Ditemukan 20 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Mugeni Sugiharto, Lulut Kusumawati
BPSK Vol.13, No.4
Surabaya : Balitbangkes Kemenkes RI, 2010
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Rizqie Putri Novembriani; Pembimbing: Indang Trihandini; Penguji: Ratna Djuwita, Evi Martha, Nina Herlina
Abstrak:
Depresi pasca persalinan merupakan gangguan suasana hati nonpsikotik yang paling umum dan terjadi setelah melahirkan, dan memiliki dampak jangka panjang merugikan bagi hubungan ibu dan anak. Rendahnya dukungan sosial merupakan faktor yang cukup konsisten dilaporkan sebagai faktor risiko depresi pasca persalinan. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi besarnya risiko depresi pasca persalinan akibat kurangnya dukungan sosial pada wanita menurut paritas di Indonesia. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan sampel penelitian 136 ibu yang berada dalam periode 6 minggu hingga 6 bulan setelah persalinan dan tinggal di wilayah kerja Puskesmas Sumbersari Kabupaten Jember, dan dibagi menjadi dua kelompok (primipara dan multipara). Hasil penelitian pada primipara diketahui hubungan dukungan sosial dan kejadian depresi pasca persalinan tidak signifikan, dengan p value=0,562 dan OR 1,822 (95% CI 0,239-13,874), sedangkan pada kelompok multipara didapatkan p value=0,014 dan OR 11,493 (95% CI 1,630-81,041). Studi menunjukkan bahwa pada kelompok primipara tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara dukungan sosial terhadap kejadian depresi pasca persalinan setelah dikontrol oleh variabel perancu. Sebaliknya, pada kelompok multipara ditemukan hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dan depresi pasca persalinan, di mana ibu multipara yang kurang mendapat dukungan sosial berisiko 11,5 kali mengalami depresi pasca persalinan dibandingkan dengan ibu multipara dengan dukungan sosial yang baik.
Read More
T-5801
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Fidya Rumiati; Pembimbing: Asri C. Adisasmita; Penguji: Helda, Riznawaty Imma Aryanty
Abstrak:
Kematian neonatal didefinisikan sebagai kematian yang terjadi pada bulan pertama kehidupan Usaha menurunkan kematian neonatal di Indonesia, Filipina dan Myanmar Myanmar belum mencapai target SDGs. Kematian neonatal yang disebabkan oleh paritas tinggi masih menjadi permasalahan utama pada negara berkembang (99%). Paritas dapat merefleksikan status ekonomi serta keberhasilan dari program penggunaan alat kontrasepsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh paritas terhadap kematian neonatal di Indonesia, Filipina dan Myanmar. Penelitian menggunakan data Demographic and Health Survey (DHS) di Indonesia (2017), Filipina (2017) dan Myanmar
Read More
T-6103
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Arianty Siahaan; Pembimbing: Iwan Ariawan; Penguji: Besral, Mugia Bayu Raharja
Abstrak:
Angka kematian neonatal di Indonesia masih tergolong tinggi (15 per 1.000 kelahiran hidup), jumlah anak yang dilahirkan oleh seorang wanita (paritas) juga juga masih tinggi, total fertility rate 2,4 per wanita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh paritas terhadap kematian neonatal di Indonesia. Menggunakan data SDKI 2017 dengan disain cross-sectional mencakup 14,827 kelahiran hidup dalam kurun waktu 2012-2017. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa setelah dikontrol oleh variable usia ibu saat melahirkan, bahwa semakin besar paritas akan meningkatkan risiko kematian neonatal. Paritas ke-3 berisiko 1,12 kali lebih tinggi mengalami kematian neonatal dibandingkan paritas 2 (ORadj=1,12;95%CI: 0,55-2,28). Begitu pula dengan paritas 4+, berisiko 1,82 kali lebih tinggi mengalami kematian neonatal dibandingkan paritas 2 (ORadj =1,12;95%CI: 0,86-3,86). Paritas 1 memiliki risiko 36% lebih rendah mengalami kematian neonatal, dibanding dengan paritas 2. Disarankan perlunya peningkatan program keluarga berencana untuk menurunkan paritas agar terhindar dari risiko kematian neonatal.
Read More
S-9936
Depok : FKM-UI, 2019
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Haryati; Pembimbing: Caroline Endah Wuryaningsih; Penguji: Ella Nurlella Hadi, Evi Martha, Rahmadewi, Wisnu Trianggono
Abstrak:
Pencegahan kehamilan yang tidak diinginkan sangat penting untuk mengurangi kejadianaborsi dan dampak merugikan lainnya seperti kelahiran prematur, BBLR, anak yang tidakdiharapkan serta kesakitan dan kematian ibu dan anak. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kehamilan tidak diinginkan diIndonesia. Penelitian ini menggunakan analisis data sekunder Survey DemografiKesehatan Indonesia Tahun 2012 yang mencakup 33 provinsi di Indonesia dengan desainpotong lintang. Sampel dalam penelitian ini adalah perempuan yang sedang hamil saatsurvey dilakukan, sejumlah 2046 responden. Data dianalisis secara multivariat denganregresi logistik ganda. Faktor yang paling dominan berhubungan dengan KTD adalahParitas. Ibu yang belum mempunyai anak berisiko mengalami KTD 8,35 kali (p value<0,05, OR 8,35 95% CI: 4,25-16,40 ) dibanding dengan ibu yang mempunyai anak 1-3setelah dikontrol oleh variabel umur, status perkawinan dan kegagalan kontrasepsi.
Kata kunci:Faktor- factor, Kehamilan Tidak Diinginkan, Paritas.
Prevention of unintended pregnancies is essential to reduce the incidence of abortion andother adverse effects such as premature birth, low birth weight, unwanted child, maternalchild morbidity and mortality. The aim of the study was to assess determinants ofunintended pregnancies in Indonesia. The study was a secondary data analysis ofIndonesia Demographic Health Survey 2012 which covered 33 provinces in Indonesiawith cross-sectional design. The sample in this study were women who were pregnantwhen the survey was conducted, accounted as 2046 women. Data were analyzed bymultiple logistic regression. The most dominant factor related to unintended pregnanciesis married status. Mothers with are at risk of experiencing unintended pregnancies 8,35times (p value <0.05, OR 10.59 95% CI: 3, 11-38,14) compared to married mothers aftercontrolled by age, parity, complication and contraceptive failure.
Keywords: determinants, unintended pregnancy, parity.
Read More
Kata kunci:Faktor- factor, Kehamilan Tidak Diinginkan, Paritas.
Prevention of unintended pregnancies is essential to reduce the incidence of abortion andother adverse effects such as premature birth, low birth weight, unwanted child, maternalchild morbidity and mortality. The aim of the study was to assess determinants ofunintended pregnancies in Indonesia. The study was a secondary data analysis ofIndonesia Demographic Health Survey 2012 which covered 33 provinces in Indonesiawith cross-sectional design. The sample in this study were women who were pregnantwhen the survey was conducted, accounted as 2046 women. Data were analyzed bymultiple logistic regression. The most dominant factor related to unintended pregnanciesis married status. Mothers with are at risk of experiencing unintended pregnancies 8,35times (p value <0.05, OR 10.59 95% CI: 3, 11-38,14) compared to married mothers aftercontrolled by age, parity, complication and contraceptive failure.
Keywords: determinants, unintended pregnancy, parity.
T-5100
Depok : FKM UI, 2018
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Dini Fauziyah; Pembimbing: Meiwita Budiharsana; Penguji: Martya Rahmaniati, Mugia Bayu Raharja
S-10097
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Esty Eka Wahyu Pratiwi; Pembimbing: Meiwita Budiharsana; Penguji: Martya Rahmaniati Makful, Mugia Bayu Rahardja
S-10086
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Jauhari Oka Reuwpassa; Pembimbing: Sudarto Ronoatmodjo; Penguji: Helda; Rahmadewi
Abstrak:
Kehamilan tidak diharapkan seringkali berakhir dengan dengan aborsi illegal yang membahayakan ibu dan bayinya. Hal ini tentu menambah beban masalah kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar pengaruh paritas terhadap kehamilan tidak diharapkan pada wanita usia subur (WUS) di Indoensia. Penelitian ini menggunakan data sekunder survey demografi kesehatan Indonesia (SDKI) 2017. Total 15.316 responden memenuhi kriteria eligible penelitian. Data di analisis menggunakan regresi cox untuk melihat crude dan adjusted asosiasi. Besar signifikansi dinilai dari 95% rentang kepercayaan (CI95%)
Read More
T-5695
Depok : FKM-UI, 2019
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ulfa Nurul Qomariah; Pembimbing: Yovsyah; Penguji: Tri Yunis Miko Wahyono, Mugia Bayu Raharja
Abstrak:
Komplikasi kehamilan menjadi penting karena komplikasi kehamilan adalah salah satufaktor penyebab kematian ibu. Kejadian komplikasi kehamilan di Indonesia telahmengalami peningkatan dari 11% di tahun 2007 menjadi 19 % di tahun 2017 berdasarkandata SDKI 2017. Tujuan dari penelitian ini yaitu menemukan hubungan antara usia ibu,paritas, dan aktivitas bekerja dengan kejadian komplikasi kehamilan di Indonesiaberdasarkan data Survei Demografi Kesehatan Indonesia Tahun 2017. Desain penelitian iniadalah case control. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari Survei Demografi danKesehatan Indonesia Tahun 2017. Sampel penelitian ini adalah ibu hamil yang menjadisampel pada penelitian Survei Demografi Kesehatan Indonesia Tahun 2017, terdiri dari 73kasus dan 73 sampel. Hasil penelitian secara statistik diperoleh variabel yang memilikihubungan signifikan dengan kejadian komplikasi kehamilan yaitu usia ibu (OR 3,086; 95%Cl 1,104-4,458; p value 0.028) dan paritas (OR 2,218; 95%Cl 1,104-4,458; p value 0,037).Kata kunci : Ibu Hamil, Komplikasi Kehamilan, Usia Ibu, Paritas, Aktivitas Bekerja.
Read More
S-10309
Depok : FKM-UI, 2020
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Sheyla Nisya; Pembimbing: Asih Setiarini; Penguji: Diah Mulyawati Utari, Andri Mursita
S-10526
Depok : FKM-UI, 2020
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
