Ditemukan 18 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Nita Juniarsih; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Dian Ayubi, Ety Ekowati
S-9710
Depok : FKM-UI, 2018
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Achmad Junaidi; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Vetty Yulianty Permanasari, Heriyadi Manan, Budiman Wijaya
Abstrak:
Angka kejadian, kecacatan dan kematian stroke masih tinggi. Pelayanan stroke di rumah sakit belum standar, baik ruangan perawatan dan terapinya. Hal tersebut yang melatarbelakangi pembentukan pusat stroke di RSMH. Tesis ini membahas kesiapan faktor-faktor yang berperan dalam pembentukan pusat stroke di Rumah Sakit M Hoesin. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain analitik. Hasil penelitian didapatkan faktor yang belum siap adalah SDM dan infratsruktur yang masih kurang dan kebijakan/protokol yang belum lengkap. Rekomendasi yang dihasilkan membuat rencana jangka pendek, menengah dan panjang untuk pembentukan pusat stroke di Rumah Sakit M Hoesin yang meliputi infrastruktur, sumber daya manusia dan kebijakan/standar yang dibutuhkan agar pusat stroke bisa berjalan optimal. Kata kunci : Kesiapan, pusat stroke, kualitatif, RSMH The incidence, disability and death of stroke is still high. Hospital stroke service is not up to standard, both the treatment room and the therapy. This is what lies behind the establishment of a stroke center at RSMH. This thesis discusses the readiness of the factors that play a role in the establishment of stroke center at M Hoesin Hospital. This research is a qualitative research with analytic design. The result of the research shows that the factors that are not ready are the human resources and some of the infratructure that is still lacking and the policy / protocol is not yet complete. The results suggest that short, medium and long term plans for the establishment of a stroke center at M Hoesin Hospital covering the infrastructure, human resources and policies / standards required for a stable stroke center. Key words ; Readiness, stroke center, qualitative, M Hoeisn hospital
Read More
B-1871
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Misnadiarly A.S., Yun Astuti N.
CDK Vol.37, No.7 (2010)
Jakarta : Kalbe Farma, 2010
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Gunawan; Pembimbing: Robiana Modjo; Penguji: Ridwan Z. Sjaaf, Doni Hikmat Ramdhan, Roslinormansyah
T-3461
Depok : FKM UI, 2011
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Asti Dewi Rahayu Fitrianingsih; Pembimbing: Iwan Ariawan, Rita Damayanti; Penguji: Mieke Savitri, Sukarno, Vita Yulia Dewi
Abstrak:
ABSTRAK Tesis ini membahas hubungan pengetahuan kesehatan reproduksi, penggunaan NAPZA dan keikutsertaan remaja dalam pusat informasi konseling remaja (PIK-R/M) dengan perilaku seks pranikah remaja di indonesia dengan menggunakan data survei indikator RPJMN remaja 2015 dengan desain cross sectional dimana sampel dalam penelitian ini berjumlah 42.243 remaja usia 15-24 tahun dan belum menikah. Hasil penelitian menyarankan dibutuhkkan informasi tentang masalah perilaku seksual pranikah remaja dengan memberikan informasi terutama tentang pengetahuan tentang masa subur dan perempuan dapat hamil meskipun sekali melakukan hubungan seks, serta instansi terkait diharapkan melakukan aktivitas pencegahan, pemberatasan dan rehabilitasi penyalahgunaan NAPZA sehingga perilaku seks pranikah tidak meningkat. Kata kunci: Seks Pranikah, Pengetahuan KRR, PIK-R/M, NAPZA The focus of this study is Relationship Knowledge about Adolescent Reproduktive Helath, The Participation of Adolescent in the Information Center Counseling and The Use of Drugs with Premarital Sex in Indonesia using the data survey of Indicator of Long Term Develpoment 2015. This study used cross sectional design and got 42.243 respondents 15-24 years old and unmarried.. The study results suggest it takes information about premarital sexual behavior problems by providing information the fertile period knowledge and a woman can get pregnant even though once having sex. In Addition, relevant agencies are expected to perform the activities of prevention, eradication and rehabilitation in the case of misuse of Drugs, so that the behaviou of premarital sex is not increased. Key words: Premarital se Knowledge, Center for Adolescent, Drugs
Read More
T-5362
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Yeni Mahwati; Promotor: Sudijanto Kamso; Ko Promotor: Fasli Jalal, Purwantyastuti; Penguji: Purnawan Junadi, Kusharisupeni, Soewarta Kosen, Fidiansjah
D-322
Depok : FKM-UI, 2015
S3 - Disertasi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Irma Ismiyanti; Pembimbing: Indri Hapsari Susilowati; Penguji: Sabarinah, Sudijanto Kamso, Lilis Heri Mis Cicih, Susiana Nugraha
Abstrak:
Read More
Peningkatan jumlah lansia di Indonesia berdampak pada tingginya angka morbiditas, termasuk kejadian jatuh yang menjadi masalah kesehatan utama. Jatuh pada lansia dapat menyebabkan cedera serius hingga kematian, serta membebani layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor risiko jatuh pada lansia yang tinggal di komunitas dan di panti werda. Desain yang digunakan adalah kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 160 lansia yang dibagi rata berdasarkan tempat tinggal. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstandar dan dianalisis secara univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil menunjukkan bahwa insomnia signifikan berhubungan dengan risiko jatuh pada lansia di panti werda, tetapi tidak di komunitas. Penggunaan alat bantu menunjukkan hubungan signifikan pada kedua kelompok. Indeks Massa Tubuh yang tidak normal berhubungan dengan risiko jatuh di komunitas, sementara isolasi sosial hanya signifikan di panti werda. Analisis multivariat menunjukkan bahwa penggunaan alat bantu merupakan faktor risiko utama di komunitas, sedangkan di panti werda, insomnia dan alat bantu merupakan faktor dominan. Fungsi kognitif yang baik dan kemampuan aktivitas harian berperan sebagai faktor protektif. Temuan ini mendukung perlunya intervensi kontekstual untuk mencegah jatuh pada lansia.
The increasing number of older adults in Indonesia has contributed to a rise in morbidity rates, including falls, which are a major public health concern. Falls among the elderly can lead to serious injuries, disability, reduced quality of life, and even death, placing a burden on healthcare services. This study aimed to identify risk factors for falls among older adults living in the community and in nursing homes. A quantitative analytic design with a cross-sectional approach was used, involving 160 older adults equally divided by residence. Data were collected using standardized questionnaires and analyzed using univariate, bivariate, and multivariate methods. The results showed that insomnia was significantly associated with fall risk among nursing home residents, but not in the community. The use of assistive devices showed a significant relationship in both groups. Abnormal Body Mass Index (BMI) was associated with fall risk in the community, while social isolation was significant only in nursing homes. Multivariate analysis revealed that assistive device use was the primary risk factor in the community, while in nursing homes, both insomnia and assistive devices were dominant. Good cognitive function and optimal daily activity performance served as protective factors. These findings highlight the need for context-specific interventions to prevent falls in older adults
T-7442
Depok : FKM-UI, 2025
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Dzurrotun Nafisah; Pembimbing: Sandra Fikawati; Penguji: Ratu Ayu Dewi Sartika, Teuku Heryata Nugroho
Abstrak:
Tingkat kebugaran yang rendah merupakan salah satu faktor risiko terjadinya penyakit kardiovaskuler. Berbagai penelitian di tingkat dunia maupun Indonesia telah membuktikan rendahnya tingkat kebugaran pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat kebugaran berdasarkan aktivitas fisik, jenis kelamin, status gizi, dan asupan energi serta zat gizi pada siswa Sekolah Dasar Avicenna Jagakarsa Jakarta Selatan. Desain studi penelitian ini yaitu cross sectional. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah status kebugaran, sedangkan variabel independen dalam penelitian ini adalah aktivitas fisik, jenis kelamin, status gizi, dan asupan zat gizi (energi, karbohidrat, protein, lemak, zat besi, vitamin C, dan kalsium). Pengukuran status kebugaran dilakukan dengan metode 20 m shuttle run. Data status gizi diperoleh dengan pengukuran tinggi badan dan berat badan, sedangkan data asupan zat gizi diperoleh dengan metode food recall 1x24 jam. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan tingkat kebugaran berdasarkan aktivitas fisik, jenis kelamin, dan status gizi. Hasil analisis multivariat menunjukkan hasil bahwa aktivitas fisik merupakan faktor dominan yang mempengaruhi kebugaran. Status kebugaran yang baik dapat diperoleh dengan meningkatkan aktivitas fisik, mempertahankan status gizi normal, dan mengkonsumsi zat gizi secara seimbang.
Kata Kunci : Kebugaran, aktivitas fisik, jenis kelamin, status gizi, asupan zat gizi, 20 m shuttle run
Low level of fitness is one of the risk factors for cardiovascular disease. Various studies at the world and Indonesia have proven the low level of fitness in children. The primary purpose of this study is to determine the difference fitness level based on physical activity, sex, nutritional status, and intake of energy and nutrients in elementary school students Avicenna Jagakarsa South Jakarta. The design of this study is cross sectional. The dependent variable in this study is fitness status, and the independent variable in this study is physical activity, sex, nutritional status, and nutrient intake (energy, carbohydrates, protein, fat, iron, vitamin C, and calcium). Measurement of fitness status was done by 20 m shuttle run test. Nutritional status data obtained by the measurement of height and weight, while nutrient intake obtained by food recall 24 hours. The result of this study showed that there were differences of fitness level based on physical activity, sex, and nutritional status. Multivariate analysis result show that physical activity is dominant factor that affecting fitness. Good fitness status can be gained by increasing physical activity, maintaining normal nutritional status, and consuming nutrients in balanced way.
Keywords : Fitness, physical activity, sex, nutritional status, nutrient intake, 20 m shuttle run
Read More
Kata Kunci : Kebugaran, aktivitas fisik, jenis kelamin, status gizi, asupan zat gizi, 20 m shuttle run
Low level of fitness is one of the risk factors for cardiovascular disease. Various studies at the world and Indonesia have proven the low level of fitness in children. The primary purpose of this study is to determine the difference fitness level based on physical activity, sex, nutritional status, and intake of energy and nutrients in elementary school students Avicenna Jagakarsa South Jakarta. The design of this study is cross sectional. The dependent variable in this study is fitness status, and the independent variable in this study is physical activity, sex, nutritional status, and nutrient intake (energy, carbohydrates, protein, fat, iron, vitamin C, and calcium). Measurement of fitness status was done by 20 m shuttle run test. Nutritional status data obtained by the measurement of height and weight, while nutrient intake obtained by food recall 24 hours. The result of this study showed that there were differences of fitness level based on physical activity, sex, and nutritional status. Multivariate analysis result show that physical activity is dominant factor that affecting fitness. Good fitness status can be gained by increasing physical activity, maintaining normal nutritional status, and consuming nutrients in balanced way.
Keywords : Fitness, physical activity, sex, nutritional status, nutrient intake, 20 m shuttle run
S-9422
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Mochammad Hatta
JEI Vol.2, Ed.2
Jakarta : Departemen Kesehatan RI, 1998
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Akhid Darwin, Aryani Pujiyanti, Bambang Heriyanto
Vektora Vol.V, No.1
Salatiga : Balitbangkes Depkes RI, 2013
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
