Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 5 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Ratno Widoyo; Pembimbing: R. Sutiawan; Penguji: Besral, Tri Yunis Miko Wahyono, Syafrial, M. Edy Hariyanto
Abstrak: Pneumonia pada anak di Indonesia merupakan penyebab kematian tertinggi setelah diare. Pengendalian pneumonia dapat dilakukan dengan peningkatan cakupan imunisasi campak. Tujuan dari penulisan tesis ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian imunisasi campak terhadap kejadian pneumonia. Metode penelitiannya adalah cross sectional dengan memanfaatkan 13.062 data anak yang terdapat pada data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia tahun 2012.

Hasil analisis menunjukan prevalensi pneumonia pada anak di Indonesia adalah 5.4% sedangkan cakupan imunisasi campak 82.57%. Pemberian imunisai campak disertai dengan pemberian vitamin A dapat mencegah terjadinya kejadian pneumonia pada anak umur 12-59 bulan sebesar 26,5%. Intervensi pemberian imunisasi campak disertai pemberian vitamin A dilakukan sebagai upaya yang efektif dalam penurunan kejadian pneumonia sehingga dapat dijadiakan salah satu alternative yang dapat disarankan dalam upaya preventif.

Kata kunci : Pneumonia, Campak, Pengendalian, Ana
Read More
T-4231
Depok : FKM UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tri Utami; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Chandra Satrya, Devie Fitri Octaviani
S-7871
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rahmi Fitri; Pembimbing: Tri Krianto; Penguji: Dien Anshari, Nadira, Siti Zubaidah
Abstrak:
Nama : Rahmi Fitri Program Studi : Ilmu Kesehatan Masyarakat Judul : Analisis Dukungan Keluarga Terhadap Pencegahan Penularan Tuberculosis Oleh Penderita TBC Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Ujung Batu Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau Tahun 2023 Pembimbing : DR. Drs. Tri Krianto, M.Kes Berdasarkan data profil kesehatan Provinsi Riau, Kabupaten Rokan Hulu merupakan peringkat ke – 3 tertinggi jumlah kasus penderita TBC Paru dari 12 kab/kota yang ada di Provinsi Riau. Puskesmas Ujung Batu merupakan salah satu puskesmas yang memiliki kasus penderita TBC terbanyak se-Kabupaten Rokan Hulu. Faktor penyebab dari tingginya angka penderita TBC Paru dapat disebabkan oleh praktik perilaku pencegahan penularan penyakit TBC Paru yang rendah sehingga mempercepat penyebaran TBC Paru. Faktor- faktor yang mempengaruhi pencegahan penularan TBC Paru adalah faktor pengetahuan, sikap dan tindakan dari individu. Dukungan dari keluarga merupakan unsur terpenting dalam meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi penderita TBC Paru dalam berperilaku untuk mencegah penularan TBC Paru. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran dukungan keluarga terhadap perilaku pencegahan penularan penyakit pada penderita TBC Paru di wilayah kerja Puskesmas Ujung Batu. Metode Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus melalui wawancara mendalam terhadap lima orang informan utama dan lima orang informan kunci. Hasil dari penelitian ini diperoleh mayoritas penderita TBC Paru berjenis kelamin laki-laki yang berusia 30 - 60 tahun,status sosial ekonomi keluarga berada di level menengah kebawah dengan tingkat pendidikan mayoritas tamat Sekolah Menengah Pertama (SMP), praktik dalam keluarga sebagian besar sudah menerapkan perilaku pencegahan penularan TBC Paru, budaya dalam batuk /bersin sebagian penderita sudah berperilaku menutup mulut dengan tangan / masker namun budaya meludah masih disembarang tempat. Penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan keluarga berpengaruh kuat terhadap perilaku pencegahan penularan penyakit pada penderita TBC Paru. Bagi puskesmas sebaiknya mengoptimalkan sosialisasi terkait peran dukungan keluarga bagi penderita TBC Paru, sehingga masyarakat khususnya keluarga dapat berperan aktif dalam memberikan dukungan untuk meningkatkan perilaku pencegahan penularan penyakit pada penderita TBC Paru. Kata Kunci : Dukungan keluarga, perilaku pencegahan penularan TBC Paru

Name : Rahmi Fitri Study Program : Public Health Sciences Title : Analysis of Family Support for Transmission Prevention Tuberculosis by Pulmonary TB Patients in the Working Area of Ujung Batu Health Center, Rokan Hulu Regency, Riau Province in 2023 Advisor : DR. Drs. Tri Krianto, M.Kes Based on health profile data for Riau Province, Rokan Hulu Regency is ranked 3rd with the highest number of cases of pulmonary TB sufferers from 12 districts/cities in Riau Province. Ujung Batu Health Center is one of the health centers that has the most TB cases in Rokan Hulu Regency. The causal factor for the high number of patients with pulmonary tuberculosis can be caused by the low level of practice of prevention of transmission of pulmonary tuberculosis, thereby accelerating the spread of pulmonary tuberculosis. The factors that influence the prevention of transmission of pulmonary tuberculosis are the factors of knowledge, attitudes and actions of individuals. Support from the family is the most important element in increasing the self-confidence and motivation of people with pulmonary tuberculosis in behavior to prevent transmission of pulmonary tuberculosis. The purpose of this study was to determine the description of family support for the behavior of preventing disease transmission in patients with pulmonary tuberculosis in the working area of the Ujung Batu Health Center. Methods This research uses qualitative methods with case studies through in-depth interviews with five key informants and five key informants. The results of this study obtained that the majority of pulmonary TB sufferers were male aged 30-60 years, the socioeconomic status of the family was at the lower middle level with the education level of the majority graduating from junior high school (SMP), most of the practices in the family had implemented behavioral prevention of pulmonary TB transmission, culture in coughing / sneezing, some sufferers have the behavior of covering their mouths with their hands / masks, but the culture of spitting is still everywhere. This study shows that family support has a strong effect on disease prevention behavior in patients with pulmonary tuberculosis. It is better for puskesmas to optimize socialization related to the role of family support for pulmonary tuberculosis sufferers, so that the community, especially families, can play an active role in providing support to improve disease transmission prevention behavior in pulmonary tuberculosis sufferers. Keywords: Family support, behavior to prevent pulmonary TB transmission
Read More
T-6704
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Inda Amalia Khoiriyah; Pembimbing: Ella Nurlaela Hadi; Penguji: Triyanti, Luluk Ernawati
Abstrak:

Anemia pada ibu hamil dapat dicegah dengan melakukan perilaku pencegahan anemia yang meliputi makan-makanan bergizi, rutin konsumsi tablet tambah darah, dan rutin melakukan kunjungan Antenatal Care (ANC). Cakupan ANC di Puskesmas Kedungkandang dibawah standar Provinsi Jawa Timur (Cakupan K1 98,2% dan pada K4 89,93%) dan Kota Malang (Cakupan K1 89,10% dan pada K4 84,41%) yaitu pada K1 sebesar 88% dan cakupan K4 sebesar 84%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan anemia pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungkandang Kota Malang Tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, desain cross sectional pada 115 ibu hamil yang diambil secara proportional random sampling dan dilaksanakan pada bulan Juni-Juli 2023. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara faktor predisposisi: pengetahuan (P-value = 0,000) dan sikap (P-value = 0,000), faktor pemungkin: kelas ibu hamil (P-value = 0,012), dan faktor penguat: dukungan suami (P-value = 0,000) dengan perilaku pencegahan anemia pada ibu hamil. Untuk itu, diperlukan upaya peningkatan perilaku pencegahan anemia pada ibu hamil dengan peningkatan pengetahuan, sikap, keikutsertaan dalam kelas ibu hamil dan dukungan suami agar perilaku pencegahan anemia pada ibu hamil semakin baik.


 

Anemia in pregnant women can be prevented by carrying out anemia prevention behaviors which include eating nutritious foods, routinely consuming blood-boosting tablets, and carrying out routine antenatal care (ANC) visits. ANC coverage at the Kedungkandang Health Center is below the standard for East Java Province (Coverage of K1 98.2% and in K4 89.93%) and Malang City (Coverage of K1 89.10% and in K4 84.41%), namely in K1 it is 88% and K4 coverage of 84%. This study aims to determine the factors related to anemia prevention behavior in pregnant women in the Working Area of the Kedungkandang Health Center, Malang City in 2023. This research is a quantitative study, cross-sectional design on 115 pregnant women who were taken by proportional random sampling and carried out in the month June-July 2023. Data collection was carried out through interviews using a questionnaire. The results showed that there was a significant relationship between predisposing factors: knowledge (P-value = 0.000) and attitudes (P-value = 0.000), enabling factors: class of pregnant women (P-value = 0.012), and reinforcing factors: husband's support ( P-value = 0.000) with anemia prevention behavior in pregnant women. For this reason, efforts are needed to increase anemia prevention behavior in pregnant women by increasing knowledge, attitudes, participation in classes for pregnant women and husband's support so that anemia prevention behavior in pregnant women is getting better.

Read More
S-11451
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Alya Tri Alvitasari; Pembimbing: Tri Krianto; Penguji: Diah Mulyawati Utari, Cucu Sumintardi ; Yosef Sasmita
Abstrak:
Latar belakang: Pendidikan kesehatan bagi remaja merupakan suatu proses edukatif yang terstruktur dan sistematis, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan mereka dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungannya. TikTok merupakan platform media sosial yang mengalami pertumbuhan pesat dengan basis pengguna yang luas, khususnya di kalangan generasi muda. Platform ini menawarkan format video pendek yang kreatif dan menarik, menjadikannya sarana potensial untuk menjangkau khalayak luas dalam upaya promosi kesehatan. Tujuan: tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media promosi kesehatan melalui aplikasi tiktok dan penyuluhan terhadap perubahan pengetahuan, sikap dan perilaku siswa SMPN pada program generasi emas bebas anemia dan zero new stunting (Gemaz) di lokus stunting UPTD Puskesmas Cisaat Kabupaten Sukabumi. Metode: Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian experimental dengan desain Quasi-eksperimen dengan rancangan Nonequivalent control group design. Populasi pada penelitian ini yaitu sebanyak 243 remaja putri. Total keseluruhan sampel minimal yang diambil untuk 2 kelompok dalam penelitian ini adalah 152 responden dengan masing masing kelompok sebesar 76 responden. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik Purposive sampling. Analisa data dilakukan dengan uji Wilcoxon dan Uji Manova. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian promosi Kesehatan melalui aplikasi TikTok dan penyuluhan diketahui hasil uji Wilcoxon memiliki nilai sig. 0,001 < 0,05. Hal ini berarti bahwa terdapat pengaruh yang signifikasi antara pengetahuan, sikap, dan perilaku Siswa SMP. Pada perbandingan kedua metode intervensi anatara TikTok dan Penyuluhan, TikTok lebih efektif meningkatkan pengetahuan, pada Sikap dan perilaku lebih tinggi dengan intervensi penyuluhan secara persentase meskipun perbedaannya tidak cukup besar untuk mencapai signifikansi statistik. Saran: Untuk meningkatkan pengetahuan intervensi promosi kesehatan dapat memanfaatkan media sosial, dan untuk meningkatkan sikap dan perilaku dapat menggunakan penyuluhan offline.Intervensi dapat mengkombinasikan media edukasi mengunakan media sosial dengan penyuluhan offline sebagai sarana mengedukasi masyarakat tentang kesehatan terutama edukasi tentang anemia pada siswa SMP.

Background: Health education for adolescents is a structured and systematic educational process, aimed at improving their knowledge, attitudes and skills in maintaining the health of themselves and their environment. TikTok is a social media platform that is experiencing rapid growth with a wide user base, especially among the younger generation. The platform offers creative and engaging short video formats, making it a potential means of reaching a wide audience in health promotion efforts. Objective: The general objective of this research is to determine the effect of health promotion media through the TikTok application and counseling on changes in knowledge, attitudes and behavior of junior high school students in the anemia-free and zero new stunting (Gemaz) golden generation program at the UPTD stunting locus of the Cisaat Health Center, Sukabumi Regency. Method: The research design used in this research is experimental research with a quasi-experimental design with a nonequivalent control group design. The population in this study was 243 young women. The total minimum sample taken for the 2 groups in this study was 152 respondents with 76 respondents in each group. This research sample was taken using a purposive sampling technique. Data analysis was carried out using the Wilcoxon test and Manova test. Results: Based on the results of research on health promotion through the TikTok application and counseling, it is known that the Wilcoxon test results have a sig value. 0.001 < 0.05. This means that there is a significant influence between the knowledge, attitudes and behavior of junior high school students. In a comparison of the two intervention methods between TikTok and Extension, TikTok was more effective in increasing knowledge, Attitudes and behavior were higher than the extension intervention in percentage terms although the difference was not large enough to reach statistical significance.Suggestion: To increase knowledge, health promotion interventions can use social media, and to improve attitudes and behavior, you can use offline counseling. Interventions can combine educational media using social media with offline counseling as a means of educating the public about health, especially education about anemia in junior high school students.
Read More
T-7075
Depok : FKM UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive