Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 4 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Virgin Susilowati; Pembimbing: Ahmad Syafiq; Penguji: Sandra Fikawati, Evi Fatimah, Ade Jubaedah
Abstrak: Perkembangan anak di awal kehidupannya akan mempengaruhi kesejahteraannya dikemudian hari. Perkembangan awal anak akan optimal bila kebutuhan gizinya terpenuhi. ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi di awal kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubangan pola pemberian ASI dengan perkembangan bayi usia 6-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Jambon Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional yang dilakukan pada bayi usia 6-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Jambon dengan jumlah responden sebanyak 141 bayi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, bayi yang tidak mendapatkan ASI eksklusif 47,5% mengalami perkembangan suspek terhambat, dan bayi dengan ASI eksklusif yang mengalami perkembangan suspek terhambat sebesar 26,2%. Berdasar analisis statistik regresi logistik berganda menunjukkan hasil ada hubungan yang signifikan antara pola pemberian ASI dengan perkembangan bayi p=0,010 (95% CI 1,349-9,517). Bayi yang tidak mendapatkan ASI eksklusif berisiko 3,6 kali lebih besar untuk mengalami perkembangan suspek terhambat
Read More
T-6006
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Andina Widiastuti; Pembimbing: Besral; Penguji: Puput Oktamianti, Milla Herdayati, Suparli; Sito Rukmi
Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pemakaian Brain Booster Sabuk Cerdas pada saat kehamilan terhadap perkembangan bayi usia 1-12 bulan di Kota Salatiga tahun 2019. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kohort retrospeksi. Sampel penelitian sebanyak 146 bayi usia 1-12 bulan yang lahir dari ibu yang memakai dan tidak Brain Booster Sabuk Cerdas saat kehamilan yang berada di 5 wilayah kerja puskesmas di Kota Salatiga. Hasil analisis multivariat menunjukkan besar hubungan antara pemakaian Brain Booster Sabuk Cerdas pada saat kehamilan terhadap perkembangan bayi usia 1-12 bulan dengan OR sebesar 6,053 (95% CI : 1,654-22,145). Hasil penelitian menyarankan agar program pemakaian Brain Booster Sabuk Cerdas pada saat kehamilan dimulai sejak awal kehamilan dan diberikan pada saat K1 pemeriksaan kehamilan. Brain Booster Sabuk Cerdas digunakan setiap hari minimal selama 60 menit pada malam hari
This thesis have purposes to know correlation between the smart belt brain booster in pregnancy stage on 1-12 months infant development in Salatiga City in 2019. This research used cohort restrospection studies. The sampel are 146 1-12 month infant who were born from mother used and not used smart belt brain booster in pregnancy stage in five primary health care in Kota Salatiga. Multivariat analysis shows that colleration between using the smart belt brain booster in pregnancy stage on 1-12 months infant development with OR 6,053 (95% CI : 1,654-22,145). The researcher suggests that the smart belt brain booster in pregnancy stage program should be started on the begining of pregancy stage and should be given on K1 monitoring. Smart belt brain booster should be used 60 minutes every day
Read More
T-6123
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Irwan Muryanto; Promotor: Sudarto Ronoatmodjo; Kopromotor: Sudijanto Kamso, Rini Sekartini; Penguji: Ratna Djuwita, Asri C. Adisasmita, Helda, Mei Neni Sitaresmi, Soewarta Kosen, Dwiana Ocviyanti
D-385
Depok : FKM-UI, 2018
S3 - Disertasi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nurhayati; Pembimbing: Asih Setiarini; Penguji: Diah M. Utari, Siti Arifah Pudjonarti, Elmy Rindang Turhayati, Lukas C. Hermawan
Abstrak: Gangguan pertumbuhan dan perkembangan bayi umumnya merupakan hasil darirendahnya kualitas kehamilan ibu, termasuk dari asupan gizi, baik dari makananmaupun dari suplemen. Untuk itu, penelitian ini dilakukan guna mengetahuihubungan antara konsumsi suplemen zat gizi mikro ibu selama hamil danmenyusui serta faktor lainnya terhadap tingkat pertumbuhan dan perkembanganbayi (3-6 Bulan), terutama di wilayah Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.Data konsumsi suplemen serta karakteristik ibu lainnya seperti pendidikan,pekerjaan, dan pendapatan, ibu, pengetahuan gizi, jumlah kelahiran, dan kondisiBBLR diperoleh melalui wawancara. Di sisi lain, data asupan makanan ibu sertaasupan makanan bayi (ASI eksklusif) saat ini diambil dengan metode food recall,sedangkan status gizi ibu sejak hamil serta pertumbuhan bayi diperoleh dengan pengukuran antropometri. Kriteria perkembangan bayi diperoleh melalui aspek-aspek perkembangan penyesuaian dari kartu menuju sehat (KMS) dan buku kesehatan ibu dan anak (KIA). Hasil analisis menunjukkan bahwa konsumsi suplemen zat gizi mikro selama hamil berhubungan secara signifikan terhadap tumbuh kembang bayi (nilai p=0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa ibu yang tidak memperhatikan asupan makanannya, termasuk konsumsi suplemennya sejakhamil, memiliki risiko yang lebih besar mendapatkan bayi dengan pertumbuhan dan perkembangan yang tidak optimal.
Kata kunci: pertumbuhan, perkembangan bayi, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Read More
T-4243
Depok : FKM UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive