Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Defry Lesmana; Pembimbinga: Diah Mulyawati Utari; Penguji: Asih Setirini, Trini Sudiarti, Agus Triwinarto, Enny Ekasari
Abstrak:
Tesis ini bertujuan untuk mengetahui gambaran umum jenis kelamin, asupan gizi (lemak,natrium, serat), status gizi (IMT, persen lemak tubuh, lemak viseral), pola konsumsi(gorengan dan santan), tingkat pengetahuan, riwayat keluarga, aktivitas fisik, densitas tulang,keadaan stres, usia, dan perilaku merokok, serta hubungannya dengan hipertensi pada usiapra lansia di wilayah kerja puskesmas rangkapanjaya Depok tahun 2016. Penelitian inibersifat deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Penelitian inidilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2016. Data yang digunakan dalam penelitian inimerupakan data sekunder dengan jumlah responden sebanyak 160 orang dengan kekuatan ujisebesar 88,55%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebesar 46,2% responden mengalamihipertensi. Uji chi square menunjukkan adanya hubungan antara riwayat keluarga, perilakumerokok, tingkat pengetahuan, keadaan stres, konsumsi natrium, dan pola konsumsigorengan dengan kejadian hipertensi. Uji statistik yang sama pada jenis kelamin, IMT, persenlemak tubuh, lemak viseral, densitas tulang, konsumsi serat, konsumsi lemak, pola konsumsisantan dan aktivitas fisik tidak menunjukkan hubungan maupun kecenderungan pada kejadianhipertensi. Sedangkan variabel usia menunjukkan kecenderungan walaupun tidak memilikihubungan secara statistik. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa keadaan stresmerupakan faktor dominan dari kejadian hipetensi sehingga disarankan bagi responden untukmelakukan hobi positif yang baik untuk mengendalikan stres seperti berkebun, bersepeda,dan lain-lain.Kata kunci: Hipertensi, pra lansia, stres.
Read More
T-4777
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Widya Asih Lestari; Pembimbing: Diah Mulyawati Utari; Penguji: Asih Setiarini, Trini Sudiarti, Enny Ekasari, Agus Triwinarto
Abstrak:
Hiperkolesterolemia adalah suatu kondisi yang ditandai dengan kenaikkankadar kolesterol total di dalam tubuh (≥200 mg/dl). Hiperkolesterolemia menjadiprioritas utama dalam penanggulangan masalah kesehatan di negara maju danberkembang. Di Asia Aterosklerosis sebagai penyebab jantung koronermeningkatkan proporsi epidemik selama 20 tahun terakhir dan penyakit jantungkoroner di Indonesia menempati urutan ke 7 (5.5%). Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui faktor dominan hiperkolesterolemia pada pra-lansia usia 45-59tahun di wilayah kerja Puskesmas Rangkapanjaya Kota Depok. Penelitian inimenggunakan desain cross sectional. Sampel penelitian ini adalah pra-lansia usia45-59 tahun di wilayah kerja puskesmas Rangkapanjaya berjumlah 160 orang.Pengumpulan data menggunakan Accutrend GC, BoneScan QUS, kuesioner, foodrecall, dan FFQ. Analisis data menggunakan uji statistik chi-square dan regresilogistik ganda model faktor dominan. Hasil analisis data diperoleh proporsihiperkolesterolemia sebesar 66,25%. Faktor yang berhubungan denganhiperkolesterolemia adalah frekuensi makan sayur (P-value = 0,014), IMT (P-value = 0,022), aktivitas fisik (P-value = 0,012) dan bone mass density (P-value =0,018). Sedangkan, faktor yang paling dominan terhadap kejadianhiperkolesterolemia adalah bone mass density dengan OR 3,550. Artinya,seseorang dengan kepadatan tulang yang rendah memiliki risiko 3,550 kalimengalami hiperkolesterolemia.Kata kunci: Hiperkolesterolemia, pra-lansia, bone mass density
Hypercholesterolemia is a condition characterized by very high levels ofcholesterol in the body (>200 mg/dl). Hypercholesterolemia becomes the mainpriority health concern in the developed and developing countries. In the late 20years, atherosclerosis as the cause of coronary heart shows a very significantepidemic, in Indonesia itself, this desease ranked in 7th (5.5%). This study isaimed at analyzing the dominant factor of hypercholesterolemia at 45-59 yearsold pre elderly in the working area of Puskesmas Rangkapanjaya Kota Depok.This study also using cross sectional design. The sample in this study is takenfrom 160 elderlies aged 45-49 years old in Rangkapanjaya. The data collectionuses Accutrend GC, BoneScan QUS, questionnaire, food recall, and FFQ. Thedata collecting techniques used in this study are chi-square and logisticregression. The result of this research shows 66,25% of hypercholesterolemiaproportion. The factor influencing hypercholesterolemia are vegetable intakefrequency (P-value = 0,014), body mass index (P-value = 0,02), physical activity(P- value = 0,012) and bone mass density (P-value = 0,018). It shows that thedominant factor toward hypercholesterlemia is bone mass density with OR 3,550means man and woman with low total bone mass density has 3,550 times risk ofgetting hypercholesterolemia.Keywords: hypercholesterolemia, pre elderly, bone mass density.
Read More
Hypercholesterolemia is a condition characterized by very high levels ofcholesterol in the body (>200 mg/dl). Hypercholesterolemia becomes the mainpriority health concern in the developed and developing countries. In the late 20years, atherosclerosis as the cause of coronary heart shows a very significantepidemic, in Indonesia itself, this desease ranked in 7th (5.5%). This study isaimed at analyzing the dominant factor of hypercholesterolemia at 45-59 yearsold pre elderly in the working area of Puskesmas Rangkapanjaya Kota Depok.This study also using cross sectional design. The sample in this study is takenfrom 160 elderlies aged 45-49 years old in Rangkapanjaya. The data collectionuses Accutrend GC, BoneScan QUS, questionnaire, food recall, and FFQ. Thedata collecting techniques used in this study are chi-square and logisticregression. The result of this research shows 66,25% of hypercholesterolemiaproportion. The factor influencing hypercholesterolemia are vegetable intakefrequency (P-value = 0,014), body mass index (P-value = 0,02), physical activity(P- value = 0,012) and bone mass density (P-value = 0,018). It shows that thedominant factor toward hypercholesterlemia is bone mass density with OR 3,550means man and woman with low total bone mass density has 3,550 times risk ofgetting hypercholesterolemia.Keywords: hypercholesterolemia, pre elderly, bone mass density.
T-4698
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Meiranti Prastika Putri; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Engkus Kusdinar Achmad, Ida Ruslita
S-7981
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
