak) yaitu kawasan V. Penelitian ini menyoroti perlunya adanya upaya komprehensif dengan kolaborasi multisektoral, peningkatan pelayanan kesehatan untuk mengurangi penyebab kematian bayi dan anak balita di Indonesia.
Read More
S-10214
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Riza Hayati Ifroh; Pembuimbing: Dian Ayubi; Penguji: Rita Damayanti, Tri Krianto, Nana Mulyana, Husein Habsyi
Abstrak: Pemerintah Indonesia menargetkan standar pengetahuan remaja tentang HIV-AIDS di Kabupaten/Kota sebesar 95%. Kalimantan Timur sebagai salah satuprovinsi di Indonesia berdasarkan data Dinas Kesehatannya tahun 2012,menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan remaja di Kota Samarinda barumencapai 25,5%. Sehubungan dengan hal tersebut Dinas Kesehatan ProvinsiKalimantan Timur melaksanakan kampanye kesehatan Aku Bangga Aku Tahu diKota Samarinda dengan menggunakan media bantu KIE. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui efektivitas kombinasi media audiovisual berupa film animasiAku Bangga Aku Tahu dan diskusi kelompok dalam meningkatkan pengetahuanHIV-AIDS pada remaja di SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 3 Samarinda. Desainpenelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen yangterdiri dari 80 subjek penelitian. Penelitian dilakukan pada Bulan Januari 2014menggunakan kuesioner yang diisi sendiri oleh subjek penelitian. Analisis yangdilakukan adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan ujiWilcoxon dan Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelahkegiatan intervensi, kelompok intervensi dan kontrol mengalami peningkatanpengetahuan tentang HIV-AIDS. Peningkatan pengetahuan remaja tentang HIV-AIDS pada kelompok intervensi adalah sebesar 22,41% dan peningkatanpengetahuan remaja tentang HIV-AIDS pada kelompok kontrol adalah sebesar21,6%. Selain itu, tidak terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik padaperubahan nilai pengetahuan tentang HIV-AIDS antara kelompok intervensi(melalui pemutaran film dan diskusi kelompok) dan kelompok kontrol (melaluipemutaran film).Kata kunci: HIV-AIDS, media audiovisual, diskusi kelompok.
Read More
T-4074
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nisa Sri Wahyuni; Pembimbing: Putri Bungsu; Penguji: Dwi Gayatri, Dyah Erti Mustikawati
Abstrak: Prevalensi obesitas sentral meningkat setiap tahunnya di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengetahui prevalensi obesitas sentral dan faktor-faktor yang berhubungan dengan obesitas sentral pada kelompok pekerja perempuan usia produktif di 10 provinsi terpilih tahun 2016. Data yang digunakan adalah data sekunder, jumlah sampel 1464. Desain penelitian studi kuantitatif observational cross sectional. Prevalensi obesitas sentral pada penelitian ini 70.1% yang merupakan prevalensi kasar. Variabel memiliki hubungan bermakna dengan obesitas sentral adalah usia dengan peningkatan risiko pada usia dewasa akhir, sudah menikah, kurang aktivitas fisik, merokok. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi acuan penekanan program pada sasaran khusus yang memiliki peningkatan risiko obesitas sentral. Kata Kunci : kelompok pekerja perempuan, obesitas sentral, sepuluh provinsi terpilih The prevalence of central obesity increases every year in Indonesia. This research aims to determine the prevalence of central obesity and the related factors with central obesity in productive age group of woman workers in 10 provincies elected in 2016. The data used is secondary data with sample of 1464. The design study is an observational cross sectional quantitative study. The crude prevalence of central obesity was 70.1%. Variables that have a statistically significant relationship with central obesity are age, married and insufficient physical activity smoking. This study expected to be a reference program emphasis on particular targets that have an increased risk of central obesity. Keywords : central obesity, woman workers, 10 provincies elected
Read More
S-9290
Depok : FKM-UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Willa Falona, Ardini S. Raksanagara, Benny Hasan Purwara
KJKMN Vol.9, No.2
Depok : FKM UI, 2014
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dian Agusdini; Pembimbing: Caroline Endah W.; Penguji: Ella Nurlaella Hadi, Aminarista
S-6655
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Angeline Gloria; Pembimbing: Soekidjo Notoatmodjo; Penguji: Anwar Hassan, Kusdianti
Abstrak: Berbagai permasalahan kesehatan reproduksi yang dialami remaja disebabkan oleh kurangnya pemahaman dan kesadaran akan reproduksi sehat. Penyuluhan kesehatan perlu diberikan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap mengenai kesehatan reproduksi remaja dan dapat dilakukan dengan beberapa metode, diantaranya metode ceramah dan diskusi kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh penggunaan metode ceramah dan diskusi kelompok terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap kesehatan reproduksi remaja pada siswa SMP Negeri 281 Jakarta. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan Non Equivalent Control Group. Subjek penelitian terdiri dari 27 siswa pada masing-masing kelompok eksperimen (metode ceramah dan diskusi kelompok) dan 31 siswa pada kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan peningkatan pengetahuan responden yang bermakna antara metode ceramah dan metode diskusi kelompok. Terdapat perbedaan peningkatan pengetahuan responden yang bermakna ketika metode ceramah ataupun metode diskusi kelompok dibandingkan dengan kelompok kontrol. Terdapat perbedaan peningkatan sikap responden yang bermakna antara metode ceramah dan metode diskusi kelompok. Terdapat perbedaan peningkatan sikap responden yang bermakna ketika metode ceramah ataupun metode diskusi kelompok dibandingkan dengan kelompok kontrol. Penyuluhan kesehatan dengan metode ceramah dan metode diskusi kelompok tidak memberikan perbedaan pengaruh terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap siswa mengenai kesehatan reproduksi remaja.
Kata kunci: ceramah, diskusi kelompok, kesehatan reproduksi remaja, pengetahuan, sikap
Read More
S-8575
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Erin Firliana; Pembimbing: Zakianis; Penguji: Agustin Kusumayati, Ika Widianingrum
Abstrak: Permasalahan timbulan sampah yang terus meningkat disebabkan karena kurangnya pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah rumah tangga berkonsep 3R. Penyuluhan merupakan kegiatan pendidikan kesehatan yang dilakukan dengan menyebarluaskan informasi dan menanamkan kayakinan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku tentang pengelolaan sampah rumah tangga berkonsep 3R.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyuluhan yang lebih efektif antara penyuluhan individual dan kelompok terhadap peningkatan nilai rata-rata pengetahuan, sikap, dan perilaku pengelolaan sampah rumah tangga berkonsep 3R di Kelurahan Abadijaya, Depok. Jenis penelitian ini adalah Quasi experiment. Subjek penelitian terdiri dari 50 rumah tangga pada masing-masing kelompok. Uji statistic yang digunakan adalah uji chi-square, pair t-test, Wilcoxon,dan mann whitney.

Hasil menunjukkan bahwa penyuluhan individual dan kelompok secara signifikan dapat meningkatkan nilai rata-rata pengetahuan, sikap, dan perilaku pengelolaan sampah rumah tangga bekonsep 3R saat sebelum dan setelah penyuluhan. Akan tetapi, tidak ada perbedaan nilai rata-rata pengetahuan, sikap, dan perilaku pengelolaan sampah rumah tangga berkonsep 3R pada penyuluhan individual dan kelompok

Kata kunci : Pengelolaan sampah rumah tangga berkonsep 3R, Pengetahuan, Penyuluhan individual, Penyuluhan Kelompok, Perilaku, Sikap

The problem of increasing amount of waste is due to the lack of understanding and public awareness about household waste management using the 3R concept. Counseling is a health education activity carried out by disseminating information and instilling confidence to improve the knowledge, attitude, and behavior concerning household waste management using the 3R concept.

The goal of this study is to find out which of the following counseling methods between individual counseling or group counseling is more effective at improving the value of average knowledge, attitude, and behavior towards household waste management using the 3R concept in Kelurahan Abadijaya, Depok. This research is quasi-experimental. The subjects consisted of 50 households in each group. The statistical tests used in this study are the chi-square, pair t-test, Wilcoxon, and Mann-Whitney test.

Results showed that individual and group counseling significantly improves the value of average knowledge, attitude, and behavior towards household waste management using the 3R concept before and after counseling. However, there was no correlation between the values of average knowledge, attitude, and behaviors towards household waste management using the 3R concept between individual and group counseling.

Key words: Household waste management using the 3R concept, Knowledge, Attitude, Behavior, Individual Counseling, Group Counseling
Read More
S-10119
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive