Ditemukan 5 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Helmi Agustian; Pembimbing: Surya Ede Darmawan; Penguji: Wahyu Sulistiadi, Supriyantoro, Dik Adi Nugraha
Abstrak:
Disrupsi Pandemi Covid-19 mengharuskan manajemen rumah sakit untuk dapat mengukur kinerja pada aspek keuangan dan non keuangan agar mendapatkan hasil yang komprehensif.Mengetahui kinerja Rumah Sakit Izza sebelum dan saat Pandemi Covid-19Jenis penelitian ini adalah studi kasus pada RS Izza Sumber data didapat dari data Primer dan Sekunder. Data primer diperoleh dengan proses wawancara terhadap informan. Data sekunder didapat melalui telaah dokumen Peneliti Menemukan Bahwa terdapat Penurunan Kinerja bila dilihat dari empat perspektif. Pada perspektif keuangan terjadi peningkatan pengeluaran dari budget yang sudah ditentukan, pada perspektif kostumer terjadi penurunan pasien rawat inap, pada perspektif bisnis proses internal terjadi hambatan investasi yanng sudah direncanakan oleh manajemen rumah sakit, dan pada perspektif Pembelajaran dan pertumbuhan terjadi penurunan pencapaian target pelatihan oleh karyawan. Pandemi Covid-19 menyebabkan dampak yang terhadap kinerja rumah sakit Izza
Read More
B-2259
Depok : FKM-UI, 2022
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Samuel Lay Riwu; Pembimbing: Adik Wibowo; Penguji: Wahyu Sulistiadi, Dumilah Ayuningtyas, Supriyantoro, Rudi Damanik
Abstrak:
Pandemi Covid-19 yang terjadi berdampak pada perubahan sistem pelayanan bidang kesehatan termasuk rumah sakit, dimana terjadi perubahan tata kelola rumah sakit termasuk perombakan ruangan untuk melayani pasien Covid-19, alur pelayanan yang berubah dan kinerja keuangan yang berubah oleh karena terjadi peningkatan jumlah pasien Covid-19 yang terjadi di RSUD Umbu Rara Meha Waingapu. Menghadapi perubahan ini, rumah sakit perlu mempunyai suatu alat penilaian kinerja untuk mempertahankan kinerja rumah sakit tetap baik di masa pandemi. Pengukuran kinerja RSUD Umbu Rara Meha Waingapu selama ini selalu hanya melihat dari segi finansial. Pendekatan konsep Balanced Scorecard (BSC) merupakan salah satu alternatif dalam mengukur kinerja. Selain mempertimbangkan faktor keuangan juga mempertimbangkan faktor non keuangan sehingga memberikan penilaian yang lebih komprehensif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana analisa kinerja RSUD Umbu Rara Meha Waingapu dengan pendekatan konsep BSC yang melihat kinerja dari empat perspektif yaitu; Perspektif keuangan, perspektif bisnis internal, perspektif pelanggan, perspektif pertumbuhan dan pembelajaran.
Read More
B-2260
Depok : FKM-UI, 2022
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Hanny Dewajanti; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Yaslis Ilyas, Vetty Yulianty Permanasari, Nuril Astuti, Hasri Dinirianti
Abstrak:
Read More
Latar Belakang: Pandemi Covid 19 telah menyebabkan turbulensi bagi rumah sakit, RSUD Cengkareng ditunjuk menjadi rumah sakit rujukan Covid 19 secara penuh, dengan adanya perubahan layanan dapat terjadi perubahan pada kinerja baik layanan dan kinerja non layanan di rumah sakit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui adanya dampak pandemi Covid 19 terhadap kinerja RSUD Cengkareng tahun 2019, 2020 dan 2021 menggunakan metode penilaian kinerja Balanced Scorecard. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus di RSUD Cengkareng , data didapat dari data primer yaitu dari wawancara mendalam kepada informan terpilih, dan data sekunder dari telaah dokumen. Hasil : Dari penelitian diketahui dari perspektif proses bisnis internal terdapat penurunan capaian indikator kinerja pelayanan dan peningkatan kemampuan melakukan inovasi. Dari perspektif pembelajaran dan pertumbuhan diketahui adanya peningkatan retensi karyawan, kepuasan kerja karyawan dan produktivitas karyawan namun penurunan dari capaian jam pelatihan karyawan. Dari perspektif pelanggan diketahui adanya penurunan kunjungan di IGD, Rawat Jalan dan Rawat Inap dan peningkatan retensi pelanggan. Pada perspektif finansial didapatkan peningkatan rasio keuangan dan pertumbuhan pendapatan serta penurunan tingkat pengeluaran. Kesimpulan: Dari penelitian ini bahwa pandemi Covid 19 telah memberikan dampak positif dan dampak negatif terhadap kinerja RSUD Cengkareng. Kata kunci: Covid 19, pengukuran kinerja, Balanced Scorecard
Background: The Covid 19 pandemic has caused turbulence for hospitals, Cengkareng Hospital has been appointed as a full Covid 19 referral hospital, with changes in the performance of both services and non-service performance in hospitals. Objective: This study aims to determine the impact of the Covid 19 pandemic in the performance of Cengkareng Hospital in 2019, 2020 and 2021 using Balanced Scorecard performance assessment method. Method: This study uses a case study method at Cengkareng Hospital, data obtained from primary data, namely from in depth-interviews with selected informants, and secondary data from document reviews. Result: From the research, it is known from the perspective of internal business processes that there is a decrease in the achievement of service performance indicators and increase in the ability to innovate. From the perspective of learning dan growth, it is known that there is an increase in employee retention, employee job satisfaction and employee productivity but decrease the achievement of employee training hours. From a customer perspective, it is known that there is a decrease in visits in the Emergency Room, Outpatient and Inpatient and an increase in customer retention. From a financial perspective, there is an increase in financial ratios and income growth as well as a decrease in the level of expenditure. Conclusion: From this study that the Covid 19 pandemic has had positive impacts and negative impacts on the performance of Cengkareng Hospital. Keywords: Covid 19, performance measurement, Balanced Scorecard
B-2399
Depok : FKM-UI, 2022
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Laisa Muliati; Pembimbing: Puput Oktamianti; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Amila Megraini, Endang Adriyani, Eko Budi Santoso
B-1691
Depok : FKM UI, 2015
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Hably Warganegara; Pembimnbing: Jaslis Ilyas; Penguji: Purnawan Junadi, Amal Chalik Sjaaf, Suprijanto Rijadi, Soekirman Soekin
Abstrak:
Dalam meningkatkan kualitas SDM Rumah Sakit (RS) Khusus THT-Bedah KLProklamasi, maka perlu menciptakan sistem manajemen kinerja yang baik, yaitumelakukan penilaian kinerja dengan merumuskan Key Performance Indicators(KPI) yang berfungsi sebagai alat ukur tercapainya tujuan RS. Dilakukanpendekatan kualitatif dengan metode diskusi kelompok terarah (FGD) danwawancara mendalam terhadap seluruh unit di RS untuk merancang KPI yangsejalan dengan tujuan RS, dimana terbentuk 196 rancangan KPI untuk 23 unitdimana setiap unit terdiri dari 8-10 KPI yang dapat menjadi pertimbangan RSuntuk digunakan sebagai penilaian kinerja unit yang sesuai dengan tujuan RS.Kata kunci: key performance indicators, KPI, pengukuran kinerja.
Improvement in human resources quality in Proklamasi- ENT Hospital requirescreation of a good performance management system through implementation ofperformance measurement by formulating Key Performance Indicators whichfunction as a measuring instrument to achieve hospital goals. A qualitativeapproach with focus group discussions and in depth interviews method with alldivisions in the hospital was performed to formulate KPI which compatible tohospital goals. A 196 KPI draft was formed for 23 divisions whereas each divisionconsist of 8-10 KPI to became hospital consideration to measure all divisionperformance that compatible with hospital goals.Keywords: Key performance indicators, KPI, Performance Measurement.
Read More
Improvement in human resources quality in Proklamasi- ENT Hospital requirescreation of a good performance management system through implementation ofperformance measurement by formulating Key Performance Indicators whichfunction as a measuring instrument to achieve hospital goals. A qualitativeapproach with focus group discussions and in depth interviews method with alldivisions in the hospital was performed to formulate KPI which compatible tohospital goals. A 196 KPI draft was formed for 23 divisions whereas each divisionconsist of 8-10 KPI to became hospital consideration to measure all divisionperformance that compatible with hospital goals.Keywords: Key performance indicators, KPI, Performance Measurement.
B-1788
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
