Ditemukan 4 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Sulastri; Pembimbing: Syahrul M. Nasri; Penguji: Robiana Modjo, Ferry Simanjuntak
S-6834
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Analisis kualitas hidup pekerja pengguna kereta rel listrik commuter line Depok - Jakarta tahun 2017
Sasni Triana Putri; Pembimbing: Milla Herdayati, Besral; Penguji: Martya Rahmaniati, Rahmadewi, Ekasari, Enny
Abstrak:
Meningkatnya mobilitas ulang alik yang dilakukan masyarakat untuk beraktifitas
mengakibatkan peningkatan penggunaan KRL commuter line. Masyarakat Bodetabek
yang melakukan perjalanan untuk tujuan bekerja pada tahun 2014 sebesar 79,28%.
Secara umum terjadi peningkatan jumlah penumpang KRL commuter line
Jabodetabek sebesar 13,80% setiap tahunnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui
kualitas hidup pengguna KRL commuter line dan faktor-faktor apa saja yang
mempengaruhinya. Penelitian ini ingin mengukur kualitas hidup pada pengguna KRL
commuter line di stasiun Depok untuk tujuan bekerja di Jakarta dengan menggunakan
instrument WHOQOL-BREF. Wilayah penelitian berada di stasiun Depok, desain
studi penelitian adalah potong lintang (cross-sectional), data yang digunakan adalah
data primer dimana penelitian dilakukan pada bulan Maret 2017. Sampel penelitian
yang digunakan adalah 113 orang berdasarkan perhitungan besar sampel. Diketahui
hasil dari penelitian ini kualitas hidup pengguna KRL commuter line untuk tujuan
bekerja di stasiun Depok memiliki kualitas hidup baik sebesar 61,9%. Faktor yang
mempengaruhi kualitas hidup pengguna KRL commuter line adalah ketidaknyamanan
fisik dan psikologis. Sedangkan pengguna KRL commuter line yang mempunyai
kualitas hidup yang baik adalah usia lebih tua, berstatus belum menikah, tidak
mempunyai anak usia < 12 tahun, menggunakan KRL commuter line 2-4x dalam
seminggu, dan mempunyai tingkat ketidaknyamanan fisik dan psikologis yang
rendah.
Kata Kunci ; Kualitas Hidup, Kereta Rel Listrik Commuter Line, WHOQOL-BREF
Increased mobility of the shuttle to the community resulted in increased use of KRL
commuter line. Bodetabek people who travel for the purpose of working in 2014
amounted to 79.28%. In general, the number of Jabodetabek KRL commuter line
users increased by 13.80% per year. The purpose of this research is to know the
quality of life of KRL commuter line users and what factors influence it. This reseach
wanted to measure the quality of life of KRL commuter line users at Depok station
for the purpose of working in Jakarta using the WHOQOL-BREF instrument. The
research area was in Depok station, The research used design cross sectional study,
the data used were primary data where the research was conducted in March 2017.
The research sample used is 113 people based on the calculation of the sample size.
The result of this research the quality of life of KRL commuter line users for the
purpose of working in Depok station has a good quality of life of 61,9%. Factors that
affect the quality of life of KRL commuter line users are physical and psychological
discomfort. While KRL commuter line users who have good quality of life are older,
unmarried, have no children <12 years old, use KRL commuter line 1-4x a week, and
have a low level of psychological discomfort
Keywords; Quality of Life, Commuter Line Electric Train, WHOQOL-BREF
Read More
T-4978
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Dhian Kunmartoyo; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Fatma Lestari, Widura Imam Mustopo
S-9143
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ali Mulyadi; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Yuni Kusminanti, Dadan Erwandi
Abstrak:
Skripsi ini membahas mengenai peluang pengembangan dan rancangan sistem informasi identifikasi bahaya dan analisis risiko keselamatan kesehatan kerja secara on line pada pekerjaan yang dilakukan dilingkungan UI. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Hasil penelitian ini adalah bahwa UI perlu mengembangkan sistem informasi identifikasi bahaya dan analisis risiko keselamatan kesehatan kerja secara on line; UI telah memiliki kebijakan umum yang mendukung pengembangan sistem informasi identifikasi bahaya dan analisis risiko keselamatan kesehatan kerja secara on line; UI memiliki sumber daya dan organisasi yang dapat diberdayakan dalam pengembangan dan pelaksana harian sistem informasi identifikasi bahaya dan analisis risiko keselamatan kesehatan kerja secara on line; metode yang paling tepat untuk identifikasi bahaya dan analisis risiko keselamatan kesehatan kerja di UI adalah dengan menggabungkan metode Job Hazard Analysis (JHA) dan Manajemen Risiko dari Australian Standart/New Zealand Standart (AS/NZS); dibutuhkan suatu tim khusus untuk mengelola dan mengembangkan sistem lebih lanjut; di UI terdapat berbagai macam jenis pekerjaan dan kegiatan akademik ataupun non-akademik; bahaya yang paling banyak terdapat di kegiatan atau pekerjaan di UI adalah bahaya fisik, kimia, ergonomi, dan biologi; risiko kegiatan di UI beragam dari risiko yang kecil sampai besar.
Read More
S-6667
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
